Tawanan Sang Penculik Kejam

Tawanan Sang Penculik Kejam
Keputusan Sang Raja


__ADS_3

Putri Mikha masih bertahan di dalam pelukan Alex dan pria itu hanya bisa terdiam di tempatnya menjadi sandaran sang putri yang entah mengapa sangat berbeda malam ini.


Lama putri Mikha meneteskan airmatanya di dalam pelukan Alex...


pria itu sedikit terkejut dengan tangisan putri Mikha yang tiba-tiba meski ia tak bisa memaksa untuk bicara karna itu bukanlah haknya...


''Aku ingin pergi dari Kerajaan ini...aku ingin pergi Alex...''


Hening.......


''Yang mulia....''


''Aku tidak ingin berada disini Alex, aku benar-benar tak ingin ada di tempat ini...aku ingin kau membawaku pergi Alex..'' isak sang putri di dalam pelukan Alex...


''Putri.....''


''Aku akan bilang pada yang mulia Raja....aku akan mengatakan kalau aku benar-benar tak bisa tinggal di istana ini....''


''Putri....''


Kali ini Alex menjauhkan tubuh Mikha hingga keduanya saling menatap...


''Putri Mikha.....apa yang tuan putri katakan ini...putri adalah pengganti yang mulia Raja nanti..bagaimana tuan putri bisa berpikir untuk meninggalkan istana...''


Mikha menatap dengan frustasi, Alex benar-benar tak mengerti apa yang sebenarnya terjadi pada Mikha...ia juga tak bisa mengatakan dengan jujur pada pria ini bahwa ia ingin menghindar dari seorang Zack yang kejam yang akan membawa dirinya dalam tekanan besar...dan Mikha tidak ingin berhubungan dengan pria itu setelah apa yang terjadi kepadanya semalam ia bahkan membenci bayangan Zack..namun Mikha tak tau harus bagaimana menjelaskannya kepada Alex...


Gadis itu bersedekap dan menatap Alex..


''Kau tidak mengerti apa yang terjadi padaku Alex...''


Alex mendekat dan menatap Mikha dengan tajam...


''Katakan apa ada sesuatu yang terjadi...apakah ada penyusup selama aku pergi....''


''Yah...dan penyusup itu melukaiku...''


Alex sungguh merasa sedikit ragu, istana ini di jaga ketat, siapa penyusup yang berani mendekati sang putri...bagaimana bisa ia kehilangan pengawasan..namun Alex tak ingin membuat putri marah ia pun mengikuti ucapan Mikha..


''Siapa penyusup itu apa yang dia lakukan pada putri...'' tatap Alex dengan wajah serius..


Deg!!!!


Mikha tak tau harus menjawab apa kepada Alex, apakah dia harus bilang semalam pangeran Kerajaan Cristal Biru mendatanginya dan berhasil mengambil kesuciannya...tidak mungkin bukan...? bagaimana mungkin sang putri telah ternoda....itu adalah aib bagi kerajaan ini...bagaimana Mikha mengatasi semua kerumitan yang terjadi kepadanya...??

__ADS_1


''Semalam aku mendengar suara aneh dan aku pikir itu penyusup.'' sambung Mikha dengan polos..


Alex terkekeh mendengar penjelasan Mikha lalu mengusap wajahnya..


''Ampuni aku karna meninggalkan istana sang putri...bagaimanapun aku tak akan pernah melakukannya lagi...putri aku berjanji akan terusmenjaga putri..jadi putri tak perlu takut apapun....''


Mikha hanya mampu menghela nafas..ia tak mampu mengatakan dengan jujur dan berharap jika Zack tak akan mendatanginya...


''Jangan pernah pergi dari istana ini meski itu perintah yang mulia Raja..kau adalah milikku...'' ucap Mikha dengan posesif..


Deg!!!!


Alex membeku mendengar ucapan Mikha yang mampu membuat hatinya bergetar....


''Putri Mikha....''


''Aku lelah sekali jangan pernah pergi Alex...aku bergantung padamu...''ucap sang putri lalu melangkah meninggalkan Alex yang mematung sembari memegang dadanya...lambat-lambat ia pun tersenyum...menyadari jika hatinya berdebar..


Alex hanya bisa berdiri dengan senyuman bahagianya...ia sudah jatuh cinta pada sang putri...


*********


Malam harinya...


''Yang mulia...apa yang mulia yakin dengan apa yang akan yang mulia putuskan...'' Ratu menatap sang suami dengan tatapan sedih...sementara Raja Hendri hanya mengangguk..


''Aku tak ingin melihat sang putri menderita menjadi tawanan Kerajaan Cristal putih...''ucap Raja...


''Tapi...apakah kita akan menang dalam peperangan yang mulia...apakah kita akan menang...''


Raja Hendri hanya menatap kegelapan malam dengan tatapan ragu, ia tau benar kalau kekuatan sang pangeran tak bisa di anggap remeh..apalagi pangeran Zack adalah pangeran penuh ambisi yang sudah pasti menyiapkan segalanya sebelum ia menyerang dan Raja Hendri sudah sadar kalau ia akan kalah dengan telak namun...jika membiarkan sang putri menikah maka kehancuran bagi sang putri dan sebagai seorang ayah ia tak akan pernah bisa memaafkan dirinya sendiri....


''Kita akan mencobanya istriku....aku tak akan menyerah jika mungkin aku sendiri yang akan memimpin peperangan...''


Airmata Ratu menetes...ia begitu sedih membayangkan apa yang akan terjadi..mana mungkin Raja akan ikut berperang apakah semua akan baik-baik saja...?


''Lalu bagaimana dengan Putri Mikha...siapa yang akan melindunginya jika kalah...bukankah kita akan semakin membuatnya menderita karna rasa bersalah.......''


''Tidak...sebelum peperangan itu terjadi maka aku akan memerintahkan untuk membawa sang putri pergi...''


Deg!!!!


Ratu mendekat, mencoba membujuk suaminya ia tak ingin kehilangan anak dan sang suami yang begitu dia cintai, bagaimanapun lebih baik membiarkan pernikahan itu terjadi dari pada membiarkan Raja berperang dan putrinya pergi dari istana..

__ADS_1


''Yang mulia..tolong pikirkanlah..bagaimana kalau pangeran benar-benar mencintai putri kita...itu lebih baik dari pada mengirimnya pergi...aku tak ingin kehilangan lagi yang mulia...''sang Ratu mulai menangis...


Namun Raja lalu menyentuh bahu istrinya....ia menatap mata sang Ratu dengan tajam, sambil menahan perasaan sedihnya...


''18 tahun putri kita hidup sebagai budak, bukankah dia sudah lama menderita...? Bagaimana mungkin aku membiarkan putri kita mengalami hal yang sama..Pangeran Cristal Biru sangat kejam...dia bahkan bisa menyiksa putri tanpa sedikitpun perasan...aku tak akan membiarkannya Ratu...''


Tangisan sang Ratu pecah saat itu juga...sehingga Raja meraihnya di dalam pelukannya dan mendekapnya dengan erat...mereka menangis bersama menumpahkan segala kesedihan yang begitu menyesakan dada..mereka baru saja bertemu dengan sang putri mengapa harus berpisah lagi...??


''Siapa yang akan yang mulia percaya untuk melindungi putri..aku rasa tak ada yang mampu melindunginya...bagaimana dengan putrimu yang mulia...rasanya aku ingin mati saja....''isak sang Ratu tak dapat menahan rasa sedihnya..


Raja menatap istrinya dengan senyuman sedih...


''Aku tau siapa yang bisa menyelamatkannya dan membawanya pergi jauh dan melindunginya...


kali ini Ratu mengangkat wajahnya..dan menatap mata Raja...


''Siapa dia yang mulia..siapa dia...'' desak Ratu tak sabar..


Raja pun sedikit tersenyum....


''Kau akan melihatnya sendiri Ratu...''


Deg!!!


*********


Pagi sekali...


Alex sudah berada di kediaman sang Raja..pria itu bersimpuh dengan posisi berlutut hingga lututnya bertumpu pada lantai..pria itu menundukan kepalanya..


Tak lama kemudian Sang Raja memasuki ruangan..Alex segera memberi penghormatan..


''Yang mulia Raja...semoga panjang umur....''


Raja Hendri tersenyum....


''Prajurit Alex.....aku ingin memberimu tugas...''


Alex tertegun namun mau tak mau ia kembali menundukan kepalanya..


''Aku akan melakukan apapun demi kerajaan Cristal Putih dan yang mulia..''jawab Hendri dengan suara yang tegas,..


Raja Hendri menghela nafas.........menatap Alex dengan keyakinan di dalam hatinya...

__ADS_1


__ADS_2