
"Argghht!!"Teriak seorang gadis di sebuah kamar Yang kondisinya amat sangat mengenaskan.Banyak serpihan kaca dilantai,beberapa barang yang tergeletak dengan keadaan yang memprihatinkan,kaca meja rias yang pecah Dengan beberapa bercak darah disekitnya,tempat tidur yng berantakan dan Juga beberapa buku yang tergeletak dilantai dengan keadaan rak yang sengaja dijatuhkan.Kurasa untuk kondisi selanjutny tentang kamar tersebut kalian bisa bayangkan sendiri sesuai dengan bayangan kalian sesuai dengan definisi "MENGENASKAN".
"Ahkkkt..."Teriak sang gadis untuk yang ke sekian kalinya sambil memeluk sebuah boneka beruang yang lumayan besar.
"Dia kembali."ujarnya dengan nada yang riang.
"Hei,Teddy."panggilnya kepada boneka beruang yang ia namai TEDDY.
"Kau tau teddy...hari ini aku sangat senang sekali."ujar sang gadis sambil memeluk bonekanya dengan erat.
"Ahk...senangnya."Pekik sang gadis sambil menghempaskan tubuhnya keranjang.Ia kembali teringat akan kejadian yang baru saja ia alami.
FLASBACK ON~~
"Kau!"Pekikku terkejut.
"Hai ra.I miss you."ujar pemuda itu menyeringai.
Seringai itu LAGI.Setelah sekian lama akhirnya dia kembali.Setelah menghilang tanpa kabar.Ia pemuda yang menjadi penyelamat sekaligus penawar dimasa laluku.Dia yang selalu ada disaat aku membutuhkan sandaran ketika aku merasa lelah dan menjadi penawar ketika aku lepas kendali.Dia masih sama seperti setahun yang lalu hanya saja ia lebih tinggi,rahangnya yang tampak tegas,hidung yang mancung,bahu yang lebar dan yang pastinya ia tampak lebih tampan dan satu lagi kurasa ia tak seNARSIS dulu.Ingin rasanya aku memeluknya sekarang dan mengatakan bahwa aku sangat merindukannya.
"-ra..oy..Aura."panggilnya kepadaku sambil melambai lambaikan tangannya didepan wajahku.
"Ah..ya..ke-kenapa?"tanyaku gagap.
Shit.Aku melamun ya
"Sedang memikirkan ku ya."tudingnya sambil menaik turunkan alisnya yang membuatku mau tak mau merotasikan kedua bola mataku.
__ADS_1
Oke kutarik kembali ucapanku bahwa ia tidak seNarsis dulu yang nyatanya ia masih bahkan lebih narsis dari yang dulu.Haaaah~~ ternyata sifatnya tak berubah tetap sama humoris dan konyol.
"Dalam mimpimu."ujarku ketus
Katakanlah aku munafik...Tapi Hey aku tak munafik hanya saja egoku lebih tinggi dari kemauanku mengIyakan ucapannya.
"Wah..baiklah kutunggu kau dimimpiku honey."ujarnya sambil menyeringai mesum.
"Terserah."ujarku berlalu meninggalkannya.
"Ra."panggilnya sambil menahan tanganku yang pastinya membuatku berhenti melangkah.
"Aku merindukanmu."ujarnya dengan senyum tulus sebelum menarikku kedalam pelukannya.Ah~~ aku rindu kehangatan ini dan aroma mint yang menyeruak di indra penciumanku.
"Maaf meninggalkanmu terlalu lama."bisiknya sambil mengeratkan pelukannya.
Bolehkah aku menangis sekarang karna jujur saja aku benar benar merindukan pemuda yang tengah memelukku dengan erat ini.Rasanya aku ingin menghentikan waktu agar aku dapat berada dipelukannya lebih lama.Perlahan tapi pasti aku mulai mengangkat tanganku membalas pelukam eratnya.
"Maaf.Aku juga merindukanmu."ujarnya sambil membelai kepalaku.
"Akhirnya hiks kamu hiks pulang stev."uharku terisal sambil memegang pipinya dengan kedua tanganku.
"Ya aku pulang ra."ujar steven sambil meraih salah satu tanganku yang ada dipipinya dan memberikan beberapa kecupan ditanganku.
Setelah lama kami melepas rindu kami pun pergi menuju sebuaj cafe yang berada tidak jauh dari minimarket tempat kami bertemu.
"Jadi.."ujarku memulai percakapan.
__ADS_1
"Apa honey?"ujar stev dengan tampang sok polosnya dan jangan lupakan panggilan sayangnya untukku yang amat menjengkelkan tapi sayangnya kurindukan.
"Kemana saja lo selama ini sih stev?"tanyaku
"Hon,kamu ingat malam tahun baru tahun lalu?"tanya stev sambil menggenggam tanganku yang dibalas dengan anggukan ku saja.
"Waktu itu aku minta kamu buat nungguin aku ditaman deket kompleks rumah kamu kan hon."lanjut stev.
"Ya,tapi lo ngak dateng."ujarku dengan raut kecewa.
"Kamu mau tau kenapa aku ngak dateng waktu itu hon?"tanya stev sambil menggenggam tanganku yang ada diatas meja dengan erat.
"Aku kecelakaan malam itu honey."jelas stev yang sontak saja membuatku kaget bukan kepayang.
"Ma-maksud lo apa stev?"tanyaku syok,pasalnya selama ini aku mengira bahwa stev memang sengaja pergi menghilang dariku.
"Ada seseorang yang mencoba membunuhku dengan cara menyabotase mobil yang kukenakan hon.Selama enam bulan aku koma dan setelah aku sadar aku ingin menemuimu honey tapi aku harus menjalani perawatan agar aku bisa benar benar pulih hon.Sungguh aku menyesal dan maaf membuatmu kecewa honey."jelas stev dengan penuh penyesalan dan kini ia tengah memberikan ciuman kecil ditanganku.
Apa aku terkejut?Oh jelas bagaimana aku tak terkejut Stevandi sahabat sekaligus pemuda yang amat kusayang yang telah menghilang selama setahun kini muncul dengan membawa berita yang cukup mengejutkanku tentang alasan menghilangnya dia tepat dimalam tahun baru setahun yang lalu yang sialnya berakibat pada psikis dan fisikku yang langsung down karna kehilangannya.
Setelah mendengar semua ceritanya kami pun mulai menceritakan apa saja yang terjadi selama setahun belakangan ini dan tentu saja stev sangat kaget dan makin merasa bersalah ketika tau bahwa aku pernah stres alias depresi karna kehilangannya.
Bersambung
Hai guys.Gimana SP# 12 kepanjangan plus ngak nyambing ya?Maklumin aja author lagi dalam kondisi mood yang kurang bagus jadi ya gini ngak nyambung.Maaf ya😅
Salam Manis Author💞
__ADS_1
AuraTianAnggraeni❤
SweetPsychopat😘