
POV Fahri
Edwin dan Fahri pun saling berpelukan setelah sekian lama tidak bertemu karena Fahri harus menjaga Zoya ketika berada di luar Negri.
"Aku kangen banget Yah, gimana kabarnya sehat kan? , ko Ayah sendiri katanya sama Yaya trus mana orang nya ko engga keliatan" Tanya Fahri beruntun dan Edwin dengan gemas langsung menjitak kepala anak nya
TAK....
"Aawwww....... ayah apaan sih di pikir ini kepala tuh pintu maen getok aja sakit tau" gerutu Fahri sambil mengusap kepala nya
"Bodo amat... emang kepala lu harus di getok dulu biar sadar, kalo nanya sama orang tua itu satu satu bodoh . Ayah Alhamdulillah sehat. kalo Nona Yaya Lagi di Toilet tapi ayah heran sampe sekarang ko enggak nyusul nyusul kesini, Ayah khawatir harus nya tadi ayah temani dulu " Ujar nya cemas sambil melirik kesana kemari
" Tenang yah, biar Fahri telfon Nona " ujar Fahri menenangkan namun bukan Fahri nama nya kalau enggak ikut cemas walau bagaimana pun juga ini di Indonesia pasti berbahaya tapi Fahri berusaha untuk tidak menunjukkan kecemasan nya dan langsung mendial nomor Zoya
Tuuutttt.... ttuuuuuttt.....
" Iya Halo Assalamu’alaikum Fah ........" Jawab Zoya terpotong
"Bruugghhh "
"Praaakkkk"
"Aaaawwwww " terdengar suara Zoya Jatuh ter duduk
(secara bersamaan)
Baru saja Fahri merasa tenang karena panggilan nya terjawab namun persekian detik terdengar suara pekikan Zoya mengeluh sakit
" Oh my God , My Phone, Hey you.if you walk, Use your eyes to see so you don't hit people carelessly
__ADS_1
(ponsel ku.hei kau kalau jalan mata tuh di pake buat liat biar engga nabrak orang sembarangan.) " gerutu Zoya kesal seraya mengusap lutut nya yang sedikit memar
"Halo.... Halooooo Nona, Nona kenapa halo ......." Ucap Fahri di sembari mengedarkan pandangan ke segala arah dan Ketemu
"Ayah, itu seperti Nona " Ucap Fahri sambil menunjuk seseorang yang sedang berjongkok .Edwin pun langsung mengarah pandangan nya pada arah tunjuk Fahri dan benar
"Ya benar. ayo cepat " sahut Edwin langsung melangkah dengan cepat sembari menarik koper milik sang anak di ikuti Fahri
" Sorry I didn't mean to, I was in a hurry because I had to meet an important person so I'm sorry I said goodbye
(maaf saya tidak sengaja, saya buru buru karena saya harus bertemu dengan orang penting jadi maaf saya pamit dulu"
" Ucap nya melirik Zoya namun tak sempat melihat wajah nya karna Zoya mengalihkan pandangan melirik ponsel nya yang masih tersambung .
" Oh ya Ampun Ponsel ku" ucap Zoya seraya berdiri bukan nya pria itu membantu Zoya berdiri malah dia pamit pergi
"Hei you hei....... ah ****" Ketika akan mengejar keduluan Fahri Dan Edwin memanggilnya dengan Nafas tersengal sengal.....
"Hah **** lihat lah keadaan ku yang kacau ini . laki-laki tadi menabrak ku. Awas saja kalo ketemu aku jitak tuh kepala sampe benjol...." gerutu Zoya seraya merapikan penampilan nya yang masih berantakan.
Sedangkan Edwin dibuat terpaku ia tidak percaya apa yang di lihat nya ini benarkan gadis polos anak bos nya . Baru kali ini dia mengumpat dengan menggebu gebu seperti ini dan langsung menatap anak nya dengan tatapan horor karena ia tau pasti Fahri yang mengajari nya.
Fahri sadar di tatap ayahnya dengan tatapan horor pun hanya menggarup kepala nya yang tak gatal seraya tersenyum dengan menampakan gigi nya.
"Oh maaf kan saya Nona sudah meninggalkan mu sendirian, tadi....." belum sempet melanjutkan kata kata Zoya sudah menimpa nya terlebih dulu
"Iya aku enggak apa apa ko Om cuma kesel aja sama orang tadi" jawab Zoya sopan.
"Nona tadi aku berniat memberi tahu mu Kalau kita akan bertemu dengan client di bandara ...saat ini dia sudah menunggu kita di restoran dekat sini untuk meeting mengenai pembahasan investasi " Ucap Fahri menerangkan
__ADS_1
" Are you kidding me? Fahri mood ku sedang tidak baik kau malah se enak nya ingin aku bertemu dengan...siapa itu namanya ah... aku tidak mau kau batalkan saja pertemuan itu tidak jelas sekali" ucap Zoya seraya berjalan menjauh bahkan mengarah keluar ke area di mana mobil nya terparkir sedangkan Edwin di buat tecengang dengan tingkat Zoya .
Dengan Langkah tergesa Edwin dan Fahri pun mengikuti langkah Nona nya itu.
"Kau ini bagaimana Fahri, se enak nya kau membuat janji tanpa memberi tahu Nona" Celetuk Edwin dengan Ekspresi gemas jika bukan anak nya sudah jadi apa si Fahri di tangan Edwin.
"Ayah aku juga tidak enak untuk menolak,karena walau bagaimana pun juga dia sahabat ku ketika SMP hingga SMA , dia yang selalu membantu ku di sekolah yah .Kita tidak sengaja bertemu ketika acara seminar kemarin , dia sedang membutuhkan bantuan Ayah .Orangtua dari anak yang yang di jodohkan dengan dia menarik semua investasi nya sedangkan proyek sedang berjalan " ujar Fahri dangan raut bimbang seraya tangan nya mengirim pesan kepada sahabat untuk membatalkan pertemuan nya. Edwin hanya menganggukan kepala nya seakan mengerti inti dari ucapan Fahri.
*****
Ting....
Bunyi dari ponsel nya tanda bahwa ada pesan masuk. Dan benar saja itu chat dari Fahri Sahabat memberi tahu kalau pertemuan ini di batalkan karena ada sedikit masalah .
Rayyan pun memalumi nya karena menurutnya pertemuan ini juga termasuk terlalu mendadak. Untung saja dia masih di area parkir,ia pun langsung menuju mobilnya dan bergegas pulang. Yah Rayyan adalah Sahabat Fahri dan Rayyan lah yang menabrak Zoya si laki-laki tidak bertanggung jawab itu.
Disisi lain Zoya masih saja mengerutu "Oh ya Ampun kenapa Mood ku gampang sekali berubah, mungkin saja aku akan datang bulan, ini kan awal bulan" Gumam Zoya sembari berjalan menghampiri Mobil nya dan belum sampai mobil ada air yang entah datang dari mana tumpah ke wajah Zoya .Tepat ketika Mobil berwarna Putih lewat di depan Zoya. Yang pasti bukan air sower guys hihi.
"Haaahhh" pekik Zoya
"Oh ya Allah hari ini aku kenapa sial sekali" Celetuk Zoya dan mobil itu tidak lama berhenti
Pemiliknya pun keluar dari dalam mobil dengan tergesa gesa seakan tau akan kesalahan nya.
"Astaga Maafkan aku Nona aku tidak sengaja biar aku...." Ucap nya terpotong
"Astaghfirullahalladzim mimpi apa aku hari ini bisa bertemu dengan seorang laki-laki yang sama dan membuat ku sial untuk yang kedua kali nya" Celetuk Zoya dengan wajah datar nya
"Hei apa kau bilang, aku saja baru bertemu dengan mu sekali " Protes nya
__ADS_1
"Hah dasar laki laki tidak bertanggung jawab pergi sana jauh jauh, kau sudah membuat mood ku hari ini beran......takan...." Ucap zoya terputus karena kaget
Tbc......