
Semua mata tertuju pada ruangan tempat Mikha dan Zack berada terutama untuk Karina dan juga Sary yang menatap penuh curiga...
''Mengapa Mikha lama sekali....kau tau bahkan tuan Adam penasaran dengannya..''ucap Sary yang melirik seorang pengusaha muda kenalannya yang tampak gelisah.
Sary tadi mengenalkan mereka dan Adam sepertinya jatuh cinta pada Mikha..
''Kita tunggu saja Sary..kau belum lupa kalau Mikha masih punya kekasih Alvin...''
''Alvin...'' jerit Sary tampak jijik ia bersedekap dengan ekspresi melotot..
''Mengapa kau tidak menyukainya..padahal dulu kau selalu setuju kalau Mikha bersamanya..''
''Dia itu seseorang yang manipulatif Karina..kau tau dia terlalu menguasai Mikha..aku senang karna sepertinya Mikha sudah lepas dari pengaruhnya..kau liat sendiri dia tak ada disini..padahal itu pesta kekasihnya..'' seru Sary kesal..
Karina hanya terkekeh melihat Sary yang begitu dendam..
''Kau lucu juga ketika marah.....''
Kedua sahabat itu tertawa dan tak berapa lama kemudian pintu ruangan terbuka dan sosok Zack keluar bersama dengan Mikha...
Bagi Karina dan Sary tentu saja, ini pertama kalinya mereka melihat seorang pria yang gagah seperti pangeran...bertubuh tinggi, aura dinginnya meresahkan...dan seketika itu juga Karina dan Sary saling menatap...
''Apakah dia bukan manusia....''ucap Karina begitu terpana...
''Dia seperti seorang pangeran.....'' sambung Sary terhipnotis...
''Fix...dia bukan berasal dari dunia ini..dia terlalu sempurna ya ampun..matanya membuat aku gila...'' balas Karina seperti kehilangan jiwa..
Sementara itu Mikha berusaha kuat memperbaiki riasannya dan harus memakai lipglosh yang untungnya dia simpan selalu di dalam saku dresnya..ya ampun Zack benar-benar menciumnya seakan hari esok tak ada lagi,...
Sialan...
''Kita akan menemui ayahmu..''titah Zack dengan tegas..
''Kau bukan lagi seorang pangeran dari kerajaan Cristal Biru..ya ampun..kau terlihat mengerikan...''
Mikha melangkah lebih dahulu namun, lengannya di cekal sehingga Mikha seketika berbalik kali ini menatap mata Zack...
''Jangan membantahku...atau kau mau kita....''
''Jangan mengancamku terus astaga..kita di negara hukum, kau akan di hukum kalau kau berani mengancam..''
''Kau pikir aku takut.....''
''Baik kau tidak takut tapi aku yang takut...baiklah...kita akan menemui Daddy puas...lalu setelah itu kau harus pulang Zack....tapi kau mau pulang kemana.....''
__ADS_1
Zack tersenyum lalu mendekatkan wajahnya menikmati wajah mulus Mikha yang sangat manis..
''Bagaimana kalau aku membeli rumah di dekat rumahmu itu bagus,....aku akan mengawasimu....''
Deg!!!
''Apa maksudmu kau......''
Kata-kata Mikha terbang begitu saja ketika Zack dengan entengnya meraih jemarinya dan setengah menyeret tubuhnya menuju orangtua Mikha yang sedang berbaur dengan tamu yang lain..sementara gadis itu hanya bisa pasrah..
Richard yang lebih dahulu menoleh dan tersenyum ketika melihat Zack sedang menggenggam tangan putrinya..ia menjadi penasaran, apakah mereka pernah bertemu sebelumnya..?
Richard diam-diam mengaggumi pria bernama Zack Delano ini..dia adalah pengusaha muda yang sangat sukses dan terkenal dalam dunia bisnis, dan masih single..
Richard diam-diam menyimpan harapan besar di dalam hatinya, di banding Alvin yang telah mendapat tanda merah di daftar calon menantu pilihannya..Richard sempat kecewa karna setahun ini Alvin bersikap sombong karna dia menguasai Mikha..tapi kini dia tak perlu takut karna sepertinya putrinya sudah melupakan pria itu..
''Selamat malam tuan Richard..''
Richard menatap Mikha dan Zack bergantian dan tertegun karna Zack sepertinya lupa melepaskan genggaman tangan putrinya...
''Ehm...apakah terjadi sesuatu dengan putriku..''
Richard melirik pada tangan mereka berdua dan sontak Mikha langsung melepakan tangannya dengan wajah yang merah malu..sedangkan Zack hanya tersenyum..
Mikha hanya mengirim sinyal kesal..dan Richard hanya tertawa....
''Bagaimana...apakah kau berhasil membujuk Mikha....''
''Aku setuju Daddy...''
Richard cukup terkejut karna Mikha langsung patuh tanpa protes padahal tadi dia begitu keras dengan penolakan...namun inilah yang membuatnya senang karna Mikha menerima tanpa protes.
''Baiklah Daddy senang mendengarnya, karna kau sudah setuju maka mulai besok Daddy sudah menyerahkanmu pada tuan Zack...kau akan mulai bekerja bersamanya dan dia akan mengajarimu banyak hal.''
''Apa maksud Daddy dengan besok...''
''Bukankah kau sudah setuju sayang...''
Untuk pertama kalinya ia datang kembali ke dunianya dia telah melakukan kesalahan besar, dan itu semua karna pria ini yaitu Zack.
Mikha menatap Zack dengan protes...
''Zack...maksudku tuan Zack..kau juga seharusnya memberiku tambahan waktu...''
Zack mendekat seraya berbisik.....
__ADS_1
''Semua bisa di atur sayangku, tergantung bagaimana kau menyenangkanku..''
''Kau........'' mata Mikha melotot marah...
Mendengar hal itu Richard kembali menatap putrinya...
''Sayang...biar bagaimanapun kau harus menghormati tuan Zack dan jangan menyebut kata kau seperti kau menggunakannya pada teman-temanmu sayang...Daddy percaya kau sangat manis..''
Mikha buru-buru merubah wajahnya menjadi senyuman manis dan ramah, hal itu tentu saja membuat Zack tersenyum....
''Nah..kau semakin cantik..''puji Daddy Richard padanya di ikuti Zack yang mengangguk tersenyum...
Setelah menyetujui semunya lantas, Mikha membawa Zack untuk di kenalkan pada sahabatnya Karina dan Sary..dan seperti prediksi Mikha mereka langsung mendedikasikan diri menjadi fans seorang Zack yang menurut mereka seperti seorang pangeran.
Zack mulai berbaur dan bersikap akrab..semua di lakukannya demi bisa menyenangkan Mikha karna di masa lalu dia bersikap kasar pada gadis yang dia cintai...
**********
Alvin mengepalkan tangannya melihat Mikha terbaring dengan tubuh yang lemah dan mulai menghilang,...dadanya terasa panas karna kesal padahal sedikit lagi tuan Richard akan mewarisi segala kekayaannya kepada dirinya dia akan menjadi menantu kaya raya dan kekuasaan ada dalam genggamannya, namun semua rencana yang telah dia susun rapi selama setahun ini malah hancur berantakan karna Mikha yang melemah...
''Alvin........'' desah Mikha dengan suara yang lemah..
Namun Alvin duduk menjauh, tatapannya berubah menjadi dingin...
''Mengapa kau begitu lemah...mengapa kau tidak bisa menunggu hanya beberapa jam lagi hah.....percuma aku menemukanmu Mikha...percuma aku menolongmu kembali...''
''Alvin...kita berasal dari dunia yang sama...mengapa kau harus kejam padaku...''
''Kau membuatku gila Mikha....kau pikir aku datang ke tempat ini untuk kalah...di masa lalu ayahmu tuan James Frank sudah menghinaku dan akhirnya aku menemukan sepasang gelang ajaib dan membawaku kemari...lalu aku memberikan gelang itu pada Mikha yang asli ketika aku merasa dia adalah keturunanmu di masa depan..aku sudah mengirimnya dengan susah payah dan membawamu datang untuk mendapat hidup baru..mengapa kau malah menjadi lemah..
''Bukan salahku Alfin...''tangis Mikha pecah di ruangan...
''Lalu ini menjadi salahku Mikha.....apakah semua menjadi salahku.....'' teriak Alvin dengan murka...
Mikha mengeraskan wajahnya,...
''Kita hanya punya dua pilihan Alvin....''
''Apa maksudmu.....''
''Bunuh Mikha, dan kita akan tetap berada disini selamanya atau...ambil gelang yang dia pakai dan kita kembali....kepada dunia kita...''
Alvin membeku di tempatmnya....tatapannya turun pada gelang yang di pakai Mikha dari masa lalu....
Deg!!!!
__ADS_1