
Mikha baru saja keluar dari rumah miliknya dengan menggunakan mobil. hari ini dia akan menemui sahabatnya Karina dan Sary..mereka sudah menunggunya di restoran jepang kesukaan mereka..
Mobil mewah milik Mikha melaju pelan membelah jalan sunyi di depannya, hari ini ia sudah meminta ijin pada Zack untuk pertemuan dengan sahabat-sahabatnya sebelum dia ke kantor, di jalan Mikha sambil bernyanyi lagu kesukaannya yang dia putar..
Ketika sampai di sebuah tikungan, tiba-tiba sebuah mobil menghadang mobil miliknya, hingga Mikha harus melakukan rem mendadak atau dia akan menabrak mobil berwarna hitam itu..
Tak berapa lama kemudian keluar seseorang dari balik kemudi dan melangkah mendekatinya...Mikha mengerutkan kening ketika sadar yang keluar dari sana adalah Alvin...pria itu masih mengenakan kacamatanya mendekati mobil Mikha dan mengetuk kaca mobil di sampingnya..
Mikha tentu saja sedikit takut namun, ia memutuskan untuk menghadapi Alvin..di masa lalu bahkan dia menghadapi situasi yang lebih buruk dan ia mampu bertahan,...jadi..Michelle akan bertahan sekali lagi...
Ceklek..
Michelle membuka pintu dan membiarkan Alvin masuk begitu saja di dalam mobil. Pria itu kemudian membuka kacamatanya dan duduk di samping Mikha...
Hening.........
''Apa maumu...Alvin.....''
Deg!!!
Alvin terdiam sebentar...lalu menatap Mikha sebentar, entah mengapa tatapan itu mulai mempengaruhi hatinya..
''Aku ingin bicara...''ucapnya dengan tenang..
Mikha mematikan mesin mobil lalu membuka sedikit kaca mobil untuk mempersilahkan udara masuk dengan banyak...
''Alvin....apalagi rencanamu padaku hum,...kau ingin mengiriku kembali ke masa lalu..''
Membayangkan peristiwa itu membuat Mikha di liputi emosi tersembunyi..ia bahkan sudah memejamkan matanya dengan rasa nyeri yang merasuki dadanya,..
Alvin menghela nafas....
''Maafkan aku...Mikha..''
Mikha tersenyum meski airmatanya menetes..
''Aku percaya kau adalah pria yang baik...ya..meski kau telah menyakitiku dan memberiku pengalaman yang begitu menyakitkan aku masih dengan bodohnya percaya kalau kau adalah pria yang baik..'' rintih Mikha dengan lemah..
Michelle menghela nafas.......sementara Alvin mengusap wajahnya dengan kasar...ia menjadi bingung, harus memilih Mikha yang mana...antara Mikha yang ini atau Mikha disana...yang sedang menunggunya...
''Aku bukan pria yang baik Mikha...aku berasal dari keturunan budak dan selalu tersiksa oleh kemalangan....aku hanya ingin merasakan bagaimana itu kebebasan...aku minta maaf membawamu dalam masalah ini dan membuatmu merasakan hal yang mengerikan..''
''Semua sudah terjadi, aku anggap itu adalah pengalaman hidup....saat aku membuka mata aku malah melihat tatapan tajam tuan James Frank padaku....apakah kau berasal dari tahun 1800n...''
Alvin mengangguk tanpa ragu...ia menatap Mikha kali ini dengan rasa penasaran..
''Yah.....ibu dan adikku bekerja dirumah tuan James Frank..''
__ADS_1
''Apakah itu Debora..dia adalah adikmu.''
Mendengar nama itu membuat Alvin seketika mengangkat wajahnya..dadanya bergemuruh membayangkan gadis itu, adiknya bernama Debora dan ibunya bernama Margaret...bagaimana kabar mereka sekarang..?
''Apa kau melihat mereka baik-baik saja....'' tnya Alvin tak sabar..
Michelle menajamkan tatapannya, sepertinya Alvin sangat mencintai adiknya...gadis itu lalu menurunkan pandangan pada gelang pemberian Alvin, sial..entah mengapa gelang ini tak bisa di buka oleh siapapun selain Alvin..
''Adikmu sangat manis...namun ketika aku sampai hanya selang dua hari aku dengar seorang pelayan tua meninggal namanya adalah Margeret..''ucap Mikha hati-hati..
Kali ini Alvin sungguh syok mendengar ucapan Mikha...
''Apa kau berkata benar.......''
''Ya tentu saja...aku berkata benar dan kini Debora sendirian dirumah tuan James Frank...''balas Mikha menyipitkan matanya dengan tajam..
Alvin lantas melirik pada gelang yang di pakai Mikha saat ini...dan ia pun berdehem..
''Aku bisa melepaskanmu dari kutukan gelang itu Mikha..''
Mikha tampak sedikit tenang..ia menatap Alvin dengan tajam...
''Apa maksudmu, dan mengapa kau mau melepaskan aku...''
Alvin tersenyum....walau sesaat..
Deg!!!!!
Mikha menoleh...dalam hatinya sedang senang saat ini..
''Pulang......''ucap Mikha dengan kerutan di dahinya...
Alvin menganggukan kepalanya...
''Aku merindukan adikku Mikha....''
Hening lagi...
Mikha tak menjawab kata-katanya...ia malah menyandarkan tubuhnya di jok mobil...
''Lalu bagaimana dengan Mikha..?
Alvin tak menjawab pertanyaan Mikha dan pria itu hanya tersenyum dingin..
''Aku akan memulangkan Mikha bersamaku..''
Haruskah Mikha percaya dengan kata-kata Alvin saat ini...
__ADS_1
''Tapi itu artinya kau akan pergi dan meninggalkan aku..''
Mikha mengutuki mengapa dia berbicara seperti itu..bukankah dia sedang memberi harapan..?
Alvin tampak terkejut, baru kemarin di pesta ulang tahun Mikha mengusirnya dan mengapa sekarang malah bersikap baik padanya..?
dan Mikha seolah tau apa yang ada di pikiran Alvin..gadis itu menyentuh jemari Alvin...
''Aku memang marah padamu, tapi rasanya tak adil jika aku menyalahkanmu atas semua yang terjadi...aku pikir aku mau mendengar alasanmu dan...perlu kau tau..ketika aku terlempar ke masa lalu membuatku belajar banyak hal..yang tak pernah aku dapatkan sebelumnya..tak buruk Alvin..''bisik Mikha dengan lembut..
Alvin benar-benar tak menduga semua yang di ucapkan Mikha..hingga ia terdiam..
''Mikha.......''
''Aku memaafkanmu Alvin..''ucap Mikha dengan senyuman lega di wajahnya..
Alvin pun mengangguk lalu meraih jemari Mikha dan membuka gelang itu dari tangannya..
Alvin menatap Mikha dengan dalam..
''Apakah kau bisa memberiku kesempatan Mikha...''ucap Alvin dengan tatapan penuh harap...
''Bagaimana kalau kita bicarakan ini setelah kau membawa Mikha kembali ke dunianya dan kau mengurus adikmu..aku akan menunggumu disini.....''ucap Mikha dengan senyuman..
Alvin mengangguk tanpa ragu...ia pun dengan tiba-tiba menarik Mikha ke dalam pelukannya dan mendekapnya dengan erat..hingga Mikha terdiam, di dalam pelukan Alvin..
Mau tak mau semua kenangan indah mereka hadir dan mengganggu Mikha maupun Alvin...pria itu memeluk Mikha tulus..
''Aku merindukanmu Mikha dan maafkan aku atas segalanya...aku minta maaf..''bisik Alvin dengan suara yang serak.
Mikha tak dapat menghindar dan hanya bisa pasrah...
''Aku akan menunggumu Alvin....''bisik Mikha memejamkan matanya...
Tak ada salahnya memberi Alvin kesempatan..di banding Zack yang telah banyak menyakitinya lebih baik memberi kesempatan kepada Alvin..
''Aku ingin menghabiskan waktu denganmu sebelum aku kembali ke masa lalu Mikha..bisakah kita bertemu sebelum aku kembali...''
''Tentu aku akan menemuimu...''bisik Mikha lembut.
Alvin menaikan sudut bibirnya...
********
Mikha baru saja memasuki Restoran dan seseorang berjubah hitam keluar dari dalam mobil yang terparkir dan mencekal kedua tangannya dan membawanya masuk ke dalam mobil dan segera menutup pintunya..
Mobil itu lalu meninggalkan tempat parkir dengan kencang, meninggalkan mobil Mikha yang masih terparkir disana...
__ADS_1