Tawanan Sang Penculik Kejam

Tawanan Sang Penculik Kejam
Raja Henri Tertekan


__ADS_3

Ucapan Pangeran Zack yang begitu tajam sanggup membuat sang Raja Hendri menjadi pucat, bahkan pangeran ini tidak gentar sedikitpun ketika mengatakan hal itu kepadanya....


Raja Hendri mengepalkan tangannya dengan kuat....


ini pertama kalinya seorang pangeran datang ke kerajaannya dan mengancamnya secara terbuka hingga ia tak mampu mengatakan apapun, tekanan sang pengeran begitu terlihat dan terasa dari auranya yang begitu kuat di dalam ruangan ini...


''Apakah kau tidak sadar jika apa yang kau katakan ini bisa membuat kau mendapatkan hukuman berat...apakah kau tidak sadar kalau kau sedang mengancam seorang Raja,...


Zack melangkah mendekati sang Raja Hendri yang sangat marah dengan ucapannya...tidak, lebih tepatnya dia tersinggung karna secara tidak sengaja Pangeran Zack telah mempermalukan sang Raja di dalam istananya sendiri...


''Bukahkah dengan melihatku yang mulia seperti bercermin....''


Raja Hendri mengeraskan wajahnya...


''Apa maksudmu pangeran....''


''Kita berdua sesungguhnya punya ambisi yang sama,.....aku adalah dirimu di masa lalu yang mulia...apakah aku perlu menyegarkan ingatanmu....''


Wajah sang Raja begitu pucat...mau tak mau ia mengingat sebuah kejadian yang terjadi 20 tahun lalu,....


''Apa yang kau tau,...kau bahkan masih sangat muda kau tak tau apapun....''


''Jangan lupa saat itu aku seorang pangeran berusia 15 tahun dan aku sudah mengerti segalanya yang mulia...apakah aku perlu mengurai siapa yang mulia dahulu...betapa kejamnya dirimu....''


Deg!!!!


Raja Hendri begitu pucat....sampai ia jatuh terduduk di atas singgasana miliknya...bagaimana mungkin pangeran Cristal Biru mengetahui kejadian puluhan taun lalu...bagaimana mungkin pangeran ini malah menjebaknya...


''Aku akan menghukum dirimu pangeran karna kau sudah berani datang ke dalam kerajaanku dan menebar ancaman pada seorang Raja,...kau akan di hukum mati...''


''Hahahaha......Yang mulia Hendri,....yang membedakan aku dengan dirimu, kau selalu ceroboh...kau bahkan tidak bisa bermain cantik, itulah sebabnya semua rahasiamu terbongkar yang mulia...''


''Diam.....katakan apapun pembelaanmu kalau tidak saat ini juga aku akan menghukum gantung dirimu....''


Wajah Zack berubah merah padam...


''Perlu yang mulia ketahui...aku telah menguasai sebagian besar wilayah di kerajaan ini...aku juga menguasai prkebunan anggurmu, dengan bantuan putrimu sendiri...''

__ADS_1


''Apa maksudmu....''


Zac mendekat.........


''Jika kau berani melawanku maka, aku akan menghancurkan kerajaan tercintamu namun aku akan membuatmu menjadi satu-satunya orang yang bertanggung jawab atas semua yang terjadi...putrimu akan aku bawa pergi dan menjadikannya budakku, jika aku berbaik hati dia menjadi selirku....aku bahkan telah menyentuh tubuhnya meski aku menahan diriku untuk menjaga kesucianmu...tapi aku tak akan menahan diri lagi jika kau maca-macam yang mulia....''desis Zack dengan tenang..


''Tidak............aku tidak akan pernah membiarkan putriku jatuh di dalam tanganmu tidak akan pernah...aku tak akan pernah membiarkan itu terjadi....''


Zack tertawa dingin...


''Kau bahkan tidak akan punya kekuasaan lagi ketika aku membongkar masa lalumu bahwa..untuk mencapai kedudukan sebagai Raja..kau telah melakukan hal keji dengan membunuh Raja terdahulu lalu menjadi satu-satunya penguasa dengan menikahi sang putri,....kau sangat licik dan mungkin sekarang ini kau sedang menikmati hasil dari apa yang kau kerjakan yang mulia...''


Raja Hendri menggertakan gigi, ada banyak dosa di masa lalunya namun ia tak menyangka jika sang pangeran muda ini tau semua rahasia gelapnya...


Zack tertawa dengan tawa yang kejam....


''Aku akan memberi yang mulia waktu untuk berpikir, dalam 1 minggu aku harus mendengarkan kabar jika tidak...yang mulia akan benar-benar hancur dan aku tidak akan pernah berbelas kasih ketika waktu itu datang...''


Raja Hendri kehilangan kata, ia menundukan kepalanya dalam-dalam..seolah berpikir keras....sementara Zack menjadi puas...


''Aku harus pergi yang mulia...sampaikan salamku kepada yang mulia putri mahkota...jika aku menikahinya tenang saja....aku tak akan melakukan hal yang sama seperti yang pernah kau lakukan di masa mudamu dulu yang mulia...'


''Tentu saja....aku akan pergi yang mulia...semoga yang mulia di berkati...hahaha....''


Pangeran Zack melangkah meninggalkan istana sang Raja dan kedatangannya sanggup menebar ketakutan di istana Cristal Putih...


Kini semua akan menjadi miliknya...hanya miliknya......pria itu tersenyum, ia melangkah tanpa satupun yang menghalaunya..ia punya banyak penyusup dan mata-mata di hampir seluruh kerajaan ini termasuk para prajurit...


Langkah kaki pangeran Zack berhenti ketika sampai di kediaman khusus sang putri...pria itu lalu memutar arah dan mendekat ke dalam istana sang putri dan mengintip ke arah taman belakang....


Sang putri Mikha sedang melukis sesuatu...ia tampak tersenyum sambil menatap lukisan itu, hati Zack berdebar ketika menyadari senyum sang putri begitu mempengaruhinya..ia tergoda pada sang putri yang begitu cantik...hingga berdiri sedikit lebih lama disana....dan hanya menatap dari jauh..


Meski untuk beberapa saat senyumnya menguap ketika melihat sosok Alex mendekati sang putri dan memberikan setangkai bunga...


Jemari Zack mengepal dengan kuat ketika sang putri tersenyum kepada Alex...


Beraninya Putri Mikha memberikan senyuman terbaiknya..meski sudah di peringatkan namun gadis ini sungguh keras kepala...

__ADS_1


Zack begitu marah, api cemburu begitu membakarnya dengan cepat dan menghanguskannya tanpa ampun, putri Mikha sudah berani bermain api dan ia harus siap terbakar...menjadikan sang putri miliknya membuat Zack semakin tak sabar...


********


''Mengapa aku harus minum ramuan ini...'' tanya Mikha kepada yang pelayan..


''Yang mulia putri...ini adalah teh terbaik yang di ambil dari bukit merah...yang mulia akan lebih baik jika meminum ramuan ini...''ucap sang pelayan kepercayaannya...


''Panggil Alex...aku ingin dia melihatnya lebih dahulu...''


Sang pelayan menundukan kepalanya lagi, seraya memohon maaf...


''Yang mulia tapi maaf...prajurit Alex sedang di berikan tugas oleh yang mulia Raja untuk menyelidiki kasus yang terjadi di perkebunan,....''


Mikha menoleh....


''Apa yang terjadi di perkebunan....mengapa aku tidak tau...''


''Hanya sebuah pemberontakan kecil, yang mulia Raja ataupun prajurit Alex tak ingin mengatakan apapun yang membuat putri khawatir...''


Mikha akhinya mengangguk patuh...


''Yang mulia putri,...minumlah selagi hangat...''


Mikha akhirnya menurut, lagipula teh ini sangat menggoda...dan sangat harum....hingga Mikha langsung meneguknya sampai habis....


Tepat ketika ia selesai minum, sang pelayan misterius tadi sudah menghilang entah kemana..dan beberapa saat kemudian...seorang pria muncul di balik pintu dan mendekati Mikha...


''Zack...........'' desah Mikha begitu terkejut hingga berdiri....dan langsung menjerit....


''Aaarrrgghhh.........''


Tubuh Mikha menjadi goyah dan jatuh di atas rajang sementara Zack mendekat...


''Apa yang kau lakukan....mengapa kakiku tak bisa bergerak...''jerit Mikha dengan histeris...


Zack tertawa dengan lantang sambil menjatuhkan jubahnya,...matanya bersinar tajam..

__ADS_1


Skip.........


__ADS_2