Tawanan Sang Penculik Kejam

Tawanan Sang Penculik Kejam
Perasaan Aneh


__ADS_3

Delano akhirnya berkunjung kerumah Mikha setelah dua hari dia berpikir sendiri dengan pikirannya..


Delano pun bertemu kedua orangtua Mikha yang kebetulan akan keluar negri untuk urusan bisnis dan mereka menyempatkan diri untuk mengunjungi keluarga besarnya disana..


''Duduklah Delano...''ucap Richard menatap Delano..


''Baik.....''


''Jadi....apakah tuan Richard dan nyonya benar-benar akan pergi..''


''Hanya satu minggu dan aku sedikit khawatir dengan Mikha...''


Delano pun menganggukan kepala..


''Aku akan mengawasinya tuan jika tuan percaya kepadaku...''


Richard menganggukan kepalanya...


''Aku percaya kepadamu anak muda..aku sangat percaya...namun sebelum aku pergi aku hanya ingin mengatakan satu hal kepadamu..''


Delano mengerutkan kening..


''Katakan apapun tuan.....aku akan mendengarnya.''ucap Delano sungguh-sungguh..


Richard menghela nafas sembari menatap Rikha istrinya..


''Aku tau kalau kau sedang menyimpan dendam kepada putriku.....''


Deg!!!


Delano sediikit terkejut, dia menutup rapat informasi ini dan mengapa orangtua Mikha bisa tau..''

__ADS_1


Delano terdiam dengan pikirannya..


''Aku akan berterus terang padamu Delano, putriku hanya satu-satunya tempat aku dan istriku bersandar di hari tua kami..dan jika kau ingin menyakitinya maka kau bisa melampiaskannya pada salah satu dari kami dan jangan pada putriku karna itu bisa saja membunuh kami berdua sekaligus.''


Delano kehilangan kata...sesungguhnya ia telah memikirkannya dua hari ini dan telah memutuskan sesuatu yang besar..pria itu pun menghela nafas..


''Tuan Richard dan nyonya Rikha...aku ingin mengatakan sesuatu bahwa.........''


***********


Mikha masih duduk di kursi roda dengan mata yang terpejam..semalam, dia tak bisa memejamkan matanya karna tiba-tiba Zack datang ke dalam mimpinya...mimpi yang sangat nyata dan mereka melepaskan kerinduan..


Mikha masih menyentuh gelangnya dan sedikit mengerutkan kening..apakah pandangannya yang salah ataukah dia memang benar-benar melihat jika jam ini terlihat bercahaya...?


Sejak kapan dan apa artinya...?


Tepat disaat yang sama pintu di ketuk dan tak berapa lama kemudian terbuka dan sosok Delano masuk ke dalam kamarnya..


''Delano....''


Pria itu mendekat lalu duduk di sebuah sofa single milik Mikha dan tersenyum kepada Mikha sambil mengambil kaki gadis itu dan menaikannya ke atas paha Delano untuk memeriksanya, sementara Mikha hanya tersenyum merasa sedikit segan..


''Jangan melakukan itu aku bisa menjaga diriku Delano....''


''Diam saja aku yang akan memeriksamu Mikha..''


Akhirnya gadis itu menyerah dan hanya bisa tersenyum..


''Tapi tidak sopan...''


''Ssst..diam saja aku melakukannya karna aku tak mau kau terus menghindar dari proyek ini...aku mau kita berdua melakukannya..''

__ADS_1


Mikha pun menganggukan kepalanya..


''Aku mengerti...''ucapnya menyerah..


Delano lalu melepas perbannya ketika dia merasa luka di kaki Mikha cukup kering dan pria itu tersenyum......


''Aku ingin mengajakmu ke suatu tempat...''bisik Delano lalu membantu Mikha berdiri di hadapannya...saat itulah keduanya bertatapan dengan tajam..


Perasaan nyaman yang mulai menyapa membuat keduanya sedikit terkejut....


''Kemana kau akan membawaku...''


''Pada kenangan terkhirmu..aku ingin membantumu menemui seseorang..''


''Seseorang...'' ulang Mikha penasaran sekaligus terkejut..


''Yah...seseorang..'' jawab Delano membenarkan..


Saat itu juga Delano memeluk Mikha agar berdiri bersamanya,....pria itu memeluk Mikha dengan erat hingga keduanya saling memandang dengan tatapan yang manis.


''Baiklah...bagaimana kakimu..''


Mikha terkekeh karna dia melangkah seperti anak kecil yang di tuntun..


''Aku baik-baik saja..biarkan aku melangkah sendiri..''pinta Mikha..


Delano lalu melepaskan pelukannya namun ia menatap khawatir ketika gadis itu hendak melangkah namun tubuhnya menjadi goyah..


Delano sontak menangkap tubuh Mikha yang hendak jatuh dan..keduanya saling menatap dengan pandangan yang dalam...


Deg!!!!

__ADS_1


__ADS_2