TERPAKSA MENIKAHI NONA MUDA

TERPAKSA MENIKAHI NONA MUDA
PERSANDIWARAAN


__ADS_3

"Apa yang ingin kamu katakan kepadaku" tanya Revi kepada Adit.


"Kau tahukan wanita ini (sambil memperlihatkan fhoto Angela di ponselnya)


"Ya, aku tahu. Emangnya kenapa ?"


"Tolong, comblangin aku dengannya dong. Aku janji, aku nggak akan mengganggumu lagi"


"Apa..kau suka dengannya ?"


"Ya. Aku suka padanya pada pandangan yang pertama. Jadi tolong yah, comblangin aku" katanya sambil memohon.


"INI BISA MENJADI KEUNTUNGANKU UNTUK MENCOMBLANGKAN ADIT DENGAN ANGEL. TAPI, CARANYA BAGAIMANA YAH.


"UDAHLAH, NANTI AKU PIKIRIN SAJA" Pikir Revi.


"Baiklah. Itu mah urusan gampang"


"Terimah kasih. Mulai sekarang, kau aku anggap menjadi adik iparku" katanya sambil tersenyum.


"Tapi, ada hal yang lain yang mesti kamu ketahui"


"Apa itu ?" ucap Adit penasaran.


"Sebenarnya, Angel itu mau merebut suamiku. Saking maunya, ia sampai meminta bantuan mbah dukun, untuk mengguna gunai suamiku"


"Apa, aku nggak percaya"


"Lihat ini (sambil memperlihatkan chat Angela). Suamiku yang memfhoto chat ini, di ponsel Angela.


"Terus apa Kenni menginjak garam halus itu ?"


"Tidak. Untung ada security yang melihatnya. Jadinya, Suamiku menyuruhnya untuk membersihkan taburan garam halus itu di lantai"


"Terus, rencana apa yang engkau dan Kenni lakukan"


"Ya. Kami mengikuti permainannya"


"Maksudnya, Kenni berpura pura dengan tergila gila dengan Angela"


"Ya, seperti yang katakan"


"COBA SEANDAINYA AKU YANG MENGINJAK TABURAN GARAM ITU" gumam Adit.


"Kamu benar benar suka sama Angela"


Adit hanya mengangguk.


"Ya sudah kamu tenang saja"


Sesaat kemudian,1 pesan masuk di WA Revi. Itu adalah pesan dari suaminya.


"Adit, lihat pesan dari suamiku"


Adit pun segera melihat pesan itu.

__ADS_1


MISUAQ : "Sayang, bagaimana ini. Angela ingin bermalam di rumah kita, ntar malam. Katanya, ia ingin melihat bahwa aku benar benar tidak mencintaimu" pesan dari suaminya.


REVI : Kamu ajak aja dia .Aku nggak apa apa kok. Ikuti saja apa maunya. Kita akan memainkan permainan ini dengan rapi dan syantik" balas Revi.


"Revi, kau membiarkan Angela bermalam disini. Apa kau tak cemburu nantinya" ucap Adit.


"Pastinya sih cemburu. Tapi, aku harus bisa memainkan sandiwara ini. Kau senangkan, karena sebentar lagi, kau akan bertemu dengan Angela. Tapi kau harus ikut juga dalam permainan ini. Tapi, kalau suamiku dan Angela datang, kau di kamar saja dulu. Kalau aku menyuruhmu keluar, barulah kau keluar. Ya sudah, aku mau ke kamar dulu" ucap Revi, lalu pergi ke kamar.


Malam harinya, benar saja. Kenni datang dengan menggandeng tangan Angela. Surti yang membukakan pintu untuk tuannya, sangat terkejut melihat tuannya sedang menggandeng wanita lain.


"Tuan, setang apa yang merasukimu. Mengapa tuan membawa seorang wanita ke rumah ini"


"Surti, kenalin dia adalah Angela. Pacar baruku" ucap Kenni.


Surti sangat kaget mendengar ucapan tuannya. Ia pun segera berlari, dan menemui nona mudanya.


"Nona..nona.."


"Ada apa sih Surti"


"Tu-an nona. Ia mem-bawa seorang wani-ta kerumah. Ka-tanya wanita itu ada-lah pa-carnya" kata Surti tergagap.


"Ya sudah. Surti, kamu urusin Al dan El dulu. Saya ingin menemui mereka"


"Baik nona"


Revi segera keluar kamar dan menghampiri Kenni dan Angela.


"Mas, mengapa kau membawa wanita lain ke rumah kita" ucap Revi mulai berakting.


"Dan sebentar lagi, saya akan menjadi nyonya di rumah ini" sahut Angela memotong pembicaraan Kenni.


"Apa mas. Kau tega mengkhianati aku demi pelakor ini"


"Jaga ucapanmu Revi"


"Mengapa mas, jelas jelas dia plakor. Perebut laki orang" kata Revi setengah berteriak.


"Kalau kamu nggak suka, aku akan mentalak kamu, dan aku akan menikahi Angela"


"GILA, SUAMIKU AKTINGNYA KEREN BANGET"


"Tidak mas. Aku nggak mau di talak oleh kamu. Aku sangat mencintaimu" katanya sambil berpura pura menangis


"Ya sudah. Lebih baik, kau suruh pelayan untuk menyiapkan Angel kamar dan menyiapkan sarapan malam. Dan sepertinya, aku ingin meminum es alvukat. Tolong buatkan yah"


"Ba-ik mas" ucapnya lalu segera pergi.


"Sayang, aku ke kamar dulu yah. Kamu duduk dulu disini. Nanti ada pelayan yang membawamu ke kamar"


"Baik mas"


Adit pun segera ke kamar, meninggalkan Angel yang duduk di ruang tamu.


"TERNYATA, MAS KENNI BENAR BENAR SUDAH JATUH DALAM PELUKANKU. SAMPAI SAMPAI, IA MENGUCAPKAN KATA TALAK KEPADA ISTRINYA" gumamnya sambil tersenyum.

__ADS_1


"Permisi, nona. Kamar anda sudah di siapkan, ada di lantai atas dan makan malam juga sudah di hidangkan" ucap Pak Rido kepada Angel.


"Makasih ya pak"


Lalu, pak Rido pun kemudian pamit dan berlalu.


"KENNI TADI CUMA MENGANCAM SI REVI, LEBIH BAIK AKU BERTINDAK, AGAR REVI YANG AKAN MEMINTA CERAI DARINYA"


Ia pun mengeluarkan sebuah bubuk perangsang gairah dari dalam tasnya. Kemudian, ia pun berjalan ke meja makan. Sampai disana, ia tak melihat siapa siapa disana, karena pelayan di rumah Revi, akan pulang setelah menyediakan makan malam. Cuma Surti doang yang setiap hari bermalam di rumah Kenvi.


"AMAN" gumamnya


Dengan segera, ia menaburkan bubuk perangsang ke jus Alvukat milik Kenni.


Sementara di kamar, Adit menemui istrinya yang sedang menggendong Al.


"Sayang, maaf yah. Aku tadi mengucapkan kata talak kepadamu" ucap Kenni dengan suara pelan.


"Nggak apa apa kok. Ya sudah, kamu ganti baju gih"


Kenni pun segera masuk ke ruang ganti baju.


"ADUH, AKU LUPA MENGAMBIL PONSELKU DI DAPUR" kata Revi.


Ia pun segera menaruh Al kedalam keranjangnya, kemudian menuju ke dapur.


Langkahnya terhenti, ketika ia melihat Angel, sedang memasukkan sebuah bubuk di jus Alpukat suaminya. Ia segera bersembunyi,sambil memperhatikan tingkah Angel.


"APA LAGI YANG PLAKOR ITU BERIKAN KE MINUMAN SUAMIKU"


Setelah menaburkan bubuk perangsan itu, ia lalu membuang pembungkusnya di tong sampah, yang ada di dekatnya. Setelah itu, menuju ke kamarnya.


Setelah Angela pergi, Revi lalu mencari pembungkus bubuk itu, di tong sampah. Ia sangat terkejut, melihat pembungkus bubuk itu.


"INIKAN BUBUK PERANGSAN GAIRAH" pikir Revi.


"KURANG AJAR"


Revi pun segera menemui Surti, dan menyuruhnya untuk membuat jus Alpukat lagi, dengan gelas yang sama seperti gelas suaminya. Surti pun segera mengikuti perintah nona mudanya.


Setelah Surti selesai membuat Jus Alpukat, Revi segera menukarnya dengan jus Alpukat suaminya. Lalu kembali lagi menemui Surti di dapur.


"Surti, nanti jus alpukat ini kamu berikan yah, ke Adit di kamarnya" ucap Revi


"Mengapa nona ?"


"Nggak. Katanya dia ingin minum jus ini. Tapi bawanya nanti saja, sesudah kami makan"


"Baik nona"


Usai itu, Revi lalu mengirim pesan WA ke Adit.


"Nanti kalau Surti bawakan kamu jus Alpukat kamu minum saja. Habisi jika perlu. Dan kau nggak usah keluar kamar dulu. Nanti aku akan memberikan keuntungan buatmu"


"Okay๐Ÿ˜๐Ÿ˜" balas Adit.

__ADS_1


BERSAMBUNG..๐ŸŒน๐ŸŒน


__ADS_2