Story Of Love Zoya

Story Of Love Zoya
Hari Pertama Kerja


__ADS_3

"Maksud mu apa Fahri, kau bahkan tidak....." ucap Rayyan di sela oleh Fahri


"Semua nya aman Rayyan sahabatku, Dia itu gadis pintar kau tidak akan menyesal memperkerjakan dia. Sekarang Perusahaan mu sudah resmi bekerja sama dengan Naya Group.Kita mulai besok pagi sobat , ingat jangan macam macam dengan Dia atau kau akan tahu akibat nya . " Terang Fahri sambil tersenyum jail sambil menepuk pundak Rayyan dan pergi meninggal kan Rayyan Yang masih mencerna ucapan Fahri.


"Oh ****...Lagi lagi aku di tinggal sendiri dasar Fahri awas kau, sejak kapan kau berubah jadi sangat menyebalkan seperti ini Hah" Gerutu Rayyan sambil meminum Kopi dan pergi setelah membayar tagihan nya.


*****


Di pagi hari Zoya sedang berkeliling di taman bunga bersama Soraya di dekat Paviliun di mana Fahri dan Edwin tempati. Yah Fahri dan Ayah nya memang tinggal bersama Dengan Keluarga Pramana karena mereka sudah di anggap seperti keluarga oleh karena nya di izin kan untuk tinggal di paviliun keluarga samping rumah Pramana .


"Nona Bukan kah hari ini kau hari pertama bekerja?" Tanya Fahri yang baru saja keluar rumah dengan senyum jahil nya


"Iya aku akan ber siap siap, kau tunggu lah di dalam Fahri. aku pamit masuk dulu mah " Ucap Zoya dan langsung bergegas masuk


"Where she will work Fahri?, kamu jaga dia jangan sampai kenapa kenapa" Kata Soraya kepada Fahri sambil berjalan ber iringan masuk kedalam rumah


" Di Rayyan Group nyonya, Siap aku akan selalu menjaga Nona dengan senang hati" jawab Fahri dengan sopan


Setelah menunggu sekitar 20 menit akhirnya Zoya selesai juga. Dan langsung perpamitan kepada kedua orangtua nya bekerja. Setelah menempuh perjalanan hampir 1 jam akhirnya mereka sampai di Perusahaan Rayyan.


Setelah sampai Fahri dan Zoya langsung menuju Ruangan Rayyan. Banyak pasang mata yang menatap nya dengan kagum Seperti melihat dua sejoli seperti sepasang kekasih, yang satu tampan dan Cantik. Membuat mereka iri di buatnya.


"Ingat Fahri, jangan panggil aku Nona ketika berada di depan umum, aku ingin menjadi wanita biasa pada umum nya" Ucap Zoya Datar saat berada di dalam lift Fahri hanya mengangguk mengiyakan. setelah lift terbuka mereka berdua langsung menuju ruangan Rayyan yang di arahkan oleh sekertarisnya.


"Fahri....., akhir nya kalian datang juga. ngaret juga yah kalian" ucap Rayyan sambil melirik Zoya


"Macet bro,aku kesini untuk mengantar Zoya karena dia belum tahu jalan di Jakarta " Ucap Fahri padahal memang karena menunggu Zoya yang selalu membuat nya ngantuk hingga menghabiskan 2 gelas kopi.


"Baiklah apa pun alasan nya , yang jelas hari ini hari pertama dia kerja dan berkas lamaran nya kamu bisa antar ke HRD .Sekertaris ku yang akan mengantar nya keruang mu " Terang Rayyan Tegas membuat Zoya merasa gugup berbeda ketika ia bertemu di luar kantor sangat kasar dan menyebalkan. Tidak lama Pintu di ketuk dari luar dan itu adalah sekertaris Rayyan setelah tadi di panggil lewat panggilan telepon.

__ADS_1


Sekertaris Rayyan diam dan menatap Zoya dengan intens se akan terpaku dengan yang di lihat nya. seperti pernah melihat tapi .....


"Dinda kenapa bengong, ayo antar kan Manager baru kita ke ruangannya dan setelah itu antarkan dia Ke Ruangan HRD " Ucapan Rayyan membuyarkan lamunan Dinda hingga terperenjat kaget sambil mengiyakan Ucapan Bos nya


"Mari bu saya antar" Ucap Dinda dengan Sopan dan Zoya pun mengikuti nya


" Thanks bro, kau mau menerima syarat ku" Ucap Fahri Seraya menepuk pundak Sahabat nya


"Kau? , Heh yang kau bicarakan itu bukan syarat tapi perintah bodoh . Bahkan kamu tidak memberitahu ku terlebih dulu soal syarat itu" Gerutu Rayyan gemas sambil bertolak pinggang sedangkan Fahri hanya terkekeh mendengar celetukan Rayyan.


"Maafkan aku, kalau begitu ingat kata kata ku kemaren dan aku pamit Yan, masih ada urusan " Ucap Fahri sambil melenggang pergi tanpa peduli Protes dari Rayyan.


"Kenapa kedua orang itu selalu saja membuat ku darah tinggi, sekarang sikap cuek nya sangat menyebalkan sekali" Gerutu Rayyan sambil duduk di meja kerja nya dan melanjutkan pekerjaan yang tadi sempat tertunda.


*****


Zoya merasa sangat nyaman di ruangan baru nya, ia mudah menguasai beberapa dokumen yang ada setelah memahami beberapa jam ini.


Duduk di salah satu meja setelah memesan Pasta, air putih dan jus Favorit nya.


"Ini pesanan nya Nona" Ucap pelayan nya sopan sambil tersenyum


"Iya makasih mba" Ucap Zoya ramah sambil tersenyum. ketika akan menyantap makanan nya terdengar suara Seseorang dari belakang dan langsung duduk di meja Zoya


"Ekhemmm, ternyata Nona Yaya kelaparan " Ucap seseorang ya dia adalah Rayyan sambil Tersenyum dan satu alis nya naik


Zoya yang hanya menatap nya sekilas lalu kembali menyantap makanan nya hingga habis tak tersisa setelah itu meminum air putih hingga tandas begitu pula fengan jus nya.


" Yes, Tuan Rayyan aku sangat lapar, gara-gara bos yang menyebalkan dan memberikan ku Pekerjaan itu.... engga pake otak" Ucap Zoya datar dan pergi meninggalkan Rayyan tanpa pamit. Karena ia merasa Rayyan sengaja membuat nya tidak betah di kantor,dengan memberikan pekerjaan yang tidak wajar untuk pegawai baru.

__ADS_1


Sedangkan para karyawan lain yang melihat Manager baru dan Bos Tampan nya berinteraksi merasa iri, dan ada juga yang penasaran karena jarang sekali Bos nya yang seperti kulkas 2 pintu itu berinteraksi langsung dengan karyawan dan datang ke Restoran kantor. Menurut mereka ini adalah Pemandangan yang sangat langka, karena bisa menikmati makanan nya sambil memandang wajah bos Tampan nya.


"Wanita bar bar itu, masih saja seperti itu" Ucap Rayyan sambil beranjak pergi dari tempat duduk nya dan menyusul Zoya


di dalam Lift Zoya merasa sedikit pusing, apa karena begadang semalam . Biasa nya kalau malam nya begadang Zoya akan bermalas malasan di kamar, berenang atau berendam air hangat tapi tadi pagi setelah Sholat subuh Soraya nya mengajak berkeliling Taman di area paviliun.


Tidak lama Lift pun terbuka dan Zoya pun langsung keluar tanpa menyadari ada sepasang mata yang menatap nya dari kejauhan.


Sampai di depan ruangan nya ketika akan masuk langkah nya terhenti ketika ponsel nya Berdering


Drttttt....Drttttt...Drttttt....


"Iya Halo" Ucap Zoya


"............."


"Engga apa apa, apa sudah ada kabar baik?" Tanya Zoya kepada Seseorang di sebrang sana


".............."


"Okeh saya tunggu kabar baik dari kamu secepatnya " Ucap Zoya lagi


"........."


"......" Belum sempat menjawab Zoya di kaget kan dengan tepukan tangan di pundaknya sambil memanggil nama nya .Ia langsung menatap Seseorang itu dan


"Nanti kita lanjutkan pembicaraan nya lain kali" Ucap Zoya sambil menutup panggilan nya sepihak.


"Eh hai......"

__ADS_1


Tbc....


kira² siapa ya? .....


__ADS_2