Story Of Love Zoya

Story Of Love Zoya
Zoya Alifiana Pramana


__ADS_3

Aku Zoya Alifiana Pramana usia ku 25 tahun putri dari Aditya Pramana pengusaha properti, pemilik hotel yang sudah bercabang di berbagai kota, sekaligus memiliki restoran dan cafe yang dikelola oleh istrinya Soraya Alifiana Pramana.


Aku punya adik laki-laki namanya Aabid Zayn Pramana usia nya terpaut 3 tahun denganku yaitu 21. Dia yang punya wajah tampan seperti Papah Aditya.


Hingga satu sekolah dan kampus tau apa lagi dikalangan kaum hawa Zayn adalah sosok laki-laki dambaan nya udah tampan, manis, pinter, cool, sexy, kaya, Jutek (itu kata mereka).Tapi entah dia normal atau engga hingga semua kaum hawa yang mendekati nya selalu iya tolak.


Katanya 'mau cari yang seperti kak Yaya'. heemmm itu alibi nya ketika masih duduk di bangku sekolah menengah tapi entah sekarang hati nya sudah bermuara kepada siapa. Yah aku selalu memanggilnya Zayn ,yang ku ambil dari nama tengah nya engga tau kenapa suka aja,sedangkan papah mamah lebih menyukai nama Aabid . Dan sang pemilik nama mah pasrah aja kalo sekeluarga manggil dia berbeda beda.


Aku memilih melanjutkan perguruan tinggi ku di Universitas London hingga S2. aku mengambil dua Fakultas yaitu fakultas Management Bisnis dan Arsitektur, Bukan tanpa alasan aku di kirim ke Inggris ,semua demi kebaikan kan ku kata Papa dan Mama.Dan mereka melarang keras aku melanjutkan Studi ke Amerika,lalu Zayn menyusulku ke London untuk melanjutkan studi nya di London school of business and Management,entah kenapa dia memilih Universitas itu kenapa nggak satu University saja sama dengan ku.


Tapi nggak papa juga sih, ya setidaknya dia tidak ngrecokin kegiatan ku selama di kampus . Berbeda ketika sampai di apartemen, kalian tau sendiri kalo kaka adik yang beda 3 tahun ini udah pasti bakalan sering berantem. Herannya kita tetap saling rindu apalagi dengan sikap Zayn yang posesif kepada ku, mungkin itu bentuk rasa sayang nya dia terhadap ku.


Beberapa bulan yang lalu aku Wisuda S2 sedangkan Zayn masih menjalani study nya. Mama dan Papa selalu mengunjungi kami. Ketika aku wisuda pun mereka datang untuk mengucapkan selamat kepada ku atas pencapaian ku selama ini dan mendapat nilai yang paling Bagus.


Niatnya aku mau tinggal di London setelah lulus S2 ku dan melanjutkan Pekerjaan di London .Banyak yang menawarkan aku Pekerjaan di Perusahaan perusahaan besar yang sudah tau akan prestasi ku tentang Management Bisnis,sedangkan tentang Arsitektur aku masih harus banyak belajar lagi .


Dan Aku lebih memilih mendirikan perusahaan kecil ku yang bekerja sama dengan perusahaan besar di tempat ku magang dulu. Beruntung aku memiliki sahabat disini dan orang terpercaya Papa ku. Ingin rasa nya aku stay di London dengan begitu aku bisa fokus mengembangkan usaha ku .


Tapi terbesit ingatan ku Tentang Indonesia, Tentu nya alasan nya karena Mamah Papah, aku rindu bercengkrama dengan mereka tanpa terhalang jarak dan waktu. Rindu dengan Rumah, Rindu suasana di Indonesia apalagi hiruk pikuk kota Jakarta yang amat menyebalkan menurut ku.


Dan ya, aku memutuskan untuk pulang dan meninggalkan Zayn sendirian di London engga juga sih kan ada Orang kepercayaan Papah juga. Aku mau nemenin mamah papah,meski mereka sudah menemui ku dan Zayn beberapa bulan lalu tapi rasanya belum afdol. Jadi,tetap saja kangen nya masih nyangkut asek bahasanya kaya pancingan ikan aja pake segala nyangkut.

__ADS_1


Zayn setuju aku pulang meski awalnya dia ngambek nggak mau ditinggal 'padahal dia yang nyuruh aku pergi dan jangan deket deket dia dasar aneh bukan?' , sampe engga mau anterin aku ke bandara


"Ya Tuhan drama apa lagi ini"gumam Zoya mengusap dada nya pelan agar bisa sabar menghadapi adiknya yang punya tingkah ajaib


'Ckckck dasar anak manja,tapi aku juga pasti bakalan kangen banget sama dia, secara dia adik satu satunya. Dia tuh adik rasa pacar, apalagi kita telfonan banyak yang cemburu. Dan dia juga temen berantemku juga setiap ketemu.


*********


Tiba lah Zoya di Bandara, setelah menempuh perjalanan belasan jam dalam pesawat rasanya badan ku remuk redam.


"Hah iya aku butuh kasur ku yang empuk haahhhh rasanya membayangkan saja sudah bikin aku dimabuk kepayang" racau zoya


"Aku pengen cepet pulang tapi..... wait!, aku dijemput siapa ya, katanya supir?, heemm really?  Papa sama Mama tega banget sih ini masa di jemput pak dani sih, mereka nggak kangen apa sama anak sulung nya yang cantik ini hmmmm" gerutu Zoya tak henti henti .


"ZOYA"


"Kaya ada yang manggil" ucap Zoya seketika menolehkan kepalanya dan mata yang tertuju pada arah suara dan benar, zoya melihat orang tercinta nya kembali


"Zoya... yaya ku sayang" ucapan Mama Soraya melangkah mendekati Zoya di ikuti Papa di belakang nya dengan senyum yang tak pernah pudar membuat Zoya terpana melihat ketampan Adityameski sudah kepala 5.


"Pah...Mah... I miss you so much " ujar Zoya sambil memeluk kedua orangtua nya. "sama sayang papah mamah juga kangen banget sama kamu ya" kata Papah Aditya sambil memeluk Zoya dengan erak seperti ga mau kehilangan lagi.

__ADS_1


"Okey wait ! " kata Zoya tersadar dan menatap kedua orang tua nya yang kebingungan dengan tingkah anaknya


"Kenapa ya?" tanya Papah Aditya dan Mamah Soraya bersamaan


"Kenapa ya?" tanya Papah Aditya dan Mamah Soraya bersamaan


"Loh katanya yang jemput pak dani, gimana sih bohong banget sih ngerjain Zoya yah"gerutu Zoya sambil memajukan bibir nya seperti anak kecil yang sedang ngambek padahal usianya sudah tidak muda lagi membuat kedua orang tua nya gemas melihat tingkah anak sulung nya


"Hahaha iya iya maaf ya papah mamah kan sengaja mau kasih surprise sayang" kata Aditya sambil mencubit hidungku karna gemas.


"Ih.... papah sakit, jadi merah kan hidung Yaya ih" ujar Zoya mengembangkan pipinya karna kesal. mamah hanya menggelengkan kepala nya dan tersenyum manis karena sudah lama tak melihat tingkah anak sulung dan suami nya


"Ya udah yuk pulang kamu pasti cape kan sayang" titah Soraya


"Dan Untuk Suamiku yang tampan juga katanya ada meeting di hotel ayo lah nanti telat loh" omelan Soraya kepada Aditya yang hanya di sambut tepukan jidatnya, biasa penyakit kalo udah tua.


Sampai di parkiran sudah disambut pak Dani orang kepercayaan Papah Aditya yang sudah bekerja puluhan tahun dengan Keluarga Pramana


Tbc.........


❤️Udahan dulu ya,mohon maaf kalo masih ada yang typo nya atau kurang jelas . Maklumi yah epribadeh karena masih awam nih. hehehehe

__ADS_1


Mulai hari ini,dari episode 1 cerita baru saya revisi jadi ada yang saya hapus sebagai dan di ganti dengan cerita lebih menarik atau lebih selaras yah 🤭


__ADS_2