
Delano akhirnya membawa Mikha keluar dari rumah dan menuju ke tempat yang sudah di tentukan, hari ini dia memutuskan untuk memberi kesempatan kepada Zack untuk bertemu dengan Mikha meski untuk yang terakhir kalinya.
Sepanjang perjalanan, Delano sesekali melirik ke arah Mikha yang sedang memandang jalan ke depan..
''Apakah tidurmu nyenyak...''bisik Delano dengan nada rendah.
Mikha menghela nafas...
''Akhir-akhir ini aku sedang memikirkan sesuatu...''
''Seperti apa...''
Mikha menoleh ke arah Delano yang saat itu menatapnya, mungkin lebih baik dia simpan sendiri tentang apa yang dia alami saat ini..bagaimanapun Delano tak mengerti tentang hidupnnya tentang apa yang terjadi, bahkan Mikha tak pernah menceritakan kepada siapapun tentang apa yang dia alami.
''Aku baik-baik saja..Delano..''
Delano mengangguk....
''Aku mengerti perasaannmu Mikha, dan aku ingin memberitahumu sesuatu kalau sebenarnya aku sudah tau segalanya,..''
Deg!!!
Kata-kata Delano sanggup membuat Mikha terkejut...
''Apa maksudmu tentang tau segalanya...''
''Kau pasti sangat mencintai pria itu..''ucap Delano dengan senyum samar...
''Zack....''
''Yah.....Zack..tapi Mikha dia sudah meninggal dan semua sudah selesai, kau bahkan tidak bisa memutar waktu untuk bersamanya lagi..''
Mikha mengangguk.....
''Tapi aku percaya dia akan kembali...'
''Dan membawamu..''tatap Delano ingin tau..
Mikha terdiam dengan pikirannya..
''Apa kau mau ikut bersamanya...Mikha..''
Mikha tertawa....
''Kau bicara apa Delano...itu tak akan terjadi...jangan membuatku semakin sedih oke..''
Mikha menyusut airmatanya...
__ADS_1
''Tapi jika kesempatan itu akan datang padamu..mungkinkah kau menerimanya..?''
Mikha pun menjadi bingung, di sisih lain ia merindukan cintanya yaitu Zack, namun di sisih lain ia ingat pada orang tuanya..
''Entahlah...aku tak bisa memilih..semua seperti Dilema untukku..aku ingin brsma orang tuaku namun di satu sisi aku ingin bersama cintaku...lalu aku harus bagaimana Delano..''rintih Mikha dengan mata yang sayu..
Sementara Delano memandang lurus ke depan dan tersenyum dingin, dia akan melakukan bagiannya nanti....
''Kau hanya harus mengikuti pikiranmu sendiri dan tentu saja tidak melawan takdir..''ucap Delano dengan senyum misterius..
Mobil melaju mendekati tempat yang sepi..lalu mobil berhenti di sebuah penginapan dengan vieuw pegunungan yang sejuk dan indah.
Pintu mobil terbuka dan Delano membimbing Mikha masuk ke dalam penginapan yang sunyi dan membuka pintu kamar. pria itu membimbing Mikha untuk istirahat di atas ranjang sementara pria itu melangkah ke arah jendela dan menatap langit kamar...untuk menunggu hingga Mikha memejamkan mata karna rasa kantuk luar biasa yang begitu menyerangnya..
Sesaat setelah tertidur, gelang Mikha mulai bercahaya dan membuat sekeling kamar menjadi gelap...Delano berpaling dan menunggu hingga sinar berwarna biru itu mulai membentuk seseorang yang berdiri dengan kemegahannya..
Untuk beberapa saat kedua pria itu saling menatap dengan tajam...dengan aura yang berbeda..
Pangeran Zack berdiri dengan keagungan seorang pangeran di hadapan Delano yang sedang menatapnya tajam..
''Kita bertemu lagi...Delano..''
''Pangeran....bukankah inilah waktunya..''
''Besok.....dan apakah kau sudah membuat keputusan untuk meminjamkan tubuhmu..''tanya Zack dengan tatapan penuh harap.
''Tentu saja,....bagi leluhurku yang berkunjung di masa depan..bukankah aku harus menghormatinya...''
Zack menjadi puas.....lalu pandangannya beralih pada sosok Mikha yang tertidur lelap dan tersenyum bahagia...
''Aku akan membawanya pergi dan kami akan bersatu untuk selamanya..''ucap pangeran Zack..sementara Delano hanya terdiam dan menatap mata sang pangeran dengan tajam...
Tidak.....pangeran salah karna ia hanya memberi kesempatan kedua untuk sebuah perpisahan dan bukan untuk membawa Mikha pergi itu tak mungkin..
''Pangeran.....maafkan aku, tapi...kau tidak bisa membawa Mikha pergi...''
Ucapan itu sanggup membuat sang pangeran membeku,
''Apa maksudmu...''tanya Zack dengan kerutan di dahinya..
Dlano mendekat dan kemudian memperlihatkan sebuah buku sejarah kerajaan Cristal biru dan kisah cinta pangeran..
''Putri Mikha sudah meninggal.....''
Deg!!!!!
Pangeran Zack tentu terkejut dengan kenyataan ini hingga ia pun hanya terdiam dengan pikirannya..bagaimana mungkin Mikha.....
__ADS_1
''Apa maksudmu...''
Delano tersenyum....
''Pangeran tau benar kalau sang putri adalah berasal dari masa depan dan jika pangeran membawanya akan menyalahi aturan takdir...''
Hening...
Jemari Pangeran Zack mengepal dengan kuat...
''Jadi maksudmu adalah.....aku tak bisa membawa Mikha bersamaku...dia pernah ke masa lalu itu artinya dia akan selamat...''
''Aku yakin semua ada alasannya pengeran namun..bukankah Mikha akhirnya kembali ke masa depan...? Itu artinya...pangeran dan Mikha tak bisa bersatu karna kalian berasal dari masa yang berbeda...pangeran harus kembali ke masa lalu dan meneruskan keturunan hingga akhirnya keturunanmu adalah aku.....''ucap Delano dengan tajam..
Pangeran Zack begitu terpukul dan syok mendengar ucapan Delano yang begitu tajam dan dia hanya bisa terdiam di tempatnya...dengan kegeraman yang tertinggal..pria itu mengangkat wajahnya dan menatap Delano..ia tampak sangat terluka...
''Bagaimana kalau aku membawanya dengan kekuatanku aku bisa melindunginya dari apapun aku mencintainya....''
''Cintamu akan membuatnya mati pengeran, bukankah jika kau mencintainya kau harus merelakan dirinya...''
Airmata sang pangeran menetes membasahi wajahnya...pangeran Zack kemudian mengarahkan pandangan pada Mikha dan merasa hancur karna waktu mereka sangat sedikit..
''Jadi waktuku hampir habis dengannya...Delano..''
''Dengan berat hati aku mengatakan ya pangeran, sampai besok dan semuanya akan kembali seperti semula...aku berjanji padamu jika aku akan mencintai dan menjaganya..''ucap Delano dengan suara yang tegas..
Saat itulah pangeran menoleh dan membeku.....apakah itu berarti melintasi ruang dan waktu akhirnya mereka baru bersatu di kehidupan ini..?
''Jangan prnah melepaskannya Delano...aku mohon..kau harus bersatu dengannya dan menjadi pelindungnya..''
Delano mengangguk patuh...dan akhirnya pangeran Zack menjadi lebih tenang...
********
Mikha membuka sedikit matanya ketika dia merasa sedikit sesak, sebuah tangan besar melingkari perutnya...hingga ia membuka mata...dan menoleh...
Mikha begitu terkejut ketika menyadari siapa yang tidur di sampingnya, matanya menjadi panas dengan tatapan tak percaya, apakah dia sedang bermimpi...mungkinkah dia sedang terjebak di dalam mimpi...?
Mikha buru-buru menegakan tubuhnya untuk meyakinkan matanya lagi kalau apa yang dia liat adalah benar...di sampingnya ada seorang pria yang begitu dia rindukan malam-malam seperti ini....hatinya begitu sakit menyadari pria ini tertidur dengan pulas memakai pakaian kerajaan...sang pangerannya telah kembali...?
Mikha sampai gemetar karna terkejut, jemarinya terulur menyentuh rambut sang pangeran yang masih memakai mahkota di kepalanya dan membuat sang pangeran akhirnya terbangun...
Zack membuka mata dan terkejut karna dia benar-benar berada di dalam tubuh Delano namun karna kekuatannya dia memakai jati dirinya sebagai sang pangeran Cristal biru..
Pria itu kemudian mengangkat kepalanya dan menyadari sentuhan lembut Mikha di kepalanya.....
''Mikha..........''
__ADS_1
''Zack...pangeran Zack...ini benar-benar dirimu...''isak Mikha dengan airmata yang menetes,...