Tawanan Sang Penculik Kejam

Tawanan Sang Penculik Kejam
Mimpi Buruk


__ADS_3

Alex langsung membuang pandangan ketika sang putri mencoba menatapnya lagi, Raja telah memberi kepercayaan kepadanya dan ia tak akan menghancurkan keparcayaan itu apapun yang terjadi..meski perasaan itu tetap ada dan selalu membakarnya, namun Alex berusaha kuat untuk menahan perasaannya, menahan perasaannya agar tetap berada di tempatnya..


''Mikhayla..kita harus bergegas sampai di penginapan agar kau bisa istirahat disana...bagaimana...''tawar Alex...


Mikha mengigit bibirnya,....penginapan itu adalah penginapan yang sama ketika Zack mendatanginya dengan tiba-tiba...bagaimana kalau Zack ada disana...dan menemuinya lagi...?


''Ehm....apakah tak ada penginapan lain selain di tempat itu...''tanya Mikhayla basa basi.


Alex mengangkat wajahnya..


''Apakah kau mengalami sesuatu yang buruk disana...''


''Tidak...''


''Lalu....mengapa kau malah menolak...''


''Aku hanya ingin mencoba penginapan yang lain...apakah itu menjadi masalah...''


Alex menatap Mikha dengan dalam......sambil menimbang, bagi Alex penginapan ini akan aman namun ia malah menangkap gerak Mikha yang enggan..Alex kembali bicara..


''Penginapan itu sangat terjamin dan aman...bahkan aku tidak yakin keamanan akan sama dengan tempat lain..jadi sebelum terlalu malam kita harus sampai disana Mikha...''


Michelle tak mampu melawan lagi...ia benar-benar sudah tak punya alasan apapun...bagaimana bisa dia mengatakan hal yang sebenarnya..kalau sebenarnya Zack berhasil masuk ke dalam kamarnya...


Mikha memejamkan matanya berusaha melupakan apa yang pernah dia alami, mungkin saja kali ini berbeda..Zack tidak mungkin mendatanginya..dia tidak tau kalau Mikha telah meninggalkan istana...Mikha sungguh berharap bisa menjauh dari seorang Zack meski ia sadar kalau kini ia bergantung pada Zack soal penawar kelumpuhan sementaranya...namun ia bertekad tak akan pernah menyerah..ia pasti akan mendapatkan penawarnya dari tempat lain....


''Baiklah ayo pergi...'' ucap Mikha bangkit berdiri namun sebelum melangkah, Alex menyentuh bahu Mikha hingga keduanya bertatapan...


''Apakah kau sudah merasa lebih baik...''


Mikha mengerucutkan bibirnya namun ia tersenyum di detik kemudian...


''Setelah aku menangis, aku merasa lebih baik dan aku bisa menghadapinya...'' Mikha berusaha tersenyum menyembunyikan kesedihannya..


Alex akhirnya mengangguk...


''Baiklah,...kita berangkat sekarang, semua akan baik-baik saja Mikha...''


''Aku mengerti Alex...''


Keduanya lalu naik ke atas kuda, dan kemudian pergi dari sana....sementara di balik semak, tampak seseorang yang tersenyum dingin...


Kali ini....ia akan membuat sang prajurit itu membayar atas semua yang dia lakukan pada milikknya...pria itu kemudian melangkah menuju kuda miliknya yang memang tersembunyi di balik semak dan menaikinya...


********

__ADS_1


Penginapan.....


Alex dan Mikha turun dari sana,...Mikha sudah memakai pakaian biasa itu artinya tak ada yang bisa mengenalinya, namun tentu saja..pemilik penginapan tau siapa sang putri, karna itu Mikha tak bisa menyembunyikan identitasnya..


''Ijinkan aku melayanimu putri...meski penginapan milikku sama sekali tidak layak..''


Mikha dan Alex kembali saling memandang....


''Aku tak ingin di kamar itu lagi..adakah kamar lain...''tanya Mikha....


Sang pemilik penginapan berpikir sebentar...lalu kembali bicara..


''Yang mulia....tepat di samping kamar itu ada kamar lain yang kosong, aku pikir kamar itu cocok dengan yang mulia...''


Mikha menatap Alex sebentar meminta persetujuan..


''Baiklah...putri akan menginap disana...lalu aku akan berjaga di luar,....''


Mikha mendekat...dan menatap mata Alex...dan berbisik hingga mereka sendiri yang mendengar...


''Bagaimana kalau kau masuk dan berjaga di dalam..aku sangat takut...'' bisik Mikha dengan wajah cemas...


Alex menggeleng enggan...


''Kita masih dalam wilayah kerajaan, akan menjadi skandal jika aku juga ikut ke kamar...lagi pula seperti biasanya tak akan terjadi apapun..jangan terlalu cemas....''


''Sudahlah..besok pagi sekali kita akan berangkat, jadi kita tak punya banyak waktu...hanya beberapa jam dari sekarang...''


Stelah di bujuk akhirnya Mikha mengalah dan masuk ke kamar di penginapan itu, meski bukan kamar yang sama namun tetap saja ia merasa takut, karna ia tau betul jika Zack bisa muncul dimanapun.....bahkan ia yakin Zack bisa menembus tembok dan menemuinya..


Mikha menatap pintu kamar yang telah tertutup rapat...ia mulai sedikit tenang..karna tak ada yang akan masuk...


Mikha lalu bergegas seperti biasanya..ia mandi lalu segera naik ke ranjang, ia benar-benar butuh untuk tertidur karna perjalanan kali ini akan memakan waktu yang panjang..


Mikha mulai memejamkan matanya,..ia tak ingin berpikir tentang siapapun apalagi Zack...ia ingin segera sampai di Kastil dan hidup tenang disana sembari menanti takdir apa yang akan ia jalani.. Mikha mulai tertidur....


*****


Mikha membeku ketika ia melihat kenyataan di hadapannya....Alvin bersama seseorang yang mirip dirinya...mereka sedang menikmati berdua di dalam rumahnya di masa depan....disana..ada Mommy dan Daddy yang sedang memeluk seorang gadis yang sangat mirip dengannya, mereka tampak bercanda...tak ada aura kesedihan di wajah Mommy dan Daddy..mereka juga tidak seperti kehilangan seorang anak..


Gadis..itu...siapa dia..? Mengapa dia sangat mirip dan mengapa..Alvin terlihat sangat mencintainya..? Mikha membeku...apakah itu dirinya di masa depan.......


Mikha segera mendekati keluarganya..dengan maksud mengejutkannya...


''Momm...Dadd.....'' jerit Mikha tiba-tiba mendatangi mereka yang sedang duduk dan memeluk dirinya yang lain..

__ADS_1


Mereka sontak terkejut melihat ada dua Mikha,...sang Mommy bangkit dari tempat duduknya...ia menatap ke arah gadis itu dan ke arah Mikha...


''Mikhayla.......''


''Mommy.......''


Mikha berlari mendekat...namun sesaat kemudian...ia membeku ketika menyadari Alvin berdiri menghalanginya dengan memegang sebuah belati yang tajam,dengan wajah garang ia menatap Mikha...


''Untuk apa kau kembali....bukankah tempatmu bukan disini........''


Kini Alvin memegang belati itu hendak menusuk jantung Mikha sementara gadis yang serupa dengannya itu berdiri dengan pandangan dingin sembari menahan tangan Mommy yang hendak menggapainya...


''Alvin...apa yang terjadi...aku Mikha...aku Mikha...mengapa kau....menatapku seperti itu...''


Alvin mendekat....


''Aku tak akan membiarkan kau kembali....aku tak akan membiarkan kau....kembali ke masa depan...tempatmu disana....''


''Tidak.........'' tangis Mikha pecah..mengapa Alvin bersikap seperti itu padanya...


Mengapa....


''Alvin aku kekasihmu....'' jerit Mikha dengan rasa sesak di dada...ia tak menyangka Alvin jahat...


''Kekasih.....kau salah...kau bukan kekasihku, kau bukan Mikhaylaku....pergi kau...''


''Alvin tidak..........''


Alvin mengangkat belati itu tinggi-tinggi siap menusuk tubuh Mikha namun...


ia membeku seketika...seseorang lebih dahulu menancapkan pedang di perut Alvin.....dan pria itu jatuh tersungkur penuh darah,..Mikha menoleh gemetar ketika menyadari pria yang menusuk Alvin adalah Zack....


''Dia milikku..'' desis pria itu marah....


Zack..........?? Mata Mikha melebar dramatis....


AAARRGGHHH!!!!!!!!


Mikha terkejut dari tidurnya....nafasnya memburu karna mimpi yang begitu mengerikan...keringat membasahi wajahnya...


Mimpi........??


Namun Mikha kambali di kejutkan dengan pelukan posesif seseorang dari belakang.........


Deg!!!!!!!!

__ADS_1


''Siapa kau......?''


__ADS_2