
Satu minggu kemudian tepat hari untuk rencana rekreasi sekolah Daniel dan benar saja Bara tidak bisa ikut karena ada meeting penting.
Satu minggu pula Inez mendiami Bara bukan karena dia tidak bisa ikut tetapi sikap Bara kepada Daniel yang sangat membuat Inez kesal.
Sekarang Inez sedang berada di kamar Daniel untuk mengambil barang-barang yang akan di bawa, mereka kemarin sudah beberes sehingga sekarang tidak perlu terburu-buru.
"Sayang, udah semuanya kan?" tanya Inez kepada Daniel.
"Udah ma." Daniel menjawab pertanyaan mamanya dengan antusias, dia sungguh tidak sabar untuk pergi rekreasi dengan mamanya dan teman-teman sekolahnya.
Setelah selesai mereka pun keluar kamar dan segera menuju ke meja makan dan di mana di sana sudah ada Bara yang menunggu.
Inez memang melarang Bara untuk ikut membantu membereskan barang-barang mereka sehingga Bara tidak ikut beres-beres.
"Udah selesai?" tanya Bara yang sudah ganteng dengan jas dan juga tas kantor di sampingnya.
Inez hanya diam dan tidak ada niatan untuk menjawab pertanyaan sang suami kepadanya.
Bara pun diam saat tak mendapat jawaban, dia juga tidak ingin bertengkar dengan sang istri karena masih ada sang anak di sana.
Setelah itu mereka pun makan dengan tenang, sedangkan Daniel makan dengan sangat gembira.
Selesai sarapan, Inez dan Daniel akan beranjak namun di tahan oleh Bara.
"Sebentar," ucapnya.
"Ada apa?" tanya Inez membalikkan tubuhnya untuk menghadap sang suami.
"Saya ingin bicara sama kamu!" tegas Bara.
"Mau apa sih? Aku udah telat!"
Setelah mengucapkan itu Inez dan Daniel pun masuk ke mobil dan di antar oleh pak Ilham.
Kebetulan untuk rekreasi Daniel, Inez ditemani oleh mbk indah karena takut jika repot nantinya.
Mereka sampai di sekolah dan berkumpul menunggu rekan-rekannya yang lain.
Banyak murid yang ditemani oleh orang tua mereka yakni bapak dan ibu mereka semuanya ikut.
Inez yang melihat raut wajah sang anak sambung seperti murung saat melihat banyak keluarga teman-temannya yang datang.
"Ada apa sayang?" tanya Inez.
"Ma, Niel pingin rekreasi juga sama papa." ucap Daniel membuat dada Inez nyeri mendengarkannya.
"Eh siapa ini ya?" tanya salah satu orang tua murid yang melihat kedatangan Inez dan Daniel.
__ADS_1
"Daniel ini mama kamu ya?" tanya salah satu orang tua murid yang lainnya.
Mereka tahu kalau Daniel anak dari Bara duda keren yang direbutkan banyak wanita, bahkan ibu-ibu yang notabennya sudah memiliki suami saja ingin bersanding dengan Bara.
"Kenalin bu, saya mama nya Daniel." sapa Inez agar bisa akrab dengan para orang tua murid yang lainnya.
"Ini bu, semoga bisa jadi lebih akrab ya." jawab salah satu ibu ibu.
🥕🥕🥕
Sedangkan Bara setelah kepergian Daniel dan Inez dia sedikit sedih dan tidak tega sebenarnya dia ingin ikut dalam rekreasi tersebut namun karena banyaknya tugas seorang presdir sehingga Inez pun memakluminya.
Bara segera berangkat menuju ke kantornya untuk meeting, untungnya meeting dengan klien sangat cepat sehingga Bara pun meminta pergi dan menemani rekreasi anaknya.
Untuk rekreasi sendiri berada negara A jadi mereka yang ikut dalam perjalanan akan memakan waktu hampir 8 jam dan semuanya sudah capek.
Inez sedang berada di pesawat dengan Daniel di sampingnya dan mbk indah duduk di kursi belakang khusus para baby sitter.
Hampir 8 jam sudah mereka terbang dan sepertinya sebentar lagi mereka akan landing, semua orang sudah bangun dan segara untuk memulai hari mereka.
Segera setelah sampai mereka pun di iring untuk ke hotel yang sudah di pesan.
Sampai di hotel mereka pun istirahat sebentar karena sudah melalui perjalanan panjang.
Inez dan Daniel sudah tertidur pulas dengan Inez yang memeluk tubuh mungil tapi lucu dari Daniel.
Pagi harinya anak anak dan orang tua di arahkan untuk sarapan terlebih dahulu karena mereka pasti kemarin lapar.
.
Setelah sekian lama Bara pun sampai juga di negara A untuk rekreasi anak anak mereka.
Setelah sampai di negara A, Bara segera masuk ke dalam mobil yang sudah di pesan untuknya dari sahabat dan juga kaki tangannya di negara A yaitu Angga.
Sampai di salah satu hotel mewah dan megah Bara segera mencari keberadaan istri dan anaknya, saat Bara melihat Inez yang sedang duduk manis sendirian dan masih memandang wajah Daniel dengan sumringah.
Bara melangkahkan kakinya dan mendekati target yaitu istrinya Inez sedangkan Daniel masih sibuk dengan berenangnya.
"Mama, tangkap!" sahut Daniel yang sedang main air dengan teman-teman lainnya di kolam renang.
Untung saja kolam renang tersebut khusus untuk anak-anak sehingga tidak terlalu membahayakan untuk Daniel.
Baru beberapa detik Inez merasakan sepertinya ada seseorang yang duduk di sampingnya.
Segera Inez memalingkan wajahnya dan betapa terkejutnya Inez saat melihat Bara yang sudah ada di sampingnya saja bahkan ini termasuk cukup dekat posisi mereka.
"Kakak!" ucap Inez terkejut bukan main.
__ADS_1
"Gak usah terkejut gitu," sahut Bara.
"Papa!" pekik Daniel yang tak sengaja melihat papanya sedang mengobrol dengan mamanya.
"Halo ganteng," balas Bara dengan menggendong sang anak.
"Udahan ya mandinya sekarang masuk ke kamar dan bersih bersih biar gak masuk angin," tutur Inez.
Setelah itu mereka pun beberes beres dan bersiap-siap untuk jalan jalan ke zoo yang ada di negara A yang cukup terkenal.
"Kakak kok bisa ada di sini? Kok bisa datang?" tanya Inez masih belum percaya bahwa suaminya ada di sini bersamanya.
"Iya, tadi meeting saya ternyata sebentar sehingga saya memutuskan untuk mengikuti rekreasinya Daniel saja dan biar perusahaan sementara di pegang oleh Mike. Saya juga ingin ikut acara ginian bareng Daniel tapi selalu saja ada halangan dan juga kalau enggak nanti ada yang ngambek." ucap Bara dengan ucapan terakhir menyindir sang istri.
"Dan saya sadar dari ucapan kamu kemarin sepertinya emang waktu saha kurang dengan Daniel sehingga saya sedikit melupakannya," lanjut Bara dengan merasa bersalah.
"Kakak emangnya gak ada rapat penting lagi?" tanya Inez penasaran.
Setelah di pertanyakan Bara segera menggelengkan kepalanya dan membantah bahwa akan ada rapat penting lagi.
"Kamu tenang aja Nez semuanya sudah saya minta untuk Mike saja yang menghandle semuanya dari sana saat saya tidak ada tetapi saya tetap saja harus sesekali mengecek juga." ucap Bara.
Setelah itu mereka pun siap dan keluar dari kamarnya dan ada beberapa ibu-ibu yang melihat ke arah Inez sedikit sinis.
Namun Inez menghiraukannya dan tetap saja berjalan yang di temani Bara dan Daniel di gendongan sang suami.
"Ada apa Nez?" tanya Bara melihat istrinya dari tadi diam saja.
Inez mencoba menguatkan dengan berfikiran positif dan tidak memikirkan hal-hal yang aneh sekali.
"Gak ada apa-apa kak."
"Beneran?"
"Iya kak," sahut Inez.
Bara pun kemudian menggenggam tangan Inez dan menuju ke arah bis yang akan membawa mereka ke zoo.
Semuanya terkesima saat Bara juga masuk ke dalam bis, dia tidak rela jika suaminya di pandang seperti singa yang lapar.
Setelah itu Inez dan Bara pun duduk dan menikmati setiap perjalanan mereka ke zoo nanti.
Sampai di zoo semua rombongan segera berkumpul dan guru memberikan waktu untuk menjelajahi zoo tersebut tetapi harus hati-hati agar tidak terjadi hal berbahaya.
Semua anak sangat senang bahkan melompat-lompat, tak jauh berbeda dengan Daniel yang sudah seperti orang gila saking senangnya bisa berlibur di temani oleh mama dan papa nya untuk pertama kalinya.
.
__ADS_1
.
Bersambung.....