
Revi masuk ke kamarnya, dan menceritakan bubuk perangsan itu. Kenni tampak terkejut mendengarnya.
"Kamu tenang saja sayang,aku sudah menukarnya. Jadi, kamu tinggal berakting gelisah saja dan kepanasan" ucap Revi.
"Baiklah"
Di meja makan, Kenni, Revi dan Angela berkumpul.
"Mas, kamu mau makanan apa, biar aku yang ambilin"
"Nggak usah. Biar Angela saja" ucap suaminya.
Angela pun tampak tersenyum mendengar ucapan Kenni. Sedangkan Revi menunjukkan wajah cemberutnya.
"Ya sudah, mas kamu mau makanan apa ?" kata Angel sambil berdiri.
"Aku mau tumis kangkung, ayam goreng dan perkedel kentang"
Angela pun segera mengambil makanan yang disebutkan oleh Kenni, lalu menaruhnya di piring.
"Makasih ya sayang" ucap Kenni kepada Angela.
Melihat hal tersebut, Revi pura pura cemburu. Ia pun meninggalkan mereka berdua, dan memilih makan di dalam kamarnya.
Sampai di dalam kamar, ia pun menemui Surti.
"Surti, sekarang juga kamu bawain alpukat itu, ke kamar Adit"
Surti hanya mengangguk, kemudian bergegas menjalankan perintah nona mudanya.
Tokk..tok..tok.
"Permisi tuan ganteng" ucap Surti.
Adit pun segera membuka pintu kamarnya, dan menerima jus Alpukat itu. Lalu kemudian, Surti turun ke bawah.
Selesai makan, Kenni pun meminum jus alpukat itu. Angela tampak senang melihat Kenni meminum jus itu. Setelah minum, ia pun berpura pura kepanasan.
"Sayang, kok hawanya panas banget yah" ucap Kenni sambil melepas kancing bajunya.
"Sayang, aku tunggu kamu di kamar yah" kata Angela berbisik, lalu naik ke atas kamarnya.
"NGAPAIN AKU KE KAMARMU. AKU KAN PUNYA ISTRI" gumam Kenni.
Di kamar Revi, ia mengirim pesan kepada Adit, untuk segera meminum jus itu. Dalam sekejab, Adit pun menghabiskan jus itu.
"MENGAPA AKU KEPANASAN BEGINI YAH" kata Adit, sambil membuka kancing bajunya.
Adit pun segera menelfon Revi.
"Halo, kamu berikan aku jus apaansih. Kok aku jadi kepanasan begini, dan si kecilku meronta ronta" ucap Adit kepada Revi.
"Itu adalah bubuk peransang gairah. Supaya kamu nggak kepanasan lagi, Kamu masuk ke kamar Angela. Kamarnya bersebelahan dengan kamarmu. Kamu bisa bermain cinta dengannya malam ini"
"Baiklah"
Adit pun segera ke kamar Angela. Untung saja Angela mematikan lampu kamarnya, sehingga ia tidak melihat, kalau Adit yang datang, bukan Kenni.
"Sayang mari sini" ucap Angela sambil melepas pakaiannya satu persatu.
"AKU NGGAK BOLEH BERSUARA" pikir Adit.
Adit segera menghampiri Angela dan naik ke atas ranjang. Dengan cepat, Angela membuka semua pakaian Adit.
__ADS_1
"GILA JUGA NIH CEWEK" pikir Adit.
Perlahan lahan, Angel pun mulai mengelus elus dada bidang Adit. Membuat Adit semakin bergairah. Lalu, ia mencium dan melumati bibir Adit. Mereka berdua melakukannya dengan nikmat.
Disaat si kecil Adit memasuki kepemilikan Angel, ia nampak terkejut. Namun ia tidak menghiraukannya. Dan segera melakukan aksi aksi yang lain.
Mereka pun bercinta semalaman.
DI KAMAR REVI.
Kenni menanyakan bubuk perangsan itu kepada istrinya.
"Sayang, kamu menukar bubuk perangsan itu dengan siapa" tanya Kenni.
"Sama Adit"
"Lo, kok kamu memberikan minuman itu kepada Adit sih"
"Nggak apa apa sayang. Spupumu itu, menyukai Angela. Jadi, nggak apa apa dong. Itukan salah Angela sendiri. Bisa bisanya ia ingin melakukan itu padamu. Dasar pelakor. Pasti di atas sana, mereka menikmati syurga dunia" ucap Revi tersenyum.
"Tapi bagaimana kalau dia hamil"
"Ya. Otomatis Adit akan menikahinya. Kan itu adalah darah daging Adit. Dan kamu akan bebas darinya"
"Benar juga sih"
"Ya, Karena Angel sudah berani beraninya merencanakan itu. Yah, kita harus bertindak. Dan itu artinya, ia telah terkena senjatanya sendiri. Ibarat kata, senjata makan tuan" ucap Revi tertawa.
KEESOKAN PAGINYA
Pagi pagi sekali, Adit terbangun dan segera memakai pakaiannya. Sebenarnya, ia masih pengen menikmati tubuh Angela, tapi karena ucapan Revi tadi malam. Ia pun menurutinya.
Sampai di kamarnya, Revi telah menunggunya disana.
"Makasih ya Revi. Tapi, nggak nendang. Karena ternyata, Angela tidak perawan lagi. Aku kirain, dia gadis perawan. Eh.., waktu aku memasukkan si kecilku, ternyata langsung los"
Revi tertawa mendengar ucapan Adit.
"Loh, kenapa kamu tertawa"
"Kamu memang nggak tahu ya, dia memang bukan perawan lagi"
"Kamu tahu dari mana"
"Ya, Ada deh"
"Tapi pelayan di restaurantnya bilang, ia masih single"
"Yah, karena Angela menyembunyikan tentang ketidak keperawanannya kepada semua orang. Udah, aku ke bawah dulu"
Sampai di bawah, Revi lalu masuk ke dalam kamarnya.
"Mas, hari ini kamu harus memutuskan Angela. Terserah kau mau bilang apa"
"Alhamdulillah. Aku senang banget, akkhirnya sandiwara kita berakhir"
"Ya"
Ngea..ngeya..ngeya..
"Aduh mas, kamu mandi dulu gih, aku mau ngurusin El dulu"
"Baiklah"
__ADS_1
Sementara di kamar Angela, ia terbangun dan tidak mendapati seseorang di sampingnya lagi.
"MUNGKIN, IA BANGUN PAGI PAGI UNTUK BERGEGAS KE KANTOR" gumam Revi.
Ia pun segera bergegas mandi dan setelahnya, beranjak turun ke bawah.
"Auu"
Di depan kamar Adit, Angela nggak sengaja bertabrakan dengam Adit.
"Adit" ucap Angel.
"Hei" balas Adit.
"Kamu kok bisa ada disini"
"Saya spupunya Kenni" jawab Adit.
"Oh.."
"Kamu sendiri ngapain disini" tanya balik Adit.
"Dia adalah wanita pelakor yang ingin merebut suamiku" sahut Revi sambil menggendong El.
"Revi, kamu jangan berkata begitu dong, mana mungkin sih Angela mau merebut Kenni darimu. Ya, kecuali Angela mempunyai gula gula yang manis" ucap Adit.
"Nggak. Saya bukan pelakor, tapi suamimu lah yang tergila gila padaku"
"Nggak. Aku nggak tergila gila padamu. Sekarang juga kamu pergi dari sini dan mulai sekarang kita putus" sahut Kenni yang juga datang membawa Al.
"Apa.., dengan gampangnya kau mengatakan itu padaku. Setelah apa yang kita perbuat semalaman"
"Emangnya apa yang kita perbuat. Sudah, lebih baik kau angkat kaki dari rumahku, dan jangan menemuiku lagi"
"Tapi-
"Pak Rido. Seret pelakor ini dari rumahku" teriak Revi.
"Nggak usah. Biar aku saja yang mengantarnya keluar" sahut Adit.
Adit pun membawa Angela keluar dari rumah.
"Angela, kamu nggak apa apakan ?" tanya Adit.
"Nggak apa apa kok. Saya cuma kesal kepada Kenni. Kalau begitu, saya permisi dulu. Terimahkasih"
"Sama sama"
Kemudian, Angela pun pergi dengan menggerutu di dalam hatinya.
"ENAK AJA KAU KENNI, KAU SEMALAMAN BERMAIN MAIN DENGANKU. KEMUDIAN MEMUTUSKANKU"
"AKU HARUS MENGHUBUNGI MBAH ITU" gumam Angela.
DI RUMAH KENVI
Kenni, Revi dan Adit sedang berkumpul di meja makan, sambil menikmati sarapan pagi.
"Mas, nanti di kantor kamu nggak usah nemuin Angela lagi. Pasti ia akan datang ke kantor nanti"
"Baik sayangku" ucap Suaminya.
BERSAMBUNG..🌹🌹
__ADS_1