Tawanan Sang Penculik Kejam

Tawanan Sang Penculik Kejam
Sikap Alex Yang Aneh


__ADS_3

Mikha merasa ada yang berbeda dari sosok Alex yang sedang duduk sendirian menatap sungai di belakangnya, dia sedikit pendiam ketika sampai di Kastil ini..ia tak banyak bicara dan mulai menjaga jarak dengannya, tentu hal ini membuat Mikha sedih..bagaimana pun Alex benar-benar orang yang penting bagi hidupnya jadi ketika pria itu berubah ada bagian lain dari hatinya yang merasa sedih seolah ingin mengetahui apa yang terjadi kepada Alex.


Seperti hari ini..Alex lagi-lagu melakukan hal yang sama, duduk sendirian seolah memikirkan sesuatu..


Mikha melangkah pelan di belakangnya hingga sampai berdiri di samping pria itu,...


namun memang karna terlalu larut dengan pikirannya sendiri, Alex tidak menyadari kehadiran Mikha..


''Ehm.......sungai yang indah..bagaimana kalau kita berenang disana,...''


Alex menoleh dan terkejut ketika melihat Mikha sudah berada di sampingnya..pria itu pun menghela nafas,...lalu menatap sungai yang tampak tenang itu..


''Bahkan sungai yang terlihat tenang lebih berbahaya dari yang berarus Mikha..''


Mikha tersenyum...


''Aku lebih menyukai sungai yang tenang..''


''Walau mungkin berbahaya...''ucap Alex menatap ke depan..


Mikha lalu mendekati pinggir sungai sementara Alex hanya bisa mengawasinya..


''Kau bahkan tidak tau apa yang telah aku alami dalam hidupku Alex..bagaimana aku, melewati semua ini..''


''Karna kau pernah menjadi budak...''


Mikha menghela nafas...dari semua yang ia alami ia tak pernah tau apa yang sebenarnya terjadi pada hidupnya..bahkan Mikha tak pernah tau apakah dia selamanya akan hidup disini atau akan kembali kepada masa depan yang adalah rumah baginya..sungguh Mikha tidak tau...meski begitu ia berusaha tabah menjalani hidupnya.


''Aku...penasaran bagaimana bisa air yang tenang bisa lebih berbahaya..setidaknya aku ingin tau alasannya...''


''Tak semua peristiwa harus di jelaskan Mikha...''


''Kau salah..setiap peristiwa harus mendapat penjelasan..kurasa itu adalah sikap paling adil..''


''Terserah padamu......''


Hening lagi...


''Ada apa denganmu Alex....aku merasa beberapa hari ini kau mulai menghindariku..''


''Aku tidak pernah menghindarimu Mikha..namun aku pikir aku harus menjaga jarak karna di kastil ini bukan hanya kita berdua..ada banyak pelayan yang akan memperhatikan kedekatan kita...aku tak ingin Raja murka karna kedekatan kita..''


Mikha tertarik mendengar alasan Alex, dan ia tak tahan untuk menggoda Alex..lagipula siapa yang akan mengadu..bahkan para pelayan disini tak berani menatap matanya dia seorang putri..


''Kau berbohong.......'' tuduh Mikha brsedekap dan berjalan di pinggir sungai..


Alex memalingkan wajahnya...


''Aku berkata benar Mikha..''


''Bohong...katakan apakah kau perduli kepadaku.....''

__ADS_1


''Mikha.......''


''Katakan saja aku ingin mendengar..'' Mikha menggigit bibir tipisnya dengan salah tingkah..jelas dia menyukai Alex.


''Aku tak bisa menjawabmu Mikha...''


''Mengapa..apakah aku salah bertanya, kau adalah prajurit setiaku...mengapa kau tidak menjawab ya.....kau peduli padaku..''


Alex bangkit dari tempat duduk dan mengambil pedangnya, kepalanya terasa penuh ia butuh udara segar dan tak ingin meladeni Mikha dengan kekanakannya..


''Aku akan berkuda sembari berburu...hari sudah siang jadi masuklah Mikha,...'' ucap Alex dengan dingin..


''Jangan tinggalkan aku......''


''Aku harus pergi...''


''Alex...ini perintah...Alex berhenti...'' suara Mikha tercekat di tenggorokannya..


Namun Alex tampak tidak perduli dan..pria itu meneruskan langkahnya..


Alex berbalik namun ia membeku ketika mendengar suara di belakangnya...


Byur!!!!


Betapa terkejutnya Alex ketika menyadari kalau Mikha sudah jatuh ke dalam sungai...dan ia menghilang disana..jantung Alex berdegup kencang..tanpa menunggu di lemparkannya begitu saja pedangnya ke tanah dan berlari dan menjatuhkan dirinya di dalam air...


Byurr.....


Dimana Mikha...dimana........??


Dan Alex menjadi lega ketika menemukan tubuh Mikha yang mulai tenggelam, pria itu segera meraih tubuh Mikha dan menariknya ke atas air,....


Hingga Mikha terbatuk-batuk..Alex mengeraskan tatapannya..ia menarik Mikha keluar dari air sungai dan mendudukan tubuh MIkha disana...keduanya saling menatap...


''Mengapa kau ceroboh..mengapa kau bisa jatuh ke dalam air...''


Mata Mikha menjadi basah....ia memalingkan wajahnya dengan kesal..


hingga Alex menariknya berdiri agar sejajar dengannya...pria itu tampak menahan sesuatu di dalam dadanya..


''Mengapa kau melakukannya....''


Mikha kini menatap mata Alex dengan tajam.


''Mengapa kau berubah..ada apa..? Apa yang sedang mengganggumu Alex...taukah kau aku sedih melihatmu seperti ini.....''ucap Mikha dengan airmata yang menetes...


Alex membeku melihat airmata Mikha saat ini...hatinya merasa nyeri menjadari kalau Mikha terlihat sangat cemas..


''Aku tidak berubah......''


''Kau berubah Alex..akuilah...aku melihatnya dan aku benar-benar merasa sakit melihatmu seperti ini..apa yang terjadi padamu mengapa kau seperti ini...apakah kau mulai bosan menjagaku.....''

__ADS_1


Deg!!!!


''Mikha...''


''Aku ingin kejujuran Alex..aku tau selama disini kau selalu menghindari kontak mata denganku kau...selalu menghindariku mengapa..? Apakah kau mulai lelah menjagaku..''


''Jangan berkata seperti itu Mikha..yang mulia Raja...''


''Apakah kau menahan dirimu, perasaanmu karna perintah dari yang mulai Raja..''


Hening.....Alex tidak menjawab...sementara Mikha semakin terluka...


''Kini aku tau sekarang Alex..kalau ternyata kau benar air yang tenang itu sangat menakutkan...''


Alex mengusap wajahnya dengan kasar...ia memegangi bahu Mikha namun gadis itu menghempas pegangannya...


''Pergilah jika kau sudah lelah...karna itu lebih baik bagiku melihatmu bebas namun bisa tersenyum daripada bersamaku namun kau tersiksa..''


Deg!!!


''Aku akan menjagamu seumur hidup.....Mikha....''


''Tapi aku membebaskanmu Alex...aku membebaskanmu mulai dari sekarang, dan ini perintah seorang putri mahkota...pergilah....''


Mikha menghempaskan pegangan Alex kepadanya dan kemudian membalikan tubuhnya dan hendak melangkah...


''Apa kau tau bagaimana perasaanku..kau tau apa yang aku rasakan...''


Mikha menoleh gusar...


''Kau seperti sungai yang tenang...aku bahkan takut padamu sekarang...bukankah aku sudah mengatakan untuk jujur...? Meski yah...aku akan tersakiti karna kehilanganmu namun itu lebih baik bagiku...dari pada melihatmu bersikap dingin....''


Kali ini Mikha tak mampu menahan airmatanya kemudian membalikan tubuhnya namun,...gadis itu membeku ketika lengannya di cekal hingga ia terpaksa berbalik dan membentur tubuh kokoh Alex..


Mata mereka bertemu dengan keheningan yang mendebarkan...Alex memeluk tubuh Mikha dengan posesif hingga gadis itu melonggarkan tenggorokannya dengan gugup...


''Alex.......''


''Kau tau mengapa aku melakukannya..mengapa aku menghindarimu....''


Mikha menggelengkan kepalanya ia berdehem..


''Alex........''


''Aku mencintaimu aku......jatuh cinta padamu yang mulia putri Mikhayla...lalu bagaimana aku mengatasi hatiku sekarang, aku menginginkanmu....''


''Hah.......''


Mikha baru saja ingin menjawab namun, ia terkejut ketika Alex mendekatkan wajahnya dan melum** bibirnya dengan lembut..


Deg!!!!!!

__ADS_1


__ADS_2