
Mikha sebenarnya di penuhi rasa bersalah saat ini bagaimana caranya menunjukan wajahnya di hadapan Alex sedangkan secara tidak langsung ia telah menyakiti Alex...?
Padahal pernikahan mereka sudah di depan mata, namun harus hancur dengan kedatangan Zack yang begitu kejam menghancurkan semua impiannya dan juga Alex..
Mikha lalu keluar dari kamar dan melangkah menuju halaman belakangnya tepatnya di pinggir sungai tempat Alex sedang menunggu...seemntara itu sebelum sampai disana...pandangan mata Mikha tertuju pada sebuah tangkai bunga berwarna ungu...ia pun tersenyum...lalu mendekatinya dan memetik bunga indah itu sembari tersenyum...mungkin bunga ini adalah tanda permintaan maafnya darinya,...
Mikha lalu melangkah tak sabar menuju halaman belakang, ia harus cepat sebelum Zack terbangun dan mengancurkan semuanya...
setelah melangkah ke halaman belakang yang tampak sepi itu langkah Mikha terhenti ketika menyadari suasana yang hijau dan juga dingin...tampak Alex sedang berdiri membelakangi dirinya...Mikha menghela nafas...ia begitu gugup dan sedikit nyeri...harus menghadapi Alex sekali lagi...
Sampai akhirnya Mikha sampai di belakang Alex dan pria itu menyadari kehadirannya....ia menoleh dan menemukan Mikha berdiri sambil memegang setangkai bunga berwarna ungu...pandangan Alex mengeras..rasa sakit karn cemburu dan cinta yang tak pernah sampai sanggup membakarnya dalam kesakitan yang panjang dan menyakitinya...
Hening..........
Mikha berdehem....
''Aa...Alex...''
Alex segera menundukan kepalanya...
''Hormat bagi yang mulia putri...''
Mikha merasa sedih merasa jika ALex mulai menjaga jarak dengannya itu terlihat jelas pada sikapnya...tak ada lagi tatapan hangat dan ramah padanya..yang ada hanya tatapan kaku...ini sulit bagi Mikha untuk menerima perubahan sikap Alex...anggaplah dia egois namun....ia merasa sakit...
Mikha melangkah mendekat......
''Alex...aku tau benar jika...kau terluka, tapi...jika bisa aku memilih aku tak ingin seperti ini...sulit bagiku untuk menerima bahwa aku melukaimu Alex......''
Alex memalingkan wajahnya....menepis rasa sakit yang menekan dadanya....tak ada gunanya Mikha menyesali karna diirinya bahkan tak bisa menjanjikan cinta di tengah hatinya yang penuh dendam....tak ada tempat di hati Alex untuk merasakan cinta walau ia ingin sekali....
''Semua sudah berlalu yang mulia sebaiknya itu yang harus terjadi...yang mulia bersama pangeran adalah takdir...''
''Taukah kau mendengar kau memanggil kata yang mulia aku sakit sekali Alex.....aku merasa di antara kita ada jurang dalam sekarang....tak bisakah........''
Alex menoleh dengan tatapan paling tajam..
''Apakah terlalu sulit bagimu untuk tidak melihatku hancur yang mulia....'' seru Alex dengan dingin.
Deg!!!
Mata Mikha menjadi basah...mengapa kata-kata Alex begitu tajam...??
''Alex.......''
''Kau sudah menikahi pangeran Zack, dn akan menjadi permaisuri kerajaan Cristal Biru..bukankah terlalu serakah jika kau masih menginginkan aku juga...''
__ADS_1
Kata-kata Alex terlalu tajam dan menusuk sampai ke jantung Mikha..ia merasa sedih sekali sampai menjatuhkan airmatanya...
''Alex bukan begitu.......tapi kau tau perasaanku.....''
''Apa arti perasaan kita yang mulia...sekarang biarkan aku bertanya kepada yang mulia..jika yang mulia bersedia maka aku akan meletakan semua harga diriku dengan mengikutimu....''
Henig........
''Apa maksudmu Alex.'' Mikha mengepalkan tangannya dengan kuat..
Sementara Alex tampak tersenyum dingin...
''Apa yang mulia bersedia tidur denganku....''
Pertanyaan apa ini..mengapa Alex berubah menjadi seperti kehilangan akal..."
''Alex.....jaga bicaramu, kau terlalu lancang...''
Alex tertawa....mendekati Mikha dengan tatapan tajam
''Bukankah yang mulia juga mencintaiku...? Apa arti cinta tanpa pengorbanan....? Bukankah kau adalah milikku..hatimu aku tidak puas hanya memiliki hatimu yang mulia berikan juga tubuhmu agar semua menjadi adil lalu aku akan menyerah dalam kuasamu...''
''Bukan cinta seperti itu...biar bagaimanapun aku sudah menikah...meski aku membenci pangeran dia adalah suamiku..bagaimana mungkin kau meminta hal menjijikan dariku...Alex....''
''Lihatlah bahkan kau hanya sedang membujukku saat ini...kau hanya berkata-kata manis yang mulia bukankah itu lebih kejam...? Kita bahkan hampir menikah...''
''Maafkan aku Alex....aku mohon.......tapi semua sudah terjadi...aku membebaskanmu dari tanggung jawabmu sebagai pengawalku...Alex....''
''Aku tau sekarang bahwa kau hanya menganggapku anjing peliharaanmu dan ketika kau sudah tidak membutuhkanku maka kau akan menendangku..kau sangat kejam yang mulia dan kau mau tau bagaimana perasaanku sekarang yang mulia...''
Mikha tak mampu menahan airmatanya lagi sesungguhnya ini adalah kesalahannya dan bukan kesalahan Alex...dia yang memberi harapan pada pria ini dan kin i dia juga yang menhancurkan harapan Alex...sungguh Mikha tak sanggup menerima sakit hati dari Alex...
''Apa maksudmu Alex.....''
Alex mendekat hingga mengusir jarak di antara mereka..tatapannya menjadi kejam....
''Aku mencintaimu dan juga membencimu yang mulia...bagaimana jika salah satu dari kita mengalah...''
Sambil mengeluarkan belati dari balik punggungnya Alex menatap Mikha dengan tajam..
Tubuh Mikha menjadi ngilu melihat belati yang berkilau di depan matanya...ia memejamkan matanya sesaat..tiba-tiba ingatannya terbang pada mimpinya yang buruk dimana di dalam mimpinya Alvin memegang belati itu...belati yang sama di pegang Alex...dan wajah mereka juga nyaris sama....?
Mengapa ini bisa terjadi...Alvin dan Alex sama-sama jahat dan ingin membunuhnya...?
Bagaimana mungkin.....?? Karna terlalu syok tubuh Mikha tersungkur di tanah di dekat sungai yang berubah membiru dalam sekejap.....
__ADS_1
''Alex...ada apa denganmu.....''
''Jika aku tak bisa memilikimu bukankah Zack juga tak bisa memilikimu....''
''Kau ingin membunuhku mengapa,.....'' tangis Mikha pecah saat itu juga..
Alex tertawa sementara airmatanya juga menetes...
''Aku mencintaimu tapi kau malah menjadi milik orang lain..kau pikir mudah bagiku...?kau juga seorang putri...bagaimana mungkin kita bisa bersama...''teriak Alex penuh sakit hati...
Mikha menutup wajahnya dengan tangan..
''Aku juga hancur Alex.....aku sungguh minta maaf...jika bisa memilih..aku tidak ingin terlahir sebagai seorang putri tapi menjadi gadis biasa yang bisa mendapatkan cinta darimu...kau pikir semua ini mudah bagiku....''
Sementara itu air sungai mulai berputar dan gelang tangan Mikha kembali berkilau kali ini cahayanya menjadi penuh....
''Mungkin di kehidupan berikutnya aku akan mendapatkan cintamu Putri..maafkan aku tapi aku harus melakukan ini...kau harus pergi...kau harus mati...'' teriak Alex tajam..
Alex mengangkat belati tinggi-tinggi dan mendekati Mikha yang bergerak mundur dengan tubuh yang mengarah ke sungai..
''Selamat tinggal Mikhayla....''
Namun sebelum Alex menusuk Mikha dengan belati pria itu mengerang ketika sebuah pedang lebih dahulu menancap di perutnya...
Tampak Zack menatapnya dengan murka..
''Beraninya kau ingin membunuh milikku....''
Tubuh Alex tersungkur dengan banyak darah,...sementara itu Zack menoleh dan menyadari ada sebuah cahaya yang menelan tubuh Mikha...
Apa yang terjadi...
''Mikha..........'' teriak Zack dengan keras..ia melempar pedang dan segera menangkap tubuh Mikha yang mulai menghilang..
Sementara Alex membeku melihat pemandangan langka di hadapannya..airmatanya menetes ketika Mikha menatapnya penuh airmata....
Craassssssssshhhh.....
Cahaya itu begitu menyilaukan dan membuatkan semua yang ada di sekitarnya...
Hingga cahaya itu memudar dan ALex menjadi gemetar menemukan Mikha menghilang tanpa jejak..
''Mikha..........Mikhayla...........''teriaknya dengan putus asa......
Deg!!!!!!
__ADS_1