
Setelah sampai di area parkir Rayyan bergegas keluar mobil nya dan ketika akan masuk ke dalam dia melihat sosok yang dia cari dari luar pintu kaca Cafe tapi tidak lama sosok itu hilang.
Sangat jelas meski ia masih di luar Cafe , tanpa membuang waktu Rayyan pun memutuskan langsung masuk.
Fahri melihat Rayyan datang pun melambai kan tangan nya agar mendekat dan Rayyan pun tersenyum melihat sahabat nya sudah datang . Rayyan pikir ia yang terlalu bersemangat dan dan terlalu cepat tapi ternyata tidak.
"Hai bro, akhir kau datang juga " Sapa Fahri dengan ramah seraya tersenyum dan Rayyan pun membalas sapaan Fahri sambil tersenyum tapi mata nya menatap sekeliling Cafe seperti mencari sosok yang tadi ia lihat dari luar.
"Hai kau cari siapa bro, apa kau juga membuat janji dengan seseorang di tempat ini ? " Tanya Fahri penasaran
"Oh , itu bukan..........." Ucapan Rayyan terpotong karena suara keras yang berasal dari area panggung Cafe. Rayyan pun mengalihkan pandangan pada sumber suara dan yah dia menemukan nya. Wanita dengan rambut pirangnya dan di ikat kuncir kuda sedang berada di atas panggung mini khas Cafe.Memegang mike dan Gitar biru nya Yah dia Adalah Yaya alias Zoya.
" Akhirnya dia mau nyanyi lagi, untung aku selalu bawa tuh gitar kemana-mana di mobil " Gumam Fahri yang masih bisa di dengar oleh sahabat nya sedangkan Rayyan yang mendengar nya menaik alis nya bingung dan kembali menatap Zoya yang sedang berbicara
" Hai guys , emmm Sory karena mengganggu waktu nya sedikit.I just want to sing, and just to cheer you (Aku hanya ingin bernyanyi, dan hanya untuk menghibur )" Ucap Zoya tersenyum manis dan di sambut oleh para pengunjung cafe dengan antusias nya
"kaya nya disini banyak yang jomblo ya, okeh tenang engga perlu galau. Aku punya lagu yang cocok mungkin kalian juga udah sering denger yah, sory kalau aku engga terlalu hafal dan baru denger tadi pas di mobil " Ucap Zoya ramah seakan menyalurkan rasa senang nya dia kepada semua orang
"Jadi wanita bar bar jutek itu Yaya. Akhir nya aku menemukan mu" Celetuk Rayyan pelan dan tersenyum miring seraya memandang Zoya yang sudah siap untuk bernyanyi. Rayyan penasaran seperti apa suara Wanita bar bar jutek itu oh tidak aku mengenal nya sekarang namanya Yaya gumam Rayyan dalam hati
" Judul lagu nya AKU SAYANG AKU" ucap Zoya sambil tersenyum
Dulu aku terluka
Saat kau tinggalkanku
Masih segar ingatku
Air mata untukmu
Sekarang ku berbeda
Aku setegar karang
Tak apa salah cinta
Agar kubelajar
Terima kasih masa lalu
Kamu ajarku bahagia
Juga mengajarkan
Luka yang tak terlupakan
Kamu membuatku berbeda
__ADS_1
Bahagia bukan karnamu
Tapi karena aku sayang aku
"Cantik" Ucap Rayyan sambil Tersenyum tanpa sadar ketika melihat Zoya bernyanyi dengan senyuman yang selalu terukir dibibir manis nya.
Haa
Sekarang ku berbeda
Aku setegar karang
Tak apa salah cinta
Agar kubelajar
"Memang cantik baru sadar luh , suara nya bagus pula Yan" Celetuk Fahri setelah mendengar bahwa sahabat memuji Zoya sambil terkekeh sedangkan Rayyan menggaruk leher nya yang tidak gatal untuk mengurangi ke gugupan nya karena ketahuan memuji Zoya.
Terima kasih masalalu
Kamu ajarku bahagia
Juga mengajarkan
Luka yang tak terlupakan (luka yang tak terlupakan)
Kamu membuatku berbeda
Bahagia bukan karnamu
Haaa
Terima kasih masa lalu
Kamu ajarku bahagia
Juga mengajarkan
Luka yang tak terlupakan
Kamu membuatku berbeda
Bahagia bukan karnamu
Tapi karena aku sayang aku
Terima kasih masa lalu
__ADS_1
*Lagu Dari Cinthya Gabriella*
Suara Tepuk tangan dari para pengunjung dan karyawan Cafe yang sudah menyaksikan Zoya bernyanyi seolah terpesona dengan suara nya yang bagus dan paras nya yang cantik
"Oke sekian dari aku terimakasih "Ucap Zoya sambil turun dari panggung dan bergabung di meja Fahri dan Rayyan.
"Silakan duduk Nona Manis, Nih minum aku udah pesenin Avovado juice pasti haus kan " Ucap Fahri dengan senyum ceria nya
"Oh Thanks kaka Tamfan " Ucap Zoya sambil tersenyum dan langsung meninum jus favorit nya, Zoya menyadari sorot mata Rayyan yang memandang nya tanpa berkedip sambil tersenyum tipis
"Jangan memandang ku seperti itu, aku congkel mata mu pake sedotan " Ucap Zoya datar, Fahri pun langsung melirik Rayyan seakan faham maksud ucapan Zoya dan menyenggol kaki Rayyan di bawah meja . Rayyan mendengar celetukan Zoya pun tersenyum sambil menundukkan kepala nya.
"Ekhemmm, suara mu bagus" Ucap Rayyan dengan Nada lembut sambil tersenyum Fahri mendengar nya pun menaikan satu alis nya heran, sejak kapan Rayyan bersikap lembut kepada wanita.
"Thank you " Ucap Zoya datar sambil mengangguk
"Wow ekhemmm, bagaimana kalau kita meeting sekarang tentang......." Ucap Fahri terpotong oleh Rayyan yang menyela di tengah pembicaraan nya
" Senang bertemu dengan mu Nona Yaya" Ucap Rayyan dengan senyum . Zoya langsung melirik Fahri setelah mendengar ucapan Rayyan sedangkan yang ia lirik hanya menaikan kedua bahunya .
"Emm sorry My Name Zoya, not Yaya okey tuan Rayyan, dan jangan sok kenal "Ucap Zoya menyeringai
"Jelas aku mengenal mu Nona, Terimakasih karena dirimu Princess kesayangan ku tidak kenapa kenapa" ucap Rayyan dengan senyum tipis .Fahri dan Zoya pun bingung kemana arah pembicaraan ini.
"Shakila " Ucap Rayyan lagi Dan Zoya pun merasa tidak asing dengan nama itu, dan.....
" Oh gadis kecil itu... anak mu?, Oh Astaga kalau punya anak tuh di jaga jangan di tinggal seperti itu Hah dasar tidak bertanggung jawab" Ucap Zoya sinis
" Hei kau ini, masih saja Bar bar seperti waktu itu,dia itu..." Ucap Rayyan emosi di sela oleh Zoya
"Look Fahri, aku engga habis pikir kau punya sahabat macam dia " Ucap Zoya datar Fahri hanya terkekeh melihat pertengkaran kecil di depan nya
"Hahaha kalian kenapa setiap bertemu pasti adu mulut, lebih baik kita bahas kerja sama kita Rayyan. Mana dokumen yang kamu ajukan untuk ku" Ucap Fahri dengan gemas setelah membaca nya dan Ketika Fahri akan menanda tangani berkas itu Zoya menghentikan nya
"Wait, dengan 1 syarat " Ucap Zoya Datar sambil mengaduk juice dan meminum nya. Sedangkan Rayyan kening nya berkerut dalam di sertai dengan tatapan tajam.
" Aku harus bekerja di perusahaan mu Tuan Rayyan Atmadja. Aku dengar kau membutuh kan Manager Accounting , aku ingin posisi itu" Ucap Zoya tanpa peduli pendapat Rayyan
"Oke, Aku setuju " Bukan Rayyan tapi Fahri yang menjawab dan Langsung menandatangani berkas itu tanpa peduli tatapan Tajam dari Sahabat nya. Dan Zoya langsung pamit pergi tanpa peduli Protes dari Rayyan.
"Kalian ini apa apaan sih aku bahkan.....hei kau malah pergi aku belum selesai bicara" Kata Rayyan gemas dan melirik Sahabat dengan tajam
"Maksud mu apa Fahri, kau bahkan tidak....." ucap Rayyan di sela oleh Fahri
"Semua nya akan aman Rayyan sahabat ku. Dia itu gadis pintar kau tidak akan menyesal memperkerjakan dia. Sekarang Perusahaan mu sudah resmi bekerja sama dengan Naya Group.Kita mulai besok pagi sobat, ingat jangan macam macam dengan Dia atau kau akan tahu akibat nya . " Terang Fahri sambil tersenyum jail
Tbc.......
__ADS_1