
Keesokan harinya, Di universitas, Keenan tengah makan siang di kantin Universitas bersama temannya, Risky dan Reyhan.
"Eh Ken, kek nya lu bakalan sial deh." Celetuk Reyhan tiba-tiba.
"Heng? Maksud?🤨" Tanya Keenan bingung.
"Tuh cewe gila kesini jir." Jawab Reyhan.
"Gila sial banget lu Ken." Tukas Risky melihat dimana arah yang Reyhan tatap.
"Please deh jan sekarang, gue baru makan setengah ini😑" Keluh Keenan muak.
Reyhan dan Risky hanya bisa tersenyum canggung, karena mereka juga tidak bisa apa-apa, mereka tak bisa mencegah cewe yang mereka sebut untuk tidak mendekati Keenan.
"Ken~" Seru wanita itu memanggil Keenan dengan manja.
Keenan tak menggubrisnya sama sekali, ia bahkan melirik pun sangat engga, sama dengan kedua teman Keenan, mereka juga muak melihat tampang wajah seperti wanita itu, yang jelas merayu pria, tampak seperti wanita malam.
*Wuekk🤢 hilang udah napsu makan gue😭* Batin Risky.
*Muak banget sumpah liat mukanya🤢* Batin Reyhan pula.
"🙄" Jengah Keenan enggan untuk menoleh.
PUKKK
Wanita itu malah duduk di pangkuan Keenan, yang membuat Keenan kaget, apa lagi kedua temannya, mereka bahkan tak berkedip sangking kagetnya.
"Lu berdiri sendiri atau gue yang bakal singkirin Lu😒" Ketus Keenan masih berusaha sabar.
"Engga mau." Tolak wanita itu mengalungkan tangannya di leher Keenan.
"Vina!! Lu jangan ngelunjak!!❄️" Sarkas Keenan mulai emosi.
"Aku hanya berusaha mengejar mu Ken~" Ucap Vina.
"Dan gua ga m-" Ucapan Keenan terpotong kala Vina menyambar bibirnya.
Keenan dan Vina lantas menjadi tontonan para mahasiswa yang ada di kantin, semua mata menatap kaget peristiwa itu.
Keenan termangu, mulut yang kebetulan terbuka saat bicara tadi membuat ciuman Vina dalam di mulutnya, Keenan berusaha mendorong Vina yang terus menerus menahan tengkuk lehernya, hingga....
BRUKKK
"Akhhh" Keluh Vina ketika pantat nya menyapa lantai.
"Lu tuh makin hari makin ngelunjak ya!! Gua udah peringati Lu supaya ga berulah!! Dan lu masih aja?! Lu mancing emosi gua tau ga?!!" Bentak Keenan yang tersulut emosi.
Keenan mengelap mulutnya lalu berkumur, ia benar-benar jijik mulutnya dikulum wanita lain selain Vilia istrinya.
*Maafkan aku sayang, aku lengah.* Batin Keenan merasa bersalah di hatinya.
"Kenapa sih Ken? Apa yang kurang dari aku?!" Sentak Vina mempertanyakan.
"Lu tuh kek ***** @njing!!!" Sarkas seseorang dari belakang Keenan.
__ADS_1
Keenan, Reyhan, Risky dan Vina pun menoleh dimana suara itu berasal, yang lain juga sama, mereka menatap kearah si cantik yang sudah mengumpat Vina barusan.
"Heh!! Lu ga sadar? Lu juga sama! Lu juga ngejar Keenan kan?!!" Sarkas Vina tak terima.
"Hahah sorry, gua ga perlu lakuin apa yang lu bilang itu, secara tanpa diminta pun Keenan sendiri yang akan ngejar-ngejar gua😏" Ucapnya percaya diri.
"Sapa lu emang!! Sok sok-an lu😒" Ketus Vina.
"Vilia." Ucap Keenan ingin mendekati Vilia.
"Berhenti disana Ken!!! Jangan coba-coba mendekat!!" Sentak Vilia.
Deghhh
Jantung Keenan seakan berhenti, sepertinya urusannya tak akan mudah diselesaikan, walaupun sudah dijelaskan, bagaimanpun Keenan bersalah karena lengah menghadapi lontong sate seperti Vina.
"Lu tuh bisa ga sih sadar diri? Selama ini Keenan itu dingin hadepi elu ,dan lu masih aja ga nyerah! Urat malu lu dimana neng?" Tanya Vilia mengintimidasi.
"Lu!! Lu ngajak ribut?!!" Sentak Vina ingin menghampiri Vilia namun dihadang oleh Keenan.
"Minggir Ken." Ucap Vina.
"Lu berani nyentuh dia seujung kuku pun, gue ga akan segan-segan kasarin elu!!❄️😒" Ancam Keenan dingin.
"Lu liat kan? Jadi sadar diri dong mba~🤭" Ucap Vilia terkekeh.
Vina murka, ia benar-benar emosi melihat Keenan melindungi Vilia, mengapa? Begitulah pikiran Vina terus bergelayut dengan pertanyaan.
"Kenapa segitunya sih Ken?! Apa yang kamu lihat dari dia!! Kenapa kamu tidak mau melirikku sedikitpun?!" Sentak Vina mempertanyakan.
"Dia ga ada gantinya." Jawab Keenan mantap.
"A-aku tau~ maaf~" Saut Keenan dengan wajahnya yang murung.
Reyhan dan Risky hanya menyimak seraya berbisik-bisik, mereka saling menebak hubungan Keenan dan Vilia.
"Menurut gue, Vilia itu pacarnya Ken." Tebak Reyhan.
"Ga mungkin, kan baru kenal, pasti baru PDKT-an😌" Tebak Risky pula.
"Terserah elu dah😒" Cetus Reyhan.
"Dih kok sewot?😒🤣" Ledek Risky.
"Mereka suami istri Lu tf gue 5jt!!😤" Tekan Reyhan kesal.
"Haha becanda lu? Baru kenal masa udah suami istri aja? Lawak🤭🤣" Ledek Risky tertawa pelan.
"Kalo bener gue tf deh, sumpah hahah🤣🤣" Sambung Risky.
Tiba-tiba............
"Dia laki gue!!!" Teriak Vilia yang terus menerus diprovokasi oleh Vina.
Seketika Risky dan Reyhan syok, namun beberapa saat kemudian Reyhan tertawa terbahak-bahak karena tabakan asal-asalannya karena kesal ternyata benar.
Sedangkan Risky kaget bukan main, ia membeku dengan mulut yang terbuka lantaran terpukul dengan kenyataan yang ada, bahkan kehilangan 5jt secara percuma.
__ADS_1
//Oke Back to pertikaian Vilia dan Vina.
"Apa lu bilang?!" Sentak Vina mempertanyakan.
"Dia laki gue, mau apa lu?!" Jawab Vilia ketus.
Keenan hanya diam mematung, ia tak menyangka Vilia mau mengungkapkan hubungan mereka secepat ini.
"Ngaku-ngaku banget lu @njing!! Baru juga kenal kemarin udah berani ngomong gitu!!😏🤢" Hina Vina.
"Akhh." Teriak Vina kala dagunya diremas Keenan.
"Lu punya nyawa berapa sampai-sampai berani nyebut istri gua dengan sebutan begitu, heng?!!" Tekan Keenan.
"Dia ngaku-nga-" Ucapannya langsung dipotong oleh Keenan.
"Heh, gua emang suaminya, Vilia istri gua, mau apa lu?! Ga usah banyak tingkah!" Ketus Keenan menghempaskan wajah Vina.
"Shhht." Lenguh Vina merasa kebas di rahangnya.
"Ken, lebih baik lu sabar deh, takut ada dosen." Ujar Reyhan berbisik di telinga Keenan setelah mendekat.
Keenan menurut, bagaimanapun dia masih di universitas, kalau ketahuan dosen bisa bisa Vilia juga akan terkena masalah.
Keenan berbalik menatap Vilia yang ada di sampingnya, menyadari itu Vilia hanga melirik Keenan kemudian memasang wajah sinis lalu pergi. Keenan tentu saja tidak membiarkannya, Keenan mengejar langkah Vilia, Tepat di depan pintu keluar Keenan menghadang Vilia agar tidak keluar.
"Dengarkan penjelasan ku dulu, ku mohon🙁" Mohon Keenan.
"Aku udah lihat langsung, ga perlu dijelaskan." Balas Vilia malas.
"Tap-" Terpotong.
"Aku cuma kesal, aku marah, kamu lalai, aku kira kamu bakal baik-baik jaga aset yang menjadi milikku, tapi malah~ haihhh." Potong Vilia dan menghembuskan nafas pasrah di akhir kalimatnya.
"Menyingkirlah Ken, jangan menghalangi jalanku." Sambung Vilia.
"Jangan marah, aku mohon." Pinta Keenan seraya memeluk Vilia.
Vilia mendorong tubuh Keenan. "Minggir sebelum aku benar-benar marah Ken!!!" Sentak Vilia emosi.
Deghhh
Keenan membeku mendengar bentakan maut dari Vilia, hatinya sakit, sedih, semua perasaan hancurnya tercampur jadi satu.
"Jangan marah, aku mohon." Mohon Keenan masih sama.
"Aku janji lain kali ga akan lengah, aku mohon.. jangan marah." Sambung Keenan memohon dengan menjewer telinganya sendiri.
Semua orang hanya menyaksikan interaksi Keenan dan Vilia dengan ekspresi kaget, kaget karena mereka baru tau seorang Keenan yang dingin memiliki sisi seperti itu.
"Aku tidak akan luluh hanya dengan itu😒" Sinis Vilia.
Keenan menunduk. "A-aku tau~ aku hanya memohon~ ja- jangan marah~ a- aku mohon~" Mohon Keenan dengan suara gemetar.
Vilia bingung mendengar suara gemetar dari suaminya, dan Vilia menyadari salah satu sifat lain milik Keenan yang baru is tau minggu lalu saat kepergian kedua orangtuanya ke luar negeri.
"Ken, lihat aku." Pinta Vilia dan Keenan menggeleng.
__ADS_1
MANJA MODE ON BENTAR LAGI
BERSAMBUNG..........................................