STALKER

STALKER
Chapter 4 √


__ADS_3

Chapter 4


.


.


( Pasangan kesukaan thor - NaruSaku, NaruHina, SasuSaku, SaiIno, ShikaTema, SasuFemNaru, GaarFemNaru, NaruNaru. Intinya pokoknya Fandom Naruto. )


.


.


'Selamat pagi, Naruto. Aku senang hari ini kamu semangat sekali seperti biasanya. Tadi keren sekali waktu pelajaran olahraga, kamu benar-benar sangat cepat ketika berlari. Aku akan selalu mendukungmu Naruto. 


- Fans Naruto -


.


.


"Aku penasaran sebenarnya dia ini siapa ya? Padahal tadi aku cuma urutan kedua kalah sama si Teme lagi." Naruto bergumam ketika membaca secarik kertas yang selalu ada di loker nya. Naruto awal nya senang kalau memiliki fans tapi lain ceritanya kalau sembunyi-sembunyi seperti sekarang dengan modal menulis surat. Kehidupan Naruto di sekolah biasa saja tak seperti rival abadinya yang selalu dikelilingi gadis cantik dan memiliki nilai yang paling menonjol di bidang apapun. Naruto tak peduli jika nasibnya akan jomblo selama jadi murid SMA toh dia mungkin bisa punya kekasih ketika sudah kerja. Haruno Sakura seorang gadis yang Naruto suka namun ketika Naruto mengingat kejadian ketika ditolak, Naruto cuma bisa tersenyum sambil garuk kepala.


Naruto menuju taman belakang sekolah yang selalu dijuluki taman cinta karena banyak murid yang sedang pacaran disana. Jika yang lain selalu bermesraan di sana Naruto hanya baca komik yang ia suka sambil sesekali melirik Sasuke yang ditemani oleh 2 gadis paling cantik di sekolah yaitu Sakura dan Ino.


'Teme, kau benar-benar seorang playboy selain banyak fans girl, kau pacaran dengan 2 cewek.' Naruto melirik ke sebelah kanan di bangku taman yang satu nya ada gadis pendiam yaitu Hyuga Hinata yang sedang membaca setumpuk buku pelajaran yang ia pinjam di Perpustakaan.


Naruto menilai dengan seksama yang ia lihat sekarang memiliki tubuh yang seksi dan aset lumayan memanjakan mata. 'Mereka besar juga...dia apa tidak berat membawa sesuatu yang lumayan besar itu ya?' Pikiran Naruto mulai ngelantur karena seorang remaja yang normal pasti sangat tertarik dengan aset seorang gadis SMA yang lumayan besar 'Aku pernah baca kalau ukuran segitu kalau tidak salah 39 ya? Kalau tidak salah...' Naruto merona malu sambil membaca komik yang ia pegang.


Pelajaran terakhir adalah Fisika. Naruto masih melihat gerak-gerik seorang gadis berambut hitam panjang sepinggang. Sejak pertemuan mereka di tempat karaoke mulai dari sana belakang ini Naruto memikirkan Hinata dan merasa penasaran dengan hobi yang Hinata milik apakah sama seperti Naruto. 


Seorang yang pintar mana mungkin menyukai film 2D dan komik apalagi novel berbau film 2D. Naruto yang duduk di bangku paling belakang, ia tak beranjak dari duduk walaupun sudah waktunya murid sekolah untuk pulang. Alasan Naruto adalah melihat Hinata yang sedang sibuk dengan piket sebelum pulang sekolah. ' Seperti biasa dia sering piket sendirian kelihatannya seorang kutu buku tidak punya teman...padahal dia itu pintar ya?' Naruto meletakan buku komik miliknya diatas meja. Naruto melangkah menuju ke arah Hinata yang sedang sibuk mengepel lantai. "Mana alat pel nya, aku bantu," kata Naruto.


"Ba-bantu?" Hinata hanya melamun memandang Naruto yang mengulurkan tangan meminta sesuatu yang Hinata pegang. Naruto juga sama sering piket sore sendiri namun ia bisa cepat menyelesaikan nya karena di rumah ia sering bersih-bersih membantu ibunya membersihkan rumah. "Seharusnya kau meminta bantuan teman mu kalau tidak bisa sendiri."


"..." 

__ADS_1


"Ehem...kalau mau bantuan ku juga bisa tinggal bilang saja kan gampang," kata Naruto diikuti rasa malu nya yang ia tutupi.


'Ah, dia malah bengong,' kata batin Naruto sambil mengepel


Naruto menyelesaikan piket sore dengan cepat sebelum hari menjelang larut malam. Penjaga sekolah mulai mengunci pintu kelas sekolah. Ketika penjaga sekolah melihat Naruto dan Hinata keluar dari kelas, Naruto tersenyum dan berterima kasih karena penjaga sekolah mau mengulur sedikit waktu untuk mengunci pintu kelas. 'Kalau aku bantu sejak awal pasti bakal cepat selesai...coba aku lebih sigap tadi...'


"Naru...to terima kasih..."


"Sama-sama."


Naruto hanya tersenyum senang dan ketika mendengar ucapan terimakasih Naruto bersyukur karena tadi tak salah karena ia memilih untuk membantu Hinata menyelesaikan piket sore nya. Berjalan santai di trotoar jalan. Mereka berdua saling bermain-main di pikiran masing-masing karena baru kali ini pulang bersama. "Apa aku boleh tanya sesuatu?"


Hinata menoleh dan tersenyum lalu menjawab, "iya boleh." 


"Kau-kamu apa suka baca komik juga?" tanya Naruto canggung.


"Iya aku suka baca komik juga."


"Kalau film anime?"


"Game?"


"Iya suka juga."


"Game online apa offline?"


"Game online...ya walaupun baru sih," kata Hinata malu-malu karena di tanya begitu banyak.


"Nama game nya apa? Siapa tau aku tau game yang kamu mainkan."


"Fantasy Online 2."


"Wow itu kan game bagus banget, hahaha...aku main game itu sampai lupa waktu loh! Hinata suka game seperti itu juga ternyata! Okeh, nama karakter mu apa?"


"Na-nama nya nama asli ku, Hyuga Hinata."

__ADS_1


"Wah, sama berarti seperti ku nama karakter ku Uzumaki Naruto. Oh iya apa nanti Hinata mau main bareng? Kita leveling bareng! Job karakter mu apa?"


"Job support penyembuh."


"Hmmm...nanti kita main bareng kalau begitu, aku bosan solo tiap hari..."


Naruto dan Hinata membicarakan tentang game online yang mereka mainkan. Naruto benar-benar banyak bicara tentang game yang ia mainkan baru sebulan. Hanya membahas game saja mereka sudah sangat akrab sampai bisa menghilangkan suasana yang tadi nya begitu tegang karena canggung. Sesampainya mereka berdua di rumah masing-masing. Naruto buru-buru mandi, makan malam dan bergegas ke kamar nya. Log in dalam game Fantasy Online 2. Dan menuju kota desa pemula untuk bertemu. Karakter dengan job Tanker yang pakai terlihat hampir mirip dengan diri nya di dunia nyata karena semua player bisa mengedit karakter semau mereka. Wanita job support sedang berdiri di dekat pohon di atas kepala sang karakter ada nama  yang tak asing bagi Naruto- Hyuga Hinata.


{ Pesan Pribadi }


[ Hinata?" ]


[ Naruto ya? ]


[ Iya ini aku! Waw full set mu cash ya! ]


[ A-aku baru beli... ]


Naruto tersenyum melihat layar laptop miliknya dan tak menyangka akan bermain game dengan seorang kutu buku sekolah. "Karakter nya benar-benar cantik seperti orangnya," kata Naruto.


.


.


.


.


BERSAMBUNG


.


.


Author Note - Sabar nunggu lanjutannya ya !

__ADS_1


__ADS_2