
...BER-DO'A AJA MOGA INI DITERIMA 😭...
Zergan dan Amanda tengah asik dengan dunia mereka sendiri, menjelajahi lautan kenikmatan manusia.
"Nanti k- kita pindah ke apart ku, oke?" Tanya Zergan yang asik menggempur Amanda.
"Ahhh~ i sttt iya~" Jawab Amanda dibalik des@h@nnya.
"Nanti kau bisa jalan kan setelah ini?" Tanya Zergan lagi.
"Tentu, ini bukan yang pertama kalinya untuk kita." Jawab Amanda.
"Good." Ucap Zergan mempercepat gerakannya.
Amanda tersenyum dan memekik nikmat dikala Zergan mempercepat gerakan pinggulnya yang berhasil menyentuh sumber kenikmatan Amanda.
Mereka hanya menghabiskan 20 menit, Zergan keluar dengan cepat, jadi mereka berhenti bermain, untuk kepuasannya pastinya tunggu mereka di apart Zergan.
Zergan walaupun tampak playboy, sesungguhnya Amanda adalah wanita pertama yang ia sentuh, tepatnya wanita pertama yang ia setubuhi, sebelumnya hanya sekedar ciuman belaka dan tak lebih.
Amanda? Amanda juga sama, Ia menyerahkannya pada Zergan, karena Zergan memang pria incarannya sejak awal, mereka sama-sama melengkapi hasrat masing-masing.
-
-
Zergan dan amanda memakai pakaiannya kembali setelah istirahat dan mandi, keduanya turun menemui Lidiya yang tengah asik menelepon dengan teman arisannya.
"Mama." Seru Amanda.
"Oh kalian."
"Sebentar ya jeng, anak-anak ada disini." Ujarnya.
Tutttt
"Kenapa?" Tanya Lidiya.
"Kita mau jalan-jalan😁" Jawab Amanda.
"Baiklah, jangan pulang terlalu malam, ingat kuliah sore sayang." Pesan Lidiya mengingatkan putrinya.
"Iya ma." Saut Amanda.
"Hati-hati ya Zergan." Ucap Lidiya pada Zergan.
"Siap tante."
Setelah pamitan keduanya pun pergi, Zergan membawa Amanda menuju apart miliknya, yang terletak agak jauh dari keramaian kota, tidak terlalu jauh, hanya sedikit, sedikit.
30 menit lamanya waktu yang mereka habiskan di dalam perjalanan menuju apart milik Zergan, setelah sampai, Amanda masuk ke kamar mandi, ngapain? Untuk pembukaan.
"Aku bolos kelas aja." Ucap Amanda.
"Yakin?" Tanya Zergan yang asik melepas pakaiannya satu persatu.
Amanda mengangguk, kemudian duduk di kloset membiarkan Zergan membuka pakaiannya dengan tenang, tak perlu waktu lama keduanya sudah sama-sama bersih tanpa sehelai benangpun.
"Kau seperti bayi saja." Ujar Amanda mana kala Zergan asik menyusu di dadanya.
Zergan tak menyahuti, ia fokus dengan aktifitasnya, semakin dalam dan dalam, hingga akhirnya menggigit ****** milik Amanda, yang mana membuat Amanda memekik sakit.
__ADS_1
"Stttt~" Keluh Amanda.
"Ayo ke bathtub." Ajak Zergan seraya menggendong Amanda ala koala seraya menciumnya.
"Emmmm." Lenguhan rendah terdengar di dalam kamar mandi itu.
"Pelan atau cepat?" Tanya Zergan saat dirinya telah menurunkan tubuh Amanda ke dalam bathtub.
"Yang penting jangan menyiksaku." Jawab Amanda.
Zergan tersenyum, kemudian memulai permainan panas itu dengan berbagai pemanasan, setelah dirasa cukup Zergan langsung saja berusaha memasuki Amanda.
"Hey, ini tanpa pengaman?" Tanya Amanda.
"Iya tertinggal di kamar, aku diluar kok nanti." Jawab Zergan sekaligus menyakinkan.
Amanda pasrah dan percaya, karena selama ini mereka memang bermain dengan hati-hati, selalu pakai pengaman, jika tidak maka hanya bermain satu ronde dan keluar di luar.
"Aghhh~" Teriak Amanda kala Zergan berhasil memasukinya.
"Engg e- enak sayang~" Ucap Zergan.
"Agkk em ahhh shhht." Suara mutiara Amanda mulai menggema membuat sang Dominan semakin bergairah.
//Skipp guys, jangan ke enakan, pak toon marah nanti🗿
• SORE HARI
"Engg sa- ahhh sayang~"
"Eng~"
"Nanti aku obati." Lanjut mengerakkan pinggulnya.
"Pindah." Pintah Amanda.
Zergan tak langsung menurut, ia mempercepat gerakannya hingga berhasil keluar, kali ini di dalam, karena Amanda juga menikmati saat pertama kali merasakannya, merasakan sensasi dikeluarkan di dalam.
Zergan membalikkan posisi mereka, Kini Amanda yang akan bermain, memimpin permainan panas mereka.
"Susahh~" Ujar Amanda.
Amanda maju kedepan wajah Zergan, membuka ************ nya lebar memberi ruang untuk Zergan menjilati pintu akses goa miliknya, setelah dirasa cukup Amanda kembali mencoba, dan ya, dia berhasil, rasanya bawahnya penuh saat ini, penuh dengan batang sang Dominan yang besar dan berurat.
Amanda memaju-mundurkan pinggulnya dengan erangan nikmat yang terus keluar dari mulutnya, sungguh pemandangan indah di hadapan Zergan, ia tak pernah bosan dengan tubuh wanitanya, cantik, sempurna, wajah cantiknya, dada yang di atas rata-rata, dan pantatnya yang pastinya benar-benar memancing gairah seorang Zergan.
"Aku suka melihatmu diatas ku." Ucap Zergan menatap dada amanda yang berguncang hebat.
Sementara amanda hanya sibuk mengocok, ia ingin Zergan cepat keluar, jujur ia lelah sekarang.
"Sa- sayang~ ini yang terakhir, aku lelah." Ucap Amanda.
Zergan pun membalikkan posisi mereka tiba-tiba, Zergan kembali memimpin dengan ganas, hingga amanda meremat seprai dengan kuat kala menerima gempuran maut prianya.
"Aghhh ah~ Zer- Zergan~"
"Eng sthhh pelan~"
"Sebentar lagi sampai." Ucap Zergan.
__ADS_1
Amanda diam, dan Zergan semakin cepat bermain hingga dalam satu hentakan maut Zergan berhasil mencapai pelepasannya, di dalam.
"Ahh lega~" Ucap Zergan.
_
_
"Masuk sana Ken." Ujar Vilia.
Yah, Keenan saat ini tidak ingin masuk keruangannya, ia sibuk memeluk Vilia tanpa takut terlihat oleh dosen.
"Ken, kamu ga masuk, aku marah nih." Ancam Vilia dan Keenan kekeh tak bergeming.
"Jangan temui aku, ga ada sentuh-sentuh, ga ada ngomong, ga ada bantahan, pokoknya aku ga mau ketemu kamu." Ancam Vilia menjadi.
Keenan terperanjat kaget, ia segera melepaskan pelukannya dan menunduk pasrah, ia tak ingin membuat Vilia marah, masalah barusan saja belum selesai, jika menambah masalah maka itu akan buruk untuk hubungan keduanya.
"Maaf, iya aku masuk nih, bye sayang." Ucap Keenan.
"Iya, yang serius belajarnya." Saut Vilia diakhiri pesan.
"Iya."
Keenan pun masuk kedalam ruang kelasnya, sementara Vilia juga pergi, ia takut dirinya telat, ia tak ingin namanya buruk di hadapan dosennya.
"Oh ya, Aku juga harus siap-siap untuk surprise 3 hari lagi, nanti pulang langsung temui Fifi ah, nanya nanya😁" Ucap Vilia pada dirinya sendiri.
"Tapi Fifi belum pengalaman, gimana dong? Eh engga, Fifi kan pakar cinta😂" Sambung Vilia asik sendiri.
"Vilia, kenapa masih jalan santai, ayo." Celetuk salah satu teman sefakultasnya.
"Eh Iya Chin." Saut Vilia bergegas.
"Pak Rangga udah datang?" Tanya Vilia pada Chintya, Primadona kampus ke 5.
"Belum, cuma tadi gue ketemu dia, bentar lagi katanya bakal kesini." Jawab Chintya menjelaskan.
"Ohh." Vilia hanya ber-Oh ria menanggapi penjelasan Chintya.
"Lagian lo dateng dari mana sih?" Tanya Chintya.
"Ngurus laki gue." Jawab Vilia seraya duduk di tempatnya.
Chintya juga duduk di sebelah Vilia. "Keenan maksud lo?" Tanya Chintya lagi.
"Iya lah, emang yang tadi heboh di kantin lo ga denger?" Jawab Vilia diakhiri pertanyaan.
"Denger sih, cuma ga percaya aja gitu, ga nyangka, secara kemarin kalian dihebohkan karena berhasil kenalan ma Keenan, eh sekarang tau taunya udah suami istri aja." Jawab Chintya panjang lebar.
"Jadi tuh, kita cuma pura-pura ga kenal, karena gue ga mau mengungkapkan hubungan gue ama Ken, tapi berhubung gue liat lontong sate ga tau malu godain laki gue, ya udahlah gue ungkap aja sekalian, biar Ken ga digoda lagi!!" Cetus Vilia tampak kesal kembali.
"Kalem neng, kalem~😅" Ujar Chintya canggung.
"Lagian tuh si Ken!! Kenapa harus ganteng sih?! Kan jadi banyak yang suka!! Huh😤" Sarkas Vilia.
"Btw lu cantik, ga mungkin dong ceweknya cantik cowonya buluk🤭" Pungkas Chintya terkekeh tipis-tipis.
"Aishh sialan!!" Umpat Vilia tak tahu untuk siapa.
__ADS_1
UDAH KALI YA, SAMPE SINI AJA🤔
BERSAMBUNG..........................................