
Pelukan posesif itu begitu kuat hingga Mikha tak bisa bergerak, sementara jemari besar itu sudah menjalar dan menyentuh bahu Mikha dan terus bergerak turun sontak Mikha meronta melepaskan dirinya...
Betapa terkejutnya ia melihat lagi-lagi Zack yang berada di belakangnya..bahkan pria itu sudah bersamanya di atas ranjang, sejak kapan..bahkan Mikha tidak sadar apapun ketika pria ini berada disana,..
''Zack.....''
Zack tersenyum dan melompat turun dari ranjang dengan santai sembari mengambil jubahnya yang sudah berserakan di lantai..sementara itu Mikha masih terkejut menyadari jubahnya juga sudah terlepas..dan apakah mereka..
''Kau sangat manis meski tak sadar..tapi aku puas.''
Mikha meradang..ia mendekati Zack dengan kemarahan yang tak bisa di tutupi...
''Kau sangat menyedihkan..bukankah kau sama saja dengan memaksaku''
''Apa maksudmu....''
''Kau melakukannya ketika aku tak sadar bahkan ketika aku sedang bermimpi buruk..''sambung Mikha tak mampu menahan kesal..
Zack menarik punggung Mikha hingga merapat kepadanya..ia tersenyum..
''Kau tau jika kau adalah milikku,...bukankah kita akan segera menikah mengapa kau malah berada di penginapan ini..apakah kau mau melarikan diri dariku...''
Deg!!!
Mikha membeku...untuk sesaat otaknya mulai berpikir keras..jika Zack tau dirinya akan prgi maka dia tak akan pernah melepaskan Mikha saat ini..apa yang harus dia lakukan,...??
''Aaa....aku..sedang mengunjungi rakyatku kau tau..aku senang melihat keadaan mereka secara langsung..bagaimana hidup mereka lalu aku akan lebih suka....''
''Kau calon permaisuriku yang baik.....''balas Zack jatuh cinta...
__ADS_1
Mikha berusaha melepaskan pelukannya dan berdehem ia tak bisa marah atau Zack akan menangkapnya..sial..pria ini bahkan sangat kuat...
Mikha melangkah sambil memunguti satu persatu lapsan jubahnya..
''Aku penasaran..kau selalu ada di dekatku seperti hantu...''
Zack mendekat...
''Jangan lupa di tahun sebelumnya aku juga tak akan melepasmu jadi jangan berpikir untuk lari..kau akan menerima hukuman dariku...hukuman itu sangat berat...kau tau jika aku bahkan bisa melenyapkan pengawal setiamu dengan cara yang kejam..'' desis Zack mengancam..
Mikha menoleh..bagaimana cara melepaskan diri dari Zack adalah dengan membujuknya...ia akan bersikap baik sebelaum akhirnya pergi jauh dan Michelle berjanji ia tak akan pernah di temukan dengan mudah...
Michelle lalu menghampiri Zack yang sedang memakai jubahnya, Mikha menarik lengan Zack hingga keduanya bertatapan tajam...untuk pertama kalinya Mikha tersenyum hangat kepada Zack yang menatapnya dengan dalam.
''Aku tak akan bisa melarikan diri darimu aku sadar itu Zack...aku hanya butuh sedikit waktu agar menjadi putri yang terbaik bagi kerajaanku..dan kelak aku akan menjadi permaisuri yang pantas mendampingimu...''
Zack tertarik dengan rayuan Mikha yanga manis..dengan lembut ia kembali mendekatkan wajahnya sesaat kemudian melum** bibir Mikha yang memerah manis dan mulai melemah..
''1 bulan...beri aku waktu 1 bulan dan aku akan siap...kita akan menikah dan...menjadi milikmu seutuhnya..''
Zack tentu saja setuju, impiannya adalah mendapatkan Mikha seutuhnya jadi ia tak akan pernah membiarkan kesempatan ini lewat begitu saja..
''1 bulan dan kau akan menyerah...''
''Yah....bisakah kau melepaskan aku sekarang...''
Zack menyipitkan matanya masih meragukan bahwa Mikha sudah menyerah...namun seketika itu juga Mikha melakukan sesuatu untuk meyakinkan seorang Zack..dengan menjatuhkan jubahnya ia kembali melum** bibir Zack dengan maksud menggoda...sementara itu...Zack tentu saja tak menolak dan kali ini kembali mencumbu Mikha dengan panas..tubuh mereka kembali pol*s dan tenggelam dalam percintaan penuh ga*rah.
Zack segera menurunkan jubah Mikha dan segera melahap puncak dad*nya..kemudian ia bergerak naik dan bersiap menyatukan diri di antara tubuh Mikha yang begitu hangat...kej*ntan*nnya siap kembali membawa Mikha dalam lautan kenikmatan yang begitu indah....Mikha mengakui jika Zack sangat ahli dalam menyentuh dan begitu kuat...tubuh mereka bersatu sementara Zack terus memacu tubuhnya di dalam diri Mikha..besar harapannnya kali ini Mikha bisa mengandung benihnya..yah...walau dia tau Mikha sangat keras kepala dan tak akan pernah membiarkannya menang,,..namun Zack terus mencoba bukan..?
__ADS_1
Tubuh keduanya bersatu dalam desah*n nikmat di dalam kamar yang menjadi saksi...Mikha harus melakukannya untuk terakhir kalinya, ia harus tersenyum seolah ia bahagia dengan percintaan ini untuk meyakinkan Zack kalau dia mulai jatuh cinta..meski ia sangat muak...Mikha begitu membenci Zack...yah..dia sangat membencinya dan berharap jika kali ini mereka benar-benar tak akan bertemu lagi..
Zack menggertakan gigi ketika untuk kesekian kalinya dia mencapai puncak, dengan indah...nafasnya memburu, ia mendaratkan ciuman pan*s pada bibir Mikha yang penuh dan menggilasnya tanpa ampun hingga Mikha tak mampu untuk menghalangi sentuah Zack yang begitu posesif..
Tubuh Zack akhirnya jatuh ambruk di samping ranjang, dan memejamkan matanya, sebuah senyuman terukir di bibirnya ketika ia sangat puas...
Sementara Mikha memeluk Zack dan membuatnya lengah untuk tertidur....
Setiap detik di lalui Mikha dengan perasaan tak sabar, menunggu sampai Zack benar-benar terlelap...
Di tengah malam...Mikha akhirnya bangun dengan perlahan...sembari memakai kembali jubahnya dia menatap Zack yang sama sekali tak sadar...jemari Mikha terkepal dengan kuat.sekali lagi ia ingin memastikan Zack tertidur setelah percintaan keduanya dan inilah kesempatan Mikha untuk melumpuhkannya...Mikha pun menatap ke sekeliling ruangan dan menemukan sebuah pajangan dari kayu, senyumnya terbit di wajahnya...Mikha mendekat dan meraih pajangan yang berbentuk kayu dan sesaat kemudian ia mengangkatnya ke udara dan...
Bughhh!!!!!
Mikha mengh*ntam kepala Zack dan pria itu pingsan...ada d*rah yang mengalir disana dan membuat Mikha sedikit gemetar..lalu membuang pajangan itu...gadis itu ingin pergi namun, ia kembali menoleh dengan ketakutan..
Apakah pukulannya keras...apakah Zack...mati...? mata Mikha menjadi panas...seluruh tubuhnya gemetar takut,...begini lebih baik...semoga kau mengalami amnesia Zack...dan semoga kita tidak bertemu lagi...batin Mikha penuh harap..
Dengan cepat...Mikha mengenakan jubah untuk melindunginya..dengan cepat Mikha membalikan tubuhnya, meski ia ketakutan namun apa yang dia lakukan sudah benar..Mikha sampai di pintu dan masih menoleh kembali pada tubuh Zack yang tidak bergerak. Sesaat kemudian..Mikha segera keluar dari kamar itu dengan wajah datarnya..walau sebenarnya dia sangat gugup...
Alex yang sedang memejamkan mata terkejut ketika Mikha menyentuh lengannya...pria itu terkejut...
''Yang mulia......''
''Ssstt....kita harus pergi dengan cepat Alex...'' desis Mikha dengan suara yang berbisik..
Alex mengangguk patuh...
''Baik yang mulia...''
__ADS_1
Alex segera bangkit dan menggenggam tangan Mikha dan menjauhi penginapan....dengan menaiki kuda....