Tawanan Sang Penculik Kejam

Tawanan Sang Penculik Kejam
Kembali


__ADS_3

Tubuh Mikha jatuh terpelanting di sebuah tebing di pinggir jurang, sementara tubuhnya jatuh berguling-guling di rerumputan sekitarnya..Mikha terbatuk-batuk hingga dadanya terasa sesak...gadis itu membeku ketika ia mulai melebarkan matanya menatap sekelilingnya dengan tatapan tak percaya,...dia mengenal betul tempat ini..berulangkali Mikha menajamkan tatapannya..dia berharap betul jika dia tidak bermimpi dan bahwa apa yang dia alami adalah kenyataan...


Dia kembali ke masa depan..? Lebih tepatnya dia kembali ke masa di mana dia di lahirkan...airmata Mikha menetes di wajahnya..nafasnya terengah-engah karna terlalu syok dengan apa yang dia alami..


''Aku pulang...ini tempat asalku...'' jerit Mikha dengan suara yang terputus..airmatanya menetes..Mikha menguatkan dirinya sembari berdiri dan berlari ke tepi jurang untuk mengenali tempat ini bahwa memang dia ada disini dan benar bahwa dia berada di tempat yang sama tempat yang sama dengan tempat pertama kali dia hilang..


''Oh...tidak...terimakasih Tuhan...aku kembali....aku kembali....'' jerit Mikha sungguh senang.


Gadis itu lantas berdiri dan mengedarkan matanya sekelilingnya..sekarang waktunya adalah pulang...pulang kerumahnya kembali...Mikha sudah tidak sabar....


********


Alvian sungguh tak bisa menahan hatinya ia lalu mengetuk pintu kamar dan tak lama kemudian pintu terbuka sedikit dan seseorang menarik tangannya masuk ke dalam kamar..


Alvian terkejut dan kemudian menatap sosok di depannya yang mulai memudar..


''Mikha.......Mikha apa yang terjadi denganmu...'' teriaknya dengan panik...


''Kau harus membawaku pergi...''


''Tidak bisa..ini hari ulang tahunmu ke 18 tahun kita tak bisa pergi...''


''Kau harus membawaku pergi atau semuanya akan terlambat aku akan menghilang...'' Mikha tampak cemas....


''Mengapa kau harus menghilang....''


''Alvian...kita tak punya banyak waktu....bawa aku pergi atau semua akan selesai...''


Alvian paham betul jika Mikha dalam bahaya...tak punya pilihan selain pergi..entah apa yang terjadi mereka tak tau....namun yang pasti Mikha harus di sembunyikan..


Pria itu lalu melepaskan jassnya dan melangkah meninggalkan kamar dengan cepat dan menuruni tangga lantai 5 melalui tangga..mengapa tangga..? Karna dia tak ingin ketahuan..pria itu bergegas membawa Mikha di belakang punggungnya..dan berlari dengan cepat sedangkan di halaman depan sudah banyak tamu undangan...ada orangtua dan teman-teman Mikhayla yang menunggu kedatangan Mikha untuk acara ulangtahun yang meriah....tentu saja hal itu membuat Alvian menjadi bingung..tubuh Mikha memudar dan ia tak tau mengapa ini terjadi padahal tinggal sedikit saja...tinggal sedikit saja ia akan mendapatkan harta warisan yang akan di berikan ayah Mikha kepadanya..janji sang ayah adalah mereka akan di nikahkan ketika Mikhayla berusia 18 tahun dan sampai saat ini Alvian sudah menunggu dengan sabar..


''Alvian cepatlah....''keluh Mikha dengan tubuhnya yang mulai melemah...


Mereka akhirnya berhasil keluar dari rumah besar itu...masih di halaman belakang, Alvian segera menelfon beberapa anak buahnya dan ia pun segera membuka pagar belakang dan menggiring tubuh Mikha keluar rumah besar...namun tiba-tiba...

__ADS_1


''Tuan Alvian....''


Alvian membeku sesaat...itu suara pelayan..


''Yah..ada apa...''


''Acara akan di mulai..kami akan menjemput nona Mikha di lantai atas..''


Alvian memejamkan matanya..bagaimana sekarang...? Sementara tubuh Mikha mulai hilang kesadaran,....


''Baiklah nona Mikha sudah siap..''


''Lalu tuan akan kemana..''


Alvian mengerang entah mengapa pelayan ini sangat cerewet dan selalu bertanya...


''Aku akan keluar sebentar mengambil hadiah spesial untuk Mikha..bisakah kau meninggalkan aku saja..''


''Siapa yang tuan peluk itu...''tanya sang pelayan masih penasaran.


''Baik tuan...'' ucap sang pelayn penuh rasa curiga...


Tak lama kemudian mobil datang dan Alvian pergi dari sana..sedangkan pelayan bernama Odet itu mengerutkan kening..sudah lama dia curiga pada tuan Alvin..dia adalah pelayan setia Nona Mikha selama 17 tahun namun setahun belakangan ini ada yang berbeda dengan nona Mikha...setelah di temukan nona Mikha terlihat berbeda lebih banyak diam dan hanya mau bicara dengan Alvin..bahkan dengan Mommy dan Daddynya dia juga menjauh...dan menjaga jarak seperti orang lain, hal itu sempat membuat sang Mommy drop karna nona Mikha tak mau bersikap akrab..dan tuan Alvian bilang nona Mikha mengalami Amnesia....tapi Odet tidak percya...ia lalu memutar tubuh dan melangkah meninggalkan halaman belakang...


**********


Alvian tak dapat menahan rasa terkejut...ketika mendengar ucapan Mikha..


''Apa maksudmu dengan Mikha yang asli sudah kembali...''tatapan mata Alvian menajam..


Mikha memegang dadanya yang terasa nyeri ia sudah tak tahan lagi...sepertinya Mikha berada tak kauh darinya karna itu kekuatannya melemah..sambil menahan rasa sakit Mikhamulai merintih..


''Aku merasakannya Alvian..tubuhku memudar itu artinya dia sudah berada di sini..''


''Tidak mungkin...''

__ADS_1


''Ini kenyataannya... Alvian...'' keluh Mikha menyentuh dadanya..


Alvian mengusap wajahnya dengan gusar, mengapa Mikha sampai kembali bukankah dia sudah berada di masa lalu mengapa kembali bagaimana bisa kembali....??


''Mengapa begitu Mikha..bukankah dia sudah terkunci di masa lalu dan tak bisa kembali...bagaimana bisa dia kembali kemari dan apa yang harus kita lakukan sekarang Mikha...'' seru Alvian dengan gusar..baru saja ia akan mencapai semua impiannya..setahun lamanya, ia berjuang setahun demi mendapatkan kepercayaan keluarga Mikha...dan sekarang setelah semuanya hampir berada di dalam genggamannya..Alvian harus kehilangan lagi....jemarinya mengepal...


''Alvian..kau harus melakukan sesuatu untukku kau harus melakukannya...'' suara Mikha mulai lemah..


Alvian menoleh dengan cepat, melakukan apalagi maksud Mikha...ia bahkan masih tak percaya mengapa Mikha bisa kembali ke sini...dan ia harus melakukan apa lagi??


"Apa yang harus aku lakukan lagi Mikha..."


"Jika Mikha yang asli kembali kepada keluarganya maka aku tak pjnya tempat lagi Alvian....itu artinya aku akan kembali ke masa lalu..aku akan kembali kepada ayahku sang ditaktor..aku tidak mau.." tangis Mikha sesegukan..


"Jadi kalau dia berada di sini maka kau akan kembali kemasa lalu begitu..."


"Yah...kami berdua tak bisa hidup dunia yang sama...kau juga tau itu bukan..."


Alvian mengangguk...


"Lalu apa yang harus aku lakukan..."


"Bunuh Mikha yang asli..gunakan belati ini..hanya itu satu-satunya cara agar aku tetap disini...aku tak bisa bertahan jika dia tidak di hancurkan Alvin..."


"Apa....."seru Alvian dengan syok...


Sementara Mikha menatapnya tajam.....


"Kau memintaku membunuhnya...."ulang Alvian dengan mata yang melebar dramatis...


"Lakukan Alvian...bukankah mau mencintaiku..." tatap Mikha dengan tatapan membunuh...


Alvian menjadi bingung..ia tak pernah membunuh sebelumnya...lalu bagaimana dia melakukannya...?


Mampukah Alvian membunuh Mikha yang Asli....?

__ADS_1


Deg!!!!!!


__ADS_2