
Mikha hampir tak percaya dengan apa yang di dengarnya kali ini, Zack terang-terangan mengatakan hal itu di depan Daddy, bukankah dia terlalu berani...bagaimana kalau Daddy marah...
''Hahaha,.....jadi kau serius tuan Zack..putriku sangat manja..'' ucap Richard tertawa...
Zack pun tersenyum sambil melirik Mikha yang hanya cemberut..
''Percayalah tuan Richard, hanya aku yang bisa menangani dirinya..''ucap Zack tertawa..
Richard hanya mengangguk percaya, ia bisa menilai orang dengan sekali pandangan dan dia pikir Zack berkata benar..
''Baik aku sama sekali tak ragu itu tuan Zack..''
Keduanya tertawa..sedangkan Mikha hanya memutar bolamatanya dengan pasrah, sang Daddy lalu melirik jam di tangannya..
''Baiklah..kalian bicara saja karna Daddy sudah terlambat..''ucap Richard seraya bangkit..,
''Lalu mengapa kau masih disini tuan Zack...''
Richard menoleh pada sang putri..
''Bersikap hormatlah sayangku, karna kau akan bekerja di bawah pimpimnan tuan Zack jadi kau harus mematuhinya mulai dari sekarang..''
Richard tidak membiarkan Mikha menjawabnya karna pria itu langsung melangkah menuju mobil..
''Dad.........''suara Mikha terputus..
''Duduklah..aku ingin bicara...''ucap Richard dengan tatapan tajam..
Mau tak mau Mikha menoleh..dan terpaksa duduk,..
''Katakan.......''
Zack menghela nafas....
__ADS_1
''Aku merasa akan ada sesuatu yang akan terjadi kepadamu,...aku merasakan perasaan tidak enak..''
Hening.......
''Apa maksudmu...ingat ya di dunia ini kita tak punya hubungan apapun Zack...jangan mencoba mempengaruhiku dengan ucapanmu yang tidak masuk akal..''ucap Mikha dengan sedikit kesal...
Zack mengeraskan wajahnya kali ini ia menyentuh jemari Mikha dan membuat gadis itu menoleh..tanpa mampu menolak..
''Mikha...aku ingin mengigatkan dirimu,...jangan pernah memberi kesempatan kepada Alvin...aku tau dia benar-benar mengincarmu sayang..dia...''
''Astaga...jangan menasehatiku Zack..kau tau kalau dirimu lebih jahat darinya,...bagaimana pun aku mengenalnya,..''
''Mikha......''tatap Zack dengan gusar...
''Ada apa lagi.......''teriak Mikha menantang.
''Kau tak tau apa yang sedang kau hadapi Mikha..jika kau salah melangkah maka kau akan kembali terlempar ke masa lalu dan kali ini..kau tak akan bisa kembali..dan aku tak bisa lagi mengikutimu lagi Mikha....''ucap Zack sungguh-sungguh.
''Aku bisa menjaga diriku sendiri Zack tolonglah....aku tak akan pernah kembali, aku akan mengembalikan gelang ini padanya..''ucap Mikha serius...
Mikha sungguh merasa muak..tidak di masa lalu dan sampai ke dunianya, Zack tidak berubah dia selalu mengancam dan mengancam..hingga Mikha merasa jengah..bagaimana bisa di hidup tenang dan bebas jika Zack terus mengikuti dan mengancamnya..Mikha hanya ingin bisa terlepas dari pria ini..karna dia benar-benar sudah muak..
''Baiklah...baik aku mengerti, puas...aku tak akan membari kesempatan pada Alvin..''ucap Mikha tersenyum..
Zack mulai tenang...ia merasa lega meski belum benar-benar lega..gelang ini harus terlepas dari tangan Mikha dan ia berharap semua akan kembali normal meski mungkin dia juga akan segera menghilang....Zack menghela nafas,...
''Aku hanya ingin yang terbaik bagimu Mikha..''
''Yah...aku mengerti..'' balas Mikha mencoba meyakinkan Zack..
''Bagus,...sekarang..kau harus mandi dan aku ingin kau mengajakku jalan-jalan..''ucap Zack dengan senyuman ramah..
Dan entah mengapa senyuman Zack terasa berbeda kali ini, terasa lebih ramah dan membuatnya sedikit tenang...
__ADS_1
''Baiklah...aku akan mandi lebih dahulu..''
Mikha lantas kembali ke kamarnya dan bersiap-siap sementara Zack kembali mengerutkan kening...ia bisa merasakan kalau bahaya itu berada dekat dengan Mikha dan ia tak akan rela jika terjadi sesuatu dengan wanita yang dia cintai...
Zack segera menyiapkan dirinya..dia tak akan pernah tinggal diam dan akan melindungi Mikha...selama dia berada disini..
********
Alvin mulai kehilangan kesabaran, hari demi hari Mikha mulai melemah, ia bahkan tak bisa menerima sinar matahari secara langsung atau dia akan lenyap seketika..Alvin juga sudah lelah hidup berada di tempat persembunyian dengan uang yang mulai menipis..
''Bagaimana kalau kita kembali saja Alvin...'' pinta Mikha dengan suara lemah..
Kali ini Alvin menoleh..
''Kembali ke masa lalu dan aku akan menerima semua cacian semua orang karna kemiskinanku...apalagi bagi keluargamu aku hanyalah seorang yang tak berguna..kau pikir itu mudah bagiku..'' teriak Alvin dengan suara kemarahan yang menguar darinya..
''Lalu apa yang harus kita lakukan Alvin.....aku akan menghilang lalu kembali sendirian...dan waktuku tidak banyak...'' ucap Mikha dengan suaranya serak...
Mikha memandang Alvin dengan penuh cinta, di masa lalu dia telah mengenal Alvin hampir seumur hidupnya, Alvin adalah anak dari seorang budak yang bekerja di perkebunan Ayahnya James Frank, keduanya tumbuh bersama dan akhirnya cinta pun tumbuh, namun..untuk hidup bersama rasanya semua tidak mungkin, tuan James Frank adalah seorang diktator yang kejam di masa itu dan dari kalangan biasa tak bisa mencintai putrinya apalagi Mikha adalah putri kesayangannya...Mikha dan Alvin kemudian secara tak sengaja memasuki sebuah ruang bawah tanah sang ayah dan disitulah awal mula mereka menemukan sepasang gelang antik yang kemudian menghantarkan keduanya ke tempat asing ini..namun Mikha tak bisa berada lama di tempat ini gelangnya mulai bersinar..dan tepat disaat yang sama secara tak sengaja mereka melihat seseorang yang begitu mirip dengan Mikha dan Alvin mulai berpikir bagaimana kalau dia mendekati gadis itu dan melemparkan dia ke masa lalu untuk menyelamatkan kekasihnya..? Dan mereka berhasil..gadis bernama Mikha itu menghilang dan dirinya menguat..
Tanpa terasa mereka hidup bahagia hanya dalam waktu setahun dan setelah itu semua menjadi mimpi buruk, entah bagaimana caranya gadis itu kembali ke tempat ini...
Mikha mulai meneteskan airmata, dia sungguh takut kehilangan Alvin dan berharap pria ini bisa membunuh Mikha karna jika kembali maka semua akan sia-sia..ayah akan membunuh Alvin jika tau mereka menjalin hubungan...
Sedangkan Alvin mematung memandang keluar jendela, semua impiannya hancur dalam sekejap...ingatannya kembali pada kejadian semalam...pada sosok Mikha yang terasa berbeda..tatapan kebencian dari Mikha mengusik hatinya..ada kerinduan disana tentang kebersamaan mereka walau singkat, tanpa sadar dia tersenyum...Mikha terlihat segar dan cantik hingga Alvin terpengaruh...
Mikha.....dia merindukan gadis itu selama setahun ini...
''Alvin...'' Mikha sedikit terkejut ketika Alvin sama sekali tidak menjawab panggilannya dan pria itu malah melamun...
Alvin yang sedang menatap jendela dari kamar gelap itu tak sedikitpun memperhatikan Mikha..ia malah sedang asik melamunkan Mikhaylarisa..dan bukan Mikhaylania..
Ada apa dengan Alvin...apa yang sedang dia pikirkan..? Mungkinkah dia memikirkan gadis itu....
__ADS_1
Mikha mengepalkan tangannya...