TERPAKSA MENIKAHI NONA MUDA

TERPAKSA MENIKAHI NONA MUDA
MENJADI BOS


__ADS_3

Malam harinya, Revi meminta suaminya,untuk keluar dari perusahaannya.


"Loh, kenapa sayang" ucap Kenni heran.


"Aku ingin, kamu menggantikan aku menjadi bos di perusahaannku"


"Aku mau dan senang. Tapi, aku nggak enak hati sama bos aku" ucap Kenni mengerutkan dahinya.


"Kamu tenang saja. Bosmu nggak bakal marah ko. Dan mulai besok, kamu mulai bisa masuk. Nanti sekretaris Oka yang akan mengantarmu ke ruangan ku" kata Revi sambil tersenyum.


"Baiklah sayang. Ummma. Sekarang kamu tidur yah. Nggak baik jika sudah malam begini kamu belum tidur"


"Iya mas. Makasih ya"


Keesokan paginya pagi pagi sekali, Kenni mengajak istrinya untuk jalan jalan pagi. Revi pun menuruti apa kata suaminya. Hampir 30 menit, mereka berjalan jalan.


"Sayang aku capek. Kita duduk dulu yuk disana (sambil menunjuk sebuah bangku yang berada di pinggir jalan)


"Baiklah"


Lalu keduanya pun duduk di bangku itu.


"Aku capek banget nih jalan pagi" ucap Revi sambil mengelus elus perutnya.


"Sayang, jalan pagi itu memudahkan kamu untuk lahiran nanti. Agar pas lahiran, prosesnya tuh cepat"


"Oh ya sayang, kamu maunya bayi apa. Laki laki atau perempuan"


"Terserah yang di atassi. Tapi kalaw laki laki,aku tambah senang"


"Ah..kenapa"


"Karena aku jadi ada temen deh, untuk melawan mamanya yang bawel ini" (sambil mencubit pipi istrinya)


"Auu. Sakit tahu (sambil mengelus elus pipinya) sayang, ini sudah setengah 7 nih. Lebih baik kita pulang. Kan kamu ingin ke kantor hari ini"


"Ya sudah"


Lalu keduanya pun berjalan pulang, ke rumah mereka.


Sesampainya di rumah, Revi lalu duduk di meja makan.


"Sayang, kalaw kamu mau sarapan, yah sarapan saja dulu. Nanti aku sarapangnya setelah mandi" ucap Kenni.


"Nggak ah. Baby kita mau nungguin kamu. Dalam waktu15 menit kamu belum turun. Maka aku akan ngambek dan nggak mau sarapan" ujar Revi memanyungkan bibirnya.


"Baiklah sayang. Aku ke atas dulu yah" ucap Kenni berlari dengan secepat mungkin.


Setelah suaminya naik, Revi mengirimkan pesan WA, untuk sekretaris Oka.


"Oka, tolong panggil shiren kemari. Setelah suamiku berangkat kerja"


Begitu pesan dari Revi untuk Oka.


tepat 15 menit, suaminya telah datang dan menghampirinya.


"Sayang, aku nggak telat kan" katanya sambil ngos ngosan.

__ADS_1


"Nggak kok. Sini aku pasangin dasi kamu"


Kenni segera maju dan menghadap ke arah istrinya. Lalu Revi segera memasangkan dasi suaminya.


Setelah selesai memasangkan dasi suaminya. Mereka lalu sarapan bersama sama.


"Sayang kalaw di kantor nanti, kamu jangan lupa yah untuk sholat" ucap istrinya menesehati.


"Baik sayang" jawab Kenni lalu meminum susu hangat di depannya itu.


Setelah suaminya berangkat kerja. Revi lalu duduk di ruang tengah, sambil menontong tv.


Sesaat kemudian, Shiren datang dan menemui Revi.


"Shiren, kamu sudah datang. Mari duduk di sebelahku" ucap Revi tersenyum kepada Shiren.


"Yah. Makasih"


Lalu keduanya tampak terdiam. Sesaat kemudian, Shiren membuka suaranya


"Revi, aku minta maaf yah ke kamu. Karena dulu aku mengatakan bahwa kau akan segera mati"


"Aku juga mau minta maaf kepadamu. Karena aku telah menyebutmu dengan panggilan wanita gatal. Oh ya, alasan aku ingin menemuimu adalah karena aku ingin mengangkatmu menjadi direktur administrasi di restaurantku. Yah, kamu tinggal mengecek pemasukan dan pengeluaran uang setiap harinya. Dengan begitu, kamu bisa merawat ibumu yang sedang sakit"


"Apa kau masih mempercayaiku"


"Tentu"


"Makasih ya Revi. Kamu benar benar temanku yang paling baik" (ucap Shiren sambil memeluk Revi)


DI KANTOR PERUSAHAAN


"Perkenalkan, Ini adalah tuan Kenni. Suami dari nona Revi. Dia yang akan menggantikan nona Revi memimpin perusahaan ini" ucap sekretaris Oka dengan suaranya yang lantang.


"Selamat pagi pak bos" ucapnya bersamaan.


Lalu sekretaris Oka pun mengantar Kenni menuju ke ruangannya.


"Ya ampun, itu suami bos kita. Ganteng banget yah" ucap salah satu karyawan.


"Iya. Dia memang ganteng. Ini kedua kalinya, gue melihatnya. Dan sekarang, gue akan melihat dia setiap hari"


"Oh ya. Emang kapan lo melihatnya"


"Waktu di pesta pernikahan mereka. Lo nggak datang yah, dulu ?"


"Ya iyalah. Gue kan karyawan baru disini"


"Oh iya. Sorry, gue lupa" ucap karyawan itu.


Sesampainya di ruangan, sekretaris Oka lalu mengajarkan tuannya, tentang pengelolahan perusahaan. Untung Kenni cukup cerdas dalam hal perusahaan, jadi sekretaris Oka nggak susah susah amat mengajarinya.


Sesaat kemudian, seorang OB mengetuk ngetuk pintu, lalu masuk ke ruangan Kenni.


"Permisi pak bos" ucap perempuan itu yang tak lain adalah Rara. Teman dari Revi.


Rara lalu meletakkan secangkir teh hangat dan sepotong kue, untuk bosnya.

__ADS_1


"Bos ini teh dan kuenya. Silahkan di nikmati" ucap Rara sambil tersenyum.


"Makasih ya" ucap Kenni membalas senyuman Rara.


"IH..SENYUMAN PAK BOS ADEM BANGET SIH. GANTENG PULA. BERUNTUNG BANGET SIH, REVI BISA MENIKAH DENGANNYA" gumamnya


"Pak bos, perkenalkan nama saya Rara. Saya adalah teman nona Revi semasa sma dulu"


"Oh, kamu teman istri saya"


"Iya pak. Kalaw begitu, saya permisi dulu yah pak" ucapnya lalu keluar dari ruangan.


Setelah Rara keluar, ia kemudian kembali mengerjakan tugasnya membuat suatu proposal.


Sesaat kemudian, hpnya berbunyi. Itu adalah panggilan vc dari istrinya.


"Hei sayang" ucap Kenni.


"Sayang, kamu lagi apa" kata Revi dari dalam telefon.


"Ini, aku lagi membuat proposal nih"


"Coba aku lihat"


Kenni pun memperlihatkan proposalnya kepada istrinya.


"Wah, kamu pintar juga yah membuat suatu proposal" ucap istrinya kagum. Sedang suaminya hanya tersenyum mendengar pujian dari istrinya.


"Oh ya sayang. Siapa yang membawakan kamu teh dan sepotong kue itu" katanya sambil melihat teh dan kue itu, berada di hadapan suaminya.


"Oh ini. Tadi yang membawa teh dan kue ini adalah teman kamu" jawab Kenni


"Rara" ucap istrinya penasaran


"Yah"


"Kamu jangan dekat dekat dengannya yah. Soalnya dia itu orangnya centil dan sok cantik".


MEMANG DIA CANTIK, gumam Kenni kecoplosan.


"Apa kamu bilang" ucapnya dengan wajah yang ingin marah.


"Oh..nggak. Aku tadi bilang bahwa, kamu yang paling cantik. Dia mah..nggak ada apa apanya dari istriku yang syantik dan manis ini"


"Tapi kalaw Shiren" ucap Revi memojotkan suaminya.


"Dia..dia..


"Nggak. Aku cuma bercanda ko sayang. Nggak usah di jawab. Semua wanita itu yah memang syantik. Kalaw ada wanita yang nggak cantik, berarti dia bukan wanita dong. Tapi banci" Ucap Revi sambil tertawa.


"Kamu bisa saja sayang"


"Oh ya mas, nanti kita makan malam di restaurant yah"


"Up to You sayang. Ummmma..


"Dada sayang. I love youu"

__ADS_1


"Love you too" balas kenni lalu mematikan panggilan istrinya.


BERSAMBUNG..🌹🌹


__ADS_2