Tawanan Sang Penculik Kejam

Tawanan Sang Penculik Kejam
Memberi Tanda Cinta


__ADS_3

Segera Zack bergerak naik ke ranjang dan menikmati betapa tersiksanya Mikha saat ini ketika tubuhnya lumpuh dari lutut ke bawah. Gadis ini benar-benar tidak berdaya di bawah kendalinya.


Sementara Mikha mulai merenung, Ingatannya terbang pada sosok pelayan yang memberinya minuman aneh...berwarna darah, jangan-jangan pelayan itu adalah mata-mata Zack..? Dan Mikha tak perlu menunggu jawaban lebih lama ketika dia menyadari senyuman kemenangan di wajah Zack kepadanya...


''Yah....dia adalah mata-mataku untuk menjalankan semua rencanaku,....'' jawab Zack tegas..


''Bagaimana kau bisa melakukannya...aku...kakiku tak bisa bergerak..'' jerit panik.


''Aku memang berniat melakukannya untuk membuatmu mengerti bahwa...kau tak bisa melakukan sesuatu di luar batasan..


Mata Mikha berkaca-kaca mendengar ucapan egois dari seorang Zack..


Bagaimanapun ia tak ingin lumpuh, ia tidak ingin tidur seperti ini sepanjang hidupnya....


''Zack.....aku mohon...aku akan lumpuh...'' airmata Mikha menggenang dengan dramatis, ia di landa kepanikan luar biasa ketika kakinya mati rasa sampai ke ujung jari kakinya..dan semua itu karna Zack...''


Zack mendekatkan wajahnya dan menatap mata Mikha yang sudah basah oleh airmata...jemarinya naik dan menyentuh wajah Mikha yang putih mulus...


Mereka saling menatap.....


''Mengapa kau tega.....mengapa....apa aku akan lumpuh selamanya, aku bahkan tidak akan bisa berjalan....Zackk....''jerit Mikha dengan suara yang terputus..


Sementara Zack meredupkan matanya sambil memandang Mikha yang terlihat hancur...


''Tubuhmu tak akan pernah sembuh Mikha...setiap bulan kau akan merasakan kelumpuhan di kedua kakimu dan kau akan menemuiku demi penawarnya suka atau tidak....''


Betapa terkejutnya Mikha mendengar ucapan Zack yang terlalu kejam....gadis itu menggeleng tak ingin menyerah namun mengutuk kebodohannya yang gampang percaya pada orang lain...menyesal tak ada gunanya, Mikha bahkan tak bisa melakukan apapun sekarang..


''Mengapa kau melakukan ini Zack...aku bahkan tidak melakukan kesalahan padamu...''jerit Mikha dengan suara terputus..


Sementara Zack menaikan sudut bibirnya dengan dingin..


''Bukankah aku sudah memperingatkanmu soal Alex...aku tak ingin kau mendekatinya namun kau malah melakukan sebaliknya, kau bahkan tersenyum padanya dan menaruh perhatian....apa kau memang sengaja ingin menguji kesabaranku.''

__ADS_1


''Tidak......mengapa kau menuduhku...Zack, aku tak butuh ijin darimu untuk menyukai seseorang...''


''Jadi kau menyukainya...'' teriak Zack dengan murka..


''Aku.....''suara Mikha terputus ketika hatinya berdebar membayangkan Alex..


Apakah memang benar dia menyukai Alex...? Mikha membeku sesaat memejamkan mata ketika ia bahagia hanya dengan membayangkan Alex tersenyum kepadanya...


Namun kenyataan itu membuat Zack merasa cemburu..ia tak akan membiarkan perasaan Mikha berkembang menjadi cinta karna Mikha adalah miliknya dan malam ini juga Zack akan membuat Mikha sadar bahwa ia tak boleh memikirkan pria lain selain Zack..


''Aku tak akan membiarkan kau memikirkan pria lain selain aku,....kau hanya harus memikirkan aku Mikha...hanya diriku...karna kau adalah calon permaisuriku...''


''Apa...''


Wajah Mikha menjadi pucat mendengar ucapan tegas dari seorang Zack, sehingga ia pun menjadi gemetar, tidak ia tak akan pernah menjadi permaisuri pria ini ia tak akan pernah rela berada di bawa tekanan Zack yang begitu kejam...


Zack tidak menunggu, baginya saat ini ia harus bisa membuat Mikha mengerti bahwa ia tak bisa lari apalagi mencintai orang lain selain Zack.....


Pria itu bergerak mendekatkan wajahnya...sementara Mikha menjadi panik ketika jemari Zack naik dan menyentuh permukaan bibirnya yang merah merekah dan mengecupnya dengan lembut..


Jubah yang masih di pakai Mikha di hempas dengan mudah karna Mikha yang tidak berdaya..ia bahkan tak bisa menggerakan tubuhnya kali ini... Dan hanya pasrah ketika bibir Zack terus merayap turun dan mengecup leher jenjangnya dan memberi tanda merah disana, hingga Mikha hanya mampu mengutuk setiap sentuhan Zack yang menggetarkan dirinya,..tubuhnya di paksa tunduk dalam gariah sang pangeran yang kejam...


Bibir Zack terus mendarat di permukaan dada Mikha yang membusung sempurna,..pandangan mata Zack begitu takjup ketika sadar jika tubuh Mikha begitu indah dimatanya,


''Jangan...aku mohon, kau bilang kau tidak akan menyentuhku...Zackk...tolonglah....'' pinta Mikha mulai menangis..


Namun Zack bahkan tidak bergeming....pria itu malah tersenyum seakan sinis..


''Kau yang memaksaku melakukan ini sayangku, jika saja kau....menurut..jika saja kau tidak melihat pria lain dan membuat kesabaranku habis..mungkin aku bisa mengendalikan diriku, namun sekarang kau kehilangan kepercayaanku Mikhayla sayang...''


Mikha hanya memejamkan matanya tak ingin melihat ketika bibir panas Zack mendarat mulus di permukaan dadanya...lidahnya mulai menari-nari di atas put*ng pa yu da ra Mikha yang membusung seolah meminta untuk di sentuh...


''Arrrggghh....tidak...Zack....aku mohon....''

__ADS_1


Zack tak menggubris tangisan Mikha, kedua tangan lemahnya bahkan tidak mampu menghalau tubuh Zack yang menyatu dengannya tanpa sehelai benangpun, kulit mereka bersentuhan sementara jemari Zack meremas jemari Mikha dan menggenggamnya..bibirnya masih bertahan di dada Mikha dan menghis*p dengan gemas put*ng pa yu da ra Mikha yang menegang sempurna..


Mikha tak mampu melawan seorang Zack..bahkan ketika tubuhnya menjadi pelampiasan nafs* pria itu...Mikha hanya bisa merintih penuh rasa sakit ketika ia kembali merasakan kejantan*n Zack menekan kuat di daerah senstifnya...Mikha hanya bisa memohon walau ia tau benar semua permohonannya hanya sia-sia...karna Zack terus mendesakan tubuhnya memasuki Mikha tanpa menahan diri dan Mikha hanya menjerit ketika Zack berhasil memasukinya dan menimbulkan rasa sakit....


Saat itulah keduanya saling menatap tajam, Zack juga terkejut karna menyadari tubuh Mikha yang sekarang bahkan masih perawan, bahkan di tahun 1800, ia telah mendapatkan kesucian Mikha...dan kali ini....ia melakukan hal yang sama...Mikhayla masih suci..??


Mikha terkejut dengan kenyataan ini...ketika ia kembali merasakan sakit seperti dulu...hal ini sungguh tak bisa di percaya oleh Mikha namun itulah kenyataan...bahwa Zacklah yang mendapatkan kesuciannya..mengapa...??


Hati Mikha begitu hancur..ia menginginkan percintaan dengan penuh cinta bersama dengan Alex dan bukan Zack..dan Zack lagi..tapi kini dirinya telah kotor dan bahkan harus menerima kenyataan yang sama...


''Aku benci kau....Zack Delano..'' desis Mikha dengan tatapan tajam...


''Aku menginginkanmu Mikhaylarisa...''


Deg!!!!!!


***********


Mikha duduk di taman dengan wajah yang murung, sementara ia menatap bunga-bunga indah itu dengan tatapan kosong...


Suara langkah kaki mendekat...


''Yang mulia....''


Mikha seketika berdiri dan membalikan tubuhnya menemukan Alex berdiri dengan senyuman di wajahnya....


airmata Mikha menetes...dan Alex mendekat...


''Apa yang terjadi yang mulia...''


Isakan Mikha semakin deras saja...sesaat kemudian tanpa di duga Alex, sang putri menghambur ke dalam pelukan Alex dan mulai menangis...


''Putri.......''

__ADS_1


''Bawa aku pergi Alex...bisakah kita pergi sekarang...'' bisik Mikha dengan rasa sakit yang begitu kuat di dadanya...


Alex membeku...........


__ADS_2