Terjebak Takdir Suamiku

Terjebak Takdir Suamiku
Drama korea


__ADS_3

- 3 Tahun sebelumnya. -


RSUD dr. Moewardi atau RSDM adalah rumah sakit pemerintah provinsi Jawa Tengah yang terletak di Surakarta, Indonesia. Selain menjadi Rumah Sakit Pemerintah, RSDM juga berfungsi sebagai Rumah Sakit Pendidikan, salah satu fakultas yang bekerja sama dengan rumah sakit ini adalah Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret. Nama rumah sakit ini diambil dari nama dr. Moewardi, seorang tokoh perjuangan Indonesia pada masa kolonial.


Nadia mempercepat langkah. Kedua kaki itu seakan maraton di lintasan lari di stadion olah raga. Padahal dia masih terlambat 5 menit untuk masuk ke kantor. Tapi baginya, itu hal yang sangat memalukan. Hentakan sepatu tinggi berwarna hitam, beradu mengeluarkan irama tak beraturan. Berkali - kali dia melihat jam tangan kecil di pergelangan tangan kiri. Seolah - olah jam tangan itu akan berhenti detiknya jika dia melihat terus menerus.


"Lain kali, aku harus disiplin mengatur jadwal nonton drama korea. Tapi... dia sangat tampan, aku jadi penasaran!" jerit gadis itu di dalam hati.


Dia selesai menonton drama korea di laptop sampai jam 4 pagi. Di awal, hanya berniat nonton drama korea itu beberapa episode. Paling lama jam 11 malam akan menyelesaikan berapa episode - rencananya - selanjutnya akan ditonton besok atau lusa. Namun, drama itu seakan membawa dia ke kehidupan nyata. Apalagi pemeran pria adalah aktor favorit bagi gadis itu. Akhirnya dia melanggar janji awal. 16 episode diselesaikan dalam semalam. Alhasil, inilah akibatnya, dia terlambat untuk masuk kerja.


Disusurinya lorong - lorong rumah sakit yang berlantai keramik putih dengan sedikit cemas. Baju dinas berwarna putih sudah melekat di badan. Di balik baju dinas itu, Nadia memakai setelan jas cewek berwarna abu - abu dengan bawahan rok panjang berwarna hitam.


Gadis itu masih berusaha mengejar waktu. Akhirnya dia sampai di lorong baru dan masuk ke dalam dengan cepat. Menghampiri alat absen finger print yang tergantung di dinding. Dia dengan cepat mengangkat jempol kanan dan memasukkan ke dalam ruang yang berukuran sejempol manusia.


"Thank you."


Alat itu bersuara.


Nadia mencibir. Dia terlambat 10 menit. Suara alat itu serasa  menyindirnya. Dia berusaha masuk ke dalam ruangan di balik dinding tempat dia berdiri tadi. Membuka pintu kaca menuju ruangan utama.

__ADS_1


"Selamat pagi, Bu Dokter. Tumben."


Seorang perawat perempuan menyapa dirinya.


Nadia sedikit tersenyum getir.


"Nonton drama korea lagi ya?"


Perawat perempuan itu mengacungkan ujung jari tengah tangan kanan ke arah Nadia, menggoyang-gotangkan jari telunjuk itu. Mendatar ke wajah gadis yang dipanggilnya dengan sebutan Bu Dokter.


"Ssst... nanti kita bicara. Aku sudah terlambat," ujar Nadia pelan sembari mendekati perawat perempuan itu dan berbisik. Seakan-akan dia punya aib besar yang tak ingin diketahui oleh orang lain.


"Apa judul drakor tadi malam?"


"Ah... sudah... jangan dipancing sekarang."


Nadia langsung menuju ruangan selanjutnya dengan cepat.


Perawat itu sedikit terkekeh.

__ADS_1


Nadia masuk ke dalam ruangan berukuran 7 x 5 meter. Dia berusaha untuk duduk dengan perlahan. Menarik kursi yang akan diduduki. Meletakkan pantatnya. Mengangkat gagang telepon yang berada di meja dan menekan 1 nomor.


"Masukan pasien pertama. Saya sudah siap."


Nadia berusaha untuk tersenyum. Meletakkan gagang telepon ke wadah. Dia menarik nafas panjang dari hidung dan mengeluarkan dari mulut.


Pintu kaca diketuk.


"Ya."


Nadia menegakkan punggungnya. Dia sengaja memperhalus suara.


"Silahkan pak...."


Suara lembut itu berasal dari perawat perempuan yang berbicara dengannya di depan tadi.


Seorang pria tua masuk. Tergopoh - gopoh, tangan kanan memegang tongkat. Tangan kiri dipegang oleh seorang wanita tua. Mungkin itu istrinya. Pria tua itu berjalan perlahan. Terasa sekali dia susah untuk melangkahkan kaki.


"Selamat pagi, Pak... Ibu... saya dr. Nadia Candrawinata."

__ADS_1


Sapanya lembut. Gadis itu memasang senyum yang lebar. Senyum terbaik di pagi itu setelah menonton drama korea semalam yang hampir mengacaukan aktifitasnya.


***


__ADS_2