
Lanjut Ep sebelumnya ya✌️🔥
Vilia lantas menoleh ke arah Keenan, dan Keenan menggelengkan kepalanya, Keenan melarang Vilia untuk membantunya bicara, kali ini ia ingin membuktikan bahwa tampa status pun Keenan mampu menjaga Vilia, Gadis yang ia cintai sejak lama.
"Jujur saya tidak punya apa-apa, Tapi saya punya kerja keras, saya akan membuktikan bahwa saya mampu menjaga Vilia, saya akan membuktikan bahwa saya benar-benar mencintai Vilia dan akan melindunginya." Tegas Keenan.
"Memang saat ini jika di pikirkan saja mustahil, Tapi berikan saya kesempatan dan kepercayaan satu kali saja, Jika saya gagal, saya akan menyerah dengan sendirinya, karena saya juga merupakan orang yang ingin melihat Vilia bahagia." Sambung Keenan lagi.
Evan diam dan tersenyum tipis, terlintas pemikiran di pikirannya, entah pikiran apa itu tidak bisa di baca sama sekali, sungguh sulit untuk di pahami.
Setelah beberapa perbincangan akhirnya di putuskan bahwa pendaftaran untuk akta nikah Vilia dan Keenan di tunda hingga Keenan bisa mendapatkan kepercayaan dari Evan.
"Lia, Kamu tinggal dimana sekarang?" Tanya Dinda.
"Aku tinggal sama gadis kecil yang nolongin aku kak." Jawab Vilia tersenyum.
"Apa gak sebaiknya tinggal disini aja?" Tanya Dinda lagi memberikan pertimbangan.
"Engga kak, Aku masih punya janji untuk ngajarin dia masak." Jawab Vilia tersenyum senang.
"Owhh ya udah kalo gitu, Aku gak maksa, kapan kapan menetaplah." Ujar Dinda berharap.
Vilia hanya mengangguk mengiyakan, setelah itupun Keenan dan Vilia memutuskan untuk pergi, namun mereka di antar oleh Evan, karena Evan ingin membicarakan sesuatu dengan Keenan, Mau tidak mau Keenan tentu harus setuju.
2 hari pun berlalu, Keenan sudah melewati banyak masalah yang sengaja Evan buat untuk Keenan, dan Evan takjub bahwa Keenan walaupun tak memiliki apapun ia mampu melewati semuanya dengan tenang, tidak ada kepanikan dalam diri Keenan hingga membuat Evan merasa tertarik.
"Keenan, sesuai kesepakatan kamu harus berhasil melakukan tugas ini, aku harap aku tak salah menilai mu." Ujar Evan.
"Se- Serius?! Tapi jika gagal kamu yang akan rugi." Ucap Keenan ragu.
"Itu tak masalah, aku bisa memperbaiki semuanya dari awal, aku hanya ingin tau apa penilaian ku terhadap mu benar atau salah." Ujar Evan serius.
Keenan lantas menelan salivanya berat, Ia takut gagal mendapatkan kepercayaan Evan dan juga ia takut merugikan Evan dengan apa yang akan ia lakukan.
*Kau seorang lulusan terbaik, aku tak percaya jika kau gagal, aku hanya ingin melihat dengan mata kepalaku sendiri seorang mahasiswa jenius yang langka itu.* Batin Evan.
"Baiklah, lihat laporan keuangan ini, Laporan ini tidak benar, dan aku ingin kau membuat laporan baru yang benar dalam setengah jam, bagaimana? Ini waktu yang lumayan." Ujar Evan menyodorkan sebuah laporan keuangan pada Keenan.
__ADS_1
Keenan lantas menerimanya lalu membacanya sekejap, kemudian ia meminta penjelasan spesifik dari aturan atau pemasukan keuangan yang ada.
Evan pun menjelaskannya kepada Keenan, Namun hanya sebuah penjelasan singkat dan asal, Tapi Evan yakin bahwa Keenan bisa memahami penjelasan asal-asalan nya.
"Ini saja, Apa kamu yakin mau lanjut? Jika tidak menyerahlah pada adik ku!" Tanya Evan tegas.
Keenan lantas menatap Evan tak kalah serius. "Aku tidak akan pernah menyerah kepada Vilia! Aku akan membuktikan aku pantas untuk berdiri di samping nya!" Pungkas Keenan penuh ketegasan yang seketika membuat Evan tersenyum.
"Baik, kalau begitu lakukan, Laporan keuangan tahun kemarin hingga saat ini aku tunggu setengah jam kemudian. Ingat jangan gagal, masih banyak yang harus kau lalui." Ucap Evan seraya berbalik pergi meninggalkan Keenan sendirian di ruangan Evan.
Keenan termenung sedikit di tempatnya hingga akhirnya ia tersadar jika waktu yang ia miliki hanya sedikit, Dia tak boleh bersantai hingga berhasil mendapatkan laporan keuangan yang benar selama 2 tahun terakhir.
Setengah jam pun berlalu, Evan kembali menemui Keenan di ruangannya, Terlihat Evan tengah serius dengan laptop, Evan pikir Keenan belum menyelesaikan semuanya dan membuat Evan kecewa.
Evan berbicara pada Keenan, Namun Keenan tak membalas hingga membuat Evan merasa penasaran, Akhirnya Evan pun ikut melihat apa yang sedang Keenan lakukan, apakah benar Keenan tak mampu menyelesaikan masalah sepele itu?
"Ini?! Kamu.... Kamu juga bisa begini?!" Tanya Evan terkejut sebab Keenan meretas semua sistem dan memantau seluruh perusahaan.
"Seseorang mencoba menyusup kedalam sistem keamanan perusahaan kalian, maaf aku lancang." Ucap Keenan seraya menyelesaikan langkah terakhir.
"Terimakasih, Aku akan memperketat pengawasan dalam sistem." Ujar Evan.
"Tenang.. tenang... Aku tau aku tidak sopan, maafkan aku kali ini, Tapi.... Kamu adalah seorang jenius, mengapa bisa berakhir seperti sekarang? Harusnya kamu sudah di perebutkan banyak perusahaan dari awal." Tanya Evan penasaran.
Keenan lantas tersenyum miring ketika mendengar pertanyaan yang keluar dari mulut Evan itu, Ia merasa kecewa akan dunia, Jenius hanya sebagai hiasan sekarang, banyak orang lebih mementingkan kolega dan reputasi hingga mengabaikan perubahan dan kesempatan yang ada nyata.
"Jaman sekarang sangat sedikit perusahaan jujur dan orang baik seperti kalian, Aku sudah cukup kecewa dengan dunia ini, orang-orang semakin serakah akan kekuasaan, Tampa status orang sepertiku bukanlah apa-apa." Ujar Keenan tersenyum miris.
"Jangan seperti itu, sebenarnya banyak kesempatan yang menunggumu, Jika kamu mau.... Bekerjalah dengan ku, aku cukup tau keahlian mu." Ucap Evan berharap Keenan akan menerimanya.
"Terimakasih atas niat baik mu, aku akan mempertimbangkannya." Balas Keenan.
"Mengapa? Kau bisa langsung bekerja mengapa harus dipikirkan? Aku tidak akan memberikan posisi buruk untukmu." Tanya Evan heran.
"Lagian jika kamu menikahi Vilia, Mau kamu nafkahi dengan apa adik ku hem?" Tanya Evan lagi.
"Jika aku memang perlu dengan pekerjaan ini aku akan mengikuti tes seperti orang umumnya, aku tidak ingin mengandalkan hubungan selama aku punya kemampuan." Tukas Keenan sungguh-sungguh.
__ADS_1
Evan lantas tersenyum kemudian mangut-mangut aneh, seketika Evan menarik Keenan pergi meninggalkan perusahaan, Keenan terus bertanya mereka mau pergi kemana? Sedangkan sebelumnya Evan bilang Keenan masih memiliki banyak tugas yang harus di selesaikan.
"Ini mau kemana? Aku masih belum menyelesaikan semua tugasnya." Ujar Keenan.
*Lupakan itu, lagian kalau benar-benar gagal aku memang akan rugi besar🥲* Batin Evan.
"Hey, Evan, kau mau bawa aku kemana?" Tanya Keenan lagi.
Evan lantas mendengus kasar. "Ck Kau ini cerewet sekali! Kita pergi menjemput Vilia untuk mengurus akta nikah, jika tidak bagaimana kalian bisa mendapatkan akta nikah?" Jawab Evan berdecak kecil.
"Ohhh." Balas Keenan.
Tiba-tiba Keenan tersadar akan apa yang evan ucapkan. "Ap-Apa?! Serius? Kamu sudah setuju?" Tanya Keenan terkejut senang.
"Bisakah kau jangan banyak bicara? Aku bisa berubah pikiran." Tukas Evan sebal.
Keenan lantas diam dan tersenyum senang, akhirnya ia berhasil mendapatkan kepercayaan Evan, ternyata lebih mudah dari yang di pikiran, Keenan kira akan butuh waktu berbulan-bulan, ternyata hanya butuh beberapa hari saja.
🌬️🌬️🌬️🌪️
Kini Keenan dan Vilia sudah menyelesaikan semua prosedur, indra selaku orang yang sudah di anggap ayah sendiri oleh Vilia berperan sebagai wali Vilia. Akad nikah yang hanya di saksikan keluarga Indra dan beberapa saksi seperti ustadz dan tokoh tokoh di kota itu akhirnya berjalan lancar.
Keenan berjanji di lubuk hatinya, bahwa ia akan mengadakan resepsi pernikahan yang resmi dan megah untuk Vilia nantinya.
*Ya Allah.... Bimbinglah hamba untuk belajar mencintai laki-laki yang sudah berstatus suami hamba ini, Jadikan pernikahan kami menjadi pernikahan yang engkau ridhai, pernikahan yang sakinah mawadah warahmah, Amin...* Batin Vilia berdo'a.
"Mulai sekarang kita sudah terdaftar sebagai suami istri di akta nikah ini, kedepannya aku akan menjagamu Vilia, aku akan berusaha sebaik mungkin untuk membahagiakan kamu." Ujar Keenan tulus.
"Terimakasih Ken, Bimbing aku untuk mencintai kamu dan menjadikan pernikahan ini adalah pernikahan pertama dan terakhir." Balas Vilia tak kalah tulus.
Visual Keenan Daniel Pradipta 👇✨
Visual Vilia Anindira 👇🌹
__ADS_1
SELAMAT MEMBINA HIDUP BARU UNTUK KALIAN BERDUA☺️🤝❤️
BERSAMBUNG..........................................