
Setelah mengantar rangga kebandara aura dan stev pergi menuju sekolah menggunakan mobil stev yang diantarkan oleh orang suruhan nya.Ditengah perjalan hanphon aura bergetar dengan tampang ogah ogahan aura mengambil hanphonnya.Setelah melihat siapa yang menelphon dengan cepat ia menjawab panggilan itu.
"Hallo."
"...."
"Kenapa?"
"...."
"Hn."
"...."
"Iya."
"...."
"By."
"Siapa?"tanya stev setelah melihat aura kembali menyimpan hanphonnya.
"Dia."
"Aa...ngapain dia nelphon?"tanya stev lagi tanpa melihat kearah aura sebab ia tengah mengemudi.Harus focus.
"Soal pelaku tabrakan kemarin."
"Jadi."
"Dia minta kita nemuin dia abis pulang sekolah nanti."jelas aura sambil melihat pemandangan dari balik jendela.
"Aa."
"Udah konsen aja nyetirnya dan cepetan bentar lagi bel pasti bunyi."ujar aura mempringati stev agar konsen dan juga bergegas.
"Hn."guman stev sebelum menambah laju mobilnya menyalip dengan lihai segala macam kendaraan yang ada dijalan.Udah pro dianya.
Sedangkan pada parkiran sekolah SMA 03 BENTENG terlihat empat orang muda mudi tampak tengah menunggu seseorang.
"Lima menit lagi gerbang bakal ditutup."ujar getta entah kepada siapa.
"Dan sampai sekarang aura belom dateng juga."tambah aldi sambil memandang gerbang masuk dengan pandangan khawatir dan juga bingung.
"Mungkin aura ngak sekolah."seru ranti sambil merapikan kepangan rambutnya.
"Bisa jadi."setuju ares pasalnya setelah kejadian kemarin aura tampak kelelahan mungkin ia akan izin hari ini.Pikir ares.
"Masa sih."ujar getta kurang yakin.
"Udah deh kekelas aja yu."ajak ranti.
"Tap.."
"Udah ayok."paksa ranti memotong ucapan getta.
__ADS_1
TEEET...TEEET
BRUMM...BRUMMM
Bersamaan dengan bunyi bel masuk sebuah mobil tampak memasuki halaman parkir sekolah.Karna hal itu keempat muda mudi yang tadinya berniat masuk kelas malah menggagalkan niat awal mereka.Tampaknya mereka penasaran dengan pengemudi mobil tersebut pasalnya mereka belum pernah melihat mobil itu di daerah sekolah mereka.
CEKLEK...BLAM
Tampaknya mobil itu milik salah seorang siswa sekolah tersebut sebab si pengemudi menggunakan seragam yang sama dengan yang digunakan siswa lain uang bersekolah disana termasuk keempat orang yang kini masih dia mematung melihat kearah mobil itu.Sepertinya ia tak sendirian buktinya ia kini berjalan menuju pintu disebelah pengemudi.Dengan gaya yang cool si pengemudi yang merupakan seorang pemuda dengan kaca mata hitam itu kink membuka pintu tersebut,ketika pintu terbuka keluarlah seorang gadis dengan kacamata hitam serta topi menghiasi penampilan si gadis.
"RA...STEV..."lambai getta kepada kedua orang tersebut.
"Kenapa?"tanya aura setelah sampai dihadapan getta dan yang lainnya.
"Lo kemana aja jam segini baru nongol?"tanya getta.
"Bandara."ujar aura sambil melepas kaca mata hitamnya.
"Ngapain?"kini giliran ares yang bertanya.
"Nganter ayah aura kebandara."jawab stev mewakili aura yang tampak enggan berbicara.
"Emang ayah aura kemana?"tanya ranti ikut nimbrung.
"Singapur."jawab aura singkat.
"Ngapain?"lagi dan lagi sebuah pertanyaan terlempar dari salah satu mulut keempat orang itu yang ternyata adalah aldi.
"Urusan bisnis."
"Sam..."
"Kenapa?"tanya ares dan getta berbarengan.
"Jangan banyak tanya.Mood gue lagi ngak bagus."ujar aura sebelum melenggang pergi diikuti stev dibelakangnya namun sebelum benar benar meninggalkan keempatnya stev sempat menggumankan sesuatu kepada mereka.
"Kalian merusak mood gadisku."guman stev sambil berlalu melewati mereka.Mendengar gumanan itu ares dan aldi menjadi amat sangat kesal karna stev dengan seenaknya menyebut aura gadisnya.Sedangkan ranti dan getta tak mau ambil pusing dengan gumanan stev barusan.
"Kita salah ya."guman getta entak kepada siapa.
"HEY...Kalian ngapain masih disitu."seru pak heru dengan mata meloto macam mau makan mereka.Karnibal dong.
"Mampus ada pak heru."ujar aldi panik.
"Dengerin gue dalam hitungan ketiga kita lari."perintah ares sambil tetap melihat kearah pak heru yang semakin mendekati mereka.
"Satu..du..."
"Tiga.."teriak getta ngacir duluan.
"Woy ta...tungguin."teriak aldi yang langsung menyusul getta.
"Eh..KALIAN MAU KEMANA!!"teriak pak heru sambil mulai mengejar mereka.
"Kabur."teriak ranti ikut lari menyusul aldi dan getta yang udah lari duluan.
"San aja kalik.Bentar lagi capek sendiri tuh guru."ucap ares dengan santainya.Percaya ngak percaya emang benar apa yang diucapkan oleh ares.Karna situasi yang telah mendukung akhirnya ares segera berlari dengan santai menyusul yang lainnya.
__ADS_1
Di kelas
BRAKKK
Pintu kelas terbuka secara kasar dan menimbulkan semacam efek samping pada pintu dan juga para penghuni kelas.Efek samping berupa makin kendornya engsel pintu dan juga efek samping kekagetan akan suara pintu yang dibanti adapun beberapa efek samping lainnya yang diterima penghuni kelas antara lain yang lata langsung lata,pagi pagi dah nabung dosa,berbagai macam umpatan dan sumpah serapah terucap dalam berbagai macam bahasa dan yang jelas pelakunya pasti bakal kena omel penghuni kelas lainnya.
"Haaah...haaah...haaah."
"Lupada kenapa?"tanya andri kepada getta,ares,rantu dan aldi.
Ya pelaku pembantingan pintu barusan adalah getta dan ditunjang oleh tenaga ares,ranti dan juga aldi.
"Di..di...kejer..haaah...pak ...heru."jawab getta dengan ngos ngosan.
"Pak heru."
"He'eh."angguk keempatnya masih dengan posisi tangan bertumpuh pada lutut mereka.
"Hahhhhh...sukurin.Lagian siapa suruh udah bel lupada belom masuk kelas.Kan dikejer ama si guru killer kan."bukannya memberikan minum atau kasihan eh si riyan malah ngeledek kan bangke.Pikir mereka berempat memandang riyan sinis dan juga kesal.
"Emangnya lu pada kenapa belom masuk kelas pas bel udah bunyi."tanya mayang.
"Noh..nungguin dua cecunguk."ujar getta sambil menunjuk aura dan stev yang udah duduk manis dikursi mereka.
Dengan tampang ngak berdosa mereka berdua cuman ngeliatin doang tanpa mau komen ato sekedar bilang "maaf" atau "kalian ngak papa."pikir mereka.
"Udah udah mending kalian duduk.Bentar lagi bu gadis pasti masuk."lerai mayang dengan senyum manis dibibirnya.
Dengan hati yang masih dongkol dan juga betis yang masih sakit mereka berempat pada duduk dibangku masing masing,ngak berapa lama bu gadis datang dan memulai pelajarannya.
TEET..TEET
Nah ini dianih yang paling ditunggu ama seluruh siswa maupun siswi yang lagi belajar dikelas.Yap bel pulang.Tanpa dikomandoi mereka segera membereskan alat tulis mereka.Tak ada kejadian maupun pelajaran yang menarik hari ini kecuali untuk ares,getta,ranti dan juga aldi karna kejadian tadi pagi membuat hari mereka sedikit sial dan menyebalkan. Namun bagi aura hari ini teras biasa saja.Membosankan.
Semua siswa udah pada keluar dari kelas.Kini tinggal mereka berenam.Awalnya aura dan srev tampak santai santai saja namun mereka teringat bahwa mereka memiliki janjibdengan seseorang.Dengan tergesah gesah mereka meninggalkan kelas dan hal itu membuat yang lainnya bingung dengan tingkah keduanya.
"Woy mau kemana?"teriak aldi kepada aura dan stev.
"Pulang.Ada urusan."ucap aura sebelum menghilang dibalik pintu.
"Tuh bocah bedua aneh bet dah hari ini."ucap getta sambil berkacah pinggang.
"Ngebosenin ih."guman ranti.
"Pulang yok."ajak ares sambil menenteng tasnya.
"Yok."
Akhirnya mereka pergi meninggalkan kelas.Menyisakan kesunyian dikelas yang awalnya ramain.Meninggalkan sepasang mata yang mengawasi mereka sejak tadi atau malah mengawasi seseorang atau bahkan dua orang.Entahlah hanya si pemilik mata dan tuhan yang tau siapa yang tengah ia awasi.
Bersambung
Salam.Manis.Author.😍
__ADS_1
Aura.Tian.Anggraeni.😘
Sweet.Psychopat.😏