TERPAKSA MENIKAHI NONA MUDA

TERPAKSA MENIKAHI NONA MUDA
BERIKAN WAKTU


__ADS_3

Sepulang dari kerja, Kenni langsung pulang ke rumah.


"Selamat sore tuan" ucap Satpam yang berjaga di depan pos halaman rumah.


"Sore. Pak, apa Revi sudah datang ?" tanya Kenni.


"Maksud tuan, nona muda" ucap Satpam dengan wajah bingung.


"ya"


"Oohh. Belum tuan. Nona muda belum pulang"


"Baiklah, aku masuk dulu ya pak" kata Kenni lalu masuk ke dalam rumah.


Setelah masuk ke dalam kamar, Kenni cepat cepat untuk segera mandi. Selesai mandi, ia lalu memakai pakaiannya, dan duduk menghadap ke arah jendela.


"Dia kemana sih. Inikan sudah mulai senja" gumam Kenni.


"Kau mencariku sayang" sahut Revi yang berada di belakang Kenni.


Kenni memang membelakangi pintu. Jadi ketika Revi datang. Revi diam diam berjalan ke arah Kenni.


Mendengar suara Revi, ia segera membalikkan tubuhnya.


"Ummma" satu ciuman mendarat ke bibir Kenni. Membuat Kenni menjadi salting, karena ulah istrinya.


"Kamu apa-apaansih" ucap Kenni.


"Kenapa, kamu marah lagi. Harusnya kamu itu senang mendapat ciuman dari aku" ujar Revi.


"Iya,aku marah. Dan aku nggak suka dapat ciuman darimu"


"Terus, kenapa kau mencariku tadi" ucap Revi.


"Siapa yang mencarimu ?"


"Terus kenapa kau bergumam tadi. Kau pikir aku nggak dengar apa ?"


mencari alasan "Itu bukan kamu" ucap Kenni berbohong.


"Ya sudah. Sekarang aku mau tanya, dalam 3 hari ini, apa kau tidak mencintaiku" tanya Revi.


"Ya. Aku tidak mencintaimu. Ibarat kata, aku hanyalah daun yang jatuh karena terpaksa, karena terlepas dari ranting yang lama menjadi sandaran" sahut Kenni dengan lantang.


"Oke fine. Kau boleh tidak mencintaiku, Tapi jangan harap kau bisa menceraikanku. Karena aku sangat mencintaimu" kata Revi.


"Kita menikah itu, hanya sebatas berstatus suami istri. Bukan atas dasar cinta. Jadi sia sia saja kau menikah denganku, namun tidak mendapat sepeser cinta dariku"


"Yah kamu memang benar. Tapi aku mencoba melangkahkan kaki bersama dengan harapan. Dan aku menunggu dengan sepi, meski di temani ketidakpastian darimu" ucap Revi


"Dan kau tau, hatiku ini setiap saat slalu sakit. Sakit karena ketika cinta yang aku beri tidak kamu hargai" lanjut Revi menangis.

__ADS_1


Kenni terdiam mendengar kata kata Revi.


Ia lalu menghapus air mata Revi "Maafkan aku. Tapi,beri aku waktu untuk benar benar bisa mencintaimu" ucap Kenni.


"Baiklah. Tapi Kamu masih ingatkan dengan janjimu tadi pagi"


"Yah, aku tidak akan mengingkari janjiku" ucap Kenni.


Tok..tok..tok.., suara pintu di ketok oleh kepala pelayan. Itu artinya, hidangan makan malam sudah siap. Kenni dan Revi tidak menyadari, jika ini sudah malam.


"Kau pergilah duluan, aku mau mandi terlebih dahulu" kata Revi.


"Nggak baik mandi jika sudah malam. Nanti kau terkena paru paru basah. Mending kau mencuci wajahmu dan mengganti pakaianmu saja" kata suaminya menesehati.


"Makasih ya"


Ia lalu mengerjakan apa yang di suruhkan oleh suaminya. Setelah berpakaian, mereka lalu turun bersama sama.


"Sayang, kau mau makanan apa ?" tanya Revi kepada suaminya, ketika sudah berada di meja makan.


"umm..tolong ambilkan sayur sup, telur balado dan sate lilit itu" katanya sambil menunjuk sate lilit.


Revi segera mengambil makanan yang diminta suaminya, lalu menaruhnya ke piring suaminya. Setelah itu, mereka lalu makan bersama.


"Sayang, besok temanin aku ke restaurant yah. Soalnya, besok anak anak akan menerima gaji" ucap Revi setelah makan.


"Tapiii..."


"Nggak kok. Saya akan menemanimu besok. Ummma" tiba tiba, Kenni mencium Kening Revi. Membuat pipi Revi menjadi merah merona.


"KOK AKU DEG DEGAN YAH,KENNI MENCIUMKU. PADAHAL AKU YANG BIASANYA MENCIUM BIBIRNYA" kata Revi di dalam hati.


Setelah berbicara, mereka lalu naik ke atas kamarnya. Sebelum tidur, mereka menggosok gigi terlebih dahulu, kemudian beranjak tidur bersama.


Tut..tut..tut.., bunyi suara panggilan dari hp Kenni. Itu adalah panggilan vc dari adiknya Kenni.


"Sayang, siapa sih yang nelfon malam malam begini" ucap Revi kepada suaminya.


"Aku juga nggak tau. Tapi fhoto profilnya sih ini fhoto cewek" kata Kenni sambil ngelihatin hp-nya


"Cewek cantik" sahut Revi


"Ya" ucapnya singkat.


"Sini saya lihat" ucap Revi merebut hp itu dari tangan Kenni.


"Ya ampunn..Ini itu fhoto profilku. Kok kamu nggak bisa sih menandai aku" katanya sambil tersenyum.


"Maaf. Soalnya rambut kamu di fhoto itu berwarna. Kan sekarang rambutmu hitam, jadi aku kira itu bukan kamu"


"Ya udah de"

__ADS_1


Revi lalu mengangkat vc dari ibu dan Desi.


"Hai..kak cantik" ucap Desi senang dari dalam telefon.


"Halo nak, maaf yah karena ibu dan Desi malam malam menelfonmu. Soalnya Desi kangen banget dengan kalian" Sahut ibu Wati


"Nggak apa-apa kok bu" ucap Revi.


"Ibu dan Desi sehat sehat sajakan disana" sahut Kenni.


"Iya kak. Aku dan ibu sehat kok"


"Sudah dulu ya nak, takut mengganggu malam kalian" sahut ibunya.


"Iya bu"


Keesokan paginya, Kenni dan Revi sudah bersiap siap ke restaurant. Setelah sarapan pagi, mereka lalu berangkat bersama.


RESTAURANT KALISTA


Di restaurant, tampak Shiren sedang memotong motong sayuran sambil melamun.


Dorr..Suara Ita mengagetkan Shiren.


"Pagi-pagi sudah ngelamun. Jangan biarkan luka lama membunuhmu. Tersenyumlah, hadapi hari yang baru dengan penuh semangat" ucap Ita kepada Shiren.


"Entah mengapa, aku nggak bisa ngelupain Kenni, ita" sahut Shiren dengan sedih.


"Shiren, Kenni itu sudah menikah. Jadi tolong lupakan dia. Bagaimana kau bisa bangkit, jika kau berlarut larut mengingatnya. Mendingan, kamu mencari pacar baru saja" usul Ita.


"Kau kira itu gampang apah"


"Aku akan membantumu Ren, kamu tenang saja" ucap Ita.


Piippp.. bunyi suara klakson mobil Revi. Semua karyawan segera berbaris tak terkecuali Shiren dan Ita. Memang, jika saatnya sudah gajian, semua karyawan di perintahkan untuk datang pukul 7.30 menit.


Revi dan Kenni keluar dari mobil tersebut. Semua karyawan pun memberi hormat kepada Tuan dan nona mudanya itu. Shiren yang melihat Kenni, segera menundukkan kepalanya.


"Selamat pagi tuan dan nona muda" ucap kepala Restaurant.


"Pagi. Hari ini, saya akan memberi gaji kerja untuk kalian. Seperti biasa, maju satu persatu"


"Baik nona muda"


Mereka pun maju satu persatu, dan mengambil uang hasil kerja mereka. Setelah giliran Shiren, ia mengambil gajinya sambil menuduk.


"Makasih nona muda" ucap Shiren menengok sebentar kepada Revi, lalu kembali menundukkan kepalanya. Ia tak ingin lagi melihat wajah mantan kekasihnya itu.


"MUNGKIN SHIREN TELAH MENGANGGAPKU SEBAGAI MASA LALUNYA. MAKANYA IA TAK MAU MELIHATKU LAGI" gumam Kenni di dalam hati.


"KAU BUAT AKU JATUH CINTA, KETIKA AKU TAK BERNIAT MEMBUKA HATIKU. KAU BUAT AKU MERINDU, KETIKA KAU TAK ADA DI SAMPINGKU. NAMUN PADA AKHIRNYA, KAU TETAP MENINGGALKANKU. AKU TAK MENGERTI DENGAN SEMUA INI. APAKAH HATIMU YANG PUDAR, ATAU TAKDIR YANG MEMBUATMU BERBUAT DEMIKIAN" ucap Shiren dari dalam hatinya.

__ADS_1


BERSAMBUNG..🌹🌹


__ADS_2