
Mendengar kata pernikahan membuat Mikha merinding seketika, ia meronta sekuat tenaga berusaha melepaskan diri dari cengkraman Zack yang begitu kuat sementara itu, pandangannya jatuh pada Alex yang menatapnya tajam..pria itu menundukan kepalanya dalam-dalam, sementara ia terlihat menahan suatu kemarahan di dalam dirinya..
Apa yang terjadi dengan Alex..mengapa dia merasa Alex terlihat lebih tak tersentuh..tatapannya berbeda...
Lalu.......
Apa sebenarnya maksud Zack dengan mengatakan kalau Alex adalah seorang pembunuh, bukankah itu mustahil..? Mana mungkin Alex ingin membunuhnya bahkan dalam mimpipun Mikha tidak percaya...
''Lepaskan aku Zack...kau tak bisa melakukannya..lepaskan aku...'' jerit Mikha dengan tangisan histeris namun Zack bahkan tidak mendengarnya..
''Kau ingin menikah bukan.......''
''Tapi tidak denganmu..lepaskan aku.......'' Mikha merasa tenaganya habis dengan percuma ketika menyadari kalau ia tidak bisa melawan Zack..pria itu tersenyum dingin..
''Kalau tidak menikah denganku, lalu kau mau menikah dengan siapa...apakah tetap dengan Alex...mata Zack melebar penuh ancaman, pria itu lalu mencengkram dagu Mikha dan membawanya mendekat di depan matanya...
''Bukankah aku sudah berulangkali mengatakan kepadamu bahwa kau adalah milikku...dan satu-satunya yang berhak menikah denganmu adalah Aku...apa kau mengerti...''
''Tidak...kau salah besar, aku punya hak untuk menentukan hidupku sendiri aku.....berhak mengatur jalanku sendiri aku........''
''Baiklah...kau mau melihat bagaimana amarahku....''
''Zack........''desah Mikha mulai gemetar..
Sementara...Zack menatap ke arah Alex yang sedang tertangkap...
''Prajurit........bunuh Alex saat ini juga.....'' desis Zack tanpa ragu,...
Hening....
Mendengar hal mengerikan itu membuat Mikha menjadi sangat cemas, ia menoleh melihat Alex yang tampak pasrah dalam rengkuhan prajurit Zack. Bahkan Mikha kehilangn kekuatan untuk menyelamatkan Alex dan dirinya..
''Tidak..kau tak boleh menyentuhnya..jika kau melakukannya maka aku akan menghukummu.....'' seru Mikha tanpa takut sementara Zack malah tertawa mendengar hal yang di ucapkan Mikha..
''Kau mau menghukumku......''
''Aku masih seorang putri.......''
__ADS_1
''Tidak..kau bukan seorang putri lagi karna kau....akan menjadi permaisuriku, dan ayahmu sudah menyetujuinya,...''
''Tidak...kau bahkan memakai cara licik untuk mendapatkan ambisimu......kau kejam...namun kau tidak akan bisa mendapatkan aku tidak...''
Zack menarik tubuh Mikha mendekat, meraskaan keharuman tubuh Mikha yang masih sama..membuatnya candu,....ingin rasanya Zack membawa wanita ini ke tempat tidurnya sekarang dan........melewatkan percintaan yang dasyat..namun bukankah ini soal waktu..? Zack hanya perlu mengukuhkan mereka dalam pernikahan agar ia bisa sah menjadi seorang Raja dan mendapat sebuah kehormatan karna telah berhasil merebut kerajaan Cristal Putih menjadi milikknya....
''Baiklah...bagaimana kalau kita membuat penawaran....''
Nafas Mikha terasa sesak karna menahan kegeramannya sendiri...
''Penawaran apa..''
''Jika kau mau menikah denganku maka aku akan mengembalikan kerajaan Cristal Putih pada kekuasaan ayahmu meski, mereka tetap berada di bawah perintahku..aku juga tidak akan menjatuhkan hukuman bagi rakyatmu namun...jika kau menolak maka aku akan melakukan sebaliknya....orangtuamu akan aku asingkan di tempat yang jauh...dan percayalah kau tak akan bisa menemuinya, sementara itu semua rakyatmu akan menjadi budak pada rakyatku...apa kau mengerti Mikha.....''
Hancur hati Mikha membayangkan apa yang menjadi takdir kerajaannya jika salah memilih, namun hidupnya di pertaruhkan disini..jadi apa yang harus dia lakukan..? Apakah harus merelakan dirinya...?
Tapi.......
''Dengan diammu aku anggap kau setuju sayangku...saatnya kita menikah..''ucap Zack dengan senyum yang dingin...
''Tidak.....Zackkkkkkk..''
Kedatangan Zack dengan memikul Mikha di bahunya sanggup mengejutkan seisi Kastil. Termasuk yang bertugas untuk menikahkan mereka..
Sampai disana...tubuh Mikha di turunkan sementara Zack langsung memeluk punggung Mikha karna gadis itu hampir jatuh...
''Yang mulia...bukankah yang mulia akan menikah dengan......''
''Menikah denganku..jadi jika kau ingin hidup maka...nikahkan kami segera...'' desis Zack penuh tekanan..
Mau tak mau mereka lalu memulai upacara pernikahan dengan cepat..
*******
''Bukankah aku sudah bilang bahawa kau harus membunuhnya...? Kau bahkan tidak melakukan apapun..kau sungguh bodoh...''ucap seseorang yang berbicara di kegelapan..
Alex mengangkat wajahnya, lalu terdiam...
__ADS_1
''Aku mencintainya....aku tidak bisa.....''
''Cinta.....? Bodoh..cinta apa...kau hanya mencintai adikku dan tidak ada tempat untuk cinta yang lain....pria itu menyerahkan sebuah belati...setelah pernikahan kau harus melakukannya atau...kau akan menerima hukuman..jangan lupa kalau ayahnya Raja Hendri yang telah melenyapkan seluruh keluargamu...apa kau mengerti...??''
Alex mengerpalkan tangannya, ketika mendengar ucapan tetang keluarganya tentu saja ia merasa hancur...masih di ingatnya jeritan tangis orang tuanya yang di bunuh oleh prajurit kerajaan, karna mereka tidak punya uang untuk membayar pajak, ia bahkan kehilangan adikknya ketika peristiwa itu terjadi.. Alex menggertakan gigi menyadari saat itulah ia mulai merasakan bagaimana rasanya hidup penuh penderitaan..hidupnya tak mudah dan semua itu karna kesalahan raja Hendri..sebenarnya di pesta perayaan kerajaan ia sudah ingin melenyapkan raja namun semua itu urung dia lakukan ketika kehadiran Mikha yang membuat heboh seluruh kerajaan karna dia adalah putri mahkota yang hilang...
Balas dendamnya tertunda walau apinya tidk pernah padam...ia memutuskan mendekati sang putri dan memberinya kenyamanan dan kepercayaan...
Meski kemarin dia benar-benar nekad menikahi sang putri karna jatuh cinta, namun ia di ingatkan kembali dengan balas dendamnya..
''Baiklah kalau itu maumu..aku akan melakukannya...'ucap Alex dengan suara yang tajam..
Sang pria yang menemuinya lalu menjadi lega...
''Baiklah...lakukan dengan cepat Alex...karna kekasihmu yang sebenarnya sudah menunggumu...''ucap pria itu mengingatkan pada Alex..
''Aku mengerti...sampaikan padanya bahwa..aku...akan menemuinya...aku akan kembali padanya..'
''Bagus...........'
*************
''Jadi dengan demikian yang mulia pangeran Zack dan yang mulia putri Mikhayla di nyatakan sah menjadi suami istri..''
Petugas itu menyelesaikan semua acara pengukuhan pernikahan Pangeran dan Putri walau sangat sederhana....dan mereka hanya bisa menatap penuh senyum...para pengawal dan prajurit setia bertepuk tangan menyadari sang pangeran akhrinya menikah..
Zack tersenyum bangga meski ia tau Mikha menatapnya dengan tajam...ia tidak rela di nikahi sang pangeran namun..bukankah Zack memang tidak perduli..? Yang menjadi milikknya harus tetap menjadi milikknya..
Pria itu menatap Mikha yang memasang wajah kesal..
''Belajarlah untuk tersenyum istriku...karna aku bisa saja melakukan ancamanku..'' bisiknya dengan ketengan yang mengerikan..
Mikha menjadi kesal karna pria ini selalu mengancam..
''Kau benar-benar.......''
Ketika Mikha ingin menyerang Zack pria itu sudah lebih dahulu mengunci tubuh Mikha..dan membuat wanita itu tak bisa bergerak...
__ADS_1
''AKu tak sabar lagi untuk malam pertama sayang.......''
Skip....