Teman Hidup (New)

Teman Hidup (New)
Bab 6


__ADS_3

Malam yang dinanti Jenna pun tiba, ia bersiap keluar dari kamarnya dan menuju kamar mama nya. Pakaian yang tak biasa Jenna gunakan membuat mama Jena sedikit mengerutkan dahinya. Celana jeans kulot berwarna terang dengan hoodie crop warna pink nude serta tak lupa sneakers kekinian menjadi pilihannya malam ini.


"mau kemana kamu Jen? udah lama mama ngga lihat kamu pake pakean begini" tanya mama Jenna yang sedang jeluar dari kamarmandi.


"ih mamah mana boleh sama Andra aku berpakaian kurang cewe begini. Aku meu ketemu Seren Koko juga Gaga ma, aku butuh pengalihan suasana haha" Jenna tetap terlihat tegar dihadapan mamanya meski rasa sakit masih kerap kali ia rasakan.


"itu bagus sayang, bersenang senanglah dan ingat jangan pulang larut malam" pesan mama Jenna turut menyertai kepergian putrinya yang telah mencium pipinya itu.


"ini weekend mama" Jenna memberi senyum penuh arti sebelum menutup kamar mamanya.


...


drrt drrt


Getaran telpon menghentikan langkah Jenna yang sedang menuruni anak tangga. Belum ia menjawab telpon nya orang disebrang sana sidah bersuara.


"aku didepan tuan putri" sapa suara lelaki yang sangat Jenna kenali.


Ia sedikit berlari menuju teras rumahnya dan benar saja Gaga sudah berdiri beraandar mobil sedan hitam miliknya.


"perasaan ngga ada acara jemput jemputan segala deh Ga" Jenna menghampiri Gaga yang juga terlihat berbeda dengan celana jeans seatas lutut dan kaos hitam polos oversize nya.


"biar ngga ribet sekalian aja" Gaga membuka pintu belakang untuk ditempati Jenna.


"engga lagi naik taksi online kali Ga, pake acara duduk belakang segala ish!" Jenna menolak duduk dibelakang dan membuka pintu depan sisi kiri mobil itu. Dan betapa tercengangnya ada Koko yang duduk disana.

__ADS_1


"Koko!" Jenna sedikit berteriak melihat teman lamanya itu.


"hai Jen, jadi kamu mau yang duduk depan?" tawar Koko dengan menggerakan kedua alisnya naik turun.


"kalian sengaja membuat surprise untukku ya" gerutu Jenna yang juga mulai menempati kursi belakang mobil mewah itu.


Dilihatnya kedua penumpangnya sudah siap Gaga melajukan BMW seri 5 hitam miliknya menuju tempat Seren berada. Tak ada obrolan penting dimobilnya begitulah jika kamu berteman dengan laki laki obrolan yang selalu ada saja dan tak ada habisnya. Koko pun tidak berani menyinggung hubungan Jenna dan Andra yang sedikit ia dengar dari Gaga.


45menit menempuh perjalanan merekapun sampai disebuah resort dipinggir kota dengan nuansa pulau dewata. Mereka langsung menuju kehalaman belakang tempat Seren melakukan photoshoot untuk iklan resort yang terbilang baru itu. Memasuki halaman belakang nuansa bali semakin lekat seakan mereka lupa dimana mereka berada. Dipilihnya sebuah tempat duduk bersebrangan dengan kolam renang yang tak jauh dari lokasi Seren. Sambil menunggu Seren mereka memesan berbagai macam makanan khas dari bali.


Seren yang menyadari kedatangan teman temannya minta break pada sang fotografer, dan menghampiri dua lelaki yang selama ini sering bersamanya tapi betapa kagetnya sosok perempuan yang ikut dengan mereka.


"Jenna? benar ini Jenna? Ba bagaimana kalian bisa membawanya kemari?" Seren meluncurkan banyak pertanyaan yang membuat para sahabatnya itu tertawa. Ia pun memeluk sahabat yang sangat dia rindukan dan menarik kursi disebelah Jenna. "Jadi bagaimana ceritanya?"


"biasa patah hati ya gitu balik nyari temenya" celetuk Koko yang langsung mendapat lirikan sinis dari Jenna.


"yaa gitu deh berhubung aku kesepin sekarang jadilah aku temuin kalian hahahaha" gelak tawa menyusul pernyataan Jenna itu.


"emm pelampiasan doang dong kita ini" timpal Seren sambil merangkul pundak Jenna.


"yaa untunglah aku ketemu Gaga, jadi aku inget kalian" jawaban Jenna yang cukup menyebalkan itu menbuat Koko melemparnya dengan sebuah kentang goreng.


"iya untung aja ketemunya sama aku jadi bisa aku selamatkan dari kegalauan tingkat dewa" kini giliran Gaga membuka suara.


Gelak tawa dan saling lempar ejekan mewarnai makan malam mereka, Seren yang sudah selesai dengan pekerjaannya kini sudah mengganti bajunya dengan setelan rayon sebawah lutut dan lengan terbuka berwana putih yang snagat kontras dengan kulit kuning langsatnya. Kini meja tersebut bertambah riuh dengan pembahasan cerita cerita lucu masa sekolah mereka.

__ADS_1


Sayang sekali waktu berjalan begitu cepatnya bahkan jam menunjukan pukul setengah 11 malam. Gaga mengajak teman temannya pulang mengingat sudah cukup larut. Seren yang membawa mobil sendiri meminta Koko menemaninya, dikarekanan mereka satu koplek perumahan jadilah Koko mengambil alih kemudi mobil Seren.


...


Kini mereka berjalan beriringan menuju tempat parkirnya.


"besok kita ketemu lagi yaa" Jenna sangat bahagia bahkan ia lupa kapan sebahagia ini terkahir ia rasakan.


"tentu Jen kita akan sering sering ketemu nanti" jawab Seren yang masih merangkul pundak Jenna, tak dapat dipungkiri ia memang sangat merundukan sahabatnya itu. Selama ini mereka hanya sesekai bertukar kabar di sosial media saja karena Seren tau bahwa Andra adalah tipe orang yang overprotektif .


Gaga kembali membukakan pintu untuk Jenna setelah mengucapkan kata perpisahan pada Seren juga Koko. Jenna hanya menggelangkan kepalanya dengan perlakuan Gaga itu, ya Gaga akan membukakan pintu mobilnya untuk perempuan yang menurutnya dekat dengan hidupnya, Seren pun kerap mendapatkan perhatian Gaga itu.


...


Dalam mobil Seren.


"Ko kayanya si Gaga masih aja ada rasa lebih ke Jenna, sebenarnya aku sangat setuju mereka bersama, lagian kebapa juga dari dulu Gaga engga ungkapin perasaannya ke Jenna yakan?" Seren dan Koko memang sudah tau lama tentang perasaan Gaga yang lebih terhadap Jenna.


"ya ngga tau juga yaa, kayanya mereka udah ketemu lagi cukup lama deh, jadi tadi pagi orang sekantor dibuat gaduh sama kedatengan Jenna yang dikira pacarnya Gaga, sialnya Jenna dateng dari pagi dan pulang setelah makan siang bareng di rooftop" jawab Koko yang tetap fokus melihat jalanan yang masih cukup ramai di weekend ini.


"daripada sama Andra itu gila ya udah kaya rapunsel ajaa si Jenna mgga boleh ini itu" Sahut Seren yang memang gemas dengan hubungan sahabatnya dengan Andra itu.


"yaa kita coba aja lihat apakah Gaga berani mengungkapkan cinta monyetnya haha" Koko kali ini hanya menanggapi dengan sedikit bercandaan. Tiba tiba Seren tersentak dari duduknya dan mengganti arahnya ke Koko.


"Kita bantu Gaga deh Ko, kita comblangin mereka" Seren memperlihatkan senyum penuh arti sambil bertepuk tangan kecil seperti seorang anak kecil yang akan mendapat lolipop warna warni.

__ADS_1


Koko hanya menggeleng kan kepalanya, dan tetap fokus pada kemudinya yang sudah memasuki komplek perumahan tempat mereka tinggal. Koko menuju blok tempat ia tinggal dan menyerahkan kemudi pada Seren setelah ia berada tepat didepan gerbang rumahnya.


__ADS_2