
Mikha merasa ini adalah hal tergila yang dia alami, bagaimana mungkin Zack ada disini apalagi mengenal Daddy...?
Mikha butuh sesuatu yang membuatnya sadar kalau ini adalah bukan mimpi..tidak ia ingin ini hanya mimpi..
''Mikha....sayang..mengapa kau melamun..'' tanya Richard menatap lurus pada sang putri yang begitu pucat seperti sedang melihat hantu saja,...
''Ya..Daddy....''
''Mengapa malah kau menatap seperti itu..''
Zack tersenyum..
''Mungkin dia seperti melihat seseorang dari masa lalunya...''ucap Zack penuh arti.
Mikha mengeraskan wajahnya....ayolah mengapa ia malah kembali bertemu Zack...? Tidak mungkin bukan..?
''Zack.......tidak mungkin..'' desah Mikha dengan mata yang melebar syok..
Sementara Richard menjadi bingung sendiri...mengapa putrinya mengenal tuan Zack..
Zack menaikan sudut bibirnya...
''Apa kabar....Mikhayla.'' sinar matanya membara...
Zack mengulurkan tangannya dengan penuh penekanan hingga mau tak mau Mikha membalas uluran tangannya dengan sangat singkat..membayangkan Zack ada di dekatnya membuatnya tidak tenang..
Tubuh Mikha menjadi lemah...hingga sang Mommy menahan tubuhnya agar tidak jatuh...
''Sayang.....apa kau baik-baik saja..mengapa kau mengenal tuan Zack...''tanya Ricardh dengan penasaran..
Sementara Zack dan Mikha saling menatap tajam...
''Hanya pertemuan tak terduga tuan Richard aku yakin nona Mikha bahagia bertemu denganku kembali..''
''Dalam mimpi...''sambung Mikha begitu saja..
''Sayang kau tak boleh seperti itu...tuan Zack bukankah orang sembarangan....dia dan Daddy sedang terlibat dalam sebuah proyek besar....''ucap Richard panjang lebar..
''Proyek..''
Proyek apa yang mampu di kerjakan Zack...? Seorang Mafia dan seorang pangeran kejam pada jamannya, tak mungkin berubah menjadi seorang pengusaha...apakah dia sedang bercanda..
Tunggu...
Mengapa Zack bisa sampai kesini...? Apakah dia tak sengaja ikut ketika Mikha kembali...apakah ini semua secara langsung karna dirinya..
''Mikha...''
Kali ini sang Mommy memeluknya dengan tatapan khawatir, Mikha terlalu banyak melamun...
__ADS_1
''Apa yang terjadi...''
''Tidak...aku baik-baik saja...''balas Mikha dengan senyuman dingin...
Ricard menatap Zack dengan senyuman bangga..
''Bagaimana penilaian anda pada putriku tuan Zack...dia cantik dan pintar..''
Zack kemudian menatap Mikha sekali lagi hingga gadis itu tak mampu menahan rasa kesalnya dan memalingkan wajahnya....
''Putri anda sangat sempurna tuan Ricard dan apakah tawaranku masih berlaku...''
''Tentu saja....aku malah bangga tuan Zack..''balas Daddy Richard dan membuat wajah Mikha berubah merah padam.
''Daddy..apalagi ini...apa yang Daddy rencanakan dengan Zack..''
''Bersikap sopanlah sayang...karna Daddy akan menyerahkan kau dalam tangan dingin tuan Zack....''
Mikha sontak tertawa...apa yang bisa di ajarkan pria yang hanya tau kekerasan ini padanya...apakah dia mau mengajarkan cara membunuh, menggunakan pedang, atau berperang..?
''Daddy.......please ini hari ulang tahunku...''
''Tuan Richard dan nyonya...bisakah aku berbicara sebentar dengan putri kalian..? Aku yakin setelah aku menjelaskan siapa diriku maka dia akan setuju..''
''Aku tidak mau.....'' Mikha bersedekap..
''Silahkah masuk saja ke ruangan itu, kalian bisa bebas bicara disana..'' ucap Rikha memberi jalan..
''Momm........''
''Tidak apa-apa sayang, inilah saatnya kau belajar bagaimana menangani perusahaan..dan tuan Zack adalah orang yang tepat untuk mengajarimu..kau sudah dewasa dan saatnya kau mulai meneruskan semuanya sayang..pergilah..''
Mikha terpaksa menurut ketika melihat tatapan tegas di mata sang Mommy..dan ia pun melangkah ke dalam sebuah ruangan yanga biasa di pakai Mommy dan Daddy untuk berdiskusi...
Zack melangkah lebih dahulu dan menarik Mikha masuk ke dalam dan pintu tertutup..
pria itu mendorong tubuh Mikha hingga membentur tembok di belakangnya...
keduanya bertatapan dengan tajam..
''Lepaskan aku....''
''Mikha...mengapa kau membawaku kemari ke duniamu.......''
Deg!!!!
''Apa maksudmu.....''
Zack menggertakan giginya..
__ADS_1
''Aku mengerti sekarang bahwa sejak dari jaman dulu kau adalah takdirku...Mikha...''
Mikha tertawa mendengar hal yang sangat lucu baginya, dan di ucapkamn Zack dengan begitu enteng...sudah dua kali Mikha melakukan kesalahan besar dengan jatuh di dalam perangkap pria kejam ini tapi..saat ini berbeda..justru Zack yang terlempar kembali ke dunianya dan kali ini dia tak bisa mengancam Mikha namun sebaliknya Mikha bisa mengancam Zack..
''Takdir apa......kau sudah gila, bahkan satu-satunya pria yang aku benci adalah dirimu Zack..tidakkah kau sadar itu...tak ada kesempatan bagimu, pembicaraan kita selesai dan aku harus kembali ke pestaku.''
Mikha menghempaskan pegangan Zack padanya dan kembali hendak melangkah namun tentu saja Zack tidak membiarkan...kali ini Zack kembali menekan tubuh Mikha di tembok ruangan itu dan menatapnya tajam...
''Kau tak bisa lari dariku, baik itu di masa lalu dan juga masa depan..kau tak bisa Mikha karna apa...kau adalah takdir seorang Zack Delano...
''Hentikan Zack....kau membuatku gila..tak akan pernah terjadi apapun di antara kita,...''
''Tapi di masa lalu kau adalah milikku Mikha dan di masa depan kau adalah tetap milikku..''
''Ohh...astaga kau membuatku muak Zack....tak ada yang sepertimu kau sangat menakutkan..
''Dengar aku baik-baik Mikha..jika kau ingin selamat maka kau harus di dekatku..''
''Apa maksudmu...''
''Kita harus mencari tau mengapa kau sampai terlempar ke masa lalu...aku bicara pada ayahmu dan dia bilang kau sama sekali tidak hilang setahun ini..kau ada namun kau hanya berbeda...itu artinya nyawamu terancam...aku yakin seseorang mirip dirimu ada di luar sana dan sedang mengincarmu...''
Kali ini tubuh Mikha melemah...tak ada perlawanan sama sekali seperti tadi...apa yang di katakan Zack ada benarnya...dia tak boleh lengah..di masa lalu dan di dalam mimpi Alex dan Alvian ingin membunuhnya dan bukan tidak mungkin mimpinya akan menjadi kenyataan...?
Tapi bukankah Zack sama jahatnya...? Astaga dia pikir Mikha akan berlindung padanya..
''Aku akan menjaga diriku sendiri Zack...''
''Mikha jangan bilang kau bisa melepaskan diri Mikha..jika kau menolak semua permintaanku maka aku akan menghancurkan ayahmu gampang bukan..''
''Brengsek.......''
''Kau sedang mengumpatku...aku harus belajar tentang itu..'' desis Zack menarik Mikha jatuh di dalam pelukannya..
Wajah mereka begitu dekat sekarang....dan Zack menikmati betul kedekatan mereka..ingin sekali dia mencium Mikha tapi dia sadar ini hari ulang tahun Mikha dan ia tak bisa merusak riasan gadis ini..
''Lepaskan aku Zack...semua akan curiga kita lama sekali...'' Mikha mengerang kesal..
''Karna itu kau harus menjawab ya kalau tidak bagaimana kalau aku menciummu disini atau kita bisa,...''
Mikha tau betul pria gila ini adalah pria paling nekad dan dia tak pernah takut apapun...
''Baiklah..kau menang..aku setuju, aku akan mengatakan pada Daddy kalau aku setuju Zack..kumohon lepaskan aku...'' rintih Mikha memohon..
Zack tersenyum menang.....
''Baiklah kau bebas.....''
Zack lalu melum** bibir Mikha dengan singkat hingga Mikha hanya bisa mengumpat...kesal...
__ADS_1
''Kau sangat manis Mikhaylaku....''desis Zack tersenyum...