
Setelah melalui beberapa minggu perjalanan akhirnya Mikha dan Alex sampai ke kastil yang di tuju,...
Kastil itu berada di jauh di dekat sungai yang luas...ketika kuda mereka sampai kesana, beberapa penjaga yang memang di tugaskan untuk menjaga kastil mendekati Gerbang utama dan menatap Alex dan segera mengenalinya ketika Alex membawa plakat milik yang mulia Raja...
''Beri hormat pada yang mulia putri mahkota..''teriak Alex dengan suara yang begitu tegas.
Para penjaga itu segera membuka gerbang Kastil dan menjatuhkan tubuh mereka untuk memberi hormat kepada sang Putri..
tak lupa juga beberapa pelayan perempuan menjatuhkan dirinya..
''Hormat bagi yang mulia Putri...'' ucap mereka serempak..
Mikha mengangguk dan meminta mereka berdiri lalu menyambut uluran tangan Alex ketika pria itu mengulurkan tangannya..
Mereka pun turun bersama.....
''Yang mulia...ijinkan kami melayani yang mulia di tempat ini..''
Mikha menatap ke sepuluh pelayan itu dan mengerutkan keningnya sebentar...
''Bagaimana keadaan kalian disini..maksudku sumber makanan....''
Salah satu pelayan perempuan mendekat..
''Yang mulia.....selama ini kami selalu menyuplai makanan dari kerajaan jadi...kami bergantung pada sumber makanan dari kerajaan...''
''Tidak...jika begitu maka mulai sekarang kita harus berhenti meminta makanan dari kerajaan..''
Alex juga para pelayan saling menatap satu dan lainnya dengan heran..
''Yang mulia..lalu apa yang kita lakukan jika berhenti mengambil makanan dari kerajaan...''
Mikha menatap mereka lalu tersenyum...
''Kita akan mulai menanam sekarang....kita akan memanfaatkan apapun yang ada di sekitar kastil ini untuk bertahan hidup...aku tak ingin kepergian kalian ke kerajaan akan menimbulkan masalah baru...para musuh akan mendeteksi kastil ini dan aku tak ingin itu terjadi...''
Alex mengangguk mengerti ia semakin kagum dengan pikiran Mikha yang dewasa, dia gadis yang istimewa...
Alex melangkah mendekati para pelayan dan menatap mereka satu persatu..
''Apa kalian setuju...''
''Kami akan melayani yang mulia seumur hidup...''ucap mereka serempak..
__ADS_1
Mikha menatap Alex dan tersenyum..
*******
Hari demi hari di lalui Mikha dengan hati yang bahagia bagaimanapun ia suka kastil ini...ia bahagia seperti berada di sebuah vila miliknya sendiri...disini tak ada siapapun..tak ada orang yang akan mengganggunya termasuk Zack...tentu saja hal itu membuat Mikha menjadi betah..
Mikha sudah selesai mandi karna seharian ini ia ikut terjun langsung bersama Alex dan juga para pelayan untuk memulai menanam bahan makanan untuk bisa di makan, juga Alex mengajarinya cara menangkap ikan..Mikha begitu senang hidup di Kastil ini hingga ia tak menginginkan apa-apa lagi..
Sore itu..langit mulai tenggelam...para pelayan dan para penjaga sudah berada pada pekerjaan mereka masing-masing ruangan tampak sepi..Mikha sedang mencari Alex karna sejak ia masuk untuk mandi..Alex tidak terlihat lagi..kemana pria itu...?
Mikha melangkah sampai di pintu Kastil, sedikit ngeri dengan keadaan sekitar Kastil yang gelap..tentu saja..Kastil ini terletak jauh dari tempat para masyarakat tinggal. Bahkan hanya terdengar suara burung malam yang mengerikan..namun Mikha sangat penasaran, dimanakah Alex..?
Gadis itu memberanikan diri untuk keluar dari pintu dan melangkah perlahan menuju gerbang...namun ketika ia hendak sampai ke dekat gerbang, Mikha melihat beberapa bayangan yang sedang berbicara tidak jauh darinya..siapa orang-orang itu..?
karna masih ketakutan Mikha bersembunyi di sebuah pohon dekat gerbang dan terus mengintip..
Namun ketika ia mengintip ia tak melihat siapapun disana, aneh...Mikha menghela nafas,....lalu menegakan tubuhnya..namun ia terkejut ketika melihat Alex, entah dari mana datangnya sudah berada di hadapannya hingga Mikha sungguh terkejut bukan main...
''Alex.....''
''Mikha....mengapa berada di luar, kau tau benar jika itu sangat berbahaya...'' ucap Alex dengan tatapan tajam..
Deg!!!
Mikha sedikit terkejut melihat kedatangan Alex yang tiba-tiba..darimana pria ini datang, padahal tadi Mikha tidak melihatnya sedikitpun..ia bahkan sudah mencarinya di sekitar kastil. Namun melihat Alex ada disini hatinya menjadi tenang...Mikha menghela nafas...
Mereka saling menatap...
''Mikha......''
''Katakan kau kemana..aku taku sekali, aku mencarimu kemanapun tapi kau sama sekali tak ada....''ucap Mikha dengan mata yang basah...
Alex menyentuh wajah Mikha..
''Aku sedang melihat keadaan sekitar, aku berkeliling kastil untuk memastikan bahwa semua akan baik-baik saja...''
''Kau berkeliling Kastil..''
''Hum....ayolah kita masuk..''
''Tidak....tunggu......''
''Apalagi Mikha....''
__ADS_1
Mikha sekali lagi menoleh dan menjadi sedikit gemetar...sementara Alex menatapnya dengan dalam...
''Ada apa..''
''Aku......melihat beberapa orang sedang berbicara di luar gerbang...apa kau melihatnya.,..''
Alex melirik ke tempat yang sama di tunjukan Mikha..
''Tidak...aku tidak melihat siapapun..mungkin saja kau melihat hantu...''
Mikha menggeleng sekali lagi..
''Aku yakin kalau itu adalah manusia Alex...apa yang aku lihat bukanlah hantu...''
Alex memegang bahu Mikha dan meminta perhatiannya...
''Mikha....bagaimana kalau kita masuk saja...kita bicara di dalam..jika apa yang kau takutkan itu benar maka kau harus bersembunyi..''ucap Alex sedikit memaksa...
Mikha akhirnya mengalah...lagipula mungkin dia memang salah melihatnya,...tidak mungkin yang ia lihat adalah bayangan orang..mungkin saja itu hantu...??
Tubuh Mikha merinding seketika lalu ia melangkah bersama Alex ke dalam kastil sementara Alex masih memalingkan wajahnya pada kegelapan dengan tatapan misterius...
***********
Setelah beberapa hari Zack akhirnya dapat memulihkan tubuhnya, dan ia tidak menunggu ia ingin mencari Mikha secepatnya karna Zack tak ingin membuang setiap waktunya yang berharga untuk mengambil miliknya kembali..
Dengan banyak pasukan Zack mulai menyusuri hutan dan mencari jejak Mikha, ia begitu berkonsentrasi pada setiap jejak kecil yang di tinggalkan Alex dan Mikha waktu melarikan diri, kali ini Zack tak akan mengampuni Alex...yang telah membawa Mikha pergi darinya..
Setelah berkuda tanpa henti...Zack dan rombongannya akhirnya sampai di sebuah danau yang menarik perhatian Zack..danau itu sangat tenang dan mampu membuat siapapun tertarik namun danau itu beracun hingga banyak orang yang mati karna ketidak tahuannya..
Zack menghentikan laju kudanya dan segera turun dari sana.
Zack menatap Danau beracun yang terdapat gaun putri Mikha...ia tersenyum dingin...ada seekor kuda yang mati di pinggir kolam dan berdasarkan penglihatannya, kuda itu sengaja di tempatkan di pinggir kolam agar terlihat seperti terbunuh karna racun...
Zack menatap salah satu prajurit yang mendekatinya...
''Yang mulia pangeran...''
''Apa yang kau temukan....apa kuda itu mati karna racun...''
Prajuritnya menggeleng..
''Kuda itu terbunuh oleh pedang, yang mulia...''
__ADS_1
Hening...
Zack mengepalkan tangannya...ia sudah tau harus kemana sekarang...