Sweet Psychopat

Sweet Psychopat
SP#11


__ADS_3

***Dirumah Aura


"Aku pulang."ujar aura sambil berjalan memasuki rumah.


"Dari mana saja?"tanya suara bariton yang tak asing.


"Dari cafe."jawab aura singkat sambil berjalan menuju keruang keluarga.


"Cafe?Dengan siapa?"tanya ayah aura lagi.


"Sendiri."kata aura dengan nada yang terkesan dipaksakan alias malas_-


"Tatap orang yang tengah berbicara denganmu A.U.R.A!"Perintah ayah dengan mengeja nama aura,setelah mendengar hal tersebut aura tampak mulai mengalihkan seluruh atensinya alias pandangannya kepada sang ayah.


"Ya."ujar aura menanggapi perintah sang ayah.


"Untuk apa kau ke cafe ra?Dengan siapa?Cafe mana?"Tanya ayah aura dengan sekali tarikan nafas(NgakCapekApa_?).


"Makan.Teman.Rose."Jawaban yang sangat SPD(singkat,padat,jelas_•).


"Apa begitu caramu berbicara dengan orang yang lebih tua?"ujar ayah kepada aura dengan nada yang cukup tinggi.


"Bisakah aku kembali kekamarku ayah?Aku lelah."ujar aura sambil memandang sang ayah yang kini tengah memijit pelipisnya.


"Tidak sebelum kau menjawab semua pertanyaan ayah dengan benar AURA."ujar ayah dengan tatapan mengintimidasinya.


"Cih...aku lelah."batin aura kesal.


"Sudahlah yah aku lelah.Aku ingin istirahat."ujar aura dengan datar sambil melangkah menaiki tangga menuju lantai dua dimana kamarnya berada.


"Aura kembali kesini!"perintah ayah penuh penekanan.


"Aura ayah bilang kembali kemari."ujar ayah lagi dengan intonasi yang lebih tinggi.


"AURA FANESA."Teriak ayah yang sayangnya hanya dibalas dengan bantingan pintu dari lantai dua.


BRAKK..CEKLEK(anggep aja suara pintu dibanting udah tu dikunci oke_<)


"Hah~Anak itu benar benar."ujar ayah kesal plus marah dengan tingkah aura yang yang sedikit kurang diajar ups maksudnya kurang ajar_<


TAP TAP TAP


Suara derap kaki yang melangkah dengan cara berlari yang bersumber dari taman yang berada Dibelakang rumah menuju ke ruang keluarga.Sampai.-


"Ayah ayah cenapa teliak teliak?"tanya rangga dengan gaya bicaranya yang cadel sambil menarik narik ujung baju yang digunakan ayahnya.


"Ayah tidak apa apa."ujar sang ayah lembut sambil memberikan elusan pada kepala rangga.


"Ayah...ayah langga boleh tidak tidul dilumah nenek?"tanya rangga kepada ayah sambil merentangkan kedua tanggannya pertanda mintak digendong.

__ADS_1


"Tentu saja boleh akan ayah antar."ujar ayah yang langsung saja membuat rangga berteriak senang.


"Bik..."panggil ayah kepada bi inah.


"Ya tuan."saut bi inah cepat.


"Tolong siapkan baju rangga,ia akan menginap beberapa hari di rimah neneknya.


"Baik tuan."Jawab bi inah.



Aura Pov~~


Kenapa pula aku harus bertemu dengan ayah?kan jadinya gini kalo ngak berantem paling diem dieman sok sibuk ama kesibukan masing masing.Aku terlalu malas bila harus berhadapan dengan ayah,menyebalkan.Aku heran tidak bisakah sehari saja ayah tidak ikur campur dalam urusanku?Kesal?Oh jelas ayah selalu saja seenaknya saja padaku.Ia Selalu melarang apa saja yang akan aku lakukan,tidak boleh ini lah tidak boleh itu lah sekalian saja kurung aku di menara seperti rapunzel agar aku tidak bisa berbuat banyak hal.


Sial sial sial Argghhht..


Sudah cukup jangan mengumpati ayah mu ra.Ujar inerku


Aku sedang kesal Bodoh.Teriak batinku.


Hey aku tau tapi apa kau mau JODOHMU jauh karna kau terus saja mengumpati ayahmu?ujar inerku dengan seringai kemenangannya.


Oke fiks aku mengalah.batinku kalah telak.Hey aku bukan lah orang yang munafik,aku juga ingin mendapatkan jodoh.


BRUM~~BRUM(anggep aja suara mesin mobil)


"Mau kemana dia?"batinku bertanya tanya.


"Terserahlah.Itu bukan urusanku."ujarku sambil berlalu ke tempat tidur untuk istirahat.


Skip Time~~


"Engh..."lenguh aura pertanda ia baru saja bangun dari tidur siangnya.


"Uhh~~Pukul berapa Sekarang?"ujar aura sambil melihat jam di hp-nya.


"Jam lima sore ya?Sudah berapa lama aku tertidur?"gumannya entah bertanya pada siapa.


Setelah mulai pulih dari kantuknya aura segera bergegas untuk mandi.Kurang lebih lima belas menit ia habiskan untuk mandi,aura tampak segar setelah melakukan ritual mandinya ia keluar dengan santainya dengan hanya menggunakan handuk yang hanya menutupi sebatas pahanya saja(jangan bayangin_-).Ia segera menuju ke lemari untuk mengganti pakaian,ia memilih baju kaos lengan pendek bewarna putih dengan tulisan BOGOR dibagian depan dan juga celana trening panjang bewarna hitam sangat sederhana namun terkesan tomboy.Dengan rambut yang digerai Ia segera turun menuju ke dapur.


"Bi..ayah tadi kemana?Dan rangga dimana?Dari tadi rara ngak liat rangga,biasanyalan dia ada di ruang bermainnya."ujar aura panjang kali lebar(Emang Rumus Matematika_?)kepada bi inah saat ia bertemu Dengan bi inah di atas tangga.


"Oh tuan sedang pergi mengantar den Rangga kerumah nenek non."jelas bi inah kepada aura.


"Oh..kalu begitu rara kedapur dulu bik."ujar aura Sebelum perhi meninggalkan bi inah.


__ADS_1


Didapur aura tampak sedang mengobrak abrik isi kulkas yang ada di dapur,sepertinya ia tengah mencari sesuatu(yakalik lagi molor).


"Kemana perginya semua tomatku?"gerutu aura bingung plus kesal.


"BIK...tomat yang ad didalam kulkas pada kemana?"Teriak aura memanggil bi Inah.


"Ada apa non?"tanya bi inah.


"Tomat Rara Pada Kemana bik?"tanya ura LAGI dengan kesal.


"Emm..anu non..to..tomat enon tadi diambil sama den rangga,Katanya mau buat makan ikan dikolam Belakang non(Emangny ikan doyan Tomat_?)."ujar bi inah dengan gugup pasalnya ia tau bahwa nonanya ini sangat tidak suka ada yang menyentuh atau memakan buah Kesukaannya.


"APA??"reflek aura berteriak kaget.


"Argghht!!!! RANGGA."teriak aura Lagi.


hahhhh


"Yaudah kalo gitu bik rara mau ke minimarket dulu."ujar aura Setelah meredam emosinya kepada sanga adik.


"Baik non."ujar bi inah menunduk patuh.


Skip Time~~


MINI MARKET.


Aura Pov~~


"Tomat atau apel?"gumanku menimbang mana yang akanku beli.


"Tomat saja ah.."gumanku sambil memasukkan beberapa kantong tomat.


"Apa lagi ya?"batinku sambil.melirik rak yang berisi beberapa buah buahan.


"Ah kurasa pir dan mangga Tidak buruk."gumanku memasukkan kedua buah tersebut.


Setelah cukup lama berada di rak yang berisikan buah aku segera pindah ke rak yang berisi makanan ringan dan juga snak.Aku mengambil beberapa snak pedas dan juga gurih ketika aku ingin mengambil snak Potab** ternyata ada tangan lain yang ingin mengambil snak tersebut sontak saja hal itu membuatku menolehkan kepalaku untuk melihat si pemilik tangan sampai-..


"Kau."Ujarku terkejut.


"Hai ra.I miss you."ujar orang tersebut sambil menyeringai.


Bersambung


Hay guys.Gimana SP#11ny?Chap kali ini aku buat agak Panjang.Semoga kalian suka.See you next time.


Salam Manis AuthoršŸ˜


AuraTianAnggraeniā¤

__ADS_1


Sweet PSYCHOPAT😘


__ADS_2