The Great Land

The Great Land
Ep.10 "Aku Mencinta Mu....."


__ADS_3

Beberapa bulan pun terlewati, dan cinta di dalam diri Riz pun tumbuh. Dan pada suatu pagi Riz ingin mengungkapkan perasaan nya kepada Vesa.


Di pagi hari Vesa yang sedang duduk di sebuah bangku, Vesa di hampir oleh beberapa orang preman. "Hey.... nona sedang apa di sini......?" ucap salah satu preman. "Hmm.... aku sedang duduk saja...." ucap Vesa dengan polos. "Oh.... bagaimana kalau ikut dengan kita sebentar......?" ucap salah satu preman itu.


"Kemana.....? apakah kalian bisa katakan akan mengajak ku ke mana.....?" ucap Vesa. "Hmm... ke suatu tempat yang bagus" ucap preman itu. "Ya.... ke tempat yang bagus, kamu pasti suka" ucap preman satunya. "Hey.... sedang apa kalian.....?!" ucap Riz dengan nada mengancam. "Siapa kau sialan,.......? jangan ikut ikut kau sialan....!" ucap preman itu.


"Kehehehe..... sepertinya kalian akan jadi samsak pemanasan....." ucap Riz. "Bicara apa kau sialan......!!" ucap salah satu preman yang sambil melesatkan pukulan ke arah Riz. "Tap...." akan tetapi Riz bisa menangkap pukulan dari preman itu dengan tangan kanannya. "Ini pukulan.....? kau bercanda.....?" ucap Riz.


"Buuuaakk......!!" Riz pun memukul perut preman yang tangannya di cengkeram Riz. Setelah kena pukulan, preman itu langsung menunduk karena kesakitan, Riz pun melepaskan cengkraman nya. "Duuuakkk......!!" Riz pun menendang dengan sangat keras ke preman yang menunduk itu hingga terpental beberapa meter ke belakang.


"Eh........!! dia bisa terbang ke belakang hanya dengan tendangan......." ucap salah satu preman. "Apa......?! kalian juga ingin coba.....?" ucap Riz. "Tidak.... tidak.... maaf kami tidak akan menganggu lagi....." ucap preman itu. "Maaf......" ucap para preman itu. "Cepat bawa teman mu itu dan pergi dari hadapan ku, kalau aku melihat kalian lagi dan aku sedang sendirian akan aku habis kalian" ucap Riz.

__ADS_1


"Ya......" ucap para preman itu yang kemudian berlari setelah mengangkat temannya yang terjatuh. "Riz...... apakah kamu tidak apa apa.....? aku mendengar suara pukulan" ucap Vesa. "Hahahaha..... tenang saja, aku baik baik saja kok..... dan juga Vesa kamu tidak boleh ikut kalau di ajak orang asing" ucap Riz. "Kenapa......?" ucap Vesa.


"Hmm.... nanti kalau kamu terjadi apa apa bagaimana......?" ucap Riz. "Ya.... baiklah kalau begitu" ucap Vesa. "Hmm..... Vesa apakah kamu mau pergi dengan ku hari ini.....?" ucap Riz. "Tidak.... kata Riz aku boleh ikut ajakan orang asing....." ucap Vesa. "Eh......? apakah aku orang asing bagi Vesa.....? jahat loh....." ucap Riz.


"Hahahaha..... tidak tidak.... aku cuma bercanda saja kok, tentu saja aku mau ikut ajakan Riz......" ucap Vesa sambil tertawa. "Hmm..... sangat cantik dan manis kalau tertawa seperti itu......" batin Riz. "Ya.... kalau begitu kita akan pergi" ucap Riz. "Ya......" ucap Vesa sambil berdiri.


"Anu..... Riz apakah tidak apa apa.....? bukankah Riz punya pekerjaan......?" ucap Vesa. "Hmm.... tunggu sebentar, aku mau telepon" ucap Riz. Dan Riz pun menelepon seseorang. "Halo..... aku Riz, aku mau ambil cuti satu hari penuh" ucap Riz. "Tapi......" ucap seseorang di telepon. "Tapi apa.....? kalau tidak ingin memberikan cuti, kita baku hantam atau bertarung hingga salah satu mati, Bagaimana......?" ucap Riz.


"Hahahaha..... tak perlu mencemaskan hal itu, kalau begitu kita pergi......" ucap Riz. "Kita mau pergi ke mana.....?" ucap Vesa. "Hmm.... bagaimana kalau ke kafe.....? dan sambil ke berbagai tempat di jalan nanti......?" ucap Riz. "Hmm.... boleh juga" ucap Vesa. Dan mereka pun berjalan jalan menuju ke kafe terdekat.


Tak lama mereka pun sampai di sebuah kafe, mereka pun masuk ke dalam kafe itu. Setelah itu mereka duduk, tak lama setelah mereka duduk ada seorang pelayan yang membawakan menu dan segelas air putih. "ini menu dan Service" ucap pelayan itu. "Ya.... terima kasih...." ucap Riz. Setelah memberikan menu, pelayan itu kembali ke belakang.

__ADS_1


"Vesa.... apa yang mau kamu pesan.....?" Riz. "Hmm.... entahlah, aku belum pernah ke kafe dan tidak tau apa saja menunya" ucap Vesa. "Hmm.... kalau begitu sebutkan apa yang kamu sukai......?" ucap Riz. "Hmm.... aku suka Manis dan lembut" ucap Vesa. "Hmm.... bagaimana kalau puding atau soft cake.....?" ucap Riz.


"Puding.....? kalau puding sudah banyak makan, dan aku penasaran dengan soft cake" ucap Vesa. "Rasa apa yang kau mau.....? coklat, vanila atau stroberi......?" ucap Riz. "Hmm..... aku mau coklat....." ucap Vesa. "Ya.... coklat, dan untuk minuman apa......?" ucap Riz. "Coklat juga......" ucap Vesa.


"Ya..... baiklah akan aku pesankan" ucap Riz. Dan Riz pun mengangkat tangannya, tak lama pelayan pun datang menghampiri meja Riz. "Aku pesan satu soft cake dan satu milkshake coklat, kemudian satu soft cake strawberry dan milkshake strawberry" ucap Riz. "Ya baik..... dan apakah milkshake juga dengan topping......?" ucap pelayan itu. "Ya.... tambahkan toping" ucap Riz.


"Ya baik..... tolong tunggu sebentar ya....." ucap pelayan itu yang kemudian pergi untuk menyiapkan pesanan Riz. "Kamu pesan rasa stroberi......?" ucap Vesa. "Ya..... aku suka rasa stroberi" ucap Riz. Tak lama pelayan itu pun datang sambil membawa pesanan Riz dan Vesa. Soft cake dan milkshake itu di taruh di meja depan Riz dan Vesa.


Vesa dan Riz pun makan soft cake itu sambil menikmati rasanya. "Riz..... ah....." ucap Vesa yang menyuruh Riz membuka mulutnya sambil Vesa menjulurkan tangannya dengan sepotong soft cake. "Nyam....." Hito pun makan soft cake yang di berikan Vesa. "Hmm.... rasanya sangat manis" ucap Riz. "Kalau begitu gantian, sekarang buka mulutmu Vesa....." ucap Riz.


"Ah....." Vesa membuka mulutnya dan kemudian Riz pun memasukkan sepotong soft cake itu ke mulut Vesa. "Nyam....." Vesa makan soft cake itu. "Hmm..... rasanya manis tapi tak terlalu manis, enak juga ternyata" ucap Vesa. "Hahahaha..... tentu saja, rasanya tidak terlalu manis tapi enak" ucap Riz. "Ya....." ucap Vesa.

__ADS_1


Dan mereka pun makan soft cake dan juga minum milkshake mereka. Beberapa saat kemudian mereka menghabiskan soft cake dan milkshake nya. "Vesa..... ada yang ingin aku katakan......" ucap Riz. "Ada yang ingin kamu katakan......? apa coba katakan....." ucap Vesa. "Ya.... sebenarnya aku....." ucap Riz yang ragu ragu dan grogi. "Kamu kenapa.....? coba katakan aku tidak mengerti Riz......" ucap Vesa. "Sebenarnya aku mencintaimu Vesa..... maukah kau menjadi pasangan ku.....?" ucap Riz.


__ADS_2