
Mikha tak di izinkan untuk meragukan hal tentang dia adalah putri mahkota, dengan semua bukti yang ada sangat meyakinkan kalau dirinya memang benar adalah sang putri Mahkota, meski memang Mikha tak tau apa misteris di balik ini semua. segera setelah pertemuan manis antara dirinya dan Raja juga Ratu..Mikha lalu mulai di berikan fasilitas kerajaan yang mewah seperti dalam film yang pernah ia tonton,
Raja dan Ratu memberikan Mikha istana sendiri yang berada di bawah kendalinya, Mikha punya banyak prajurit penjaga termasuk Alex yang terlatih untuk melindunginya.tentu saja sebagai putri mahkota keselamatannya menjadi hal yang utama di kerajaan ini.
Mikha tersenyum kagum melihat istana kecilnya yang cukup luas baginya..ada karpet beludru berwarna emas...ada banyak barang-barang mewah yang berharga di dalam ruangan ini..
Ada banyak dayang-dayang, ada banyak pelayan yang selalu mengelilingi dan menjaganya, Mikha memiliki segalanya nyaris sama dengan keadaannya di masa depan sebelum terlempar ke masa lalu. hanya perbedaannya disini ialah dia seorang putri...
Mikha masih duduk di dalam ruangan itu sendirian, sementara ia menyentuh gelangnya...lagi-lagi Mikha mulai berpikir, mengapa setiap kepindahannya di masa lalu selalu menjadi seorang putri...apa rahasia di balik ini semua..sudah sangat lama dia terlempar ke masa lalu..apakah di masa depan dirinya sudah mati.? Lalu dimana putri Mikhayla sebenarnya..? Hati Mikha menjadi sangat sedih...membayangkan jika mungkin sekarang..Mommy dan Daddy pasti sudah melupakannya, apa yang sedang terjadi di masa depan saat ini Mikha tak tau,...gadis itu kembali merenung sendirian..lalu beberapa saat kemudian...terdengar suara dari luar..
''Yang mulia...yang mulia, apakah yang mulia sedang istirahat..'' seru seorag pelayan perempuasn kepadanya..
Mikha menoleh dan berdehem..
''Tidak...ada apa, katakan saja...''
''Yang mulia....prajurit Alex ingin bertemu..''
Senyum mengembang di wajah Mikha..gadis itu kemudian berdiri dan menatap ke arah pintu dan disaat kemudian tampak sosok Alex masuk ke dalam ruangan dan menundukan kepalanya memberi hormat...
''Hormat bagi yang mulia Putri..''ucap Alex tegas
''Jangan seperti itu..kau tidak perlu melakukan semua itu...'' cegah Mikha mendekat..
Alex lalu berdiri dan ia tersenyum...
''Yang mulia........''
''Tak usah memanggilku yang mulia, panggil putri saja atau kau bisa memangilku Mikha..''
Alex tentu sajan menolak...
''Tidak..itu adalah penghinaan bagi kerajaan...''
''Baiklah..panggil aku putri...''
__ADS_1
''Baik......'' balas Alex dengan senyuman..
Alex sangat tampan, dan punya aura yang baik...membahas aura baik, Mikha teringat dengan sosok Zack dari tahun 1800 yang begitu kejam..gadis itu menggeleng enggan mengingat sedetikpun pria itu...lebih baik melupakannya daripada mengingat Zack yang kejam,...jika dia tidak menghilang dari sana maka ia pasti sudah menjadi budak se* pria itu...
Tunggu.....
Mikha berdiri..ketika ia mengingat sesuatu, itu artinya..dia bukanlah seorang gadis yang suci lagi..karna pada tahun 1800 dengan ingatan yang sama Zack menyentuhnya sebelum ia datang ke abad ini...
Wajah Mikha memucat....hoh...apakah memang dia...sudah tidak suci lagi...?? Mikha sontak memegang kepalanya yang terasa sakit,,...
''Putri..apa yang terjadi...''
Alex berdiri dan mendekati Mikha dengan tatapan khawatir...hingga keduanya bertatapan....
''Aaa....aku baik-baik saja...Alex, hoh....apa yang terjadi padaku..mengapa ingatan ini datang dan merusak mood ku....'' jerit Mikha dengan kesal..
Alex di buat bingung dengan aksen bicara sang putri yang berbeda, putri seperti sedang mengumpat kasar tapi dia tak tau apa artinya...
''Yang mulia perlu udara segar....bagaimana kalau kita berjalan-jalan di taman istana,....aku akan menemani putri...''
Mikha setuju, itu adalah ide bagus demi mengusir pikirannya tentang Zack..pria itu benar-benar kejam...dan bahkan masih masuk dalam pikirannya meski Mikha sudah berpindah waktu..
Alex pun tersenyum..lalu melangkah di belakang putri Mikhayla...walaupun ia tak bisa memiliki sang putri namun...berada dekat putri saja sudah membuatnya senang...Alex pun merasa bahagia...
**********
Mikhayla di buat takjup dengan keindahan taman yang begitu indah...ada banyak jenis bunga disini dalam berbagai warna yang tidak pernah ia lihat sebelumnya,bunga ini bahkan tidak ada di masa depan...sangat cantik dan segar..
Mikha mendekati bunga-bunga dengan warna cerah itu dan menyentuhnya dengan tatapan memuja..taman bunga ini sangat luas di penuhi keindahan warna segar yang memanjakan mata...Mikha tersenyum melihat banyak kupu-kupu indah yang beterbangan di sekitarnya..ada banyak pelayan yang menjaga agar keindahan taman tetap terjaga,.
''Indah sekali Alex...aku senang berada disini...'' ucap Mikha melompat dan berputar di sekitar taman...
Sementara Alex mengikutinya dengan sabar..
''Hati-hati putri Mikha....putri bisa terjatuh...'' gumam Alex yang terlihat cemas..
__ADS_1
Mikha terkekeh, sambil menyeret gaun panjangnya ia membalikan tubuhnya menatap Alex yang mengikutinya dengan sabar....
Keduanya kembali bertatapan.......
''Kau khawatir padaku.....''
''Tentu saja.......jadi jangan berlari, gaun itu akan membuat putri jatuh...''
Mikha semakin ingin membuat Alex terpaksa mengikuti langkahnya dengan cepat sampai akhirnya hal yang paling di takuti Alex akhirnya terjadi...
Mikha menginjak ujung gaunnya sendiri dan membuat tubuhnya goyah seketika..dan tubuhnya hampir mendarat di rerumputan kalau saja Alex tidak bergerak cepat dengan menarik Mikha ke dalam pelukannya namun terlambat karna itu mereka tak mampu menghindari jatuh..
Namun yang berbeda adalah tubuh Mikha jatuh tepat di atas tubuh Alex yang keras...
Bug!!!!
Hening.......
Ketika tubuh Mikha berada di atas dan Alex menatapnya dari bawah....
Deg.....deg.......deg......
Alex masih memenjara mata Mikha yang indah sementara Mikha terpana...bagaimanapun Alex berbeda...Alex mendapat tempat di hatinya karna pria ini menolongnya dari krasnya hidup menjadi budak dan memberi kesempatan kepadanya menggapai takdirnya sebagai seorang putri..
Mikha membeku ketika mata coklat terang milik Alex memenjaranya...
''Putri.......''
''Seperti biasa kau adalah penolongku, aku....tidak ragu ketika bersama denganmu.....'' desah Mikha dengan suara lembut di telinga Alex...
Alex pun tersenyum....namun ketika menyadari siapa Mikha sekarang, wajahnya berubah serius..lalu mendorong tubuh Mikha menjauh darinya...dan membantu Mikha berdiri...
Alex mengeraskan hatinya, apa yang di lakukannya..seharusnya ia bisa menahan diri..biar bagaimanapun status mereka berbeda sekarang...Mikha adalah seorang putri yang harus dia hormati..
Tak akan mungkin ada cinta..tidak mungkin, Alex menundukan kepalanya...sementara Mikha cukup kecewa...yah...hatinya bergetar untuk Alex....pria ini sangat baik hati, sopan dan begitu tulus..setidaknya Mikha sudah merasakannya ketika Alex mempertaruhkan nyawa untuknya..pria ini layak menjadi yang terpenting dalam hidupnya bukan...?
__ADS_1
''Alex...terimakasih....''ucap Mikha dengan pandangan yang berbeda..
Sementara Alex menahan perasaanya..ia trlanjur jatuh cinta kepada Mikha...