
Lebaran kali ini Kevin pulang kampung H+3 setelah lebaran, karena saat lebaran Dia masih harus bertugas. Sedangkan Tiara juga memutuskan pulang H+3 karena dia harus berjaga diklinik. Tiara memang sengaja bertukar jadwal libur dengan temannya agar dia bisa pulang bersama Kevin.
Kedua orang tua Kevin pulang lebih dulu, karena jatah liburnya memang berbeda. Orang tua Kevin langsung menuju kerumah Ibunya, karena memang rumah yang disurabaya masih dikontrakkan.
Hari ini Kevin dan Tiara berangkat menuju Stasiun Tugu. Mereka sepakat akan langsung bertemu di stasiun Tugu.
Sudah sampai di stasiun lebih dulu. Sementara itu Tiara masih sibuk untuk mencari ojek online.
Kevin mencoba menghubungi Tiara namun tak kunjung dibalas. Kereta tiga puluh menit lagi akan tiba.
Setelah menunggu lama kereta sudah tiba, namun Tiara tak kunjung terlihat.
Ayo Ra datang.... kereta akan berangkat, gumam Kevin.
Suara pengumuman sudah berbunyi, Kevin bingung harus pergi sendiri atau tetap menunggu Tiara.
Akhirnya Kevin memutuskan untuk berjalan menuju ke pintu masuk kereta. Namun dari kejauhan terdengar suara Tiara memanggil.
Mas Kevin....... tunggu.....
Kevin spontan menoleh kebelakang. Dan benar, Tiara memang sedang berlari menghampirinya sambil tersenyum.
Akhirnya mereka berdua bisa pulang bersama.
"Kamu lama sekali Ra, ku kira kamu tidak akan datang", ucap Kevin.
"Sebenarnya...... Aku tadi ..... nunggu ojek. Dari tadi ditolak", ucap Tiara sambil sedikit ngos-ngosan.
"Gitu yah ditelpon tidak diangkat".
"Iyah maaf, tadi sibuk nyari ojek".
Perjalanan ditempuh sekitar tujuh jam lebih. Mereka sampai disurabaya pukul 14.05 wib.
Kevin memutuskan untuk mengantar Tiara pulang. Kevin berencana untuk meminta restu kedua orang tua Tiara.
Sesampainya didepan rumah Tiara. Kevin menghentikan langkahnya sejenak.
"Kenapa Mas?", tanya Tiara.
"Nggak apa-apa, sedikit gerogi. Bismillahirrah manirrahim semoga berhasil", ucap Kevin.
"Amin Mas, ayo semangat".
__ADS_1
Kevin dan Tiara melangkah menuju kedalam rumah.
"Assalamualaikum, Mama..... Ayah..... Aku pulang", ucap Tiara.
Tak lama kedua orang tuanya keluar. Bu Dian menyambut baik kedatangan mereka. Sebenarnya Bu Dian tidak mempermasalahkan masa lalu keluarga Kevin.
"Eh Kevin, baru pulang kampung juga", ucap Bu Dian.
"Iyah Tante, Om Putra mana lo Tante", tanya Kevin.
"Masih Keluar, sebentar lagi juga datang. Tante buatkan minum yah".
"Iyah Tante".
Sementara itu tiara masuk ke dalam kamarnya dan segera mandi. Kevin hanya duduk sendirian di ruang tamu.
Beberapa saat kemudian dan Tiara keluar ikut menemani Kevin. Selang Beberapa saat Pak Putra ikut datang menghampiri Kevin.
"Assalamualaikum...... loh ngapain kamu ke sini Vin", ucap Pak Putra.
"Waalaikumsalam".
Kevin mengarahkan tangannya kepada Pak Putra namun beliau menolaknya.
Tiara tersenyum sumringah karena kali ini dia yakin, lamaran Kevin akan diterimanya.
"Tidak Vin...... Saya sudah sepakat akan menjodohkan Tiara dengan anak temanku. Mungkin hari Minggu besok mereka akan kesini. Sudah sana kamu pulang saja Vin", jawab Pak Putra.
"Tidak Yah, Aku sangat mencintai Mas Kevin, Aku tidak mau dijodohkan. Mending Aku jadi perawan Tua, daripada menikah sema orang lain, sahut Tiara.
"Ra.... sudahlah......
Om Putra dulu kan pernah mencintai Mama saya hingga seperti orang gila, lalu kenapa Om Putra malah menjodohkan Tiara. Padahal Om tahu kan jika saya dan Tiara saling mencintai".
Sejenak Om Putra terdiam.
"Sudahlah Yah, restui saja jika mereka memang ingin menikah", ucap Bu Dian.
"Tidak aku tidak merestui hubungan mereka. Vin kamu pulang saja sekarang. Daripada Aku semakin marah", ucap Pak Putra.
Kevin berpamitan dan pergi meninggalkan rumah Tiara. Tiara berusaha mengejar Kevin namun Pak Putra menahannya.
Kevin berjalan kaki menjauhi rumah Tiara. Dia mencari ojek untuk pulang kerumahnya.
__ADS_1
...****************...
Beberapa hari sudah berlalu namun hubungan mereka tak jua mendapatkan restu.
Hari ini Kevin pergi kerumah Tiara dengan menggunakan mobil. Namun dia hanya berhenti didepan rumah Tiara.
Kevin melihat lumayan banyak tamu yang sedang berada dirumah Tiara.
Kevin berusaha menghubungi Tiara. hingga beberapa kali menelpone namun tak juga diangkat Tiara.
Astaga dimana Ra, gumam Kevin.
Kevin berusaha menghungi Tiara sekali lagi, Akhirnya diangkat juga.
"Ra.... Kamu dimana, kok lama sekali mengangkat teleponnya", ucap Kevin.
"Iyah Mas, masih ada tamu temannya Ayah", ucap Tiara lirih.
"Aku kerumahmu yah Ra?".
"Jangan Mas".
"Kenapa? daripada nanti malah ribut lagi".
Setelah menutup teleponnya Kevin masih tetap menunggu tamu dirumah Tiara pulang. Namun karena lama tak kunjung pulang, Akhirnya Kevin memutuskan untuk turun dari mobil.
Kevin berjalan perlahan menuju rumah Tiara.
"Assalamualaikum om, Tiara ada?", ucap Kevin.
"Oh Kamu itu Vin. Ini perkenalkan ini Johan calon suaminya Tiara. Kebetulan hari ini mereka mau melamar Tiara. Alhamdulillah Tiara menerimanya", jawab Pak Putra.
Rasanya hatiku hancur berkeping-keping mendengar perkataan Om Putra, gumam Kevin.
"Tolong sampaikan selamat untuk Tiara om. Yah sudah saya pamit dulu Om. Assalamualaikum".
"waalaikumsalam".
"Mas.... tunggu.... Mas", ucap Tiara yang tiba-tiba keluar dari dalam rumah.
Kevin masih terus berjalan menuju ke mobilnya. Tiara masih tetap mengejar Kevin hingga kemobil Kevin. Tiara mengetuk kaca mobil agar Mas Kevin membukakan pintunya.
"Mas, ini tak seperti yang kamu kira..... Mas buka...", ucap Tiara.
__ADS_1
Kevin menyalakan mesin mobilnya, Dia lekas melaju tanpa menghiraukan perkataan Tiara.