
Setahun sudah berlalu, hari ini Mas Kevin mengajakku pulang kampung ke Surabaya. Kita berangkat bersama Azzam yang sekarang mulai bisa berjalan meskipun sedikit takut. Dia juga mulai bisa memanggil Mama.
Azzam senang sekali ketika diajak untuk naik kereta. Selama perjalanan dia tidak mau tidur karena ingin melihat pemandangan luar dari balik jendela.
Setelah beberapa jam, akhirnya sampai juga diSurabaya. Kevin mengajak Tiara untuk pulang ke rumah Mama Aisyah terlebih dahulu.
Sejenak Tiara terdiam, namun dia sempat berusaha menolaknya. Namun Akhirnya dia mengalah dengan keputusan suaminya itu.
"Ayo adek, kita kerumah Kakek sama Nenek", ucap Kevin sambil mengajari Azzam berbicara.
Tiara hanya menatap Kevin dan memanjangkan bibirnya.
Ya sudahlah terpaksa ikutin kemauannya mas Kevin kita harus pulang ke rumah Ayah Rudi. Orang yang tidak pernah merestui hubunganku, gumam Tiara.
"Mas, Apa kamu sudah pesan taksi online?", ucap Tiara.
"Sudah Sayang".
"Kerumah Mama kamu sebentar saja ya Mas, Aku takut dengan Ayah. Beliau masih belum bisa menerimaku sepenuhnya", ucap Tiara.
"Nginep semalam aja Ra, semenjak menikah kamu belum pernah sekalipun menginap dirumahku".
"Enggak Mas, Jika kamu tidak mau pulang, Aku akan pulang berdua dengan Azzam naik taksi".
"Kok jadi ngancem sih, Iyah-iyah Ra. Kita pulang kerumah Mama kamu nanti malam".
Tiara tersenyum karena kali ini dia merasa menang dari Kevin.
Sesampainya dirumah Kevin, terlihat Ayah Rudi sedang membaca koran di teras rumah. Tiara merasa berat sekali untuk melangkah masuk ke dalam rumah namun Azzam yang digendong Kevin membuat Tiara terpaksa untuk ikut masuk.
"Assalamualaikum kakek", ucap mas Kevin.
"Waalaikumsalam cucu kakek yang paling ganteng sudah gede sini Vin biar Ayah yang gendong", jawab Ayah Rudi.
Tumben sekali kita disambut dengan baik oleh ayah mertua, gumam Tiara.
"Apa kabar nak?", ucap ayah Rudi kepada Tiara.
Tiara begitu senang karena Ayah mertuanya menyapanya dengan penuh senyuman. Selama ini beliau memang tidak pernah mengajak Tiara mengobrol.
"Alhamdulillah baik Yah, Mama mana loh Yah?", jawab Tiara sambil tersenyum.
"Didalam, kamu masuk sana".
"Iyah Yah".
Tiara bahagia sekali hari ini selama beberapa tahun menunggu akhirnya Ayah mertuanya bisa bersikap baik dengannya.
Tiara dan Kevin masuk kedalam untuk mencari Ibunya. sementara itu Azzam sedang diajak Kakeknya.
__ADS_1
Setelah makan malam, Tiara mengajak Kevin untuk pulang kerumahnya. Namun Azzam masih tidur, kepulangannya terpaksa diundur hingga Azzam terbangun.
Karena waktu sudah malam, Tiara terus memaksa untuk pulang. Namun Mama Aisyah melarang mereka untuk pulang.
Tiara masih berusaha untuk berkemas meskipun Kevin dan Mama Aisyah menyuruhnya untuk menginap malam ini. Tak lama setelah Ayah Mertuanya mendengar percakapan mereka, Beliau masuk dan berkata kepada Aisyah.
"Nak, Besok pagi saja pulang kerumah kamu. Kasihan Azza kecapekan. Lagian Ayah juga masih kangen dengan Azzam", ucap Ayah Rudi.
Tiara tersenyum karena ini merupakan pertama kali mertuanya perhatian dengannya.
"Baik Yah.
...****************...
Pagi ini setelah Ayah berangkat kerja Kevin menuruti Tiara untuk pulang kerumahnya. Mama Aisyah menyuruh mereka menginap lagi sehari sebelum mereka kembali lagi ke Jogja.
Perjalanan pulang kerumah Tiara hanya ditempuh dalam waktu Tiga puluh menit saja. Sesampainya disana Mama Dian semudah menyambut kita didepan rumah dengan penuh senyuman.
"Assalamualaikum Ma", ucap Tiara.
"Waalaikumsalam sayang, Kangen nih sama cucu Mama. Sini biar Mama gendong Ra", jawab Mama Dian.
"Ayah Mana Ma?", tanya Tiara.
"Masih diwarung, mungkin pulang agak siang setelah dari kafenya. Tadi sudah Mama telpon kok".
Kevin bergegas masuk ke dalam kamar sedangkan Azzam asyik bermain dengan Mama Dian.
Dering handphone Kevin berbunyi sangat keras. Kevin mencoba melihatnya ternyata sebuah telepon dari Ayah Putra.
"Ada apa Ra, Ayah kamu kok telpon Aku? Kok enggak telepon kamu Ra", ucap Kevin.
"Enggak tahulah Mas, kamu angkat saja", jawab Tiara.
"Assalamualaikum Yah, ada apa?", ucap Kevin saat mengangkat teleponnya.
"Waalaikumsalam. Vin kamu dimana? Kamu kesini ya, Dirumah sakit Ar Rahman. Sekarang ya, Ayah tunggu disini", Jawab Ayah Putra.
"Lo siapa yang sakit Yah?", jawab Kevin.
Tut....Tut.... Tut....Tut.....
Ayah Putra langsung menurut teleponnya setelah menyuruh kerumah sakit. Sejenak Kevin terdiam harus percaya atau tidak.
"Ada apa Mas?", tanya Tiara.
"Barusan Ayah menyuruh kita kerumah sakit. Tapi saat aku tanya siapa yang sakit, langsung ditutup teleponnya".
"Ya sudah kamu telepon lagi lah Mas. Sini biar aku saja yang telepon".
__ADS_1
Tiara mencoba menelpon Ayahnya namun hingga lama tidak juga diangkat.
"Tidak diangkat Mas, bagaimana ini?", tanya Tiara.
"Ya sudah kita langsung kerumah sakit saja, tadi ayah sudah memberi tahu".
"Ayo Mas, pakai Motorku saja biar cepet".
Kevin dan Tiara segera menuju rumah sakit. Sementara itu Azzam dititipkan Mama Aisyah untuk menjaganya.
Kevin mengemudikan motornya sangat cepat. Sesampai dirumah sakit Kevin dan Tiara langsung menuju ke IGD. Terlihat disnaa sudha ada Ayah Putra menunggu didepan bersama beberapa polisi.
"Lo itu Ayah, lalu siapa yang sakit Mas", ucap Tiara.
"Sudah ayo kita jalan ke sana", jawab Kevin.
Kevin dan Tiara berjalan menghampiri Ayah Putra yang berada didepan IGD.
"Yah ada apa, kok menyuruh kita kesini", ucap Kevin.
"Iyah Vin, itu tadi Ayah kamu mengalami kecelakaan bersama temannya. Kebetulan tadi waktu Ayah lewat, jadi langsung Ayah bawa kesini. Sekarang masih ditangani dokter", jawab Ayah Putra.
Kevin segera masuk keruang IGD, Dia melihat Ayahnya sedang terkapar tak sadarkan diri. Dokter sedang menjahit beberapa luka dilengan dan Kaki. Serta ada beberapa luka didahi Ayah Rudi.
"Pak tunggu diluar dulu yah, biar kita bisa bertugas dengan baik", ucap salah seorang Dokter.
"Tapi kenapa Ayah saya pingsan dok?", tanya Kevin.
"Nanti kita observasi dulu yah Pak, sekarang tolong keluar dulu".
"Ayo Mas, kita tunggu diluar saja", ucap Tiara sambil menarik Kevin.
Kevin dan Tiara menuju ke depan menghampiri Ayah Putra dan beberapa teman Ayah juga ikut berjaga.
"Giman Vin?", tanya Ayah Putra.
"Ayah masih belum sadar. Tadi bagaimana kejadiannya Yah? Kok bisa Ayah saya ada beberapa luka jahitan", tanya Kevin.
"Ayah juga tidak tahu kejadian yang sebenarnya. Tadi Ayah lihat jika Pak Rudi sudah terjatuh dari motornya bersama temannya, namun teman Ayah Kamu hanya luka ringan. Itu orangnya disana. Dan dibelakangnya juga ada polisi yang ikut mengejar.
Waktu Ayah mengantarkan Pak Rudi kesini beliau masih sadar kok Vin. Bahkan sempat berterima kasih dengan Ayah.
Waktu Ayah berhenti ada banyak orang yang meneriaki salah satu motor dengan Kata Maling, Akhirnya motor itu Ayah tabrak dari belakang. Mereka terjatuh dan banyak warga yang mengeroyoknya.
Beruntung masih ada polisi yang bertugas hingga orang tadi selamat. Sepertinya mereka itu jambret karena tadi Ayah lihat mereka membawa Tas perempuan. Coba kamu tanya Bapak yang duduk itu".
"Iyah, Saya kesana dulu Yah".
"Ra, kamu disini dulu saja sama Ayah. Nanti jika dipanggil kamu telepon Aku saja".
__ADS_1
"Iyah Mas", jawab Tiara.