TERPAKSA MENIKAHI NONA MUDA

TERPAKSA MENIKAHI NONA MUDA
KEMBALI MESRA


__ADS_3

Seorang gadis, memakai dress kuning


dengan menggunakan high heelts di kakinya, sedang berdiri di depan pintu rumah bu Wati.


"Revii. Ayo nak, silahkan masuk" ucap Wati dengan senang.


"IBu apa kabar" tanya Revi ketika duduk di ruang tamu.


"Alhamdulillah, ibu sehat nak. Kamu sendiri bagaimana keadaanmu sekarang ?"


"Alhamdulillah baik bu"


Mendengar suara seperti Revi dari luar, Kenni segera keluar dari kamarnya. Betapa terkejut dan bahagianya dia, saat melihat istrinya duduk di ruang tamu.


"Revii" panggil Kenni kepada istrinya,sambil menghampirinya


Revi pun berdiri melihat Kenni yang berada di depannya. Kemudian, ia memeluk suaminya itu, dengan tangisan bahagia.


"Maafkan aku mas" ucap Revi lirih.


"Kamu tidak salah sayang, justru aku yang salah. Btw, bagaimana keadaanmu sekarang" sambil melepaskan pelukannya.


"Alhamdulillah mas. Penyakit gagal ginjal ku berangsur angsur pulih. Dokter saja nggak tahu, mengapa ini semua bisa terjadi. Mungkin ini adalah kebesarannya Allah untukku dan untuk kita mas. Supaya kita dapat merawat anak kita ini, bersama sama"


"Masyaallah"


Kenni sangat senang mendengar itu. Ia pun segera sujud syukur kepada tuhannya.


"Mas, ibu. Mari kita pulang ke rumah"


"Tidak nak. Ibu tinggal saja di rumah ini. Kalaw disini, ibu bisa melakukan kegiatan diluar rumah. Kenni, pulanglah nak bersama istrimu.Ibu disini akan slalu mendoakanmu"


"Baiklah bu, tapi kalaw ibu mau ke rumah kami, ibu tinggal telfon kami saja yah. Nanti aku akan menyuruh sekretaris Oka, untuk menjemput ibu" ucap Revi.


"Iya nak. Kalaw ibu kangen kepada kalian, ibu janji akan menelfon kalian"


"Ya sudah kalaw begitu. Ibu,kami berdua pamit dulu yah. Ibu jaga diri baik baik disini"


"Iya nak. Kalian berdua jangan lupa untuk sholat yah" ucap ibunya.


"Baik bu" jawabnya bersamaan.


Lalu keduanya naik ke atas mobil. Dan mobil itu di lajukan oleh Sekretaris Oka dengan kecepatan sedang.


Sesampainya di rumahnya, Kenni lalu mengangkat tubuh Revi, sampai ke kamar mereka. Revi sangat senang dengan tingkah Kenni yang tiba tiba nengangkat tubuhnya. Yah, seperti penganting baru yang sedang berbahagia.

__ADS_1


Sampai di kamar, Kenni lalu membaringkan istrinya ke kasur, lalu mencium bibirnya. Setelah puas, barulah Kenni berhenti menciumi istrinya.


Beberapa saat kemudian, ponsel Revi berbunyi. Itu adalah panggilan dari sekretaris Oka.


"Ada apa Oka" ucap Revi ketika mengangkat ponselnya


"Semua sudah clear nona. Adik Shiren, sudah kembali ke perusahaan. Dan Shiren,telah bekerja di Restaurant lagi" jawab Sekretaris Oka dari balik telfon.


"Bagus. Makasih yah atas infonya"


"Sama sama nona muda" ucap Oka, lalu Revi mematikan ponselnya itu.


SORE HARINYA


"Sayang, sepertinya aku mau makan masakan buatanmu deh. Bukan aku sih, tapi anak kita yang minta" ucap Revi kepada suaminya.


"Tapi, aku sepertinya juga ingin memakan masakan buatanmu"


"Aduh bagaimana ini. Ya sudah, kita lomba saja. Siapa yang duluan sampe ke bawah. Dia lah pemenangnya"


"Nggak ah, nanti kamu jatuh lagi"


"Nggak, aku janji aku nggak akan jatuh. Dan kita nggak perlu lari. Tapi jalan saja"


"Oke. Ya sudah, sekarang kita mulai yah. 1, 2, 3"


2 menit kemudian, suaminya baru tiba dari atas. Ia terkejut melihat istrinya sudah duduk sambil memakan setengah dari buah pir.


"Sayang, kok kamu cepat banget sih nyampenya" ujar Kenni heran.


"Ada deh. Ya sudah, karena kamu kalah jadi kamu harus buatin makanan buat istrimu ini" ucap Revi sambil tersenyum.


"Baiklah sayang. Kamu mau makan apa" ucap Kenni bersemangat.


"Aku mau makan nasi goreng"


"Itumah kecil. Ya sudah, aku buatin kamu nasi goreng dulu yah. Eh..tapi aku nggak tahu bumbunya berada dimana"


"Kamu tenang saja"


Lalu satu pelayan pun membantu Kenni, dengan menyediakan semua bahan bahan yang di sebutkan oleh tuannya. Semua bahan itu lalu di simpan di samping Kenni. Setelah itu, Kenni pun segera membuatkan nasi goreng untuk istrinya.


Langkah pertama yang ia lakukan adalah memotong wortel dan daun bawan dengan ukuran kecil. Ia juga memotong sosis, dengan potongan bulat. Setelahnya mengiris tipis tipis bawang merah dan bawang putih.


Setelah itu, bawang yang telah di iris tipis, segera di tumisnya. Saat bawangnya sudah harum, ia lalu memasukkan potongan potongan tadi ke dalam tumisan itu. Ia juga memasukkan kocokan telur ke dalam tumisan itu. Revi yang menciumnya, tidak sabar lagi untuk memakannya.

__ADS_1


15 menit kemudian, nasi goreng buatan suaminya telah jadi. Kenni segera meletakkan nasi goreng buatannya, di atas meja makan.



"Sayang, kelihatannya nasi gorengnya enak deh"


"Ya iya dong. Ini kan dibuat pake resep cinta"


"Kamu bisa saja mas. Ya sudah, aku cobain dulu yah masakanmu"


"Silahkan tuan putri" ucap suaminya sambil tersenyum.


Revi pun memakan sesendok nasi goreng buatan suaminya.


"Wow sayang, masakanmu enak banget deh. Sumpah.." ucap Revi sambil terus memakan nasi goreng itu.


"Kamu belajar dari mana sayang, hingga kamu bisa memasak nasi goreng yang seenak ini" lanjutt Revi.


"Ibu yang ngajarin aku. Aku itu semasa kuliah sudah pintar membuat nasi goreng yang kayak gini. Bahkan setiap hari, aku membawanya ke kampus dan makan bersama teman temanku"


"Termasuk Shiren"


"Yah" ucap Kenni menunduk.


"Berarti ini bukan makanan spesial dong. Karena kamu sudah sering membuatnya, dan sudah banyak orang yang mencoba nasi goreng buatanmu. Aku nggak mau memakannya, yang aku mau makan adalah masakanmu yang akulah yang paling pertama memakannya dan mencoba rasanya" ujar Revi ngambek.


"Sayang, masakanku ini memang sudah banyak yang nyobain rasanya. Tapi, aku membuatkanmu pakai cinta dan saranghe" Sambil menyilangkan tangannya membentuk saranghe.


"Nggak sayang. Aku cuma becanda kok. Ya sudah, sekarang kita makan bareng bareng yuk. Biar aku yang suapin kamu"


Kenni hanya mengangguk mendengar istrinya. Ia pun membuka mulutnya, dan Revi pun menyuapinya.


"Sekarang gantian. Aku lagi yang nyuapin kamu" ujar Kenni.


Mereka pun suap suapan bersama dengan 1 sendok. Setelah nasi gorengnya hampir habis, Revi rasanya ingin muntah. Ia segera berlari menuju wastafel.


"Uueekk"..."Uueeek"


Semua makanan keluar dari mulut Revi. Kenni yang melihatnya, segera memberinya segelas air.


"Sayang, kamu minum dulu yah"


Revi segera mengambil gelas itu dan meminumnya.


"Ya ampun sayang maaf yah. Aku memuntahkan nasi goreng buatanmu" ucap Revi sedih.

__ADS_1


"Nggak apa apa kok sayang. Wajarlah kalaw ibu yang sedang hamil muntah. Ya sudah, lebih baik kita ke kamar yah. Kamu istirahat saja" ucap Kenni mengangkat kembali tubuh istrinya.


BERSAMBUNG..🌹🌹


__ADS_2