Takdir Najwa

Takdir Najwa
Akhir yang bahagia


__ADS_3

Sudah dipastikan perjuangan Fatih untuk bisa merebut hati Najwa tidaklah mudah. Bahkan jalan terjal serta ketidakpercayaan Najwa akan cinta membuat Fatih harus berjuang keras untuk mengembalikan Najwa seperti dulu.


Setelah hari dimana mantan suami Najwa mengunjunginya di pesantren, Fatih memutuskan untuk menikahi Najwa secepat mungkin sebelum Najwa berubah pikiran dan memilih kembali pada Reyhan.


Beruntung aku melangkah lebih cepat dari pada mantan suamimu sayang. Gumam Fatih seraya menatap wajah cantik yang tengah berjalan kearahnya dengan membawa secangkir kopi kesukaannya.


"Mas, ini kopinya !" Ucap Najwa memberikan kopi itu pada suaminya.


Fatih menerima kopi itu tetapi ia tidak meminumnya, melainkan meletakan kopinya di atas meja kemudian beralih menggenggam tangan istrinya dan menuntunnya untuk duduk di tepi ranjang.


Fatih menatap lekat wajah cantik Najwa tanpa berkedip, membuat Najwa merasa kebingungan dengan sikap suaminya."Kenapa menatapku seperti itu Mas ?"


"Terima kasih sayang. Terima kasih kamu telah memilihku, jujur saja Mas takut waktu itu kamu bakalan goyah dan kembali bersama Reyhan."


Flashback On


Rehan mengunjungi pesantren berniat menemui mantan istrinya sekaligus berniat memintanya untuk kembali bersama.


Saat turun dari mobil, ekor matanya mencari kesana kemari sosok Najwa. Dan pada akhirnya ia menemukan sosok itu tengah menatapnya namun tidak hanya sendirian.


"Asalammualaikum..."


"Waalaikumsalam wr wb..." jawab Fatih dan Najwa bersamaan.


"Dek, apa kabar ?" Tanya Reyhan berbasa-basi pada Najwa tanpa memperdulikan Fatih yang juga ada di sana.


Ck, bahkan dia masih memanggilnya dengan kata Dek. Gerutu Fatih dalam hati merasakan cemburu.


"Ba-baik Mas..."


"Mas kesini ingin bicara sesuatu sama kamu dek, hanya 4 mata !"


"Maaf Mas, saya tidak mengizinkan jika hanya berdua saja ," sahut Fatih menjawab ucapan Reyhan tanpa harus mendengar jawaban dari Najwa terlebih dulu.


"Memangnya kamu siapa ? Kenapa melarangku ?"


"Saya calon suaminya Najwa Mas,"


Deg....


Tatapan Reyhan langsung beralih pada Najwa yang seolah tatapannya itu mengandung banyak pertanyaan.


Najwa yang tidak bisa berkata-kata hanya menunduk pasrah dengan mata yang sudah berkaca-kaca.


"Jawab Mas dek, apa yang dikatakan dia itu benar ?"


Najwa masih enggan untuk menjawab pertanyaan dari mantan suaminya.


"Ya itu benar..." Ucap seseorang yang tiba-tiba datang membuat ke 3 orang di sana mengalihkan pandangannya.


"Afwan akhi jika saya menyela, tapi apa yang dikatakan gus Fatih itu adalah benar. Beliau adalah calon suami Najwa, mantan istri anda," jelas Rania dengan tegas.


"Ini gak mungkin, mereka pasti bohong kan Dek, jawab Mas Najwa ! Mereka pasti bohongkan ?" ucap Reyhan dengan sedikit berteriak.


"Semua itu benar adanya Mas, aku telah dikhitbah gus Fatih. Beliau adalah calon suamiku," Jawab Najwa berusaha tegar dan menyembunyikan tangisnya.


"Kenapa dek, kenapa kau tidak memberikanku kesempatan untuk memperbaiki semuanya. Aku menyesal Najwa, aku menyesal telah menyia-nyiakanmu. Tidak bisakah kau memaafkan semua kesalahanku dan mengulang kembali hidup kita dari awal ?!"


"Aku bahkan sudah memberikanmu kesempatan dengan menerima Karina sebagai maduku Mas Rey. Tapi kalian tidak pernah menganggapku ada walaupun kita hidup dalam satu atap. Bahkan aku kehilangan hakku sebagai seorang istri karna ketidakadilanmu sebagai suami yang memiliki 2 istri. Aku ingatkan padamu Mas, kau sudah mentalak 3 dengan arti meskipun aku mau kembali hidup bersamamu, jalannya tidak akan mudah. Cara satu-satunya dengan membiarkanku menikah dengan pria lain !"


"Baiklah, akan kuizinkan kau menikah dengannya. Tapi pernikahan itu hanya berlangsung satu bulan saja, bagaimana ?"


"Aku bukan barang yang harus diserah terimakan pada penjual kepembeli Mas. Dan maaf, aku mencintai Gus Fatih. Jadi tidak mungkin aku melepaskannya begitu saja setelah kami menikah nanti !"

__ADS_1


"Akhi Reyhan, tolong jangan ganggu hidup Najwa lagi. Biarkan kali ini ia bahagia dengan pilihannya. Belajarlah menerima keadaan yang ada saat ini !"


"Aku kesepian, hanya Najwalah wanita yang paling mengerti bagaimana diriku. Tidak ada yang lain," jawab Reyhan dengan lirih.


"Ada Akhi..."


"Siapa ?"


"Saya orangnya."


Najwa melongo tidak percaya dengan apa yang Rania katakan. Bagaimana mungkin ?


"Rania, apa yang kamu katakan ?"


"Jika kalian berdua mengizinkan, maka izinkan aku untuk menggantikan posisi Najwa di kehidupanmu Akhi Reyhan !"


"Jangan mengorbankan masa depanmu hanya untuk mwlindungiku Rania. Ini tidak lah benar Rania, aku gak mau kamu hidup bersama dengan orang yang gak kamu cintai."


"Siapa bilang ? Andai kamu tau Najwa, setelah pertemuan kita dengan Akhi Reyhan di toko buku waktu itu. Aku mulai terbayang sosok mantan suamimu ini, dalam diam aku mengaguminya. Awalnya aku menyangkal semua yang hatiku rasakan, tapi semakin kesini aku menyadarinya dengan jelas. Bahwa aku memang mengagumimu Akhi," Jelas Rania.


"Apa kamu yakin ingin hidup bersamaku ?" Tanya Reyhan pada Rania. Tidak ada jawaban, namun Rania mengangguk mantap dengan apa yang Reyhan tanyakan.


"Baiklah, aku akan menikahimu setelah melihat Najwa menikah !"


Flashback Off


Najwa tersenyum dengan tangannya yang menyentuh pipi suaminya."Untuk apa berterima kasih Mas, sudah sepantasnya aku memilihmu yang telah mengkhitbahku dari pada harus kembali dengan orang yang sudah menyakitiku, meskipun aku telah memaafkanya, tapi bukan berarti aku mau kembali hidup bersamanya," jelas Najwa sebelum ia mencium sekilas ujung bibir suaminya itu.


"Jangan menggodaku sayang, ini bahkan masih terlalu pagi untuk kita mengolah pembuatan baby."


Fatih yang tidak tahan dengan hasratnya seketika mencubui istrinya tanpa ada yang terlewat sedikit pun.


"Mas....." lenguh Najwa dengan suara begitu berat membuat Fatih makin bersemangat menjelajahi tubuh istrinya.


***


"Mas, pengen makan mangga yang mateng tapi mangga itu gak boleh beli. Mas harus minta ketetangga deket pesantren !"


"Permintaanmu semakin hari semakin aneh sayang, apa kau sakit ?" Najwa menggeleng."Entahlah mas, aku pengen banget makan itu,"


"Baiklah, akan mas carikan untukmu !"


Fatih pergi meminta mangga pada tetangga yang kebetulan tengah panen mangga di kebun mereka.


Sebelum itu, ia lebih dulu bertemu dengan uminya yang baru saja pulang dari pasar.


"Asalammualaikum Umi..."


"Waalaikumsalam, mau kemana Fa ?"


"Najwa pengen makan mangga Mi, tapi mangganya harus minta ketetangga. Entahlah sikapnya semakin hari semakin aneh," Jawab Fatih.


Umi hanya teesenyum memikirkan apa yang tengah ada dikhayalannya itu.


Sebagai seorang Ibu, ia sudah paham dengan apa yang terjadi pada Najwa. Maka dari itu Umi pergi kepasar sekaligus membeli sebuah alat yang akan mejadi uji coba untuk Najwa.


"Cepatlah kembali Fa, ada yang mau Umi bicarakan !"


"Naam Umi, Fatih pergi dulu. Asalammualaikum..."


"Waalaikumsalam.."


Tak berapa lama setelah Najwa menunggu, Fatih pulang dengan sekantong kresek ukuran sedang penuh dengan mangga sesuai pesanan sang istri.

__ADS_1


"Asalammualaikum sayang ini mangganya !"


"Waalaikumsalam Mas, makasih banyak ya mas. Maaf kalau Najwa akhir² ini sering buat Mas Fatih repot." ucapnya merasa bersalah.


"Jangan dipikirkan. Apapun buatmu mas pasti akan lakukan selagi mas mampu," Jawab Fatih dengan tersenyum juga sekilas mencium kening sang istri.


"Najwa, Fatih...sini nak !" Panggil Umi.


"Ada apa Umi ?" Keduanya mendekat dengan bingung apa lagi Umi hanya tersenyum dari tadi tanpa henti.


"Najwa, kamu percayakan atas kuasa yang Allah berikan pada hambanya yang sabar ?" Najwa mengangguk sebagai jawaban.


"Kalau begitu, pakailah ini nak !" Umi mengeluarkan tespack yang telah ia beli tadi dari dalam kantong bajunya.


Najwa bukannya tidak mengerti dengan alat itu, tapi ia ragu memakainya karna sudah di pastikan hasilnya akan negatif.


"Umi, Najwa kan...." Ucapannya terpangkas oleh Ibu mertuanya."Tadi katanya percaya kuasa yang Allah kasih, tolong ya nak pakailah ini ! Kita paarahkan semuanya pada Allah, kunfayakun Najwa. Tidak ada yang tidak mungkin selagi Allah sendiri berkhendak !" Ucap Umi mantap penuh keyakinan.


Najwa mwngangguk, ia menerima alat itu meskipun hatinya ragu. Fatih sendiri sedari tadi mengangguk meminta isttinya untuk mengikuti apa yang Umi katakan.


Dalam hati masing-masing terus saja berdoa semoga penantian selama ini tidaklah sia-sia.


10 Menit kemudian, Najwa keluar dari kamar mandi dengan isak tangis membuat Fatih serta umi segera menghampirinya namun juga terlihat panik.


"Sayang kenapa ? Kenapa kamu mengangis ?" Tanya Fatih khwatir.


"Mas...Umi...aku...aku hamil Mas, Najwa hamil Mas....!!!" Ucap Najwa bahagia namun juga mengeluarkan air matanya tanpa henti.


"MasyaAllah, ini beneran sayang ? Bener kamu hamil ?" Najwa mengangguk, ia mengeluarkan alat itu dari genggaman tangannya dan memberikan pada Fatih juga Umi.


"Alhamdulilah Ya Allah, kau telah mengabulkan doa-doa kami...!" ucap Umi penuh syukur.


"Sayang....." Fatih tidak bisa berkata² saking bahagianya.


Ia berhambur memeluk sang istri dengan tangis bersama yang mengiringi kebahagiaan mereka.


*Terima kasih Mas Fatih...


Terima kasih telah hadir dalam hidup Najwa..


Setelah banyaknya lika-liku takdir hidupku, kini akhirnya kumerasakan kebahagiannya yang lengkap.


Terima kasih ya Allah, kali ini engkau izinkan aku menimang seorang anak yang akan kulahirkan dari rahimku sendiri.


Dan untukkmu Mas Reyhan, aku juga ucapkan terima kasih banyak karna pernah membuat aku begitu merasa dicintai.


Terima kasih juga telah membiarkanku memilih jalan hidupku sendiri hingga di pertemukan dengan sosok Gus yang kini menjadi suamiku.


Kisah ini tidak lepas dari kalian berdua, yang ikut meramaikan cerita hidup dan* Takdir Najwa hingga kebahagiaan benar-benar aku rasakan.


End


Terima kasih untuk kalian yang sudah mengikuti perjalanan Najwa. Maafkan Author yang harus menpersingkat kisah mereka, karna Author harus membagi waktu dan ide untuk novel di 3 PF sekaligus.


Sekali lagi Author ucapkan terima kasih yang sebanyak-banyaknya, karna tanpa doa dan dukungan kalian apalah diriku ini, ya kan ???


Sampai bertemu di lain waktu bay-by....


Yang belum tau, Author kasih tau ya...


Bidadari sang gus lanjut season 3


Novel new ; Ikrar Cinta Gus Rasya

__ADS_1


Sekertaris ku Canduku


Yang penasaran, yuk intip kisah mereka !!!!


__ADS_2