TERPAKSA MENIKAHI NONA MUDA

TERPAKSA MENIKAHI NONA MUDA
ANGELA


__ADS_3

Keesokan paginya, Revi membantu para pelayannya, dengan memotong motong sayuran.


"Pak Rido, makanan apa yang akan kamu buat, untuk persiapan besok" tanya Revi sambil memotong kecil kecil wortel yang ada di depannya.


"Kami akan membuat sayur sup daging, sate lilit, opor ayam, telur balado, sayur capcay dan perkedel kentang nona"


"Oh baiklah. Buatlah makanan yang sangat enak"


"Baik nona muda"


Pak Rido pun kembali mengerjakan tugasnya, dengan memotong motong daging sapi dengan potongan persegi empat.


"Sayang, ternyata kamu disini" ucap Kenni yang tiba tiba datang.


"Iya sayang. Aku lagi membantu mereka dengan memotong sayuran ini. Oh ya, kamu ingin berangkat ke kantor yah"


Suaminya hanya mengangguk.


"Ya sudah, mari kita sarapan bersama dulu" ucap Revi, lalu berjalan ke arah meja makan.


Ia kemudian mengoleskan selai ke atas roti suaminya. Setelah itu, memberikan roti tersebut, kepada suaminya.


Kenni pun segera memakan roti tersebut.


"Sayang, kamu sudahkan menelfon ibu, supaya datang kemari" tanya Revi.


"Aduh sayang, aku lupa. Maaf yah"


"Nggak apa apa kok sayang. Nanti biar aku yang telfon ibu"


"Makasih ya sayang"


Setelah sarapan, Kenni kemudian pamit berangkat ke kantor.


Revi pun kembali membantu pelayannya, memotong motong sayuran.


"Maaf nona, nona sebaiknya beristirahat saja. Nggak baik jika nona duduk terlalu lama" ucap pak Rido.


"Pak Rido, apakah kau sangat sayang kepada istrimu" tanya Revi membuat pak Rido heran.


"Yah nona. Saya sangat sayang kepada istriku"


"Kamu kan sudah bekerja di rumah ini selama 10 tahun. Terus kenapa kamu nggak pernah meminta ijin, untuk seharian bersama istrimu"


"Yah, ini untuk pengabdian diriku kepada nona"


"Jadi, kamu lebih memilih mengabdikan dirimu, ketimbang menemani istrimu. Terus siapa yang menemani istrimu saat hamil dan melahirkan"


"Istri saya ditemani oleh ibunya nona"


"Apaa.., jadi kamu tidak menemani istrimu ketika lahiran" ucapnya dengan nada keras.


"I-ya nona. Maafkan saya" ucapnya terbata bata.


"Minta maaflah kepada istrimu. Apa kamu nggak tahu, rasanya melahirkan tanpa suami. Yah, walau saya belum mencobanya, tapi saya tahu itu rasanya sakit sekali. Dan kamu membiarkan istrimu kesakitan sendirian. Itu benar benar nggak wajar. Sekarang juga, telefon istrimu dan minta maaflah kepadanya" ujar Revi.


"Baik nona"

__ADS_1


Pak Rido segera mengambil ponselnya, dan menelfon istrinya. Saat istrinya sudah mengangkat telfonnya, ia segera berbicara.


"Halo istriku, maafkan aku karena aku tidak menemani kamu pas lahiran dulu"


Istrinya yang mendengar itu, tampak heran.


"APA YANG TERJADI DENGAN SUAMIKU" pikirnya.


"Oh iya mas, aku akan memaafkan kamu, asal kamu membelikanku sebungkus cilok nanti" ujar istrinya.


"Baik istriku. Terimah kasih"


Seusai menelfon, pak Rido kembali melihat ke arah nona mudanya.


"Aneh, kok istrimu nggak menyuruhmu membeli emas atau barang barang branded si. Malah, cuma menyuruhmu membelikan sebungkus cilok. Lucu sekali" ucap Revi sambil tertawa.


"Yah, istriku memang orangnya sederhana nona" jawab pak Rido.


"Baiklah, kerjakan tugasmu kembali. Aku mau mandi dulu"


"Baik nona muda" ucapnya sambil hormat.


DI KANTOR


"Permisi tuan. Nona Angela telah datang. Ia menunggu tuan di ruang rapat sekarang" ucap sekretaris Kenni.


"Baiklah. Saya segera kesana"


Sesampainya di ruang rapat, beberapa orang telah menunggunya disana. Temasuk nona Angela.


"Maaf, saya terlambat" ucap Kenni lalu bergabung dengan mereka, dan duduk di samping Angela.


"Kenni" ucapnya sambil bersalaman.


"KENNI INI ORANGNYA GANTENG JUGA,COOL LAGI. AKU HARUS BISA MENDAPATKAN DIA. YAH WALAUPUN DIA SUAMI REVI" katanya di dalam hati.


Angela adalah seorang pengusaha yang mempunyai banyak anak perusahaan. Ia juga merupakan saingan Revi yang tidak mudah di kalahkan, sebagai pengusaha. Berkali kali ia ingin menjatuhkan Revi, tetapi ia tetap nggak bisa menjatuhkannya.


"Ya sudah, silahkan kita mulai meetingnya" sahut salah satu bapak yang juga merupakan pebisnis hebat.


Seusai rapat, Angela lalu mengajak Kenni untuk makan siang. Namun Kenni menolak semua itu.


"Ayolah Ken, ini cuma makan siang doang. Nggak lebih" ucap Angela membujuk Kenni.


Karena terus terusan di paksa, akhirnya Kenni meng-iyakannya.


Angela dengan senang membawa Kenni ke restaurantnya.


"Ini restaurant kamu Angel" kata Kenni dengan kagum.


"Yah, meskipun restaurant istrimu lebih besar sih" jawab Angel.


"Ya sudah, ayo kita duduk disana" lanjutnya.


Mereka berdua lalu duduk di salah satu meja.


Sambil memakan makanan yang sudah disiapakan, mereka juga berbincang bincang.

__ADS_1


"Maaf, kalaw boleh tahu, kamu kok bisa menikah yah dengan Revi. Apa kalian memang saling suka, atau di jodohkan" Tanya angela.


"Kami berdua itu sama sama mencintai" ujarnya berbohong.


"Oh ya. Btw, saya boleh minta nomor WA mu nggak. Yah, untuk bisnis doang. Supaya jika saya tidak mengerti sesuatu, saya bisa bertanya ke kamu"


"Oh ya boleh" ucapnya dengan wajah polos


Tanpa Kenni sadari, Angela memfoto dirinya bersama Kenni, saat ia lagi makan. Kemudian, ia kemudian memposting fotonya di instagram.


Setelah makan, Kenni lalu berpamitan untuk kembali ke kantor.


Sampai di kantor, Sekretaris Oka lalu menemuinya.


"Tuan, apakah tuan makan siang bersama Angela" ucapnya.


"Iya benar. Anda tenang saja, itu cuma makan siang doang"


"Bukan begitu masalahnya, kalaw nona sampai tahu, dia bakalan marah dan cemburu tuan"


"Ya sudah. Saya mohon kepadamu, jangan bilang bilang kepada istri saya tentang makan siang ini"


"Maaf tuan. Cepat atau lambat, nona akan tahu. Karena Angela telah memposting sebuah fhoto di ig, barang tuan"


"Apaa, saya nggak pernah berfhoto sama dia Oka. Coba perlihatkan fhoto itu" ucapnya panik.


Sekretaris Oka segera memperlihatkan postingan Angela di ponselnya.


"Bagaimana ini, Saya tidak melihat sama sekali, Angela memfhotoku"


"ITU BUKAN URUSANKU TUAN, URUSLAH SENDIRI URUSANMU. KAU YANG BERBUAT, KAU JUGA YANG HARUS BERTANGGUNG JAWAB"


"Maaf tuan. Saya juga nggak tahu, bagaimana caranya. Tuan berdoa saja, mudah mudahan nona tidak membuka Ig-nya"


"Yah. Itu lebih baik" Ucapnya kepada sekretaris Oka.


Malam harinya sepulang dari kantor, Kenni melihat ibunya sedang duduk di ruang tengah.


"Ibuu" panggilnya kepada ibunya.


Ia segera menghampiri ibunya dan mencium punggung tangannya.


"Ibu kapan sampainya ?"


"Tadi nak, jam 3 sore" jawab ibunya.


"Bu, Revi dimana ?"


"Dia ada di dalam kamar. Dari tadi nggak keluar"


"WADUH GAWAT, APAKAH DIA SUDAH MELIHAT POSTINGAN ITU YAH" katanya di dalam hati, sambil menggaruk garuk kepalanya yang tidak gatal.


"Nak, kamu kenapa ?" tanya ibunya


"Oh, nggak kok bu, klaw begitu aku ke kamar dulu yah " ucap Kenni lalu beranjak menuju ke kamar.


Di dalam kamar, ia melihat istrinya sedang menangis.

__ADS_1


"YA ALLAH, APAKAH ISTRIKU SUDAH MELIHAT POSTINGAN ITU" katanya dengan perasaan was was.


BERSAMBUNG..🌹🌹


__ADS_2