Tawanan Sang Penculik Kejam

Tawanan Sang Penculik Kejam
Masih Tak Percaya


__ADS_3

Mikha tak bisa berhenti tersenyum bahagia, menyadari dia sudah berada disini, di tanah kelahirannya sendiri, sungguh tak ada yang lebih membahagiakan bagi Mikha selain bisa pulang kembali kerumahnya sendiri...menghirup udara di sini..


Mikha segera bangkit lalu melangkah mendekati jalan..dia masih ingat betul jalan yang dia lewati dulu sebelum menghilang di tempat ini..


Mikha memejamkan matanya..seketika itu juga airmatanya menetes di wajahnya ia kembali menangis dengan keras menyadari begitu lama dia waktu yang dia habiskan terlempar ke masa lalu..entah bagaimana kondisi keluarganya sekarang..apakah Mommy dan Daddy baik-baik saja..? Bagaimana mereka menjalani hidup tanpanya..apakah mereka sudah menganggapnya tak ada..hoh..betapa Michelle sudah begitu rindu pada rumahnya dan tak sabar untuk pulang..


Gadis itu kembali berdiri..ia tak mau menunggu sambil melangkah di pinggir jalan ia berharap seseorang akan lewat dan ia bisa menumpang dengan mobil..


Mikha terus melangkah menyusuri jalan dengan penuh semangat sementara itu pikirannya melayang..


Sudah berapa lama dia pergi..ini di tahun berapa..? Terakhir dia pergi tahun 2022, langkahnya terhenti sebentar,...mengapa ia merasa begitu sedih...? Harapan Michelle sangat besar bisa menjumpai orangtuanya..dalam hatinya terus berdoa agar mereka bisa bertemu kembali...semoga Mikha tidak terlalu lama meninggalkann orangtuanya..dia berharap itu hanya beberapa bulan dari sekarang..dan ketika dia pulang semuanya akan baik-baik saja...dan tak akan ada yang berubah..


Mikha melangkah walau kakinya mulai terasa lelah...lapar dan haus mulai dia rasakan sekarang..namun tak beberapa lama kemudian muncul sebuah mobil dari arah timur dan melaju mendekatinya..tanpa berpikir dua kali Mikha langsung melompat ke tengah jalan sembari berdiri dan menghalangi laju kendaraan di depannya..


Seorang gadis berkacamata menatap tak percaya pada apa yang dia liat...keduanya bertatapan tajam..dialah Karina sahabat Mikha yang begitu akrab..Karina sebenarnya memang sengaja melewati jalan ini untuk mengenang tepat setahun lalu kepergian sahabat baiknya...


Karina tak pernah percaya sedikitpun dengan Mikha yang tiba-tiba muncul dan mengaku dialah Mikha..sifat mereka berbeda jauh..Mikha yang sekarang selalu bersikap angkuh dan tertutup karna itu sejak setahun lalu Karina sudah tak pernah lagi mengunjungi orangtua Mikha..


Dan...apa yang ia liat sekarang adalah kenyataan..Mikha berdiri di hadapannya dengan pakaiannya yang aneh,...apakah dia benar-benar Mikha..?? Batin Karina menebak..


Gadis itu segera menghentikan laju mobilnya dan turun dari sana hingga keduanya bertatapan tajam..


Mikha pun tak kalah terkejutnya ketika melihat sosok sang sahabat yang memang berdiri di hadapannya..rasanya seperti sedang bermimpi..


''Karina....'' jerit Mikha histeris...


''Mikha....Mikha kau kah itu Mikha....'' teriak Karina dengan suara yang terputus.....


Tanpa menunda...keduanya saling mendekat dan menggenggam jemari mereka masing-masing...airmata Mikha dan Karina menetes di wajahnya..


''Mikha....apakah kau bangkit dari kematian...? Aku rindu sekali.......padamu..'' tangis Karina pecah..

__ADS_1


''Aku juga merindukanmu Karina,....aku sangat merindukanmu....''isak Mikha dengan mata yang basah...


Keduanya saling menghambur untuk memeluk dengan erat...terlalu erat sampai beberapa saat mereka tenggelam dalam tangis...


''Apa kabar Karina.....''


Karina membeku....ketika merasakan tubuh Mikha sedingin es...dia tidak sedang berhadapan dengan hantu bukan...?


Sontak Karina melepaskan pelukan dan melirik tajam...


''Kau bukan hantu Mikha bukan...? Tubuhmu dingin....''ucap Karina dengan wajah yang pucat...


Mikha yang merasa tersinggung mencubit lengan Karina hingga gadis itu menjerit keras........


''Sakit..........'' rintihnya merajuk..


''Yah...kau pikir aku hantu...? Aku kedinginan di sini aku lapar dan haus...teganya kau bilang kalau aku adalah hantu...bahkan hantu tak akan bisa mencubitmu...''


Karina tersenyum lega..dia adalah gadis penakut,...segera di raihnya lengan Mikha..


''Tapi aku mau pulang Karina...''


''Karna itu sebelum kau pulang aku ingin menceritakan semua kepadamu dan kau juga harus menceritakan apa yang terjadi padamu selama ini..apa yang kau alami setelah kecelakaan..''


Mikha pun menurut, ia sudah terlalu lapar...


Karina lalu mengajaknya naik ke mobil lalu mampir di apartemennya untuk mandi dan ganti baju karna melihat Mikha seperti baru saja kembali dari planet Mars...dia terlihat aneh dan asing..


setelah berganti baju Mikha dan Karina meluncur ke sebuah restoran mahal untuk makan..dan Karina di buat bingung karna Mikha memesan banyak sekali makanan di meja makan...seperti dia tak pernah makan saja...


''Mikha...apa kau serius mau makan sebanyak ini...''

__ADS_1


Mikha menghela nafas...ia menatap Karina..


''Kau tak pernah tau ketika aku menjadi budak dan aku harus makan roti kering berjamur...rasanya...ya ampun..kita harus bersyukur hidup di jaman ini...''


Karina pun tertarik dengan pembicaraan Mikha..


''Kau habis dari mana sih..aneh sekali...''


Mikha pun teringat dengan perkataan Karina..


''Sebelum aku ceritakan semua tentangku...aku ingin tau mengapa kau melarangku ke rumahku sendiri..''ucap Mikha sambil melahap makanan enak di depannya...


Karina menyentuh jemari Mikha berusaha menguatkan sahabatnya..


''Setahun lalu..tepatnya setelah kau mengalami kecelakaan...kekasihmu Alvian...dia menghilang dan seminggu kemudian dia membawa seseorang yang mirip denganmu pada keluargamu dan bilang bahwa itu dirimu...''


''Setahun lalu...''


''Yah...kau sudah menghilang selama setahun Mikha..dan hari ini tepat hari ulang tahunmu yang ke 18 tahun....''


Mikha sungguh terkejut..selera makannya berkurang seketika...tidak mungkin bukan..? Ia sudah menghilang selama setahun lamanya...? Itu lama sekali..Matanya menjadi panas...Alvian kekasihnya sangat mirip dengan Alex di masa lalu....mengapa mereka orang jahat yang terlihat baik....


''Apa maksudmu dengan seseorang yang mirip denganku.,..? Kau sahabatku kau percaya waktu itu...bahkan kembarpun akan memiliki perbedaan...''rintih Mikha sedih..


''Mikha..kalian terlihat sama...aku bahkan orang tuamu tak melihat perbedaan kalian....meski begitu aku bisa merasakan bahwa jiwa kalian berbeda..aku kenal sahabatku dan seperti ini...kita saling mengenal tapi ketika Mikha palsu itu muncul dia tampak bingung..dan yang aku heran mengapa tak ada luka lecet sedikitpun..kau jatuh ke dalam jurang dan bisa selamat tanpa luka sedikitpun adalah hal yang mustahil Mikha....''


Airmata Mikha menetes...


''Siapa dia...jadi aku sudah kehilangan tempat dirumahku sendiri Karina...''isak Mikha mulai tak bisa mengendalikan diri..


''Sahabat kita yang lain sekarang masih berada di rumahmu...dan Mikha yang palsu menghilang tanpa jejak bersama Alvian...aku tak mengerti tapi Mikha...jika kau mau kembali maka inilah waktunya..orangtuamu pasti akan bahagia,....''ucap Karina dengan mata yang basah....

__ADS_1


''Jadi aku akan pulang...''ulang Mikha dengan sesegukan..


''Yah.....mari kita pulang...Mikhaylarisa..'' balas Karina dengan penuh haru...


__ADS_2