
Disaat yang sama...Mikha membuka mata dan merasa bingung...ia bermimpi yang sangat aneh....
Zack datang padanya,....? Gadis itu berusaha bangun dan tiba-tiba saja airmatanya menetes di wajahnya yang sembab...
''Zack..........'' suaranya tertelan di udara..
Delano menoleh dan melangkah mendekati Mikha dan duduk di pinggir ranjang...hatinya berdebar melihat airmata di wajah Mikha saat ini..
''Mikha.....''
Airmata Mikha menetes di wajahnya dan hal itu membuat Delano semakin mengerti bahwa gelang ini dan Mikha juga pangeran Zack terhubung..
''Aku bermimpi...''
''Mimpi.....''ulang Delano mencoba bertanya...
Mikha mengangguk penuh airmata, dia tak bisa mengatakan perasaannya namun Delano tau betul apa yang di alami Mikha saat ini...mungkin Mikha bisa merasakan jika pangeran mendatanginya...
''Aku sedih sekali.....''isak Mikha sesegukan..
Tanpa menanyakan apapun, Delano mendekat lalu meraih tubuh Mikha untuk jatuh di dalam pelukannya..hingga membiarkan Mikha menumpahkan semua perasaannya..sebenarnya Delano tak mengerti mengapa dia juga melakukan itu..namun nalurinya meminta dia memeluk Mikha dan menenangkannya..
Mikha tak menghindar dari pelukan Delano dan membuat pria merasa bingung dengan perasaanya sendiri...tangisannya tumpah di pelukan pria yang sedang membencinya..Mikha merasa mimpi itu begitu nyata dan Zack benar-benar datamg lalu menyentuh wajahnya..
''Mimpi buruk...jika kau bermimpi buruk bukankah kau harus melupakannya...lupakan saja..''bisik Delano membujuk..
Mikha memejamkan matanya..bagaimana bisa dia melupakan mimpi itu kalau ternyata dia mimpi tentang Zack pria yang begitu dia cintai selama ini..bagaimana bisa dia melupakannya..?
gadis itu semakin meneteskan airmatanya..sementara Delano terdiam sendiri dengan pikirannya...
********
Paginya Mikha tidak di ijinkan Delano utuk meninjau lokasi proyek karna luka di kedua kakinya dan Mikha hanya menunggu di Hotel..
Usai melakukan tugasnya mengecek lokasi dan memastikan semuanya aman, Delano lalu kembali ke Hotel, sepanjang perjalanan dia hanya memikirkan Mikha dan Zack...jadi Mikha mengenal Zack dan terhubung dengan masa lalu..? Apakah Mikha pernah ke masa lalu..kalau tidak bagaimana caranya dia mengenal leluhur Delano yaitu pangeran Zack...sungguh mustahil bukan dan semua itu menuju pada satu tersangka tunggal yaitu gelang yang di pakai oleh Mikha...masih segar dalam ingatan Delano kalau Mikha terluka karna mencari gelang yang terjatuh, gadis itu bahkan sampai syok..
''Arrgghhh....jadi..semua karna gelang itu, gelang yang di pakai Mikha yang membuat seorang pangeran dari masa lalu terhubung dengannya...padahal itu melanggar ketentuan takdir dan alam semesta..mereka mustahil bisa bersatu bukan...''
Delano mengepalkan tangannya..dia harus mencari tau tentang sejarah kerajaan Cristal Biru dan pangeran...
yah...Delano harus melakukannya...
__ADS_1
Mobil akhirnya sampai di Hotel dan Delano turun dengan cepat, melangkah menaiki lift dan dalam sekejap sampai di kamar..ketika dia membuka pintu Delano menemukan Mikha sedang memandang keluar jendela dan menyentuh gelangnya..dia sedang melamun karna tidak menyadari kehadiran Delano saat itu..
ini tidak benar...jika di biarkan maka Mikha akan menjadi seperti orang gila, ia kehilangan pikirannya sendiri karna gelang itu...
Delano masih memandang Mikha dengan dalam, tapi..bukankah jika dia ingin balas dendam...inilah saatnya...mengapa dia harus lelah memikirkan Mikha..mengapa...??
Ketika Delano yang melamun, Mikha menoleh dan menyadari kehadirannya...gadis itu masih duduk di kursi roda karna kedua kakinya yang terluka..
''Delano..''
Delano mengangkat wajahnya dan menemukan senyum manis di wajah Mikha..
''Yah...''
''Aku memesan juss segar untukmu..kau pasti lelah..duduklah aku akan mengambilnnya...''
''Hah....''
Delano membeku...baru saja dia ingin berubah pikiran dengan meneruskan dendamnya namun perlakuan Mikha begitu manis dan membuat Delano terpana...
ia hanya menatap seperti pria yang sedang jatuh cinta..menatap Mikha yang berusaha mencapai kulkas dengan kursi roda lalu membawakannya sebuah juss segar di tangannya..
''Minumlah...bagaimana perkembangan di lokasi proyek..''
''Baiklah......''
Delano tersenyum dan segera duduk, ia mulai minum karna memang cuaca yang panas di luar...sementara Mikha hanya memandangnya....mereka seperti suami istri atau sepasang kekasih yang sedang jatuh cinta...
Delano tak berhenti mencuri pandang pada Mikha yang juga menatapnya..dia melihat Zack di wajah dan dalam diri Delano...dan hal itu membuat Mikha tenang.
********
Delano mengantarkan Mikha pulang dan tak hanya sampai di mobil...ia turun dan membawa Michelle dalam gendongan ala bridal style, Richard dan Rikha tak dapat mempercayai apa yang mereka liat..Delano berubah, dia bersikap sangat sopan dan hati-hati ketika membawa Mikha masuk, bahkan meminta ijin membawa Mikha sampai ke kamar karna kakinya yang terluka...
Sampai di kamar Delano membaringkan tubuh Mikha di atas ranjang dan menyelimutinya. Pria itu lalu berdiri dan menatap Mikha..
''Istirahatlah..3 hari dari sekarang aku akan memberimu sebuah kejutan...''
''Kejutan...''ulang Mikha dengan penasaran..
''Yah..kejutan yang akan menjadi kenangan manis untukmu..''
__ADS_1
''Aku baru saja berulang tahun jadi pantaskah aku mendapat kejutan..''
Delano tersenyum skeptis..
''Kau akan bahagia dengan kejutanku..''ucap Delano..
''Baiklah apapun itu terimakasih Delano, kau baik sekali dan aku minta maaf..,seharusnya aku tidak terluka dan merepotkanmu..''
''Tidak..aku sama sekali tidak merasa kau merepotkan aku,...jadi tenanglah Mikha..''
Michelle mengangguk lega...
''Terimakasih Delano..terimakasih..''
''Baik....aku harus pergi Mikha, istirahatlah.......''ucap Delano dengan senyuman...
Setelah mengantar Mikha dan berpamitan pada kedua orang tua Mikha, Delano tidak langsung pulang melaikan dia mampir ke sebuah museum dan buku-buku kuno milik seorang rekan bisnisnya...dan disinilah dia berada sekarang.
Delano melangkah turun dari mobil dan memasuki area museum dengan langkah hati-hati, aura dingin dan lembab menyapanya ketika dia masuk, di dalam musium ini ada banyak peninggalan bahkan dari berabad-abad lalu..karna itu Delano tertarik untuk mendatanginya dan mencari tau..dia berharap bisa menemukan petunjuk apapun agar dia bisa lebih tenang..
''Tuan Delano....''sapa sang penjaga Museum kepadanya..
''Ah...Peter..''
Peter adalah seorang pria berusia sekitar 50 tahun dan dia adalah penjaga museum yang paling di percaya oleh rekan Delano.
''Tuan mencari apa...di tempat seperti ini, atau adakah yang ingin tuan ketahui..'' pria itu seperti bisa membaca pikiran Delano..
''Begini....aku penasaran dengan sebuah kerajaan yang hidup berabad abad lalu..kerajaan Cristal Biru....aku penasaran ceritanya tentang sang pangeran...dia......''
''Kau mencari buku tentang kerajaan itu...''
Delano pun mengangguk dengan patuh, namun pasti mustahil menemukan buku itu...dia hanya sedang membuang waktu..
''Yah aku mencari buku itu namun...mustahil karna tidak mungkin itu nyata..''
''Kerajaan Cristal Biru dan sang pangeran yang patah hati lalu sebuah kutukan...''ucap Peter..
Delano terkejut namun dia sangat penasaran..
''Jadi buku itu benar-benar ada...katakan padaku...bisakah aku membacanya..''
__ADS_1
Peter menatap mata Delano dengan tajam...
''Kau adalah keturunan sang pangeran jadi tentu daja...kau bisa membacanya..ikut aku sekarang..''ucap Peter menuju lorong rahasia...dan Delano mengikutinya dengan penasaran..