
Wahai penghuni Noveltoon. Author merindukan kalian semua tim JeJe 💋💋🌹 apa kabar??
*
*
Jeno menceritakan semua kisah kelamnya. Persis seperti apa yang telah diketahui oleh Jena. Sang gadis hanya mampu mendengar kisah pilu Jeno, dia amat menyayangkan mengapa Jeno yang mengalami hal itu. Padahal sang suami adalah pria baik hati dan tidak pernah menyinggung pihak manapun.
Jeno bercerita dengan lancar, meski sesekali air matanya mengalir membasahi pipi. Mengingat masa kecilnya sungguh membuat hatinya sesak. Trauma masa lalu Jeno amatlah parah. Sudah miskin, punya orang tua red flag dan sandwich generation. Benar-benar menguras emosinya dulu.
Dia melalui masa lalunya seorang diri. Sangat menyakitkan baginya ketika mengingat masa lalu.
Setelah selesai bercerita, ada rasa lega dalam hati Jeno. Namun, terselip rasa takut dan was-was bila dalam hatinya sang istri merasa jijik padanya.
"Kamu masih cinta sama aku setelah tahu segalanya?" tanya sang suami dengan nada parau. Dia menatap lekat wajah cantik istrinya, takut sekali bila tiba-tiba sang istri ingin menjauh darinya.
Jena tersenyum tipis, dia membelai pipi sang suami yang telah basah oleh air mata.
"Kamu kira cintaku padamu sangat dangkal? Aku sangat mencintaimu, Mas … sangat … aku lega dan senang kamu bisa membagi beban yang sudah kamu pikul selama bertahun-tahun. Aku senang kalau kamu bisa bangkit dari masa lalu. Aku bahagia kamu bisa bertahan sampai di titik ini. Kamu hebat, kamu kuat!"
Jena berbicara dengan nada lembut dan manis. Wanita baik hati itu akan menerima segala kekurangan suaminya. Jeno bukan pria jahat atau tukang selingkuh.
__ADS_1
Hari Jeno menghangat mendengar ungkapan hati istrinya. Pertanda bila Jena mau menerima segala kekurangannya. Ada rasa bahagia yang tak mampu dijabarkan dengan kata-kata. Beban yang selama ini dia pikul seorang diri telah terangkat, dia bahagia akan hal itu.
"Terima kasih, Dinda … terima kasih.* Jeno langsung menghamburkan pelukan hangat pada Jena. Dia menangis sesenggukan dalam pelukan istrinya. Merasa nyaman, karena sang istri telah tahu semuanya.
Rahasia yang ia simpan seorang diri selama bertahun-tahun telah ia bongkar. Istrinya tidak akan tahu dari orang lain. Rasa takut dan cemas bila sewaktu-waktu Jena tahu dari orang lain selalu menghantui pikirannya.
Sekarang, semua rasa itu telah menguap dengan sendirinya.
Dia bahagia … cinta murni istrinya telah membuat Jeno tenang.
"Sekarang mau kamu apa? Balas dendam pada mereka yang udah nyakitin kamu?" tanya Jena lembut membuat Jeno segera menarik diri dari pelukan Jena.
Dia menghapus sisa air mata yang membasahi pipinya. Lalu menatap lekat wajah sang istri.
Jeno mencurahkan isi hatinya pada Jena. Pria itu ragu untuk membalaskan semua dendamnya, karena takut kejahatannya akan berimbas pada kesejahteraan rumah tangganya.
"Balas dendam hanya akan melahirkan dendam baru, Mas. Apa kamu siap dengan hal itu? Kamu membunuh mereka … tentunya mereka punya keluarga yang juga akan mencari dalang pembunuhan mereka. Kamu akan diburu, begitu pula dengan aku!"
Jena memberi pendapatnya membuat Jeno terhenyak. Pria itu merenung sejenak, akankah dendamnya terlaksanakan, atau hanya menjadi angan-angan.
Benar apa yang dikatakan oleh Jena. Balas dendam hanya akan melahirkan dendam baru.
__ADS_1
Wajah Jeno tiba-tiba murung. Dia masih sakit hati pada semua pelaku yang terlibat dalam kehancuran masa remajanya dulu.
"Tapi, aku masih sakit hati," lirih Jeno pelan membuat dada Jena sesak.
Dia kembali merengkuh tubuh kekar suaminya. Ia elus punggung telanjang suaminya, berusaha membuat Jeno tenang dalam rengkuhan nya.
"Mas, percaya padaku kalau orang jahat pasti akan mendapatkan karmanya. Urusan kamu berdoa saja agar diberi umur panjang. Karena aku yakin cepat atau lambat mereka akan menuai apa yang pernah mereka tanam!"
Jena berusaha menenangkan Jeno dan membujuk suaminya untuk mengurungkan niat balas dendam.
Wanita itu ingin menghabiskan sisa hidupnya bersama Jeno. Waktu yang diberikan oleh sang Dewi sangatlah sedikit.
Waktu itu …
*
*
Bersambung.
Jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah kakak 🥰🥰
__ADS_1
Salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️