The Great Land

The Great Land
Ep.25 Tower Raider


__ADS_3

"Siapa yang menaruh pedang di sampingnya.....? dan juga sepertinya itu pedang yang dia gunakan sampai sekarang....." ucap Niks dengan telepati. "Ya.... sepertinya begitu" ucap Luke yang kemudian membalikkan halaman buku.


"Eh......?!" ucap Luke yang terkejut setelah membalikan halaman. "Ada apa Luke.....? apakah ada hal yang luar biasa......?!" ucap Niks dengan telepati. "Yah..... sangat luar biasa, bisa bisanya menggunakan buku harian hanya dengan dua lembar saja..... apakah dia seorang yang malas atau tak suka menjabarkan dengan panjang lebar....." ucap Luke.


"Dan apa isi halaman itu Luke......?" ucap Niks dengan telepati. "Ya.... isinya adalah, Setelah itu aku menggunakan pedang itu dan pergi ke berbagai tempat, aku mengalahkan banyak musuh kuat dan bahkan monster monster kuat lainnya" ucap Luke yang membaca isi halaman itu. "Eh....?! dia tak menjabarkan bagaimana dia berlatih, apakah dia ingin memamerkan kehebatan dirinya.....?" ucap Niks dengan telepati.


"Ya.... sepertinya begitu" ucap Luke yang setuju dengan kata kata Niks. "Hmm.... sepertinya kalau melihat yang terjadi tadi, kakak mu itu memiliki dendam tersendiri dengan para Climber" ucap Niks. "Hmm.... Climber kah......" ucap Luke yang kemudian membalikkan lembaran dan membaca dengan cepat.


"Ah.... ketemu, kakak kakak ku itu seorang Tower Raider, apa itu.....? apakah kau tau Niks......?" ucap Luke. "Hmm..... kalau ga salah, Tower Raider itu adalah orang yang memanjat tower dan juga mengambil barang barang yang ada di dalam tower dan di bawa keluar tower" ucap Niks. "Hmm.... kalau Climber......?" ucap Luke.


"Kalau Climber itu adalah kumpulan orang orang yang di pimpin oleh orang yang kau lawan tadi, dan tujuan mereka hanyalah untuk bersenang senang, seperti membunuh, menghancurkan, memperbudak dan lain lain sebagainya, dan yang terpenting mereka bahagia" ucap Niks. "Hmm.... tower itu apa.....?" ucap Luke.

__ADS_1


"Tower saja kau tak tau, ngapain bertanya tentang orang yang memanjat tower......" ucap Niks. "Ya..... begitulah, aku bertanya agar tau" ucap Jaka. "Ya.... tower adalah sebuah menara yang memiliki dua macam, yaitu sub tower dan tower biasa" ucap Niks. "Kalau tower biasa dengan sub tower apa bedanya.....?" ucap Luke.


"Tower itu adalah menara yang bisa kau cari hanya dengan melihat ke atas, kalau ada menara yang tinggi menjulang langit itu adalah tower, dan sub tower adalah tower yang tak terlihat dan kalau kau berhasil menemukan dan masuk ke dalam sub tower, keberhasilan kau selamat semakin sedikit" ucap Niks. "Kenapa memangnya.....? apakah sangat sulit.....?" ucap Luke.


"Tak hanya sulit tapi juga ke level yang mustahil" ucap Niks. "Hmm.... begitukah, baiklah terima, Niks....." ucap Luke. "Ya.... sama sama, ini juga termasuk dalam perjanjian" ucap Niks. "Hmm..... tempat yang di tuju kakak adalah Great Land" ucap Luke yang sambil membaca buku harian Shantae.


"G-Great Land,.......?!!! apakah kau tak salah mengatakan luke......!!" ucap Niks yang reflek berteriak saat mendengar kata Great Land. "Ya.... aku tak salah membaca, aku bisa membaca dengan lancar" ucap Luke. "Kukuku..... menarik, ternyata dia bisa tau tempat itu....." ucap Niks. "Apakah kau tau tempat apa itu......?" ucap Luke.


"Ya.... aku tak bisa memahami itu....." ucap Luke. "Hmm.... sepertinya sesuatu tentang Great Land itu terdapat halangan" ucap Niks. "Hmm..... jadi aku tak bisa tau, baiklah tak apa" ucap Luke. "Ya.... dan apa yang ada di halaman selanjutnya.....?" ucap Niks yang penasaran dengan isi halaman selanjutnya. "Isi selanjutnya hanyalah tujuan kak Shantae dan yang lainnya berhenti setelah bertemu dengan ku, kemudian mereka merawat ku hingga sekarang dan pada akhirnya mereka tiada......" ucap Luke.


"Hmm.... aku sedikit merasa prihatin pada mu, Luke......" ucap Niks. "Jangan mengasihani diri ku, Niks......" ucap Luke. "Ya.... baiklah" ucap Niks. "Ya.... cuma segitu saja...." ucap luke yang kemudian menjatuhkan buku itu ke Bayangannya, setelah itu buku itu pun masuk ke dalam bayangan. "Baiklah..... aku penasaran tentang tower dan hal tentang Great Land, tunjukkan jalan ke arah tower" ucap Luke.

__ADS_1


"Hmm.... maaf maaf saja nih, aku tak terlalu bisa membedakan mana tower biasa dengan sub tower kalau dari bawah sini" ucap Niks. "Ya.... tak apa, katakan saja aku harus ke arah mana" ucap Luke. "Hmm.... kalau yang terdekat ada di selat blood bay, kemudian di Illvandrin dan kemudian di tengah tengah benua di The Crucible Lands" ucap Niks.



Kalau paling dekat dari sini di mana.....?" ucap Luke. "Kau berada di Illvandrin, dan itu ada di samping desa sebelah mu atau yang di dekat sana" ucap Niks. "Ya....terima kasih, aku akan ke sana" ucap Luke. "Ya.... sama sama, apakah kau benar benar memang ingin naik ke tower.....?" ucap Niks. "Ya.... aku sudah membulatkan tujuan, selanjutnya pergi Great Land, aku ingin tau tempat apa itu......?" ucap Luke.


"Kau sama saja mendaftarkan nyawa kalau kau masuk tower....." ucap Niks. "Aku tak perduli, kalau aku mati berarti itu adalah nasib ku" ucap Luke. "Jangan dengan mudah kau mengatakan, seperti kau tak terlalu menghargai nyawa mu......!!" ucap Niks. "Bukan tak menghargai nyawa, tapi aku tau batas kekuatan ku, dan juga aku juga tau bahwa kematian itu sangat menyakitkan" ucap Luke.


"Ya..... terserah kau saja, tapi jangan lupa minta bantuan ku" ucap Niks. "Ya..... apakah kau mengkhawatirkan ku.......? jangan khawatir" ucap Luke. "Jangan khawatir dari mana nya......? kau mendaftarkan dirimu ke tempat yang akan menjadi kuburan mu" ucap Niks. "Kekeke..... aku suka tentangan, dan aku selalu menyelesaikan tantangan dengan sempurna" ucap Luke.


"Ya.... ya.... baiklah, tapi apakah kau sudah punya uang yang cukup untuk membeli peralatan......?" ucap Niks. "Belum, uang yang ku dapat dari tempat kak Shantae cuma sedikit, sepertinya kurang buat beli peralatan" ucap Luke. "Ya ... kau cari saja uang di kota, setelah mendapatkan uang kau bisa beli peralatan dan kemudian kau memanjat tower" Niks.

__ADS_1


"Ya.... tanpa kau suruh aku juga akan melakukan itu...." ucap Luke. "Ya..... pergilah ke kota" ucap Niks. "Ya.... ya.... aku ini kenapa sih, seperti ibu ibu saja....." ucap Luke. "Sialan.....!! siapa yang kau sebut ibu ibu......?!! sini ayo kita bertarung......!!!" ucap Niks yang sangat marah setelah di katai ibu ibu.


__ADS_2