
Skip Time~~
Bel masuk telah berbunyi tapi nampaknya kelas X IPA I tidak akan mendapat pelajaran untuk sekarang pasalnya sudah 15 menit yang lalu bel berbunyi tapi belum ada guru yang masuk kelas itu.
Aura Pov~~
Bel telah berbunyi 15 menit yang lalu tetapi belum ada guru yang ingin mengajar.Berarti akan ada jam kosong.Fyuhh~~setidaknya aku bisa tidur.aku lelah.
Wait,ini perasaanku saja atau memang ada tangan yang kini bertengger manis di pundak kiriku?Loh..loh..loh kok tangannya makin kebawah bahuku.Sungguh aku semakin parno saja dan-...
"Akh.."pekikku cukup keras.
WTF apaan tuh?
"Hahahaha..."terdengar suara tawa dari belakang.Refleks saja ku tolehkan kepalaku melihat pelaku kejahilan itu dan.....Jreng~~ Jeng~~Jeng.
"Ares."ujarku sambil mempour bibirku.
Shit.Sialan kali dia ternyata tangan nakal itu miliknya.Lihat sekarang aku pandai mengumpat karnanya.
"Maaf...maaf."ujarnya sambil menahan tawanya.Sialan aku terlihat konyol sekarang.Menyebalkan.
"Terus terus aja ketawanya jangan berenti ampek tu gigi kering ya."ujarku dingin. Ck.... Double sial.
__ADS_1
"Jangan ngambek dong.Senyumlah nanti ilang manisnya kalo ngambek gitu."ujar ares penuh nada canda sambi memasang senyum gombalnya yang sialnya manis.
Oh sia-..jangan mengumpat ra.
"Ya tuhan tolong jaga mulut cantikku agar tak mengumpat bila berada disekitar ares. Aku ngak mau dapet dosa."mohon iner plus batinku.(udah iner batin pulak.)
"Masih kesel?"tanya ares sambil memainkan tangannya disekitar pundak kiriku.Mbk nyebalkan
Sialan itu geli.
"Berhenti ares.itu geli."ujarku kepada ares.
"Ya makanya jangan kesel kesel kalo ngak mau gue gelitikin."ujarnya dengan nada memerintah.
"Itu bibir dipour mulu mau mintak dicium hmm."ujar ares dengan nada menggoda.
"Coba aja kalo lo mau beberapa tulang lo patah."ujarku mengancamnya.Hey jangan kira aku bercanda aku bisa mematahkan tulangnya dalam beberapa kali pukul karna aku menguasai beberapa pelajaran beladiri mulai dari karate,silat bahkan sampai ke judo pun aku bisa,bingung kenapa aku bisa menguasainya gampang saja aku sudah dilatih sejak kecil untuk melindungi diriku dan untuk kebutuhan PEKERJAANKU.Oke Back To Story~.
"Cemburu."ujar ares tiba tiba yang mampu membuatku benar benar terlonjak kaget dan kurasa ia merasakannya karna tangannya masih dibahuku.
"Maksudny? "ujarku bingung.
"Kamu marah karna kamu cemburukan sama anak baru itu."terang ares.
__ADS_1
"Kenapa kamu berfikir begitu?"ujarku bingung.
"Ya karna sikap kamu berbeda semenjak ranti dateng."ujar ares dengan santainya tanpa tau bahwa lawan bicaranya kini tengah mencerna maksud ucapannya.
"Menurutku biasa saja mungkin itu hanya perasaanmu saja res. "ujarku memcoba mengelak.
"Terserah."ujar ares datar.Setelah itu ia berhenti memainkan tangannya dibahuku dan kurasa ia sedang memposisikan diri untuk tidur.
Tunggu apa ares baru saja berbicara dengan nada datar padaku?Sudah lah daripada memikirkannya lebih baik aku tidur saja.
Aura End Pov~~
**Bersambung**
Hay reader gimana SP#07nya bagus ngak.kalo iya author harap reader mau ngevote and comen cerita author ya.
See You next Timeš¹
Salam Manis Authorš
AuraTianAnggraeniā¤
Sweet Psychopatā¤
__ADS_1