TERPAKSA MENIKAHI NONA MUDA

TERPAKSA MENIKAHI NONA MUDA
MALAM PERTAMA


__ADS_3

Sore menjelang senja, mereka sudah sampai di rumah Revi, Seluruh pelayan menyambut kedatangan mereka dengan hormat.


"Selamat datang nona muda, selamat datang tuan Kenni" ucap kepala pelayan.


Kenni hanya tersenyum dengan sambutan mereka. Kemudian, Revi dan Kenni segera masuk ke dalam rumah. Kenni sungguh kagum dengan rumah Revi yang begitu besar. Mereka lalu naik ke lantai 3 untuk menuju ke kamar Revi. Revi sengaja tidak melewati jalan pintas,untuk menuju ke kamarnya. Ia malah memilih jalan yang berbelit belit, agar dapat mengerjai suaminya.


Hampir 7 menit, mereka sudah sampai di depan kamar. Padahal, jika melewati jalan pintas, mereka bisa sampai dalam 3 menit. Memang kamar Revi sangatlah jauh dari kamar kamar yang ada di dalam rumahnya. Ia menyukai kamar yang menurutnya terpencil.


"Ayo sayang, silahkan masuk" ajak Revi kepada suaminya. Tapi Kenni masih menunjukkan wajah datarnya.


Setelah masuk, Revi tiba tiba membuka bajunya di depan Kenni. Kenni dengan cepat memalingkan wajahnya.


"Apa yang kau lakukan" tanya Kenni kepada istrinya itu.


"Tenang saja kali. Aku itu mau mandi" sambil mengambil handuk yang ada di lemarinya, lalu memakainya


"Kenapa, kau ingin mandi denganku ?" lanjut Revi menggoda suaminya.


"Siapa yang mau mandi denganmu. Sudah, kamu mandi saja sana"


Revi tersenyum geli


"Iya sudah, aku mandi dulu yah sayang. Ummma"


Satu ciuman mendarat ke bibir Kenni. Kenni dengan cepat melap bibirnya menggunakan tangannya. Kemudian Revi masuk ke kamar mandi sambil tersenyum senyum.


Malam harinya, pak Rido selaku kepala pelayan mengetuk pintu kamar Revi.


"Permisi nona dan tuan muda. Makanan di bawah sudah siap" kata Pak Rido lalu bergegas pergi. Yah begitulah pekerjaan Pak Rido setiap hari.


"Sayang. Yuk kita makan malam" Ucap Revi


"Kau duluan saja, nanti aku nyusul"


"Emang kau sudah hafal rumah disini. Kalaw kau sampai kesasar, dan bertemu dengan macam di rumah ini,gimana" ucap Revi menakut nakuti suaminya.


"IYAYA. AKU KAN BELUM HAFAL JALAN DI RUMAH INI"


"Jangan suka meledekku" kata Kenni cuek.


"Oh. jadi kamu benar benar tau semua jalan di rumah ini. Ya sudah, kalaw kau bertemu dengan macam itu bukan urusanku"


"Baiklah aku ikut" katanya pasrah.


Kenni pun mengikuti Revi. Ia berusaha mengingat ingat jalan yang telah mereka lalui tadi.


Sampai di meja makan, mereka lalu duduk bersama.


"Sayang, kau mau makan apa" ucap Revi.


"Nggak ada" jawab Kenni


Mendengar itu, Revi lalu mengambil ayam bakar dan sate,kemudian menaruh makanan itu ke piring Kenni.


"Makanlah, kalaw nggak aku akan memotong gaji mantan pacarmu"


"ITUKAN, KAU BISANYA CUMA NGANCAM"


"Baiklah"

__ADS_1


Mereka lalu makan bersama sama. Setelah makan, Revi mengajak suaminya untuk kembali ke kamar.


"Kamu pergi sendiri saja. Nanti aku nyusul" ucap Kenni datar.


"Kau sudah hafal letak kamarku ?"


"Yah"


"Okay. Aku naik duluan"sambil mencium kembali bibir Kenni, lalu naik ke atas.


"PEREMPUAN GILA" Gumam Kenni kembali menghapus ciuman Revi di bibirnya.


2 jam sehabis makan, Kenni baru masuk ke dalam kamar. Ia melihat istrinya telah berganti pakaian, menggunakan baju tidur transparan. Malah, ia tidak menggunakan bra sama sekali.


"Apa yang kau lakukan. Kau ingin menggodaku" ucap Kenni kepada istrinya.


"Emangnya kenapa. Kita kan sudah sah menjadi suami istri. Sudah sepantasnya kita melakukan hubungan intim ini"


"Kau saja yang melakukannya. Saya nggak mau" tolak Kenni


"Baiklah. Tetapi kamu mau tidurkan denganku"


"Tidak. Siapa yang mau tidur denganmu. Aku tidur di sofa ini saja"


"DASAR LAKI LAKI BODOH" gumam Revi


"Baiklah. Kau tidur saja disitu. Tapi awas, jika kau mengangkat dan memindahkan aku lagi, tidur denganmu"


"Siapa yang mau melakukannya" ucap Kenni


"Semalam kan kau melakukannya"


paginya


Kenni dan Revi bangun pagi pagi sekali, untuk mulai bekerja hari ini. Yah, Kenni mulai masuk kerja hari ini, setelah mengambil cuti selama 2 hari. Sedangkan Revi ingin pergi ke kantornya, untuk mengadakan meeting kepada klayen.


Kenni pun masuk ke dalam kamar mandi, dan lupa mengunci pintunya. Maklum, tidak ada kunci di kamar mandi rumahnya. Ia lalu membuka handuknya untuk mandi. Tiba tiba, Revi datang membuat Kenni tersontak kaget.


"Kamu ngapain masuk kesini" ucap Kenni membelakangi Revi.


"Aku juga mau mandi" jawab Revi yang masih memakai baju tidur transparannya.


"Udah. Tunggu aku selesai mandi dulu. Kamu lebih baik keluar"


"Baiklah. Tapi ada syaratnya"


"Apa"


"Nanti malam kau harus tidur denganku"


"Ogah"


"Ya sudah. Aku buka pakaianku nih sekarang" kata Revi sambil tersenyum.


"Jangan. Oke fine. Sekarang keluarlah"


"Baik" lalu Revi keluar dari kamar mandi. Kenni dengan cepat mengunci pintu tersebut.


"INI SUAMIKU SEPERTI PEREMPUAN SAJA. MASA DIA NGGAK SUKA DENGAN BEGITUANSIH" Gumam Revi.

__ADS_1


Beberapa menit kemudian, Kenni sudah keluar dari kamar mandi. Ia menggunakan handuk seatas pinggang. Tubuhnya yang kekar sangat di sukai oleh Revi.


"Eh ngapain Kau melihatku" ucap Kenni ketika melihat Revi ngelihatin tubuhnya.


Sambil tersenyum "Emang salah,jika aku ngelihatin tubuh suamiku"


Kenni nggak menghiraukan kata kata Revi. Ia lalu masuk ke ruang ganti pakaian.


"Yang..pakaianmu sudah aku sediakan yah" ucap Revi sambil masuk ke dalam kamar mandi.


30 menit kemudian, mereka turun ke bawah untuk breakfast. Di meja makan, sudah tersedia susu dan roti tawar beserta selai dan susu coklat. Mereka berdua lalu duduk, Sambil makan bersama.


Sekretaris Oka yang sedari tadi menunggu diam di tempatnya.


"Sekretaris Oka. Apa kau sudah mempersiapkan mobil, untuk suamiku"


"Sudah nona muda"


"Bagus"


"Nggak usah. Saya memakai motor saja" kata Kenni kepada Revi.


"Kau keras kepala banget yah. Pokoknya, kau harus menggunakan mobil ke kantormu" ucap Revi.


"Baiklah"


Setelah makan, mereka lalu berangkat bekerja dengan 2 arah. Satu ke arah kiri dan satunya lagi ke arah kanan.


Di kantor Kenni


Tiba di kantor, Kenni lalu masuk ke dalam kantor, dan duduk di kursi kerjanya.


"Hei..penganting baru sudah datang nih" ucap Gilang menggoda Kenni.


"Penganting baru dari hongkong" ketus Kenni.


"Ih..jangan gitu dong. Aku memang tau masalahmu, tapi nikmatilah takdirmu. Istrimu itu cantik,kaya,dan berpenampilan menarik. Jadi, apa salahnya sih, kau mencoba mencintainya"


"Tapi, aku nggak bisa move on dari Shiren"


"Shiren lagi-Shiren lagi. Ingat, dia itu hanya masa lalumu. Dan masa depanmu yah Nona Revi"


"Sudah sudah. Lebih baik kau menyelesaikan urusan percintaanmu saja. Nggak usah mikirin hidupku"


"Urusan percintaan. Yah,aku sudah putus dengan cery.Dan sekarang aku sudah punya pacar lagi. Dan kau tau siapa pacarku, dia adalah seorang model hits" ucap Gilang.


"kok kamu bisa putussih dari Cery"


"Yah, seperti masalahmu. Ia dinikahkan oleh orangtuanya kepada saudagar kaya. Karena orang tuanya di lilit hutang" tutur Gilan


"Terus, apa cery tidak sesal meninggalkanmu ?"


"Yah tidak, ia malah setuju dengan pernikahan itu. Dan aku santai -santai saja kok. Bahkan kamu tau nggak, ia malah mengirim fhoto mesranya bersama suaminya. Aku mah cuma bilang long last yah"


"Oh ya. Kamu nggak sakit hati tuh" tanya Kenni


"Ya nggak. Karena semua yang kukatakan cuma boongan. He..he..he"Katanya sambil berlari.


"Awas kau yah" ucap Kenni kesal.

__ADS_1


BERSAMBUNG..🌹🌹


__ADS_2