Story Of Love Zoya

Story Of Love Zoya
Tikus Kecil


__ADS_3

Ke esokan hari nya jam menunjukkan pukul 7 Pagi pintu sudah di ketuk dari luar tanda ada tamu. Zoya dan Indah sedang sarapan di meja makan pun terkejut


"Biar Yaya aja Bun yang buka pintu" Ucap Zoya sambil tersenyum ketika melihat Indah yang akn beranjak dari duduk nya dan melangkah menuju pintu.Dan....


"Assalamu’alaikum sayang....." Ucap Soraya langsung ketika pintu terbuka membuat Zoya terkesiap


"Wa'alaikumussalam Mamah....." sahut Zoya seraya memeluk Mamah nya langsung ketika melihat mata nya berkaca kaca. Mengusap punggung Soraya lembut dan menatap Aditya, Pak Edwin dan Fahri bergantian namun yang di tatap hanya tersenyum.


"Zoya ko tamu nya gak di suruh masuk sih" Ucap Indah terkesiap tidak lama dia tersenyum dan mempersilahkan tamu nya masuk, lalu mereka berkumpul di ruang tamu.


Setelah mendengar penjelasan Aditya dan Soraya, Indah baru menyadari kalau Zoya itu sedang ada masalah pribadi. Karena semenjak Indah bertemu Zoya beberapa hari, Zoya lebih banyak menyendiri.


"Maaf kan saya Pak Aditya, Bu Soraya karena saya sama sekali tidak tahu menau kalau kalian sedang mencari Zoya. Sedangkan Zoya santai santai saja disini selama beberapa hari seperti tidak terjadi apa apa" Ucap Indah merasa bersalah ,Soraya dan Aditya pun memaklumi nya


"Ya udah kita pulang yuk sayang Mamah kangen banget sama kamu " Ucap Soraya mengusap pipi Zoya


"Iya nanti sebelum jam makan malem Zoya pulang ko.Maaf ya Pah Mah, Zoya udah bikin kalian khawatir " Ucap Zoya dan mereka pun mengobrol 2 jam hingga Zoya dan Indah lupa dengan aktivitas semula.


*****


Sedangkan di sisi lain Rayyan Uring uringan karena data yang Ia butuhkan masih belum di kerjakan sama sekali oleh Manager nya sedangkan siang nanti akan ada meeting.


Meski beberapa karyawan bawahan sudah ada yang menghandle tetap saja hasil nya kurang memuaskan.


Tok...tok...


Muncul lah Dinda di ambang pintu


"Permisi pak, Maaf mengganggu ini ada Dokumen yang harus anda tanda tangani dan......" Ucap Dinda terpotong


"Kamu sudah hubungani Zoya, Dind? " Celetuk Rayyan sambil memainkan laptop nya tanpa melirik Dinda


"Emm anu Bos, Masih belum aktif " Ucap Dinda dan Rayyan pun bangkin dari duduk nya setelah mendengar jawaban sekertarisnya


"Oke saya akan menjemput si tikus kecil yang judes itu" Ucap Rayyan dengan wajah datar nya dan melangkah mendekati Sekertaris nya.


Dinda menatap Bos nya yang tingginya 185 cm sedangkan dia yang hanya 168 cm sudah di pastikan dia harus mendongak keatas yang menurutnya sangat melelahkan

__ADS_1


"Eh gimana maksudnya Bos, jadi bos mau menjemput Zoya begitu? " Tanya Dinda heran


"Mau gimana lagi, dan kamu tau dia menuduh saya itu penyusup mesum Dinda, dasar tikus kecil " Ucap Rayyan sambil melangkah keluar ruangan sedangkan Dinda hanya mengekori bos di belakang dan kembali ke tempat duduk nya.


Saat sampai di parkiran Rayyan menghentikan langkah nya dan langsung bersembunyi ketika melihat Valerie keluar dari mobil nya dengan wajar bahagia nya


"Waduh gawat, si wanita penggoda itu udah dateng lagi pagi pagi begini " Ucap Rayyan lirih dan sambil mengambil ponsel nya dan langsung mengirim pesan pada sekertaris nya


Rayyan


...Dinda,si wanita penggoda itu dateng, bilang saja saya udah berangkat meeting keluar kota...


Dinda


...Oke siap bos, nanti saya urus...


Rayyan


...Goodjob...


Setelah dilihat Valerie sudah masuk lobi Rayyan buru buru masul ke dalam mobil dan pergi meninggalkan Kantor.


Ketika sudah mendekati rumah yang dia tuju,Rayyan melihat dari kejauhan Zoya sedang mengobrol dengan Fahri di taman depan Rumah.


Dan Rayyan pun mengurangi kecepatan mobil nya ketika sampai di depan rumah.


"Astaga pagi-pagi udah berduaan aja, dia kira dunia ini milik siapa. Kerjaan nggak di urusin dasar tikus kecil " celetuk Rayyan sambil mematikan mesin mobil


Zoya dan Fahri menghentikan Obrolan nya dan menatap mobil putih Yang terparkir di depan rumah.


"Ngapain tuh orang kesini" Tanya Fahri kepada Zoya yang hanya menaikan kedua bahu nya "Untung aja Papa sama Mama udah pulang " Ucap Zoya lirih


Fahri terkesiap dan langsung menoleh ke arah Zoya,saat mendengar julukan Zoya pada Rayyan.


"Heh penyusup mesum, kamu ngapain kesini " Tanya Zoya sinis ketika Rayyan keluar dari mobil nya sedangkan Rayyan hanya menaikan satu alis nya. Menatap kedua sejoli dengan wajah datar nya lalu melangkah mendekati Fahri dan Zoya


"Ya apa lagi kalau mau mengganggu dua sejoli sedang ber pacaran" Celetuk Rayyan , Fahri dan Zoya yang mendengar nya keningnya berkerut

__ADS_1


Rayyan pun bergabung dan duduk di kursi kosong yang masih tersedia satu di depan nya.


"Iya ,Dinda mengira kita sepasang kekasih" Ucap Fahri ketika melihat wajah bingung Zoya


"Oh hahaha, iya trus anda ngapain Tuan penyusup mesum" Ucap Zoya sambil terkekeh sinis


"Penyusup? " Akhirnya Fahri memberanikan diri untuk bertanya


"Hei Sembarangan kalau ngomong, aku bukan penyusup yah. aku cuma mau numpang ketoilet dan kebetulan lokasi nya dekat kolam renang" Ucap Rayyan, Fahri yang mendengarnya pun ikut kesal. Karena ia tau Zoya akan marah besar jika ada Laki-laki yang melihat nya berenang


"Pantes sih kamu di bilang penyusup" Ucap Fahri ketus


"Betul sekali, trus sebenarnya kamu mau ngapain kesini. Jangan mentang mentang kenal sama Bunda trus se enak nya dateng kesini tiap hari yah" Ucap Zoya


"Kamu, nggak mikir, itu kerjaan numpuk bu Manager. kamu pikir itu komputer sama berkas bisa ngerjain sendiri kaya penyihir" Sahut Rayyan sengit dengan wajah Datar nya.Zoya baru sadar kalau dia sekarang sudah bekerja di perusahaan Orang lain.


"Oke aku siap siap dulu Tuan penyusup" Ucap Zoya dengan nada yang di buat buat dan langsung bangkit dari duduk nya dan masuk ke dalam rumah tanpa peduli reaksi Rayyan yang sudah ingin berkomentar


"Dia akan sangat marah dan menyebut orang itu penyusup ketika ada yang melihat nya berenang " Terang Fahri kepada Rayyan


Rayyan mendengar ucapan Fahri menjadi heran, sampai sedetail itu Fahri mengenai Zoya.


Fahri dan Rayyan bangkit dari duduk nya ketika melihat Zoya keluar rumah dengan pakaian Rapi.


"Biar saya antar Non....." Ucap Fahri terpotong ketika Zoya langsung melirik nya dengan tatapan nyalang.


"Ekhemmm " Fahri pun menyadari kode Zoya langsung membenarkan ucapan nya


"Biar aku antar kamu Zoy " Ucap Fahri


"Nggak perlu, Ini udah ada sopir yang jemput ko " Ucap Zoya dengan senyum tipis nya . Rayyan tercengang mendengarnya langsung menatap Zoya dengan sengit


"Oh iya, tadi Bunda kan pergi duluan ke panti sama Om Edwin. Jadi aku nitip kunci rumah " Ucap Zoya sambil menyerahkan kunci nya kepada Fahri.


" Oke, Emm nanti pulang biar aku jemput" Ucap Fahri, Zoya pun mengangguk mengiyakan sambil tersenyum setelah melihat respon Nona nya Fahri langsung pamit terlebih dahulu.


"Ayo buruan, kamu mau liatin aku sampe kapan Tuan penyusup? " Ucap Zoya sambil menatap Rayyan yang menatapnya dengan tatapan yang sulit di artikan.

__ADS_1


"Dasar tikus kecil" Ucap Rayyan lalu melangkah menuju mobil nya


Tbc.....


__ADS_2