
Alex masih memenjara mata Mikha yang begitu bening dan menajam kepadanya, ada rasa lain yang menggoda ketika wajah mereka berdekatan saat ini..perasaan asing uang indah dan membuat Mikha maupun Alex tak mengerti mengapa mereka harus merasakannya...?
Hening......
''Mengapa yang mulia sangat ceroboh...''
''Hah.......''
Alex menurunkan pandangan pada bibir sang putri yang merah muda dan berdehem,..
''Mengapa sangat sulit bagiku untuk membuat yang mulia mengerti jika kecerobohanmu selalu membuatku khawatir...''
Mikha terdiam...Alex begitu tampan dan punya garis wajah yang meneduhkan, berada di dekat pria ini Mikha tidak merasa takut dan hanya merasakan kedamaian....gadis itu tersenyum dan semakin mendekatkan wajahnya seolah ingin menantang Alex...
''Jika kau ada di dekatku, maka aku tidak takut melakukan kecerobohan sedikitpun...''
Hening......
''Keras kepala.....'' desis Alex tajam...
''Aku seorang putri...aku harus keras kepala..''
Alex terkekeh....
''Yang mulia........''
''Aku mencarimu dan menjadi khawatir saat aku menyadari kau menghilang....''
''Aku sedang berlatih...aku tidak kemanapun yang mulia...''
Mikha bersedekap memasang wajah serius..
''Jangan menghilang lagi,...tanpa ijin dariku Alex....''
Hening...
Alex menatap sang putri dengan tajam...
''Aku berjanji yang mulia....''
''Janji.....apakah kau benar-benar janji kali ini.'' desah Mikha dengan mata membulat sempurna...sementara Alex hanya bisa pasrah...
''Aku akan menyerahkan hidupku untuk menjagamu yang mulia...''
Saat itulah Alex menjauhkan tubuhnya sekaligus menegakan tubuh sang putri..ia berusaha kuat menahan debaran jantungnya..menyembunyikan perasaan yang tentu saja salah di dalam dirinya...hingga wajah Mikha berubah cemberut..mengapa pria ini sangat dingin dan kaku...?
''Alex.....''
''Aku akan merapikan semua peralatan pedangku, dan akan menemui yang mulia...bagaimana kalau yang mulia kembali ke istana...''
Alex membalikan tubuhnya hendak pergi...
__ADS_1
''Tunggu........''
Pria itu menghentikan langkahnya walau tidak berbalik...
''Jangan pernah menghilang dari pandanganku lagi....aku akan panik nanti...'' suara Mikha tercekat di tenggorokannya..
Alex tersenyum kemudian berbalik menatap mata Mikha yang begitu polos ia kemudian mengambil pedang dan kemudian kembali menusuk ke dalam tanah dan dalam sekejap ia menjatuhkan dirinya..memberi penghormatan pada Mikha yang hanya bisa menatap dengan patah hati...
''Yang mulia tenang saja....aku akan mengabdikan hidup dan matiku demi melindungi yang mulia...''
Mikha mendekat....
''Alex.......''
''Jangan pernah berpikir hal yang lebih dari hubungan kita yang mulia..aku adalah seorang prajurit dan status kita berbeda....''
Mikha menahan airmatanya....untuk pertama kalinya ia patah hati...oleh seorang pria yang membuatnya jatuh cinta..
''Yah......jangan pernah menikah Alex...kau di larang untuk mempunyai wanita lain disampingmu selain aku, kau tak boleh jatuh cinta....kau tidak di ijinkan memberikan hatimu selain padaku...apa kau mengerti....? ini adalah perintah...dan jika kau melanggarnya maka aku sendiri yang akan menghukum dirimu dengan sangat kejam...'' ucap Mikha penuh penekanan...
Alex kemudian bangkit dan menatap mata sang putri Mikha yang terlihat begitu lucu...ia seperti sedang cemburu...dan posesif..
''Baiklah yang mulia...aku akan menemani yang mulia naik tahta dan menikah.....''
''Aku tak ingin menikah......'' jawab Mikha dengan wajahnya yang kusut..
''Apakah yang mulia sedang marah...''
''Aku ingin kau....ada di istana dalam 15 menit...''ucap Mikha dengan tegas...
''Yang mulia........''
''Tidak......10 menit dari sekarang......''
Mikha melangkah dengan cepat meninggalkan Alex yang hanya terdiam di tempatnya...lambat pria itu tersenyum...ketika menyentuh dadanya..
Apakah ia sudah benar jatuh cinta pada sang putri......?? Alex mengerutkan kening....
**********
Siang ini..
Mikha duduk di depan meja Rias sementara Alex sudah berdiri di depan istana milik sang putri..sementara Mikha hanya tersenyum geli,....pria itu takut juga padanya karna itu dari tadi pagi Alex sudah berdiri di depan istananya.
''Silahkan yang mulia...'' ucap sang pelayan ketika memakaikan jubah pada sang putri, sementara Mikha pun bangkit dan memakai jubahnya setelah itu ia pun melangkah keluar ruangan..
Dan tersenyum ketika melihat Alex berdiri dengan gagah di hadapannya, wanita itu tersenyum...lalu mendekati Alex...
''Hormat bagi yang mulia putri,....''
Mikha pun tanpa ragu menunjukan senyum termanisnya...lalu mendekat...
__ADS_1
''Aku ingin berjalan-jalan di kolam kerajaan, aku ingin kau mengawasi sekitarnya Alex.''
Alex pun menundukan kepalanya dalam-dalam..
''Baik yang mulia putri aku akan menjaga yang mulia..''
''Bagus....''
Mikha melangkah lebih dahulu di depan Alex sambil menikmati udara yang lebih hangat...
''Bagaimana kabar di perkebunan, bagaimana keadaan disana...aku tak sabar lagi mendengar kabar mereka..''
Alex berdehem..
''Keadaan semakin baik, hasil perkebunan meningkat karna para pekerja disana menikmati pekerjaan mereka, karna itu berimbas juga dengan hasil yang mereka dapatkan...para pekerja disana sangat berterimakasih pada yang mulia..''
Mikha begitu bahagia mendengar jika para pekerja disana bisa menikmati pekerjaan mereka, yang lebih penting dari itu semua...para pekerja disana bisa di perlakukan dengan baik...
''Aku senang mendengarnya Alex, hah.....semoga mereka selalu bahagia...''
Alex pun menatap Mikha dengan pandangan yang dalam, gadis semuda putri sudah mampu untuk memikirkan perasaan orang lain, bukankah dia gadis yang istimewa...?
Alex semakin kagum..
Mereka akhirnya sampai di kolam kerajaan atau tempat permandian khusus untuk sang putri..bangunan sekitar kolam di lindungi oleh pilar besar berwarna putih...ada banyak prajurit yang berjaga dari luar sehingga siapapun tak ada yang bisa masuk kesana untuik mengganggu sang putri.
''Aku ingin mandi....''ucap Mikha dengan mata berbinar tak tahan..
Melihat kedalaman kolam yang begitu menggoda, air yang jernih seperti cristal, membuat Mikha tak tahan untuk melompat dan berenang..di sekolah dulu dia sangat berbakat untuk berenang..
Mikha menoleh menatap Alex yang seperti sudah tau apa yang ada di dalam pikirannya..
''Yang mulia ingin mandi...''
''Yah....apakah disini aman, maksudku tak ada orang yang akan mengganggu...''
''Tak ada seorangpun yang akan menganggu yang mulia di sini...aku sendiri akan berjaga di luar bersama prajurit yang lain...''
''Bagus.....''
''Yang mulia jika terjadi sesuatu, yang mulia bisa berteriak maka aku akan datang.....''
''Tentu saja Alex...jangan kemanapun..''
''Baik yang mulia...''
Alex lalu melangkah meninggalkan Mikha sendirian, sementara itu Mikha mulai menuruni tangga pinggir kolam dengan tidak sabar..sampai akhirnya tubuh Mikha mulai masuk ke dalam kolam sepenuhnya...dan ia pun mulai berenang...
Yang tidak di ketahui Mikha, seseorang mendekati kolam ketika dia sedang tidak asyik berenang..pria itu pun ikut turun ke dalam kolam dan menyelam mendekati Mikha yang masih juga tak sadar...
Mikha membeku ketika kakinya di tarik dengan kuat sampai ke bawah air, dan pria itu menatapnya dari dalam air,..tubuh Mikha menjadi lemas seketika...
__ADS_1
Deg!!!!!