
Hari demi hari, tak terasa kehamilan Revi sudah 7 bulan. Dan perutnya pun semakin membesar. Ia tak lagi mual, jika berdekatan dengan suaminya. Itu yang sangat membuat suaminya sangat tersiksa, karena tidak bisa dekat dekat dengan istrinya, Selama sebulan.
Hari ini, Kenni lagi libur kantor. Jadi, dia akan menemani istrinya, untuk melakukan USG di rumah sakit.
"Sayang, apa kau sudah siap ?" ucap Kenni sambil memakai jam ACnya.
"Iya sayang. Tolong bantuin aku yah" ucap istrinya merintih.
Kenni segera memegang istrinya dan berjalan bersama sama.
"Sayang, sepertinya kita harus pindah kamar deh. Soalnya perut kamu kan sudah besar, aku takutnya kamu jatuh di tangga, saat aku sedang berada di kantor"
"Iya sayang. Sebaiknya kita memakai kamar tamu yang ada di bawah saja. Nanti aku suruh pak Rido, untuk memindahkan semua barang barang kita" ucap Istrinya.
Sesampainya di bawah, ia kemudian memanggil pak Rido. Pak Rido dengan cepat menghampiri tuan dan nonanya itu.
"Pak Rido, tolong yah. Semua barang barang saya dan suami saya, kamu pindahkan ke kamar tamu. Karena mulai hari ini, saya dan suamiku akan tidur di kamar tamu"
"Baik nona. Perintah nona akan segera saya laksanakan" ucap pak Rido, kemudian membungkuk hormat.
Setelah itu, mereka lalu sarapan dan setelahnya, bergegas ke rumah sakit.
Sampai di rumah sakit seperti biasa, Kenni dan Revi slalu di sambut hormat oleh semua pekerja di rumah sakit. Mulai dari halaman rumah sakit, hingga masuk ke ruangan Dokter Ayu. Karyawan yang melihat mereka, langsung menyapanya sambil tersenyum.
Setibanya di ruangan dokter Ayu, Kenni dan Revi nggak melihat adanya dokter Ayu. Cuma ada seorang perempuan yang sedang berdiri di sana. Yah, kira kira ia berusia 20 tahun lah.
"Selamat pagi tuan, selamat pagi nona" ucap asisten itu sambil tersenyum
Kenni dan Revi pun membalas senyuman asisten itu.
"Adik, anda siapa" tanya Revi kepada wanita itu.
"Perkenalkan, saya adalah asisten baru dokter Ayu. Sekaligus keponakannnya. Nama saya Lutfi"
"Oh, kamu keponakannya dokter Ayu" ucap Revi.
"Iya nona. Saya baru saja lulus kuliah jurusan kedokteran. Yah moga moga saja, bisa seperti dokter Ayu"
"Aamiin" jawab Kenni dan Revi bersamaan.
__ADS_1
"Oh ya dik, kamu nggak usah manggil kami dengan sebutan Tuan dan nona. Kamu cukup memanggil kami dengan sebutan kakak"
"Baik kak"
"Oh ya. BTW, dokter Ayunya kemana yah" tanya Kenni.
"Dokter Ayu saat ini sedang memeriksa pasiennya. Mungkin ia akan datang dalam 10 menit lagi. Kk silahkan duduk di sofa itu"
"Baiklah"
Revi lalu duduk di atas sofa, bersama dengan suaminya.
Beberapa menit kemudian, dokter Ayu pun datang dan menghampiri Kenni dan Revi.
"Maaf, saya telah membuat kalian menunggu" ucap dokter Ayu.
"Nggak apa apa kok Ayu, itukan memang kewajiban kamu memeriksa semua pasien yang ada di rumah sakit ini" ucap Revi
"YA ALLAH, ISTRIKU BENAR BENAR TELAH BERUBAH. MAKASIH YA ALLAH" Kata Kenni di dalam hatinya.
"Makasih Revi. Ya sudah, mari saya periksa kehamilanmu"
Revi segera turun dari sofa, dengan di bantu oleh suaminya. Setelahnya, naik ke atas spring bed kecil, dan membaringkan tubuhnya.
"Ya ampun Revi, kamu memiliki sepasang bayi perempuan dan laki laki yang kembar" ucap dokter Ayu dengan penuh bahagia.
Mendengar itu, Kenni dan Revi tampak bahagia.
"Pantasan perut saya terasa berat Ayu. Saya nggak nyangka, bisa mendapatkan bayi kembar sekaligus" ucapnya senang.
"Iya. Aku juga nggak nyangka sayang. Akhirnya, kita memiliki 2 bayi kembar. Apalagi yang satu laki laki, dan satunya lagi perempuan" sahut Kenni.
"Wah, selamat yah kak. Semoga keluarga kalian selalu harmonis" ucap Lutfi yang juga ikut senang.
Setelah memeriksakan kehamilannya, Kenni dan Revi kemudian pamit untuk pulang. Di atas mobil, Revi nggak henti hentinya tersenyum.
"Sayang, kehamilanku kan sekarang sudah 7 bulan nih. Bagaimana kalaw kita merayakan 7 bulanan kita" ucap istrinya.
"Yah benar. Kita merayakannya dengan mengundang semua fakir miskin dan anak yatim untuk datang ke rumah kita. Supaya mereka mendoakan, agar bayi kembar kita selamat di dunia maupun di akherat kelak. Karena doa doa merekalah yang sering di jabah oleh Allah. Kamu setujukan ?"
__ADS_1
"Iya mas. Aku setuju kok. Dan aku akan memberi makan kepada mereka, selama setiap bulannya"
"Kamu benar benar telah berubah sayang" ucap Kenni sambil memeluk istrinya.
Sesampainya di rumah, Revi lalu memanggil semua pelayan untuk berkumpul. Setelah semua pelayan berkumpul, Revi segera mengatakan bahwa ia akan merayakan 7 bulanannya besok lusa. Jadi, semua pelayan harus menyiapkan semua sesuatunya, terutama makanannya.
"Pak Rido. Saya mau, kamu memasak makanan yang sangat banyak. Karena kami akan memanggil semua fakir miskin dan anak Yatim, untuk datang kemari"
"Baik nona" ucap Pak Rido.
"Ini uangnya, pergilah berbelanja bahan makanan yang kamu perlukan. Sekretaris Oka akan mengantarmu" ucap Kenni sambil memberikan uang kepada pak Rido.
"Baik tuan, saya permisi dulu"
Setelah itu, Kenni dan Revi lalu masuk ke kamarnya.
"Sayang, kamu mendingan istirahat deh. Saya lihat kamu begitu lelah" ujar suaminya.
"Nggak sayang, aku mau mengundang temen temen aku dulu, untuk datang ke acara 7 bulanan kita besok lusa"
"Nggak usah di undang semua sayang. Kan ini cuma acara 7 bulanan. Nanti pas acara aqiqah anak kita, baru lah kita mengundang mereka" usul suaminya.
"Baiklah. Tapi boleh nggak, aku mengundang Shiren, Ayu, Lila dan Farel"
"Farel, siapa dia"
"Dia itu temen SMA aku dulu,
"Lelaki Yang pernah mengantar kamu pulang dan menciumi kamu" ucap Kenni memotong pembicaraan istrinya.
"Iya. Tapi dia nggak tahu pada waktu itu, bahwa aku telah menikah. Pas dia tahu, yah dia langsung meminta maaf kepadaku"
"Terus kenapa kamu mau mengundangnya"
"Yah, karena dia teman baik aku. Emangnya kenapa kalaw misalnya aku mengundang dia untuk datang kemari. Apa kamu cemburu ?"
Kenni hanya terdiam mendengar ucapan istrinya.
"Sayang, kamu nggak perlu cemburu gitu. Gini yah, seandainya aku menyukai dia, ngapai aku slalu mengejar ngejarmu semasa kuliah dulu. Dan akhirnya, aku bisa mendapatkanmu dengan memaksamu untuk menikahiku. Seandainya aku suka sama dia, yah jelas kami berdua akan menikah. Tapi, aku lebih memilih kamu ketimbang memilih dia. Sehingga kita bisa hidup bersama, dan saat ini aku sedang mengandung anakmu. Nah, itu adalah bukti cinta kita berdua, dengan adanya anak ini" ucapnya panjang lebar.
__ADS_1
"BENAR JUGA YAH. KOK AKU BODOH BANGET SIH" gumam Kenni sambil memukul mukul jidatnya.
BERSAMBUNG..🌹🌹